Akankah Astro ‘Hilang’ Dari Indonesia?

Sejujurnya saya tidak terlalu terkejut mendengar berita Astro memutuskan hubungan dengan Lippo.

Astro All Asia Networks Plc, televisi kabel terbesar Malaysia mengentikan bantuan dan pelayanan kepada Unit Grup Lippo PT. Direct Vision (DV) setelah DV gagal membayar tagihan sebesar $245 juta. Sebagai operator Astro di Indonesia, tampaknya mereka belum memiliki rencana apa-apa terhadap 100.000 pelanggan Astro di Indonesia.

Penghentian ini akan efektif 1 Oktober 2008.

Dalam pernyataannya kepada Malaysia Stock Exchange Kamis lalu, Astro (prinsipal - Malaysia) mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan kerjasama setelah menolak untuk memperpanjang kontrak dengan DV.

Eksekutif DV menolak memberikan pernyataan karena belum memutuskan hendak bagaimana (maksudnya??) dan tidak ada statement apapun di official website Astro Indonesia. Konon, sebelum ada keputusan dari shareholder, mereka akan tetap memberikan ‘pelayanan berkualitas’ pada pelanggan Astro di Indonesia.

Tidak jelas nasib pelanggan Astro di Indonesia. Apakah siaran Astro akan hilang atau ada perusahaan lain yang mengambil hak distribusinya di Indonesia, tetapi yang pasti, lagi-lagi Lippo membuat ulah dan mempermainkan konsumen di Indonesia.

Lucu banget mereka ini. Memang Grup Lippo tidak henti-hentinya melawak dan menghibur konsumen di Indonesia. Pertanyaannya, sampai kapan ini akan dibiarkan terjadi?

Berita selengkapnya disini (jika link-nya sudah tidak ada, lihat versi screen capture disini).

Ditulis pada September 6, 2008 | 2 Komentar | Di dalam kategori : Hiburan

Ada 2 Komentar sejauh ini...

[...] prinsipal Astro All Asia Networks Plc (Malaysia) memutuskan kontrak dengan PT. Direct Vision (DV) dari Lippo Group sebagai distributor di Indonesia, dikabarkan hingga [...]

Pingback pada September 11, 2008 05:17 pm

[...] Hmmm… berarti gosip itu benar. [...]

Pingback pada October 20, 2008 02:43 am
(harus diisi)
(kami menghormati privasi anda) (harus diisi)
(boleh diisi/tidak)