Sudah beberapa kali saya mendapatkan telepon dari The Java Tour, yang menawarkan produk jasa/fasilita diskon dengan menjadi anggota executive The Java Tour. saya menolak untuk menerima sambungan telpon tersebut, tapi karena dihubungi tersebut akhirnya saya coba menerimanya.
Permasalahan awalnya di mulai Tanggal 22 September 2008 ada seseorang yang benama Fito/Vito (kurang jelas) menelepon saya dengan menawarkan produk fasilitas diskon (tiket pesawat, KA, dll). Sambil menjelaskan semua itu dia menyelipkan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan nomor kartu kredit saya dimana sebelumnnya dia sudah mengetahui 8 digit sambil terus berusaha, pada saat itu saya menyebutkan 8 digit kartu kredit saya yang terakhir. Akhir dari penjelasannya dia mengatakan akan mengirimkan formulir melalui fax, yang isinya tanda bersedia ditagihkan ke kartu kredit dengan baris nomor kartu kredit sudah diisi nomor kartu kredit saya beserta gambar materai Rp 6000 dimana ada nama saya.
Tapi fax tersebut saya abaikan, tiba-tiba ada orang yang mengaku dari Citibank menelpon saya (bernama Steven) meminta konfirmasi saya apakah benar bahwa saya telah melakukan transaksi sebesar Rp 2.995.000,- tagihan dari the java tour, saya kaget sekali dan panik. Bapak Steven ini menelepon dengan alasan bahwa Citibank merasa perlu bertanya karna tagihan ini diluar kebiasaan tagihan bulanan kami. Dan itu yang membuat saya masuk akal bahwa tagihan tersebut benar-benar telah masuk ke tagihan kartu kredit saya.
Kemudian dia memberi saran kepada saya untuk segera memblokir kartu kredit saya dan segera menandatangani formulir tersebut dengan maksud bahwa saya akan rugi 2 kali dimana saya sudah ditagihkan kemudian paket saya tidak terima. Akhirnya saya saya tandatangani diatas gambar materai tersebut dan fax kembali ke kantor The Java Tour beserta syarat yang diminta yaitu fotokopy KTP.
Saya meminta Pak Steven untuk melakukan pemblokiran tapi katanya bukan bagian dia, maka saya langsung menghubungi bagian customer service tapi sulit sekali masuk dan pemblokiran kartu kredit saya berhasil setelah keesokan harinya menggunakan telpon rumah sekaligus dibuatkan kartu baru. Setelah kejadian tersebut istri saya mencoba mencari informasi ke bagian customer service Citibank dan hasilnya adalah bahwa kami bisa melakukan pengaduan terhadap transaksi tersebut dengan mengisi formulir pengaduan yang dikirimkan oleh Citibank, sesuai petunjuk dari dari customer service (ibu Winny) document yang diminta adalah bukti pengembalian paket berupa slip dari kantor pos teralamat the java tour berserta bukti pengiriman dari the java tour ke alamat kami.
Hal ini juga tidak semudah yang tertulis dimana kami beberapa kali dipimpong untuk menelpon si ini tunggu persetujuan si ini tapi mungkin karena kami terus menelpon dan menanyakan hal teresebut akhirnya Tagihan tersebut di cancel di bulan Nopember. Saya pikir ini sudah selesai, karena tiba-tiba pada tanggal 4 December 2008 seorang yang bernama Avi dari Citibank menelpon saya yang meminta saya untuk menyelesaikan persoalan ini dengan mendatangi kantor The java tour untuk meminta uang saya kembali dan mengembalikannya ke kartu kredit saya dengan batas waktu sampai tanggal 9 Desember 2008, dengan alasan di copy tagihannya terdapat tanda tangan saya diatas materai dan jika hal ini tidak dilakukan maka tagihan sebesar Rp 2.995.000 kembali akan di munculkan di bulan Desember.
Terus terang saya sangat kecewa dengan pengalaman buruk ini, dimana akhirnya konsumen-lah yang salah dan tanggung jawab menjadi beban sendiri. Dan mengenai mengenai Proteksi dini terhadap transaksi diluar kebiasaan itu tidak ada. Karena semuanaya kami yang proaktif untuk menanyakan tapi tetap saja dipersulit. Mungkin kejadian ini bisa terjadi juga terhadap orang lain.
Mungkin ada yang bisa bantu saya?
Julius Firmanto
Jl.Nakula 4 Blok S no 213 Perumnas Bumi Teluk Jambe
Karawang – Jawa Barat
Telp: 0267 645110
{ 5 comments… read them below or add one }
Memang betul yaitu bapak harus ke Java tour untuk mengurusnya.Yg membuat anda lemah yaitu anda menandatangani persetujuan dengan java Tour,dalam hal ini tentunya bank tidak mau repot mengurusi transaksi dari nasabahnya dengan pihak lain.lain kali kalau ada telefoon begitu lagi(telemarketing) langsung aja ditutup walaupun dibilang nggak sopan atau apapun juga.
saat ini marak dan berhati-hatilah terhadap penawaran barang atau jasa melalui telpon yang ujung-ujungnya adalah meminta untuk menyebutkan nomor Acount kartu kredit. jangan sekali-kali memberikan informasi 8 digit terakhir kartu kredit anda kepada orang yang tidak anda kenal (tidak jelas)
Saya dari surabaya, juga mengalami hal yg serupa persis dg pak julius…
tetapi sy dijanjikan bln dpn baru bisa dibatalkan, lalu setelah sy tunggu bln dpn ternyata costumer service dari JAVA tour itu berhasil membohongi saya.
Akhirnya saya bertengkar dg istri gara-gara ulah the JAVA tour ini,
sebetulnya saya merasa sangat jengkel sekali…
Bgmn tidak jengkel, hidup sudah susah,
ditambah lg dengan beban kartu kredit yg sangat tdk perlu,
tapi akhirnya.. ya udah lah…
saya sdh mema’afkan orang2 yg tidak bertanggung jawab tsb..
Tuhan ma’af kan orang2 tsb karena mereka tidak tahu apa yg mereka perbuat..Amen
Gob bless u…
Buat pembelajaran bagi yang lainnya : JANGAN PERNAH MENERIMA PROMOSI DARI AGEN TOUR MANAPUN YANG MENELPON ANDA
saya pengguna Credir Card Citibank, memang sy akui sy telat dlm pembayaran dikarenakan blm ada nya pendapatan yng bs saya bayarkan. Org dari citibak ( katanya) bernama arya di no tlp 02192127645 selalu menelfon sy dan sy bilang minta tempo waktu lagi begitu sudah ada dana nya akan lgsung sy byarkan. Tp apa yang terjadi setipa pagi dia meneror sy dengan mulai ancaman lapor polisi, adukan ke atasan sy dan yang parah nya dia membabi buta dengan cara mencari data yang tersimpan di citibank ( data manager dan owner serta manager sy ) di tlp dan diteror via sms karena sy blm bisa membayar. Sungguh perbuatan yang tdk bisa diterima dengan akal sehat ya ??? mengunakan data base citibank untuk menagih hutang 1 orang… minta tlg pihak citibank untuk lebih bisa menseleksi SEGI KEJIWAAN dari orang yang mengaku ber atas namakan citibank. Trims…