Bank Mandiri tidak profesional

Saya menulis ini dengan maksud agar pemakai kartu kredit Bank Mandiri lainnya tidak mengalaminya seperti yang saya alami. Saya sangat kesal kepada staf Kartu Kredit Bank Mandiri yang tidak profesional. Karena tidak mengutamakan keluhan customer dan selalu saja menjawab dengan kata “maaf”.

Berawal dari saya membeli handphone (HP) Esia dengan hanya mengisi pulsa Rp50.000 setiap bulannya sampai dengan satu tahun (Paket program Mandiri dan Esia). Karena waktu itu HP mama saya rusak dan saya sedang bebelanja dengan mama saya di Mall Arta Gading. Kebetulan Bank Mandiri sedang ada pameran dengan paket HP esia, cukup dengan mengisi pulsa saja selama satu tahun dan akan mendapatkan HP gratis.

Saya pikir ini adalah kesempatan bagus dan tidak rugi. Dan, saya mengisi formulir yang tersedia. Saya hanya membeli HP Esia saja dengan setiap bulannya akan terisi pulsa sebesar Rp50.000 yang didebetkan ke kartu saya dalam awal bulan.

Dalam pendebetan pertama dan yang kedua saya didebetkan dua kali dalam sebulan. Seharusnya hanya sekali sebulan. Jadi saya sudah didebetkan dan dirugikan oleh Bank Mandiri sebesar Rp100.000. Waktu itu pendebetan dua kali terjadi pada bulan September dan Oktober 2008. Kejadian ini sudah saya laporkan ke staf Bank Mandiri sejak bulan Oktober.

Setiap minggu saya menelepon untuk menanyakan hasilnya dan sampai bulan Desember 2008 saya masih belum mendapatkan juga jawaban dan konfirmasi dari Bank Mandiri. Apabila saya menelepon ke Bank Mandiri selalu di-hold sangat lama. Sekitar 10 Menit hanya untuk menanyakan hasil laporan saya.

Saya sangat kesal setiap menelepon hanya kata “maaf” yang diucapkan oleh staf Bank Mandiri. Saya sudah pernah sampaikan akan saya masukan ke suara konsumen dan pembaca pada waktu bulan Desember awal. Sampai sekarang Bank Mandiri juga tidak menyelesaikan laporan saya dan mengembalikan uang ke card saya.

Saya sudah menuliskan ke suara pembaca di situs online lainnya dan telah dalam muat pada 8 Januari 2009. Dan pada 9 Januari saya dikonfirmasi oleh staf Bank Mandiri karena telah membaca Surat keluhan di situs tesebut, serta saya juga sudah menerima surat dari Bank Mandiri atas permintaan Maaf.

Saya menelepon lagi pada 4 Febuari 2009 dan menanyakan kembali status pendebitan saya. Hanya jawaban hanya dalam proses… sampai kapan? Apa hanya dengan kata maaf, masalah bisa diselesaikan? Apabila penguna kartu kredit telat bayar, pihak Bank Mandiri tidak mau tahu apapun alasannya dan akan dibungakan. Gimana dengan Status kelalaian dari Bank mandiri? Sudah lima Bulan lebih dan hanya kata maaf, tidak ada kompensasi sama sekali. Menurut hukum ini sudah termasuk pengelapan, dan pihak Bank Mandiri terbukti bersalah. Saya sungguh kecewa kepada Bank Mandiri.

Rencana saya akan menutup kartu kredit saya di Bank mandiri karena saya sangat kecewa dari segi pelayanan telepon yang sangat lama dan memakan waktu 15 menit di-hold ditelepon, dan tata cara yang berlaku di Bank Mandiri bisa terbilang kaku bila dibanding dengan bank lainnya.

Saya akan tetap memasukan ke suara konsumen dan media cetak lainnya sampai Bank Mandiri menyelesaikan masalah saya. Benar hanya Rp100.000 ini saya sampai terbawa emosi, karena pelayanan dan lamanya penyelesaian masalah ini.

Saya mangaku sangat kecewa. Terima kasih.

Tonny Lee
Perkantoran Duta Pertiwi Blok J29, Jakarta
toni@griyasis.com
0216129889 (fer)

Sebarkan cerita ini:
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Buzz
  • Digg
  • email
  • MySpace
  • Technorati
  • Live
  • Mixx
  • NewsVine
  • Print
  • SphereIt
  • Sphinn
  • TwitThis
  • YahooMyWeb
Ditulis pada February 13, 2009 | View commentsComments on this post">Comments | Di dalam kategori : Perbankan
  • prabowo_satrio_g
    Mohon tanggapan management bank Mandiri atas pertanyaan saya sbb :
    1. Mengapa di seluruh Bali apabila kita berbelanja dengan menggunakan debet card dikenakan charge sebesar 3%. bukankan penggunaan debet card sama dengan pembayaran tunai ?
    akibat dari itu semua saya selalu mentransfer dana ke bank BCA ( maaf ya karena Bank BCA debet cardnya tidak dikenakan charge seperti Bank Mandiri )
    2. Penggunaan debet Card juga pernah sy lakukan dikota2 lainnya misalnya di palembang, bengkulu dsb dan dikota tersebut tidak dikenakan charge ( harga sesuai dengan yang tertera pada produck yang dijual )

    mengingat saya akan ke Bali lagi pada tgl 9 Desember yad mohon penjelasan dari management Bank Mandiri. terima kasih.
    sebagai informasi hal ini pernah saya keluhkan ke bank Mandiri cabang Tanjung Priok, cabang Enggano dan cabang Pulo Mas namun belum ada tanggapan dan para petugas hanya mengucapkan terima kasih atas masukannya, wass
  • Zen Asrori
    Saya mengalami kekecewaan yang sama dengan bank Mandiri,
    kartu kredit sudah ditutup 2 tahunan yang lalu tapi saya masih di tagih
    iuran kartu kredit,
    saya bersumpah tidak akan menggunakan kartu kredit bank Mandiri lagi,
    seperti lintah yang terus menyedot tanpa terasa
  • bless
    dari pada pake redit card enakan main uang cash aja . kredit itu kerjaan iblis seperti ular. Dia tidak langsung menggigit tapi melilit orang pelan2 hingga mati.
  • joan irawan
    hmm.... tadinya saya ingin menjadi nasabah bank mandiri ...

    tapi setelah membaca ini ... rasanya saya harus mengurungkan niat saya.

    memang bank mandiri ini seenaknya saja ... kalau dia salah cuman bialang maaf sementara kalau pihak konsumen yang salah = denda!

    menurut saya lebih baik diajukan saja ke pengadilan karena melanggar undang undang tentang hak konsumen.

    ini diperlukan agar bank mandiri bisa lebih profesional !
blog comments powered by Disqus