<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bank Mandiri tidak profesional</title>
	<atom:link href="http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/</link>
	<description>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 07:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: i_sinu</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-2229</link>
		<dc:creator>i_sinu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 17:05:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-2229</guid>
		<description>Sepertinya tdk ada keseimbangan antara pihak konsumen dgn bank...jadi hal ini hrs ada pemerhati yg adil dan bisa melakukan pantauan terhadap yg menang sendiri/semena2(YLKI mis)...saya org yg pnya cerita kecewa juga ats ini,hanya mau bayar hutang dan selesaikan seluruhnya dan tutup kartu tanpa negosiasi dan pengurangan tp masih juga dibuat sulit....jujur ada perasaan dongkol...kecewa berat..kok tega...apa sy ga usah bayar sekalian...niat baik justru tdk dihargai...gw niatin jelek skalian biar mampusss...mAaf ya masih emosi bgt...CS,Ccare...semuanya mau menang sendiri...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya tdk ada keseimbangan antara pihak konsumen dgn bank&#8230;jadi hal ini hrs ada pemerhati yg adil dan bisa melakukan pantauan terhadap yg menang sendiri/semena2(YLKI mis)&#8230;saya org yg pnya cerita kecewa juga ats ini,hanya mau bayar hutang dan selesaikan seluruhnya dan tutup kartu tanpa negosiasi dan pengurangan tp masih juga dibuat sulit&#8230;.jujur ada perasaan dongkol&#8230;kecewa berat..kok tega&#8230;apa sy ga usah bayar sekalian&#8230;niat baik justru tdk dihargai&#8230;gw niatin jelek skalian biar mampusss&#8230;mAaf ya masih emosi bgt&#8230;CS,Ccare&#8230;semuanya mau menang sendiri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irra</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-2137</link>
		<dc:creator>Irra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 03:06:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-2137</guid>
		<description>Saya juga dibuat kesal dengan pelayanan kartu kredit mandiri. Bila ada tagihan, bisa telpon berkali-kali ke telpon seluler maupun ke kantor, karena alamat penagihan saya menggunakan alamat kantor, selain SMS beberapa kali. Tetapi saat ada transaksi di luar negeri yang tidak dapat dikonfirmasi langsung dengan saya melalui telpon, kartu kredit saya langsung diblokir sepihak, tanpa berusaha menghubungi kantor, SMS atau e-mail. Untuk keluhan kartu kredit on line, hanya situsnya saja yang tampilannya keren, tetapi tidak berguna sama sekali. Saat saya telpon langsung ke bank mandiri untuk konfirmasi alasan dan minta untuk diaktifkan kembali, nasabah diminta untuk menunggu dengan tidak menutup telpon. Padahal sudah saya katakan, saya ada di luar negeri dan apakah tidak bisa pihak mandiri yang kembali telpon atau SMS, atau e-Mail. Banyak cara untuk menghubungi konsumen kalau pihak mandiri punya niat melayani dengan baik. Tapi rupanya melayani dengan hati juga hanya sebatas niat didalam hati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga dibuat kesal dengan pelayanan kartu kredit mandiri. Bila ada tagihan, bisa telpon berkali-kali ke telpon seluler maupun ke kantor, karena alamat penagihan saya menggunakan alamat kantor, selain SMS beberapa kali. Tetapi saat ada transaksi di luar negeri yang tidak dapat dikonfirmasi langsung dengan saya melalui telpon, kartu kredit saya langsung diblokir sepihak, tanpa berusaha menghubungi kantor, SMS atau e-mail. Untuk keluhan kartu kredit on line, hanya situsnya saja yang tampilannya keren, tetapi tidak berguna sama sekali. Saat saya telpon langsung ke bank mandiri untuk konfirmasi alasan dan minta untuk diaktifkan kembali, nasabah diminta untuk menunggu dengan tidak menutup telpon. Padahal sudah saya katakan, saya ada di luar negeri dan apakah tidak bisa pihak mandiri yang kembali telpon atau SMS, atau e-Mail. Banyak cara untuk menghubungi konsumen kalau pihak mandiri punya niat melayani dengan baik. Tapi rupanya melayani dengan hati juga hanya sebatas niat didalam hati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lina maelani</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-1450</link>
		<dc:creator>lina maelani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Dec 2010 04:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-1450</guid>
		<description>saya juga kecewa dengan pelayanan mandiri micro alam sutera pinjaman dengan jaminan tapi bunga seperti kartu kredit saya menyesal sekali menggunakan UKM mandiri yag proses restru nya agak di lambat oleh staf ukm nya sehingga saya harus membayar denda restru</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga kecewa dengan pelayanan mandiri micro alam sutera pinjaman dengan jaminan tapi bunga seperti kartu kredit saya menyesal sekali menggunakan UKM mandiri yag proses restru nya agak di lambat oleh staf ukm nya sehingga saya harus membayar denda restru</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Linawati</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-798</link>
		<dc:creator>Linawati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 12:12:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-798</guid>
		<description>Mandiri punya slogan &quot;melayani dgn hati&quot;,tapi sayang pihak Analyst tidak punya hati melayani,shg membuat nasabah setia kecewa dan menutup kartunya,tdk spt pelayanan bank lain nya yg bisa menilai &quot;conduite&quot;nasabah mana yg sll bayar tepat wkt,full payment...bila terjadi muncul denda /bunga krn BY SYSTEM,seharusnya mjd tugas suci pihak Analyst u/ menghapus/koreksi BIAYA 2 yg muncul tdk semestinya.&lt;br&gt;Spt skrg saya alami ada denda/bunga muncul di Billing saya pd bln des 2009 sebesar Rp 624.326,-hanya krn pembayaran yg jatuh tempo jumat sy byr sebagian sesuai juml uang saya di tabungan mandiri(jumat tsb tgl merah/hr bsr jadi bank tutup )dan sisanya saya bayar full pd hr Senin pd saat bank buka,full payment ...secara logika krn jumat tgl merah berarti nasabah bs bayar tagihan pd hr Senin lewat ATM Mandiri On Line,jadi tdk boleh dianggap lalai /terlambat bayar...krn di bank2 lain spt ini adalah wajar,bila ada biaya2 muncul by system,itu masalah yg sangat mudah u/ dilakukan koreksi/diabaikan saja.&lt;br&gt;Setelah saya laporkan CS mandiri ,sy diminta byr dulu seluruh tagihan yg muncul termasuk dendanya krn akan dikoreksi di tagihan selanjutnya...ternyata pihak Analyst hanya menghapuskan 30% biaya tsb,jelas saya sangat keberatan dan saya ambil keputusan u/ menutup kartu saya setelah semua kewajiban saya lunas,di billing terakhir saya akan kurangkan denda yg sdh saya bayarkan u/ mengurangi juml tagihan saya ,jadi samp kpn pun saya tdk akan bersedia bayar denda tsb mesipun sdh dikoreksi 30%,saya hanya mau teruskan u/ mjd nasabah Mandiri bila pihak Analyst melakukan Koreksi 100% dan bukan 30% atau 50% atau 65% melainkan 100%,mhn kesadaran pihak Analyst u/ segera mengoreksi atau pihak bank akan kehilangan nasabah setianya.TQ</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mandiri punya slogan &#8220;melayani dgn hati&#8221;,tapi sayang pihak Analyst tidak punya hati melayani,shg membuat nasabah setia kecewa dan menutup kartunya,tdk spt pelayanan bank lain nya yg bisa menilai &#8220;conduite&#8221;nasabah mana yg sll bayar tepat wkt,full payment&#8230;bila terjadi muncul denda /bunga krn BY SYSTEM,seharusnya mjd tugas suci pihak Analyst u/ menghapus/koreksi BIAYA 2 yg muncul tdk semestinya.<br />Spt skrg saya alami ada denda/bunga muncul di Billing saya pd bln des 2009 sebesar Rp 624.326,-hanya krn pembayaran yg jatuh tempo jumat sy byr sebagian sesuai juml uang saya di tabungan mandiri(jumat tsb tgl merah/hr bsr jadi bank tutup )dan sisanya saya bayar full pd hr Senin pd saat bank buka,full payment &#8230;secara logika krn jumat tgl merah berarti nasabah bs bayar tagihan pd hr Senin lewat ATM Mandiri On Line,jadi tdk boleh dianggap lalai /terlambat bayar&#8230;krn di bank2 lain spt ini adalah wajar,bila ada biaya2 muncul by system,itu masalah yg sangat mudah u/ dilakukan koreksi/diabaikan saja.<br />Setelah saya laporkan CS mandiri ,sy diminta byr dulu seluruh tagihan yg muncul termasuk dendanya krn akan dikoreksi di tagihan selanjutnya&#8230;ternyata pihak Analyst hanya menghapuskan 30% biaya tsb,jelas saya sangat keberatan dan saya ambil keputusan u/ menutup kartu saya setelah semua kewajiban saya lunas,di billing terakhir saya akan kurangkan denda yg sdh saya bayarkan u/ mengurangi juml tagihan saya ,jadi samp kpn pun saya tdk akan bersedia bayar denda tsb mesipun sdh dikoreksi 30%,saya hanya mau teruskan u/ mjd nasabah Mandiri bila pihak Analyst melakukan Koreksi 100% dan bukan 30% atau 50% atau 65% melainkan 100%,mhn kesadaran pihak Analyst u/ segera mengoreksi atau pihak bank akan kehilangan nasabah setianya.TQ</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: prabowo_satrio_g</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-669</link>
		<dc:creator>prabowo_satrio_g</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 13:49:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-669</guid>
		<description>Mohon tanggapan management bank Mandiri atas pertanyaan saya sbb :
1.  Mengapa di seluruh Bali apabila kita berbelanja dengan menggunakan debet card dikenakan charge sebesar 3%. bukankan penggunaan debet card sama dengan pembayaran tunai ? 
akibat dari itu semua saya selalu mentransfer dana ke bank BCA ( maaf ya karena Bank BCA debet cardnya tidak dikenakan charge seperti Bank Mandiri )
2. Penggunaan debet Card juga pernah sy lakukan dikota2 lainnya misalnya di palembang, bengkulu dsb dan dikota tersebut tidak dikenakan charge ( harga sesuai dengan yang tertera pada produck yang dijual )

mengingat saya akan ke Bali lagi pada tgl 9 Desember yad mohon penjelasan dari management Bank Mandiri. terima kasih.
sebagai informasi hal ini pernah saya keluhkan ke bank Mandiri cabang Tanjung Priok, cabang Enggano dan cabang Pulo Mas namun belum ada tanggapan dan para petugas hanya mengucapkan terima kasih atas masukannya, wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon tanggapan management bank Mandiri atas pertanyaan saya sbb :<br />
1.  Mengapa di seluruh Bali apabila kita berbelanja dengan menggunakan debet card dikenakan charge sebesar 3%. bukankan penggunaan debet card sama dengan pembayaran tunai ?<br />
akibat dari itu semua saya selalu mentransfer dana ke bank BCA ( maaf ya karena Bank BCA debet cardnya tidak dikenakan charge seperti Bank Mandiri )<br />
2. Penggunaan debet Card juga pernah sy lakukan dikota2 lainnya misalnya di palembang, bengkulu dsb dan dikota tersebut tidak dikenakan charge ( harga sesuai dengan yang tertera pada produck yang dijual )</p>
<p>mengingat saya akan ke Bali lagi pada tgl 9 Desember yad mohon penjelasan dari management Bank Mandiri. terima kasih.<br />
sebagai informasi hal ini pernah saya keluhkan ke bank Mandiri cabang Tanjung Priok, cabang Enggano dan cabang Pulo Mas namun belum ada tanggapan dan para petugas hanya mengucapkan terima kasih atas masukannya, wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zen Asrori</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-355</link>
		<dc:creator>Zen Asrori</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 04:38:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-355</guid>
		<description>Saya mengalami kekecewaan yang sama dengan bank Mandiri,
kartu kredit sudah ditutup 2 tahunan yang lalu tapi saya masih di tagih 
iuran kartu kredit,
saya bersumpah tidak akan menggunakan kartu kredit bank Mandiri lagi,
seperti lintah  yang terus menyedot tanpa terasa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengalami kekecewaan yang sama dengan bank Mandiri,<br />
kartu kredit sudah ditutup 2 tahunan yang lalu tapi saya masih di tagih<br />
iuran kartu kredit,<br />
saya bersumpah tidak akan menggunakan kartu kredit bank Mandiri lagi,<br />
seperti lintah  yang terus menyedot tanpa terasa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bless</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-305</link>
		<dc:creator>bless</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 05:20:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-305</guid>
		<description>dari pada pake redit card enakan main uang cash aja . kredit itu kerjaan iblis seperti ular. Dia tidak langsung menggigit tapi melilit orang pelan2 hingga mati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dari pada pake redit card enakan main uang cash aja . kredit itu kerjaan iblis seperti ular. Dia tidak langsung menggigit tapi melilit orang pelan2 hingga mati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: joan irawan</title>
		<link>http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-300</link>
		<dc:creator>joan irawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 13:23:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/bank-mandiri-tidak-profesional/#comment-300</guid>
		<description>hmm.... tadinya saya ingin menjadi nasabah bank mandiri ...

tapi setelah membaca ini ... rasanya saya harus mengurungkan niat saya.

memang bank mandiri ini seenaknya saja ... kalau dia salah cuman bialang maaf sementara kalau pihak konsumen yang salah = denda!

menurut saya lebih baik diajukan saja ke pengadilan karena  melanggar undang undang tentang hak konsumen.

ini diperlukan agar bank mandiri bisa lebih profesional !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm&#8230;. tadinya saya ingin menjadi nasabah bank mandiri &#8230;</p>
<p>tapi setelah membaca ini &#8230; rasanya saya harus mengurungkan niat saya.</p>
<p>memang bank mandiri ini seenaknya saja &#8230; kalau dia salah cuman bialang maaf sementara kalau pihak konsumen yang salah = denda!</p>
<p>menurut saya lebih baik diajukan saja ke pengadilan karena  melanggar undang undang tentang hak konsumen.</p>
<p>ini diperlukan agar bank mandiri bisa lebih profesional !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

