BRI (lagi-lagi) Mengecewakan

by Konsumen on February 27, 2009 · 28 comments

Pada tanggal 26 Februari saya melakukan transaksi cek saldo SMS Banking BRI. Sejak pagi sampai siang, saya sudah melakukannya sebanyak 3 kali dengan format yang sama : SALDO (PINSMS) kirim ke 3300.

Setiap kali saya mengirim, pulsa saya terpotong 1.000 rupiah. Sehingga, pada hari itu pulsa saya terpotong sebnayak 3.000 rupiah.

Tapi, 3 kali saya kirim, tak satupun balasan yang masuk ke HP saya.

Saya pun menelepon Call Center BRI di nomer 14017. Diterima petugas bernama Nicky (laki-laki). Saat dicek, ternyata pada saat itu terjadi gangguan jaringan di SMS Banking BRI.

Saya pun bertanya, “Lalu, pulsa saya gimana mas?”
Dia menjawab, “pulsanya memang otomatis terpotong pak, sejak dilakukannya pengiriman,”
Saya bertanya lagi “lalu, informasi tidak kunjung saya dapatkan, tapi pulsa saya terpotong. Gimana ini?”
Dia menjawab, “memang seperti itu, pak. Pulsa dipotong oleh operator yang bersangkutan meskipun transaksi gagal dilakukan”
Saya pun bertanya lagi, “Lalu, kapan jaringan ini beres pak?”
Dia menjawab, “belum tau pak. nanti bapak coba lagi saja”

Logika otak saya yang tidak sepandai bos-bos di BRI mengatakan, jika tidak saya harus mencoba terus,maka potensi pulsa saya terpotong lebih besar lagi. Jika pada hari itu saya mencoba sebanyak 10 kali, maka pulsa saya terpotong 10 ribu. Jika di saat yang sama terdapat 1000 pelanggan SMS Banking BRI yang mencoba sebanyak 10 kali pula, maka terdapat 100 JUTA Rupiah uang keluar tanpa ada hasil atau SMS balasan dari BRI.

Apakah memang demikian kebijakan BRI ? Pulsa terpotong atau tidak (seperti dikatakan mas Nicky tadi) adalah urusan operator, sementara persoalan jaringan tidak ada follow up atau pemberitahuan kepada konsumen bahwa sedang ada gangguan jaringan, atau bahkan pemberitahuan jika permasalahan telah selesai.

Di kepala saya yang tidak sepandai Bos-Bos BRI itu, mestinya ada tindakan dari BRI yang akan menginformasikan kepada pelanggan SMS Banking BRI jika terjadi persoalan jaringan, dan AKAN DIBERITAHUKAN lewat SMS pula jika persoalan tersebut telah selesai. sehingga, pelanggan tidak membuang-buang pulsanya untuk mencoba dan belum tentu berhasil.

Bayangkan, jika saya mencoba sebanyak 10 kali, artinya hanya untuk cek saldo saya dikenai biaya 10ribu. Itu dengan catatan persoalan jaringan telah selesai.
Sungguh mengecewakan Bank Sebesar BRI tidak becus menangani problem pelayanan. Mereka hanya membangun, mengembangkan, menambah, tapi tidak mampu merawat. Akibatnya, promosi SMS Banking jadi SIA-SIA.

Untunglah BRI adalah Bank yang wajib saya miliki rekeningnya, karena gaji saya dibayar hanya lewat situ. Kalau tidak…entahlah.

 

Yunus Bani Sadar

yunusbani@gmail.com

{ 28 comments… read them below or add one }

1 suwardi March 27, 2009 at 3:39 pm

Memang Pelayanan BRI sangat amat mengecewakan terkesan meremehkan para nasabahnya apalagi yang ada di unit kecamatan tidak seperti di bank2 lain,
ketika saya masuk di BCA,MANDIRI di sambut dengan ucapan selamat pagi..siang dan terima ksih ketika meninggalkan BANK dan pintupun dibukakan ini sangat bertolak belakang dengan BRI,
pada saat pembukaan rekeningpun begitu di BANK lain di jelaskan sejelas2nya tapi kenapa di BRI di tanyapun petugasnya jawabnya ogah2an ya!…..tidak!…..
apakah mereka para karyawan BRI kesejahteraanya masih kurang sehingga kerjanya seperti itu, yang pasti kalau saya nggak terpaksa sangat amat mals sekali untuk membuka rekening di BRI.

Reply

2 retno May 27, 2009 at 3:50 pm

Emang betul, aku juga pengguna sms banking BRI, tapi emang lebih banyak troubelny, apalagi pas tanggal2 muda, mohon pengelola sms banking BRI memperhatikan hal ini demi kemajuan BRI dimasa mendatang sebagai Bank Rakyat yang bisa masuk ke seluruh pelosok desa.
Terima kasih

Reply

3 pram June 20, 2009 at 8:42 pm

benur tuch smsbanking bri mengecewakan selain mahal juga sering error masa tidak ada balasan pulsa terpotong 1000, ada balsan time out atau system sibuk atau lainya juga terpotong padahal harga bea sms sekarang dah turun drastis lintas opr saja sms ada yg 20 perak(im3) max 150 perak.. demi pelayanan pelanggan jika masalah tersebut ada di operator selluler kan bri bisa aktifkan i-banking, sampai sekarang ibanking juga gak tau kapan adanya….
mngkin karyawanya dah PNS jadi ker gak ker tetap dibayar..

Reply

4 Rina June 30, 2009 at 9:20 pm

kalo setau saya memang karyawan bri,terutama yg frontliner,adalah outsourching. Yang lebih miris lagi ternyata hampir seluruh saham perusahaan outsourching itu adalah dana kepegawaian bri (milik bos-bos bri) yg berarti selain “memerah” tenaga karywn outsourch itu,pihak bri sendiri pun memotong gaji karyawan outsourch tsb. Sudah barang tentu kesejahteraan karywn tsb tidak diperhatikan.
dan dengan arogannya pihak sdm bri mengatakan tidak takut kekurangan karywn outsourch,toh msh bnyak sarjana2 yg mengangur mengantri untuk kerja di bri,yg lebih muda,lebih fresh,dan tentu lebih lugu.

entah apakah para bos-bos bri belum menyadari dampak dari buruknya manajemen sdm di bri terhadap kualitas kinerja karyawan,khususnya,dan citra bri secara umum???

Reply

5 Antoni July 5, 2009 at 9:14 am

Saya sih juga salah satu nasabah bri. Menurut saya sms bankingnya bagus koq, cepat pula tuh (+-10 detik) uda ada konfirmasi. TAPI.., itu yg ke sesama bri. Sewaktu sy mencoba mentransfer ke bank lain dngn mATM Bersama yg ada di kartu simpati, transaksi sy tidak pernah berhasil. Dan kurasa sampe tulisan ini sy publis, uang sy kurasa uda abis 30rb hanya untk mencoba, mencoba, dan mencoba. Semoga bri bs lebih memperhatikan untk sarana /fasilitas yg satu ini karna sarana / fasilitas sms bnkng, nasabah menjadi sngt mudah untk bertransaksi, terlebih2 tidak harus menunggu di mesin atm lg.

Reply

6 yansah July 13, 2009 at 9:38 pm

saya kurang tahu juga, tapi yang pastinya ATM BRI sering terjadi Gangguan jaringan. hal tersebut dapat mengganggu kelancaran saya dalam mengambil uang di ATM.

Reply

7 bambang August 4, 2009 at 4:17 pm

BRI setiap awal bulan pasti ATMnya trouble klo ambil diteller dibawah 2juta kena biaya oh nasib.. rek gajiku di BRI

Reply

8 rizal August 18, 2009 at 8:05 am

emang separah itukah BRI dalam melayani nasabah??? kebetulan saya mau mengadakan penelitian sekaligus magang di BRI untuk menganalisa bagaimana produktivitas teller BRI dalam meningkatkan kepuasan nasabah BRI. Kira2 ada yang mau ngasih saran dan informasi tentang pelayanan BRI terhadap nasabah selain sms banking. terima kasih…

Reply

9 wira August 18, 2009 at 4:32 pm

kesejahteraan karyawan BRI sepenetahuan saya sangat baik. Teman dekat saya yang bekerja puluhan tahun di BRI dan meninggal setahun lalu bahkan mendapat pensiun dan uang duka yang cukup banyak untuk ahli warisnya membeli mobil, motor baru, dan membangun rumah. Tentu berbeda dengan yang statusnya outsourcing meski lama bekerjanya puluhan tahun juga. Pasti ini jawaban atas etos kerja karyawan BRI.

Reply

10 Paijo September 3, 2009 at 3:23 pm

Apalagi ATM nya selalu error, baiknya khusus BRI. ATM itu artinya Ada Tulisan Maaf, atau Asal Tekan Modar

Reply

11 ming October 9, 2009 at 7:17 pm

iya BRI kan memiliki nasabah dari desa sampai kota,yang jumlahnya sudah luar biasa,kenapa masih belum bisa I.Banking,agar memudahkan nasabah melakukan transaksi transfer,llg,cek saldo lebih hemat waktu dan biaya,ayo SDM BRI majukan di segi teknologi,seperti Bank bank lainnya!

Reply

12 Ronald November 27, 2009 at 7:34 pm

APA KABAR BRI..? LUAR BIASA.. APA KABAR PEKERJA BRI..? Ohh Nasiib.. Thn ini pekerja BRI unit sdh d bayang2i tdk dpt bonus. Hancurlah rencana thn depan krn bonus yg d harapkan tdk ada. Tolong Manajemen BRI tdk menghubungkan unit dg cabang. Gara2 cab yg rugi, unit2 tdk dpt bonus. Padahal unit2 tsb mencetak laba & jd korban cab. Pelayanan kami (pekerja unit) tdk akan prima gara2 cabang. “Cabang brengsek, Manajemen Pusat tdk adil” harus ada revisi SE terkait hal tsb kalau BRI ingin maju bersaing. Ingat kontribusi laba BRI >85% dari unit..

Reply

13 Ronald November 27, 2009 at 7:41 pm

SATU LAGI.. ASSET UTAMA BRI ADALAH PEKERJA UNIT.. BRI tdk akan bangkrut dgn menaikkan gaji karyaman. Seperti yg dibicarakan Dir/Kadiv saat Rapimnas SP wkt lalu: BRI akan bangkrut kalau gaji pekerja dinaikkan.

Reply

14 dink November 28, 2009 at 10:30 pm

manusia yang bisa cuma komentar ga tau isinya kayak gimana. yang pasti mah bri menyedihkan,gmn mau bener orang2 feodal semua..

Reply

15 nana December 3, 2009 at 12:35 pm

bri tdk kompeten dlm memberikan layanan,aq mendaftr sms banking,smp skr blom ad konfirmasi sms,tlong bri jgn cm umbr janji

Reply

16 abdul December 10, 2009 at 10:50 pm

bkn para nasabah yg lain aje yg pada komplain q sbgai nasabah bri
turut prihatin,cara pelayanan para pegawai bank bri yg ada di pedesaan pelayanannya kurang memuaskan.dan jg ATM nya sring error knpa sih ya.masa tiap q mo ke atm bri klo ada keperluan mendadak larinya ke atm bersama q ya mals,karena kena potongannya itu.

Reply

17 kampret December 13, 2009 at 12:57 am

Kacau balau klo anda2 pada tau,..SDM BRI itu payah banget,…pegawai organik BRI mulai dari tingkatan Frontliner sampai tingkat asisten manajer banyak yang katro, bisa komputer cuma itu-itu aja sebatas mengetik dan dan kegiatan yang sehari-hari dikerjakan bahkan ada yang gak bisa komputer cuy apalagi speak english,,,,makanya ketika disuguhkan tekhnologi baru untuk bersaing dengan bank lain, mereka semua pada gagap,,aslil gak bo’ong!!! untungnya BRI pake tenaga outsourcing,.yang rata2 masih Fresh baik fisik maupun otaknya,skillnya pun gak diragukan,..komputer and speak english ok!!organik BRI cuma bisa nyuruh karena gak bisa kerja gak, mereka cuma bisa nyari duit yang gak bertuan alias pemberian dari nasabah yang dikumpulkan kemudian dibagikan lagi,nungguin duit duit bonus, kerja cuma nongkrong dikantor,hah,…payaaaaaaaaaahhhhh!!!

Reply

18 weni December 20, 2009 at 4:30 pm

kalo dibanding2in nich,,kayaknya lebih sejahtera PNS dech dibandingin ama karyawan BRI..sama2 produk feodal nie,,tapi kita2 yg PNS,,masih diperhatiin nasibnya ama bos2 kita,,paling enggak yaaa gak separah karyawan di BRI,,apalagi kalo dapet kepala bagian yang loyal ama anak buah nya,,kesejahteraan pasti lebih oke…kasihan juga ya karyawan BRI terutama yang outsourching,,kerjaannya lelah buanget,,tapi yg nikmati bos2 diatas…

Reply

19 assa December 26, 2009 at 4:48 pm

bener bubarin aja bri

Reply

20 cha-cha January 1, 2010 at 8:51 pm

ehhmmm temen saya sebagai salah satu karyawan kontrak (outsourch) memberitahu…ya mau gmn lagi emg bener gaji dipotong kerjaan menumpun kyk gunung tanggung jawab dan beban dimereka semua mn ga ada kepastian bakal di angkat…uda tuh kenapa frontliner ga bs maksimal negalayani nasabah karena tugas mereka bukan bener2 hanya sekadar customer service tp merangkap sbg administration jd wajar aja tuh otak mereka penuh dgn ini itu yg harus segara dilaksankan sedangkan nasabah juga perlu dilayani dgn cepat…..

Reply

21 tari January 3, 2010 at 7:38 pm

aku juga nasabah bri,emang c paling mls bgt klo maw nabung,,antrinya itu loh bo,,,edan deh pokoknya,aq pernah maw setor dtng jam stngah1 siang tp dpt pelayanan jam 2 lebih 15 menit,,,ya,,klo bwt anda2 yg maw melatih kesabaran bisa dicoba disini,,,trus pas ngantri gt kan aku gag ada kerjaan jd aku liatin aja tuh teller kerjanya ky gmn,,yg aku heran tuh teller2 banyak mondar mandir nya yah,gag taw jg ngapain,tp klo aq setor di bank xxx bank swasta gt teller ga jalan2 tuh,trus klo ada perlu jg minta ijin dulu ma kita nasabahnya dgn sopan,,pokoknya bri jauh bgt lah pelayanannya ma bank xxx itu,,ya mudah2an bos2 bri itu gag tutup mata tutup telinga yah,,hehe

Reply

22 orangcerdas January 30, 2010 at 4:26 pm

eh kampret bego. kalau emang lu kualified, merasa kompetensi lu kayak dewa, ngapain lu kerja cuma jadi outsourcing BRI. Masuk ODP, PPS, MDP, paling minim jadi AO. Gua karyawan organik tapi jago Access, Office, VB, sertifikat Bhs Inggris gue English First Level 6, LIA Level 6, International English Program level 6. Wajar kalo karyawan organik dapat gaji 24 x setahun. La wong kompetensi dan mindset bisnisnya teruji. Lu cuman bisa Office,ma english beginner aja belagu. Paling2 lu cupu, gak gaul, gak pinter. ngelamar ratusan kali ke perusahaan mana-mana gak keterima. Ga usah komplain, pintu keluar BRI terbuka lebar buat yang gak puas berkarya di BRI.

Reply

23 meck April 9, 2010 at 4:53 pm

nenek mu yang dibubarkan aja dari muka bumi, klo bego, ya bego aja pintu neraka untuk lu masik ke buka.

Reply

24 wardany June 4, 2010 at 5:27 am

BRI memang seperti itu pak….

SDMnya tidak bermutu!

http://imamwardany.com/hati2-transfer-uang-rtgs...

Reply

25 Gabrielbsanjaya July 28, 2010 at 2:48 am

Jika dilihat dari slogan MELAYANI DENGAN TULUS HATI… sbenarmy g tulus…malah membuat nasabah jadi kecewa. sudah hampir 2 tahun menjadi nasabah BRI dan stiap cek saldo via SMS banking BRI selalu gagal. Saya duga nasabah BRI itu bahan percobaan buat SMS banking. Dan konyolnya lagi stelah aktivasi internnet banking, malah gagal melulu buat transfer…begitu hubungi call center BRI, jawabannya sedang update…secara tidak langsung BRI sbenarnya belum siap online baik SMS BANKING maupun INTERNET BANKING.

Reply

26 Sulistiyanaeka August 11, 2010 at 5:25 am

dalam hal layanan sms bangking apakah BRI di kelola sendiri ataukah kerjasama dengan pihak ketiga.. ini yang musti kita pahami dulu; kalo msalah hitung-hitungan nya jelas.. katakanlah terpotong berapa kali berapa, namun kadang juga BRI nggak mengetahui kendala yang pasti dimana sms banking tidak berjalan dnegan baik karena pelaksanaan pekerjaan ini bukan pegawai BRI, melainkan oleh pihak ketiga, sehingga jika terjadi trouble BRI harus menghubungi rekanan dulu… ribet… khan…

Reply

27 Rheyrko_sweetlove August 18, 2010 at 9:26 am

emang iya ,,
BRI mmG kurang pelayanan_a .
atm saya sudah sebulan lebih gk keluar2 smentara tiap bulan kena potongan.
giman sch BRI ni ???
kata_aaja bank negara tp kok gtu .
pelayanan d bRI juga tidak ramah,karyawan_a sombong2 .

Reply

28 cumi August 31, 2010 at 8:58 pm

Halo semua,bagi yg komplain masalah e-banking BRI harap maklum ya,BRI sedang berusaha memperbaiki sistem dg sebaik2nya,kalo banyak kendala harap maklum dahulu,jaringan kerja BRI paling besar di Indonesia,ada 6200 unit kerja di seluruh Indonesia,bayangkan bagaimana ribetnya sistem IT BRI.insyaAllah BRI pasti semakin memperbaiki layanan-nya.saya sbg staff BRI mohon maaf yg sebesar2nya.
Kalaua Anda semua ingin membandingkan BRI,silahkan bandingkan dengan bank yg jaringan kerja-nya juga sebanyak BRI,‎​Okke?!ingat kawan kalo mo bandingin sesuatu harus apple to apple Tpasti orang cerdas taulah maksud saya).
Bagi yg merasa pekerja BRI dan ikut2an komplain di forum ini,saya heran betapa tidak tahu malu-nya kalian,saya tau kalian merasa kecewa dg nasib kalian sbg pekerja non organik,tapi alangkah sopan dan elegan-nya jika kalian tidak menginjak2 loyalitas kalian,kalo memang kalian MERaSA mampu,silahkan tunjukkan,ingat BRI ngasi kesempatan buat pkerja outscing utk mjd pkrja organik stlh 2th bekerja dg predikat bagus.jadi kalian jangan sibuk berprotes2 ria.belajar mbak,mas!!ikut jalur PPS,jangan bisanya cuma ngeluh doank!! Dah bagus kamu digaji!!
Bagi PNS,percayaaa kalian merasa lebih makmur… Ya,ukuran makmur sih buat aku relatif ya! Menurutku kerja di BRI dg gaji 24x setahun @ kurang lebih 4jt sudah lumayan tu…. Ya saya jg ga tau sih,mungkin jd PNS gajinya 50x kali ya setahun trus tiap gajian 10jt ya??kerenn ya PNS…salut….haha

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: