<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/rss2enclosuresfull.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Konsumen Dot Org</title>
	
	<link>http://www.konsumen.org</link>
	<description>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</description>
	<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 16:14:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
	<language>en</language>
			<itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</itunes:subtitle><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/konsumen" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>1564139</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://www.feedburner.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Pelayanan mengecewakan PT. Mygas Nusantara</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/472609962/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/pelayanan-mengecewakan-pt-mygas-nusantara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 16:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Home Appliance]]></category>

		<category><![CDATA[Mygas Nusantara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/pelayanan-mengecewakan-pt-mygas-nusantara/</guid>
		<description><![CDATA[Saya adalah salah satu pelanggan PT. Mygas Nusantara yang bergerak di bidang distribusi gas sejak tahun 2004. Saya berlangganan produk gas tersebut karena pelayanan dan kualitas yang bagus (pada awalnya). Saya memutuskan untuk mengambil 7 tabung gas yang kecil dan 2 tabung gas yang besar.
Pada tahun 2007, saya merasa kecewa dengan tidak diberitahukannya bahwa perusahaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu pelanggan PT. Mygas Nusantara yang bergerak di bidang distribusi gas sejak tahun 2004. Saya berlangganan produk gas tersebut karena pelayanan dan kualitas yang bagus (pada awalnya). Saya memutuskan untuk mengambil 7 tabung gas yang kecil dan 2 tabung gas yang besar.</p>
<p>Pada tahun 2007, saya merasa kecewa dengan tidak diberitahukannya bahwa perusahaan yang berada di Fatmawati tersebut pindah lokasi. Oleh karena itu, saya tidak tahu harus memesan kemana gas yang sudah habis. Pada tahun 2008, akhirnya saya mendapatkan informasi mengenai lokasi baru perusahaan tersebut, akhirnya saya memutuskan untuk mengembalikan semua tabung gas PT. Mygas Nusantara dan ditukar dengan tabung gas LPG biru yang saya titipkan dengan perusahaan tersebut sebagai jaminan. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa akan menukar tabung gas PT. Mygas Nusantara dengan tabung gas LPG biru dalam waktu 1 (satu) minggu. Namun, setelah 10 hari, saya tidak mendapatkan konfirmasi kembali mengenai pernyataan tersebut dan akhirnya saya telpon ke perusahaan tersebut dan mereka meminta waktu seminggu lagi. Saya memberikan waktu kepada mereka sesuai dengan apa yang mereka minta, akhirnya saya tunggu selama 10 hari lagi, dan tetap tidak ada konfirmasi dengan berbagai macam alasan, akhirnya saya datangi perusahaan tersebut.</p>
<p>Setelah saya marah-marah, pada hari itu juga, mereka langsung menukar tabung gas tersebut. Apakah harus marah-marah dulu baru ada realisasinya?</p>
<p>Kemudian, saya ingin mengembalikan 2 tabung gas yang besar juga, namun katanya tidak bisa dengan alasan bahwa saya tidak memiliki tanda bukti. dan saya tanya, ternyata mereka tidak punya tanda bukti. Dengan negosiasi yang cukup alot, akhirnya dia menyetujui untuk mengembalikan uang deposit saya sebesar Rp. 940.000 untuk 2 tabung. Mereka menjanjikan bahwa proses pencairan dana adalah selama 2 minggu, namun sekarang sudah 3 minggu blm ada kabar. </p>
<p>Apa saya harus marah-marah juga?</p>
<p>Maka dari itu, saya menyarankan kepada siapapun yang sudah atau akan berlangganan gas dari PT. Mygas Nusantara agar berhati-hati dan tidak terlalu percaya dengan sales yang menawarkan. </p>
<p>Terima kasih dan agar selalu berhati-hati&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Nugroho Dyaksono</strong></p>
<p>Mahasiswa Universitas Atma Jaya</p>
<p>Telp: 0215443322</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpelayanan-mengecewakan-pt-mygas-nusantara%2F';
  addthis_title  = 'Pelayanan+mengecewakan+PT.+Mygas+Nusantara';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=2WczO"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=2WczO" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=BHm6o"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=BHm6o" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/472609962" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/pelayanan-mengecewakan-pt-mygas-nusantara/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/pelayanan-mengecewakan-pt-mygas-nusantara/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kampanye HSBC Kurangi Penggunaan Kertas &amp; Selamatkan Lingkungan!</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/453759076/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/kampanye-hsbc-kurangi-penggunaan-kertas-selamatkan-lingkungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 07:17:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>

		<category><![CDATA[HSBC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/kampanye-hsbc-kurangi-penggunaan-kertas-selamatkan-lingkungan/</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja mendapat email lewat milis HSBC dengan subjek Daftar E-Statement sekarang juga!
Isinya kurang lebih mempromosikan layanan online banking dan dibuka dengan kalimat sebagai berikut:
Apa itu E-Statement?  
e-Statement adalah layanan online dan gratis bagi nasabah HSBC, sehingga setiap nasabah dapat menerima rekening perbankan dan kartu kredit tanpa menggunakan kertas. Dengan demikian, nasabah HSBC juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru saja mendapat email lewat milis HSBC dengan subjek <strong>Daftar E-Statement sekarang juga!</strong></p>
<p>Isinya kurang lebih mempromosikan layanan online banking dan dibuka dengan kalimat sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><strong>Apa itu E-Statement?</strong>  </p>
<p>e-Statement adalah layanan online dan gratis bagi nasabah HSBC, sehingga setiap nasabah dapat menerima rekening perbankan dan kartu kredit tanpa menggunakan kertas. Dengan demikian, <strong>nasabah HSBC juga bisa memberikan kontribusi nya bagi lingkungan hidup</strong></p>
</blockquote>
<p>Sejak awal menggunakan kartu kredit HSBC saya sudah menggunakan jasa ini, karena saya mengerti fungsi dan kegunaannya untuk lingkungan hidup. Tapi karena sebelumnya saya sempat kena masalah prosedur HSBC yang ngga konsisten dengan kampanye mereka ini, maaf, tapi terus terang saya jadi ketawa terbahak-bahak karena inkonsistensi mereka.  </p>
<p>Entah saya melewatkan sesuatu atau bagaimana, tapi silahkan baca postingan <a target="_blank" href="http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/">ini</a> dan <a target="_blank" href="http://www.konsumen.org/kesalahan-transaksi-hsbc-di-atm-bca/">ini</a>. Sepertinya Bank sebesar HSBC pun tidak mengerti apa itu less paper society dan bagaimana imlementasinya secara komprehensif. Dengan menawarkan satu program saja, seperti e-statement, bukan berarti anda sudah menyelamatkan lingkungan hidup, tapi mungkin baru menjalankan efisiensi biaya kertas, tinta dan pengiriman untuk perusahaan anda. </p>
<p>Artikel-artikel tadi menurut saya hanya sebagian kecil saja dari ketidaktahuan dan ketidakmengertian institusi sebesar HSBC tentang masalah menyelamatkan lingkungan hidup dengan mempertahankan prosedur yang tidak efisien. Mudah-mudahan ada yang bisa menguji hipotesa saya, jika tidak pun, saya sendiri yang akan mengujinya. Jadi entah kampanye ini hanya sekedar Me Too saja atau bagaimana&#8230; </p>
<p>Well maaf, akhir kata, menurut saya, program anda ini hanyalah gimmick belaka.  </p>
<p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-top: 0px; border-right: 0px" border="0" alt="hsbc rubbish" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/11/hsbc-rubbish.png" width="454" height="246"/></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fkampanye-hsbc-kurangi-penggunaan-kertas-selamatkan-lingkungan%2F';
  addthis_title  = 'Kampanye+HSBC+Kurangi+Penggunaan+Kertas+%26amp%3B+Selamatkan+Lingkungan%21';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=h6vVN"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=h6vVN" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=AlbNn"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=AlbNn" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/453759076" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/kampanye-hsbc-kurangi-penggunaan-kertas-selamatkan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/kampanye-hsbc-kurangi-penggunaan-kertas-selamatkan-lingkungan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Makan All You Can Eat di Gang Gang Sulai</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/449412208/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/makan-all-you-can-eat-di-gang-gang-sulai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 10:48:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Restoran]]></category>

		<category><![CDATA[Gang Gang Sulai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/makan-all-you-can-eat-di-gang-gang-sulai/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 11 November 2008 pukul 11 siang saya dan seorang teman memilih paket All You Can Eat ( AYCE ) di restoran Gang Gang Sulai di Jl. Alternatif Cibubur. Kami dijelaskan bahwa untuk paket AYCE kami boleh makan sepuasnya hingga pukul 14.30.
Sekitar jam 12 siang datang seorang pelayan dan mulai membereskan alat makan kami. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 11 November 2008 pukul 11 siang saya dan seorang teman memilih paket All You Can Eat ( AYCE ) di restoran Gang Gang Sulai di Jl. Alternatif Cibubur. Kami dijelaskan bahwa untuk paket AYCE kami boleh makan sepuasnya hingga pukul 14.30.</p>
<p>Sekitar jam 12 siang datang seorang pelayan dan mulai membereskan alat makan kami. Saya jelaskan bahwa kami belum selesai makan dan kami meminta kembali alat makan tersebut. Sang pelayan kemudian mengembalikan alat makan kami. 5 menit kemudian datang seorang pelayan membawa makanan penutup untuk kami ( es krim ). Padahal kami tidak meminta makanan penutup karena kami memang belum berencana untuk selesai makan. Kemudian kami lanjutkan dengan memesan satu porsi daging sapi. Hasilnya adalah daging sapi dengan porsi yang jauh lebih kecil dari yang pertama kali kami pesan.</p>
<p>Karena kami sudah bisa membaca gelagat bahwa kami sudah diinginkan untuk meninggalkan restoran, maka saya meminta bon tagihan. Saya bayar dan seharusnya saya menerima uang kembalian Rp. 3.400. Sang kasir hanya mengembalikan Rp. 3.000 dan sama sekali tidak memberitahu bagaimana nasib uang Rp. 400 tersebut. Saya tidak mempermasalahkan uang Rp. 400, karena toh saya sudah berniat makan di Gang Gang Sulai yang semua orang tahu bukan termasuk restoran yang murah. Yang saya bingung adalah model manajemen seperti apa yang membolehkan para kasir memberikan uang kembalian kepada para tamu dengan jumlah semaunya. Masalah para tamu mau memberikan tip atau tidak adalah sepenuhnya kerelaan para tamu. Bukan menjadi hak para kasir untuk langsung mengambil uang tipnya dari uang kembalian para tamu.</p>
<p>Kesimpulannya adalah kami sangat kecewa dengan Gang Gang Sulai yang berani mengiklankan makan sepuasnya tapi melatih para karyawannya untuk segera membereskan alat makan (walaupun belum selesai makan) dan segera menyodori makanan penutup untuk para tamu yang sudah makan selama satu jam. Belum lagi dengan porsi makanan yang semakin lama semakin sedikit. Belum lagi dengan uang kembalian yang saya terima. Lengkap sudah alasan saya untuk tidak kembali ke Gang Gang Sulai lagi. </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Caroline Lazuardi</p>
<p><a href="mailto:caroline.lazuari@gmail.com">caroline.lazuari@gmail.com</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fmakan-all-you-can-eat-di-gang-gang-sulai%2F';
  addthis_title  = 'Makan+All+You+Can+Eat+di+Gang+Gang+Sulai';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=H5spN"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=H5spN" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=MvCNn"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=MvCNn" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/449412208" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/makan-all-you-can-eat-di-gang-gang-sulai/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/makan-all-you-can-eat-di-gang-gang-sulai/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Tukang servis resmi Polytron kok merusak?</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/449409873/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/tukang-servis-resmi-polytron-kok-merusak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 10:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Home Appliance]]></category>

		<category><![CDATA[Polytron]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/tukang-servis-resmi-polytron-kok-merusak/</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 9 Oktober 2008 saya membeli sebuah show case (lemari es dengan pintu dari kaca tembus pandang biasanya digunakan utk jualan minuman) bermerek Polytron di daerah Glodok.
Sesudah barang tsb tiba di rumah saya maka barang tsb kemudian saya letakkan di teras rumah mengingat rumah tidak besar dan didalam rumah sudah penuh barang. 
Keesokan harinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 9 Oktober 2008 saya membeli sebuah show case (lemari es dengan pintu dari kaca tembus pandang biasanya digunakan utk jualan minuman) bermerek Polytron di daerah Glodok.</p>
<p>Sesudah barang tsb tiba di rumah saya maka barang tsb kemudian saya letakkan di teras rumah mengingat rumah tidak besar dan didalam rumah sudah penuh barang. </p>
<p>Keesokan harinya (tgl 10 okt) saya mencoba show case tersebut dan saya dapati show case tsb compressornya bekerja terus menerus tanpa mau berhenti tidak spt halnya pada lemari es biasa yang bisa otomatis berhenti. Kemudian pada sore hari sekitar jam 3 sore saya hubungi servis center terdekat yaitu Polytron cabang Tangerang. Dan dijanjikan besok baru bisa datang. </p>
<p><span id="more-185"></span>
<p>Keesokan harinya (tgl 11 okt) sekitar jam 12-an siang datang teknisi dari Polytron yaitu sdr Agus dan sdr Pandi. Mereka langsung melakukan pengecekan dan katanya penyebabnya adalah penempatan kabel sensor suhu? (saya bertanya dalam hati kabel tsb sudah ditempatkan sebagaimana mestinya karena sudah ada dudukannya!). Tapi saya gak begitu mengerti saat itu dan membiarkan mereka melakukan solusinya. Untuk memindahkan kabel sensor tersebut mereka harus melepaskan plat tempat kipas angin di langit-langit bagian atas yang terdiri beberapa mur dan juga melepaskan kipas angin dari plat tsb yang diikat oleh 4 mur. Kemudian kabel sensor tsb di pindahkan asal-asalan sekenanya saja ke bagian tengah dari posisi aslinya yang udah paten ada dudukannya di samping kiri. Dan yang jadi masalah adalah ketika memasang kembali plat tempat kipas angin dan kipas anginnya!</p>
<p>Teknisi yang bernama Pandi ini sangat teledor dan asal kerja!</p>
<p>Mur mur tsb di masukkan tidak dalam posisi lurus tapi miring sehingga kerusak lubang mur dan mengakibatkan bbrp mur tsb tidak bisa masuk penuh (hanya bisa masuk setengah karena tidak bisa masuk lagi walau di paksa). Ini mengibatkan kipas angin bergoyang kalau beroperasi.</p>
<p>Akhirnya saya tak mau lagi dengan show case tsb karena buat saya ini menjadi barang cacat dan saya menukarkan ke toko tempat saya membeli. Untung toko ini sgt baik bersedia menukarnya dengan yang baru.</p>
<p>HATI2LAH DENGAN TEKNISI YANG BERNAMA PANDI DAN AGUS! mereka bekerja asal2an dan merusak!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Johan Sastra</p>
<p><a href="mailto:rikysastra@yahoo.com">rikysastra@yahoo.com</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Ftukang-servis-resmi-polytron-kok-merusak%2F';
  addthis_title  = 'Tukang+servis+resmi+Polytron+kok+merusak%3F';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=BODrN"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=BODrN" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=l1lgn"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=l1lgn" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/449409873" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/tukang-servis-resmi-polytron-kok-merusak/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/tukang-servis-resmi-polytron-kok-merusak/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Karyawan Carrefour Duta Merlin Tidak Diajarkan Peri Kemanusiaan</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/438733896/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/karyawan-carrefour-duta-merlin-tidak-diajarkan-peri-kemanusiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2008 04:35:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Supermarket]]></category>

		<category><![CDATA[Carrefour]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, Jumat: 31 Oktober 2008, saya terburu-buru untuk mencari ATM BCA  deket kantor (Duta Merlin), kebetulan untuk transfer temen saya yang membutuhkan dana  untuk rumah sakit pagi ini. Biasalah, di negeri ini, kalo gak ada jaminan dana  masuk, orang yang meregang nyawa di rumah sakit pun gak diurusin sebelum &#8216;mata  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini, Jumat: 31 Oktober 2008, saya terburu-buru untuk mencari ATM BCA  deket kantor (Duta Merlin), kebetulan untuk transfer temen saya yang membutuhkan dana  untuk rumah sakit pagi ini. Biasalah, di negeri ini, kalo gak ada jaminan dana  masuk, orang yang meregang nyawa di rumah sakit pun gak diurusin sebelum &#8216;mata  hijau&#8217; mereka terpenuhi oleh jumlah rupiah.</p>
<p>Singkat kata, saya mau membantu  agar urusan di rumah sakit bisa langsung di urus, tapi sial, satu2nya ATM  deket kantor rusak, yang hidup cuma satu, tapi antriannya? puanjaaaaaaaaannnggg!</p>
<p>Dalam hati bergumam : &#8220;kasihan sahabatku menunggu terlalu lama, kalau saya  mengantri cukup jauh&#8230;.&#8221;</p>
<p>Lalu saya inget, kan ada atm BCA lain yang  berada di wilayah Carefour Duta Merlin juga, berjalan kaki pun hanya berapa  detik. Bergegaslah saya berjalan ke arah pintu masuk  Carrefour Duta merlin yang sudah terbuka pintunya, dengan suasana mereka sedang  menikmati radio swasta (dalam hal ini mereka lagi dengerin radio tempat saya  bekerja, duh!).</p>
<p>Saya tahu dan melihat Carrefour-nya sendiri memang belum  dibuka, tapi saya memiliki secercah harapan karena ATM itu berada di area mereka yang tidak jauh dari tempat saya berdiri (karena mau masuk).</p>
<p>Tiba-tiba seorang  security (yang gak tahu mencoba menjilat siapa) mencoba garang sama saya, &#8220;Maaf  mas gak boleh masuk, belum buka&#8221;.</p>
<p>Lalu saya jawab: &#8221; Oh maaf mas, saya butuh  transfer buat ke rumah sakit, bisa bantu saya sebentar? toh saya gak masuk area  belanja carrefor yg memang masih tutup?&#8221;.</p>
<p>Dengan mencoba mengusir, dia  bilang:</p>
<blockquote><p>&#8220;Gak bisa! Baru buka nanti jam setengah sembilan&#8221;</p></blockquote>
<p>Dalam hati,  sekali gw banting juga jatuh nih satpam, bukan sombong sihh&#8230;.</p>
<p>Lalu saya  melihat mesin ATM yg sudah keliatan mata dan jaraknya cuma berapa kaki dari  tempat saya dihadang&#8230;</p>
<p>&#8220;Kalu bapak dampingi saya gimana? please saya butuh  bantuan anda&#8230;.&#8221; belum sempat direspon, datang lagi pria berkacamata berkemeja  biru (kayaknya sih supervisor yang bertugas pagi itu)..</p>
<p>Saya pikir bakal  dibantu gak taunya sama aja&#8230;<br />
&#8220;Gak bisa mas nanti jam setengah sembilan  aja&#8230;&#8221;</p>
<p>Karena saya mikirin temen yang udah menjerit2 butuh bantuan&#8230; saya  juga sedikit emosi</p>
<p>&#8220;Mas gak punya peri kemanusiaan yaahh&#8230;. ini buat  nyawa org&#8230; saya bukan mau mencuri kok, anda bisa nganter saya,  sedikit fleksibel lah&#8230;.&#8221;</p>
<p>Eh tuh supervisor yang bejat rasa  kemanusiaannya kukuh jawab :<br />
&#8220;Ya ya tetep mas setengah sembilan aja! &#8221;</p>
<p>Lalu saya pergi dengan perasaan teriris&#8230; dan saya gak bakal belanja hari  minggu sama istri di situ lagi!</p>
<p>Teriris karena Pancasila yang udah saya  pelajari dari kecil emang ternyata gak ada&#8230;! Kita kalah oleh &#8216;ke-kaku-an&#8217;  peraturan dari atas. Dan lupa akan ajaran dari sebuah agama tentang membantu  sesama manusia&#8230;</p>
<p>Kita memang harus mematuhi peraturan, tapi gw rasa  dengan kasus ini masih bisa fleksibel, untuk apa pintu mereka dibuka lebar2? Agar bisa denger &#8217;speaker tape&#8217; mereka yg butut??</p>
<p>Selayaknya, kalo  mereka diajarkan &#8216;Public Relation&#8217; soal pelayanan yang baik, perintahkanlah satu  orang karyawannya untuk menemani saya ke mesin ATM, paling enggak itu jaminan  bahwa saya memang ke atm yg jaraknya hanya berapa langkah lagi&#8230;. itu baru  pelayanan!</p>
<p>Maklumlah saat ini pusat belanja besar memang hanya mereka  satu2nya (walau ada sih yg lainnya)&#8230;. seperti kasus HERO dulu,  disaat belum ada persaingan, mereka begitu congkaknya&#8230;lalu ketika muncul yang  lain, mereka seperti macan ompong&#8230;.</p>
<p>Sekarang Carefour satu2nya?</p>
<p>Saya  hanya berharap&#8230;agar akan ada saingan Carrefour yang banyak lahir lagi dan  lebih jaya lagi, serta punya karyawan yang memiliki pelayanan yang berkwalitas!</p>
<p>&#8230;bukan seperti mereka karyawan bebal gak punya rasa iba&#8230;milik  Carrefour Duta Merlin.</p>
<p>&#8216;thanx god you gave me a great job right now!  so i can help even a people&#8217;!</p>
<p>Regard&#8217;s<br />
<strong>Irly Dante Irwansyah<br />
</strong>PR  Manager &amp; Off Air Promotion<br />
105.8 LITE FM Jakarta<br />
www.litefmjakarta.com</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fkaryawan-carrefour-duta-merlin-tidak-diajarkan-peri-kemanusiaan%2F';
  addthis_title  = 'Karyawan+Carrefour+Duta+Merlin+Tidak+Diajarkan+Peri+Kemanusiaan';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=DcEUM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=DcEUM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=tqNcm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=tqNcm" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/438733896" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/karyawan-carrefour-duta-merlin-tidak-diajarkan-peri-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/karyawan-carrefour-duta-merlin-tidak-diajarkan-peri-kemanusiaan/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kesalahan Transaksi HSBC di ATM BCA</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/437698960/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/kesalahan-transaksi-hsbc-di-atm-bca/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 05:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>

		<category><![CDATA[HSBC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini adalah update dari artikel yang lalu.
Setelah kejadian, saya segera mencari wartel untuk menerima fax. Kemudian, saya telepon kembali HSBC Customer Service hari ini dan di terima oleh Customer Service bernama Gracia yang lebih sopan dan kooperatif (tampaknya lebih pintar) daripada Ririn.
Ternyata, prosedur penyanggahan lewat fax semakin tidak masuk akal dan merugikan. Mengapa?
Penyebab 1- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini adalah update dari <a href="http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/" target="_blank">artikel yang lalu</a>.</p>
<p>Setelah kejadian, saya segera mencari wartel untuk menerima fax. Kemudian, saya telepon kembali HSBC Customer Service hari ini dan di terima oleh Customer Service bernama Gracia yang lebih sopan dan kooperatif (tampaknya lebih pintar) daripada Ririn.</p>
<p>Ternyata, prosedur penyanggahan lewat fax semakin tidak masuk akal dan merugikan. Mengapa?</p>
<h2>Penyebab 1- Informasi Nasabah</h2>
<p>Formulir penyanggahan yang dikirimkan melalui fax tersebut berisi informasi nomer kartu kredit nasabah, nama nasabah dan kasusnya.</p>
<p>Ya tentulah, Robin ini ngga ngemodal, nerima fax koq lewat fasilitas umum Wartel.</p>
<p>Lah&#8230; Jikapun lewat kantor, mana ada kantor di dunia ini yang punya 1 mesin fax untuk 1 karyawan? Bahkan barusan, saya konfirmasi ke Gracia pun, perusahaan HSBC yang sebesar itu saja tidak punya 1 mesin fax untuk 1 karyawan. Berarti informasi kartu kredit saya tersebar kemana-mana juga dong meski saya terima fax itu di kantor?</p>
<p>Tentunya, HSBC tidak mau bertanggung jawab jika informasi tersebut tersebar bukan?</p>
<h2>Penyebab 2 - Waktu Pengiriman Fax Tidak Bisa Ditentukan</h2>
<p>Tampaknya, Departemen yang mengirimkan fax di HSBC berbeda dengan Departemen Customer Service. Komunikasi antar perusahaan, demi keteraturan administrasi, biasanya menggunakan Request Form (mudah2an saya tidak salah). Ketika saya coba minta konfirmasi ke Gracia, ternyata konon Departemen Pengirim Fax tidak bisa memastikan kapan Fax Formulir Penyanggahan Transaksi tersebut dikirim.</p>
<p>Jadi bisa dikirim sewaktu-waktu. Hanya Tuhan, staff pengirim fax dan penerima fax pertama yang tahu.</p>
<h2>Penyebab 3 - Konsumen tidak Punya Pilihan</h2>
<p>Karena ini PROSEDUR&#8230; maka konsumen tidak punya pilihan. Either you follow the rules or happy for losing your money. But either way you lose&#8230;</p>
<h2>Penyebab 4 - Salah Transaksi Bukan Salah Konsumen, Seharusnya Prosedur Penyanggahan Tidak Berbelit-Belit</h2>
<p>Saya ngga habis pikir, kenapa menyanggah transaksi perbankan harus berbelit-belit. SUDAH JELAS, bahwa jika uang tidak keluar dari ATM, maka ketika pengecekan balance cash (yang secara logika harus dilakukan minimal 1 hari sekali), cash dan nota itu tidak balance. Jadi pihak bank pasti tahu bahwa uang itu tidak keluar. Jika sudah tahu, seharusnya pula, menurut saya, Bank secara otomatis mengembalikan uang nasabahnya. Bukan menunggu nasabah tersebut claim, dan disodori prosedur berbelit-belit. Jadi ngga enak, soalnya jadi kayak perampok nih&#8230;</p>
<h2>Penyebab 5 - HSBC Pernah Dengar yang namanya Email?</h2>
<p>Masak belum sih? Email, yang dikirim via secure server, yang secara teknis di encrypt, jauh lebih aman daripada fax pak&#8230;</p>
<h2>Penyebab 6 - Slogan HSBC tidak relevan</h2>
<p><strong>&#8220;SAVE PAPER - THINK BEFORE YOU PRINT!&#8221;</strong> Hubungi consultan branding anda, lewat FAX kalau perlu, dan minta mereka cari pengganti slogan ini, ngga nyambung!</p>
<h2>Kesimpulan</h2>
<p>Ah kenapa sih si Robin ini ngotot banget cuma duit sejuta saja, besok juga dapet lagi. Oh, saya tidak asal ngomong nih, saya punya alasan:</p>
<ul>
<li>Orang di negara ini, selain orang yang mendapat warisan orang tua, setengah mampus mencari uang Rp 1.000.000,-. Saya pun tidak dapatkan uang tersebut cuma-cuma.</li>
<li>Secara logika, tidak mungkin kasus sejenis hanya menimpa saya saja. BERAPA untungnya HSBC hanya dengan mendapat revenue dari kesalahan-kesalahan transaksi sejenis? Enak banget&#8230; Jadi penasaran, masuk ke post income mana ya revenue sejenis di Laporan Keuangan mereka?</li>
</ul>
<p>Tapi meski kesal sakit hati dan marah, saya tetap mendapat hiburan :).</p>
<p>Oh ya? Iya. Perusahaan tidak becus, biasanya mudah dikenali hanya dengan melihat prosedur-prosedur yang mereka terapkan dalam mengoperasikan bisnis (lihat saja <a href="http://www.konsumen.org/tag/astro/">Astro</a>&#8230;). Terakhir, prosedur sejenis merugikan konsumen, dan konsumen itu tidak bodoh. Cepat atau lambat, HSBC akan kena batunya. We&#8217;ll see.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fkesalahan-transaksi-hsbc-di-atm-bca%2F';
  addthis_title  = 'Kesalahan+Transaksi+HSBC+di+ATM+BCA';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=jmAOM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=jmAOM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=5nItm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=5nItm" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/437698960" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/kesalahan-transaksi-hsbc-di-atm-bca/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/kesalahan-transaksi-hsbc-di-atm-bca/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Press Release Gugatan Class Action Konsumen Astro</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/437643141/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/press-release-gugatan-class-action-konsumen-astro/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 04:03:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<category><![CDATA[Astro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[
Class Action Astro - Upload a Document to Scribd
Tips: Gunakan controller seperti terlihat digambar dibawah ini untuk full screen dan zoom in/out.
 
Full Screen:

Zoom In/Out

Terimakasih.

  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpress-release-gugatan-class-action-konsumen-astro%2F';
  addthis_title  = 'Press+Release+Gugatan+Class+Action+Konsumen+Astro';
  addthis_pub    = '';

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="100%" height="500" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="id" value="doc_328992482551225" /><param name="name" value="doc_328992482551225" /><param name="align" value="middle" /><param name="quality" value="high" /><param name="play" value="true" /><param name="loop" value="true" /><param name="scale" value="showall" /><param name="wmode" value="opaque" /><param name="devicefont" value="false" /><param name="bgcolor" value="#ffffff" /><param name="menu" value="true" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="salign" /><param name="src" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=7652205&amp;access_key=key-2h0mma9snd2v5t4slhl&amp;page=&amp;version=1&amp;auto_size=true&amp;viewMode=" /><embed id="doc_328992482551225" type="application/x-shockwave-flash" width="100%" height="500" src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=7652205&amp;access_key=key-2h0mma9snd2v5t4slhl&amp;page=&amp;version=1&amp;auto_size=true&amp;viewMode=" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" menu="true" bgcolor="#ffffff" devicefont="false" wmode="opaque" scale="showall" loop="true" play="true" quality="high" align="middle" name="doc_328992482551225"></embed></object></p>
<div style="font-size: 10px; text-align: center; width: 100%;"><a href="http://www.scribd.com/doc/7652205/Class-Action-Astro">Class Action Astro</a> - <a href="http://www.scribd.com/upload">Upload a Document to Scribd</a></div>
<p><em>Tips: Gunakan controller seperti terlihat digambar dibawah ini untuk full screen dan zoom in/out.<br />
</em> <strong><br />
Full Screen:</strong><br />
<img class="alignnone size-full wp-image-178" title="full-screen" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/10/full-screen.png" alt="" width="470" height="79" /></p>
<p><strong>Zoom In/Out</strong><br />
<img class="alignnone size-full wp-image-179" title="zoom" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/10/zoom.png" alt="" width="473" height="104" /></p>
<p>Terimakasih.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpress-release-gugatan-class-action-konsumen-astro%2F';
  addthis_title  = 'Press+Release+Gugatan+Class+Action+Konsumen+Astro';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=lJrzM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=lJrzM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=g5Unm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=g5Unm" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/437643141" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/press-release-gugatan-class-action-konsumen-astro/feed/</wfw:commentRss>
		<media:content url="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~5/437643142/ScribdViewer.swf" fileSize="135834" type="application/x-shockwave-flash" /><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle> Class Action Astro - Upload a Document to Scribd Tips: Gunakan controller seperti terlihat digambar dibawah ini untuk full screen dan zoom in/out. Full Screen: Zoom In/Out Terimakasih. addthis_url = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpress-release-gugatan-</itunes:subtitle><itunes:summary> Class Action Astro - Upload a Document to Scribd Tips: Gunakan controller seperti terlihat digambar dibawah ini untuk full screen dan zoom in/out. Full Screen: Zoom In/Out Terimakasih. addthis_url = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpress-release-gugatan-class-action-konsumen-astro%2F'; addthis_title = 'Press+Release+Gugatan+Class+Action+Konsumen+Astro'; addthis_pub = ''; </itunes:summary><itunes:keywords>Hiburan, Astro</itunes:keywords><feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/press-release-gugatan-class-action-konsumen-astro/</feedburner:origLink><enclosure url="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~5/437643142/ScribdViewer.swf" length="135834" type="application/x-shockwave-flash" /><feedburner:origEnclosureLink>http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=7652205&amp;amp;access_key=key-2h0mma9snd2v5t4slhl&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode=</feedburner:origEnclosureLink></item>
		<item>
		<title>Hati-hati Ambil Uang Cash Kartu Kredit HSBC di ATM BCA</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/429470846/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 09:39:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>

		<category><![CDATA[BCA]]></category>

		<category><![CDATA[HSBC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi masalah ATM, heran, seperti tidak ada habisnya masalah seperti ini. Saya jadi berpikir, sepertinya memang orang-orang bank ini penyakit di negara ini. Tapi lagi-lagi masyarakat ngga bisa apa-apa karena kita semua butuh bank. Nowhere to hide, no place to run. Tapi, saya yakin. Jika bank-bank ini terus diingatkan, pasti masih ada harapan.
Selama ini HSBC [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagi-lagi masalah ATM, heran, seperti tidak ada habisnya masalah seperti ini. Saya jadi berpikir, sepertinya memang orang-orang bank ini penyakit di negara ini. Tapi lagi-lagi masyarakat ngga bisa apa-apa karena kita semua butuh bank. Nowhere to hide, no place to run. Tapi, saya yakin. Jika bank-bank ini terus diingatkan, pasti masih ada harapan.</p>
<p>Selama ini HSBC adalah kartu kredit favorit saya, sampai hari ini saya bicara dengan customer service mereka yang bernama Ririn. Sepertinya saya bisa berubah pikiran. Apakah HSBC ini sama saja dengan bank lain atau si Ririn ini doang yang memang brengsek? Maaf kata-kata saya, tapi saya rasa si Ririn ini memang brengsek.</p>
<p>Awal kejadiannya begini.</p>
<p><em>Kejadian terjadi pada tanggal 20 Oktober 2008, di ATM BCA Kuta, depan Pepito Supermarket. </em></p>
<p>Saya withdraw dana sebesar Rp 1.500.000,-, dalam pecahan Rp 500.000,- sebanyak tiga kali. Saya mengambil pecahan Rp 500.000,- karena ATM BCA menolak ketika saya mencoba mengambil opsi Rp 1.000.000,-. Ok, saya pikir ngga ada masalah.</p>
<p>Keesokan harinya, subuh setelah selesai bekerja, saya login ke HSBC internet Banking saya, dan kaget melihat ada tagihan Rp 1.000.000,- (selain Rp 1.500.000,- yang saya withdraw). Saya telepon layanan customer service HSBC yang konon 24 jam sekitar jam 06.30 WITA. Setelah nada sibuk (Call Center sibuk jam 5.30 WIB???) dan nomor kartu kredit saya tidak diterima, akhirnya telepon saya diterima oleh seorang karyawan ngantuk bernama, sebut saja Tono. Namanya saya lupa. Yang pasti berlogat cadel dan sangat sopan.</p>
<p>Tono, setelah konfirmasi identitas pribadi saya, mengkonfirmasi bahwa saat itu mereka sedang menghadapi &#8216;keterbatasan system&#8217; (entah apa maksudnya&#8230;), jadi menyarankan saya untuk menelepon kembali di jam kantor. Tono juga menyebutkan bahwa penyanggahan transaksi bisa dilakukan hanya lewat fax. Saya sempat bertanya,</p>
<blockquote><p>Hanya bisa lewat fax? Ngga bisa lewat email?.</p></blockquote>
<p>Tono menjawab,</p>
<blockquote><p>Ya. Hanya lewat fax. Tetapi karena kami sedang menghadapi keterbatasan system, mohon bapak menelepon kembali pada jam kantor.</p></blockquote>
<p>Ok. Saat itu saya pikir fair enough. Karena subuh, dan Customer Service juga Manusia.</p>
<p>Saya tidak sempat telepon lagi sampai sore hari ini. Saya telepon ke Call Center dan kali ini diterima karyawati bernama Ririn. Awalnya saya berpikiran positif, karena selama ini pelayanan HSBC selalu yang terbaik (selain Bank Mandiri). Ketika konfirmasi identitas pribadi, entah mengapa, sepertinya Ririn ini sudah ngga sreg. Ya mboh, kemarin pagi saya konfirmasi dengan data yang sama koq diterima sama si Tono?</p>
<p>Setelah, kembali menjelaskan permasalah saya, Ririn tiba-tiba nyela</p>
<blockquote><p>Pak, transaksi seperti ini tidak bisa disanggah karena ada ATM dan Pin kartunya (artinya mungkin&#8230; berarti transaksinya sah).</p></blockquote>
<p>Saya bilang,</p>
<blockquote><p>Hey sebentar. Ngga mungkin ngga bisa disanggah. Ngga masuk akal. Setiap hari, Bank pasti memeriksa transaksi ATM-nya. Jika ada nota uang keluar Rp 1.000.000,- tapi cash-nya tidak keluar Rp 1.000.000,-, berarti ujung-ujungnya pasti jadi tidak balance.</p></blockquote>
<p>Akhirnya si Ririn ini memeriksa lagi, entah apa yang diperiksa wong semua sudah jelas dan masuk akal, dan kemudian melembutkan nadanya.</p>
<blockquote><p>Ok pak. Jika ingin menyanggah transaksi ini, maka kami akan mengirimkan formulir penyanggahan lewat fax.</p></blockquote>
<p>Saya mengulang lagi pertanyaan saya</p>
<blockquote><p>Harus pake fax? Ngga bisa dikirim lewat pos atau lewat email? Bagaimana dengan konsumen yang tidak punya mesin fax dirumahnya?</p></blockquote>
<p>Ririn menjawab,</p>
<blockquote><p>Ngga bisa pak, kalau mau HARUS pake fax atau datang ke kantor cabang kami.</p></blockquote>
<p>Ok. Saya sudah kesal.</p>
<blockquote><p>Ya kelihatan sih, sistem online banking kalian juga tidak bagus (maksud saya, kalo sistem online ngga bagus, berarti mereka juga ngga bisa melayani masalah sejenis via email).</p></blockquote>
<p>Dalam hati saya, Ririn ini tidak &#8216;ngeuh&#8217; sama permasalahan konsumen yang sedang ia layani. Bagaimana saya bisa datang ke kantor cabang HSBC wong cabangnya belum ada di Bali?</p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-174 aligncenter" title="hsbc-bali" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/10/hsbc-bali.gif" alt="" width="423" height="317" /></p>
<p>Ngga lulus training, otaknya &#8216;ngga nyampe&#8217; atau memang tidak perduli? <em>Atas nama prosedur, I condemn you, my beloved customer&#8230;!</em></p>
<p>Anyway, akhirnya saya mencoba menawarkan solusi yang paling masuk akal.</p>
<blockquote><p>Mbak, saya, atau saya bisa suruh orang menunggu di wartel. Tapi bisa ngga saat saya telepon, Fax-nya langsung dikirim.</p></blockquote>
<p>Ririn dengan ringan menjawab,</p>
<blockquote><p>Mungkin bisa di jam kantor, tapi ngga janji ya pak. Soalnya yang kirim fax bagian Admin.</p></blockquote>
<p>Dalam hati saya lagi, ini si Ririn menganggap dirinya terlalu cool untuk mengirim fax, atau memang terlalu sulit menghubungi bagian Admin untuk mengirimkan fax? Bukannya ada telepon internal antar ekstensi?</p>
<p>Ririn, ck ck ck. Anda ini penyakit.</p>
<p>HSBC, training ulang karyawan anda!!</p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<ol>
<li>Ini masalah ketidakmampuan sistem operasi bank-bank hebat ini, tapi konsumen yang harus menanggung akibatnya.</li>
<li>Saya tidak tahu ini masalah di BCA atau HSBC. Tapi karena saya nasabah HSBC, bukan BCA, saya akan menuntut HSBC bukan BCA.</li>
<li>Transaksi sejenis tidak mungkin &#8216;tidak bisa dibantah&#8217;. Sudah jelas ATM BCA di depan Supermarket Pepito hari itu tidak balance. Ada nota uang keluar, tapi ngga ada uang keluar.</li>
<li>HSBC tidak konsisten dengan kampanye Print Less, Save Paper. Kenapa tidak bisa lewat email? Apakah anda tidak tahu anda bisa melakukan electronic sign menggunakan Adobe Acrobat? Perlu saya belikan lisensinya?</li>
<li>Kenapa Tono sopan (ini pasti standar Excellence Service) tapi Ririn galak?</li>
<li>HSBC harus mengobati atau men-training kembali karyawannya yang stres, tidak sopan dan galak. Dan mohon juga sampaikan kepada mereka bahwa tidak semua nasabah HSBC yang menelepon ke Call Center itu orang bodoh yang mau saja terima apa yang Customer Service katakan.</li>
<li>Kenapa mengirimkan token internet banking, mengirim brosur-brosur promosi dan tagihan bisa lewat pos dan formulir penyanggahan transaksi tidak????</li>
<li>Seharusnya akuisisi mayoritas saham Bank Ekonomi (sebuah langkah investasi besar) diimbangi dengan investasi pada &#8216;hal-hal kecil&#8217; seperti pelayanan nasabah.</li>
<li>Jika akhirnya saya gagal menolak transaksi ini, mudah-mudahan HSBC bisa melakukan akuisisi aset-aset lain ayau memperbesar lagi skala operasinya dari keuntungan salah transaksi sejenis. Saya yakin ini bukan kejadian pertama kalinya. Dan HSBC untung besar dengan transaksi-transaksi sejenis ini. Hitung saja 1 kesalahan perhari di 1 kabupaten. Sebut saja pula ada 100 kabupaten. Sehari mereka sudah untung Rp 100.000.000,-. Sebulan berapa? Setahun berapa? Kalo ngga re-investasi, cukup deh untuk liburan karyawan seperti si Ririn ke Bali liat pantai biar ngga stres.</li>
<li>Jika akhirnya berhasil, maka tetap saja karyawan anda di training kembali (atau diganti) dan prosedur sejenis, yang merupakan kesalahan sistem anda sendiri, ditinjau kembali.</li>
</ol>
<p>Terimakasih.</p>
<p><strong>Robin Malau, SS., MM</strong></p>
<p><a href="mailto:robin@robinmalau.com" target="_blank">robin at robinmalau dot com</a></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fhati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca%2F';
  addthis_title  = 'Hati-hati+Ambil+Uang+Cash+Kartu+Kredit+HSBC+di+ATM+BCA';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=96oFM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=96oFM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=b2kqm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=b2kqm" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/429470846" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/hati-hati-ambil-uang-cash-kartu-kredit-hsbc-di-atm-bca/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Resmi: Astro Mati</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/425684246/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/resmi-astro-mati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 18:43:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<category><![CDATA[Astro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[
Baru saja saya menyalakan TV untuk melakukan ritual sebelum tidur, yaitu nonton TV sampe ngantuk. Tapi ternyata koneksi TV Astro saya ngga nyala. Saya coba gonta-ganti channel sampai tiba di satu channel yang screen-nya yang menyatakan bahwa siaran Astro tidak ada lagi.
Hmmm&#8230; berarti gosip itu benar.
Saya mampir ke internet dan menemukan website mereka www.astro.co.id juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-172 aligncenter" title="astro-mampus" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/10/astro-mampus.jpg" alt="" width="460" height="344" /></p>
<p>Baru saja saya menyalakan TV untuk melakukan ritual sebelum tidur, yaitu nonton TV sampe ngantuk. Tapi ternyata koneksi TV Astro saya ngga nyala. Saya coba gonta-ganti channel sampai tiba di satu channel yang screen-nya yang menyatakan bahwa siaran Astro tidak ada lagi.</p>
<p>Hmmm&#8230; <a href="http://www.konsumen.org/akankah-astro-hilang-dari-indonesia/" target="_blank">berarti gosip itu benar</a>.</p>
<p>Saya mampir ke internet dan menemukan website mereka www.astro.co.id juga sudah mati. Pengunjung website tersebut di redirect ke website baru, ke website perusahaan yang tadinya memegang lisensi Astro di Indonesia, yang konon diputus oleh prinsipalnya karena <a href="http://www.konsumen.org/akankah-astro-hilang-dari-indonesia/" target="_blank">ngga mampu bayar tunggakan</a>.</p>
<p>Udah gitu, ngomongnya kayak ngomong ke anak kecil. &#8220;Terimakasih Indonesia kami tidak akan siaran hingga pemberitahuan selanjutnya.&#8221; Opo maksudmu gemblung?</p>
<p>Masalah melulu itu perusahaan. Heran.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fresmi-astro-mati%2F';
  addthis_title  = 'Resmi%3A+Astro+Mati';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=TVEgM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=TVEgM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=NOMTm"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=NOMTm" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/425684246" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/resmi-astro-mati/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/resmi-astro-mati/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pengalaman Buruk Dengan Standard Chartered Bank</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~3/424496914/</link>
		<comments>http://www.konsumen.org/pengalaman-buruk-dengan-standard-chartered-bank/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 10:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Konsumen.org</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>

		<category><![CDATA[Standard Chartered]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[ Saya adalah pemegang kartu kredit Standard Chartered nomor 4511 9700 0028 xxxx sejak tahun 2001, beberapa waktu yang lalu sebelum lebaran saya mendapatkan sms agar melakukan pembayaran sebelum tgl dua puluh sekian dikarenakan bank akan tutup selama beberapa hari karena lebaran. Dan saya membayar pada tanggal 16 September.
Ternyata pembayaran saya itu dimasukkan ke dalam pembayaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img class="alignleft" style="border: 0px initial initial;" src="http://www.konsumen.org/wp-content/uploads/2008/10/standard-chartered-thumb.gif" border="0" alt="standard chartered" width="149" height="54" />Saya adalah pemegang kartu kredit Standard Chartered nomor 4511 9700 0028 xxxx sejak tahun 2001, beberapa waktu yang lalu sebelum lebaran saya mendapatkan sms agar melakukan pembayaran sebelum tgl dua puluh sekian dikarenakan bank akan tutup selama beberapa hari karena lebaran. Dan saya membayar pada tanggal 16 September.</p>
<p>Ternyata pembayaran saya itu dimasukkan ke dalam pembayaran bulan sebelumnya, yaitu pembayaran bulan September sehingga terjadi 2 kali pembayaran di tagihan bulan tersebut.</p>
<p>Hari ini saya ditelepon oleh bagian penagihan bernama DIANA dengan cara yang sangat kasar dan sambil memaki dan membentak saya, dia bilang tagihan saya sudah jatuh tempo dan menyuruh saya membayar. Saya terkejut karena saya belum menerima tagihan dan seingat saya jatuh tempo kartu saya adalah di awal bulan, tentu saja saya bingung, eh malah saya makin dimaki maki..saya bilang bahwa saya selalu tertib membayar, malah dia bilang suruh buktikan sekarang, saya bilang saya sedang diluar dan belum bisa cek, dia nya tertawa sinis&#8230;</p>
<p>Akhirnya setelah saya bisa cek, dan saya baru ingat bahwa saya ada pembayaran yg saya majukan karena memang diminta dikarenakan BI akan libur beberapa hari, yang ternyata malah dicatatkan untuk tagihan saya bulan sebelumnya&#8230;</p>
<p>Lalu saya menelpon ke Customer Service, dan mengajukan complain soal kelakuan si Diana ini, tapi saya hanya dijanjikan akan di kabarin lagi dalam 2 minggu.</p>
<p>Terus terang saya masih sakit hati, dan saya coba telpon ke nomor si Diana yang tadi dipakai menelpon saya juga susah.</p>
<p>Akhirnya saya menulis disini, barangkali ada rekans yang berasal dari Standard Chartered untuk bisa dijadikan masukan..syukur syukur si Diana sendiri yang membaca …</p>
<p>Pengalaman buruk ini membuat saya semakin ragu2 akan nama besar Standard chartered bank, yang memilih karyawan dengan standar yang rendah!!</p>
<p>Ada yg punya pengalaman yang sama??</p>
<p> </p>
<p><strong>Budi Seputro</strong><br />
Taman alamanda D 11, Jl. Kabupaten<br />
Jogjakarta 50000<br />
08155556666</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.konsumen.org%2Fpengalaman-buruk-dengan-standard-chartered-bank%2F';
  addthis_title  = 'Pengalaman+Buruk+Dengan+Standard+Chartered+Bank';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>
<div class="feedflare">
<a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=J8lWM"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=J8lWM" border="0"></img></a> <a href="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?a=h9k9m"><img src="http://feeds.feedburner.com/~f/konsumen?i=h9k9m" border="0"></img></a>
</div><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/konsumen/~4/424496914" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.konsumen.org/pengalaman-buruk-dengan-standard-chartered-bank/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.konsumen.org/pengalaman-buruk-dengan-standard-chartered-bank/</feedburner:origLink></item>
	<media:rating>nonadult</media:rating></channel>
</rss>
