<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Hati-hati Dengan Penutupan Kartu Kredit BNI</title>
	<atom:link href="http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/</link>
	<description>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 07:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: bamz</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2580</link>
		<dc:creator>bamz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 11:01:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2580</guid>
		<description>Bp Jaya untuk BI Checking ngak semudah itu, harus jelas keperluannya. kalaupun minta kenalan cek BI ada konsekuensinya (harus sesuai prosedur)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bp Jaya untuk BI Checking ngak semudah itu, harus jelas keperluannya. kalaupun minta kenalan cek BI ada konsekuensinya (harus sesuai prosedur)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iwan</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2572</link>
		<dc:creator>iwan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 17:20:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2572</guid>
		<description>bener... jangan mau terjebak riba temen saya punya kartu kredit.bni.  kartu perpanjangannya dikirim kekantornya. sementara dikantor tersebut belilau sdh tdk bekerja lagi disitu. akhirnya ditaro saja oleh kurirnya. selanjutnya kartu tergeletak dimeja, dan, ada orang yang nakal menggunakannya.... akhirnya temen saya ada tagihan datang kerumahnya... dengan nada kesal tetap saja pihak bni menganggap temen saya yang pake.... emang sialan pelaku riba yang dulunya merayu pada saat bermasalah malah menuduh bahkan tidak memberikan solusi..... jangan mau dah pake kartu kredit apapun juga... riba..... haram....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bener&#8230; jangan mau terjebak riba temen saya punya kartu kredit.bni.  kartu perpanjangannya dikirim kekantornya. sementara dikantor tersebut belilau sdh tdk bekerja lagi disitu. akhirnya ditaro saja oleh kurirnya. selanjutnya kartu tergeletak dimeja, dan, ada orang yang nakal menggunakannya&#8230;. akhirnya temen saya ada tagihan datang kerumahnya&#8230; dengan nada kesal tetap saja pihak bni menganggap temen saya yang pake&#8230;. emang sialan pelaku riba yang dulunya merayu pada saat bermasalah malah menuduh bahkan tidak memberikan solusi&#8230;.. jangan mau dah pake kartu kredit apapun juga&#8230; riba&#8230;.. haram&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Firman</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2560</link>
		<dc:creator>Firman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 02:29:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2560</guid>
		<description>Emang sy pernah alami persis sebelum Lebaran 2011
Wkt itu kk saya bukan utama buat cadang.
begitu tagihan Rp.0,- kk punya saya musti bayar
perpanjangan bayar terus keluar, 
saya tanya ke callcentre &amp; ke BNI Ciamis, tetaplah
menurut saya &quot;POKOKNYA APAPUN ALASAN GUA 
KALO GUA TAGIH ELU MUSTI BAYAR&quot; berapapun besanya
Ingar Malinda DEE dan pa Okta ?
daripada punya kk tapi tidak dipake 
sekalipun gratis tapi boong
lebih baik tidak sama sekali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emang sy pernah alami persis sebelum Lebaran 2011<br />
Wkt itu kk saya bukan utama buat cadang.<br />
begitu tagihan Rp.0,- kk punya saya musti bayar<br />
perpanjangan bayar terus keluar,<br />
saya tanya ke callcentre &amp; ke BNI Ciamis, tetaplah<br />
menurut saya &#8220;POKOKNYA APAPUN ALASAN GUA<br />
KALO GUA TAGIH ELU MUSTI BAYAR&#8221; berapapun besanya<br />
Ingar Malinda DEE dan pa Okta ?<br />
daripada punya kk tapi tidak dipake<br />
sekalipun gratis tapi boong<br />
lebih baik tidak sama sekali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Daeng</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2553</link>
		<dc:creator>Daeng</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 03:25:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2553</guid>
		<description>BNI  memang kacau</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BNI  memang kacau</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sukma</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2511</link>
		<dc:creator>sukma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 06:19:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2511</guid>
		<description>mudah2an kejadian tersebut tdk terjadi pada sy, krn sy jg salah satu pengguna kartu kredit BNI. kayaknya sy ada niatan deh untuk menutup kartu kredit BNI sy.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mudah2an kejadian tersebut tdk terjadi pada sy, krn sy jg salah satu pengguna kartu kredit BNI. kayaknya sy ada niatan deh untuk menutup kartu kredit BNI sy.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: orang biasa</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2503</link>
		<dc:creator>orang biasa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 08:54:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2503</guid>
		<description>ini yang komplain gimana sih
namanya punya utang ya utang
masalah gak di kasih tau kan situ tau kalo punya utang
masak udah ngutang trus di tagih ngomel ngomel
bukan salah banknya lah
salah sendiri kenapa ngutang? 

untung gw gak pake kartu kredit
hahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini yang komplain gimana sih<br />
namanya punya utang ya utang<br />
masalah gak di kasih tau kan situ tau kalo punya utang<br />
masak udah ngutang trus di tagih ngomel ngomel<br />
bukan salah banknya lah<br />
salah sendiri kenapa ngutang? </p>
<p>untung gw gak pake kartu kredit<br />
hahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2495</link>
		<dc:creator>Tri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 12:33:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2495</guid>
		<description>Pengalaman pribadi saya tentang Kartu Kredit BNI..BENAR-BENAR MENIPU, JANGAN PERNAH PERCAYA GRATIS BIAYA TAHUNAN promosi dari para marketing BNI.
Sebagai pemakai kartu kredit BNI saya dijanjikan akan diberikan iuran gratis selama dua tahun kalau membuka kartu kredit BNI. Setelah saya mengaktifkan kartu kredit BNI ternyata ada tagihan iuran tahunan yang muncul. dan setelah saya sampaikan keluhan soal PENIPUAN yang dilakukan oleh MARKETING CC BNI ke BNI CALL CENTERdengan no telp : 500046, saya  diminta menunggu pada saat jatuh tempo dan diusahakan akan dihapuskan tagihan tersebut oleh petugas. Namun pada saat jatuh tempo tagihan dan saya mengecek jumlah tagihan saya ternyata IURAN TAHUNAN TIDAK DIHAPUSKAN .dan saya teteap diminta membayar tagihan iuran tahunan.
Berdasarkan pengalaman tersebut saya sudah MENGAJUKAN &quot;PENUTUPAN&quot;  KARTU KREDIT BNI.  Hikmah dari cerita saya ...JANGAN PERNAH PERCAYA ORANG-ORANG BNI. (walaupun sebenarnya perusahaan saya ada kerjasama dng BNI, Doakan saya semoga suatu saat ada kewenangan di saya untuk MEMUTUS semua kerjasama dengan BANK BNI ini-amin) (ironis Bank Pemerintah ternyata suka menipu rakyatnya).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman pribadi saya tentang Kartu Kredit BNI..BENAR-BENAR MENIPU, JANGAN PERNAH PERCAYA GRATIS BIAYA TAHUNAN promosi dari para marketing BNI.<br />
Sebagai pemakai kartu kredit BNI saya dijanjikan akan diberikan iuran gratis selama dua tahun kalau membuka kartu kredit BNI. Setelah saya mengaktifkan kartu kredit BNI ternyata ada tagihan iuran tahunan yang muncul. dan setelah saya sampaikan keluhan soal PENIPUAN yang dilakukan oleh MARKETING CC BNI ke BNI CALL CENTERdengan no telp : 500046, saya  diminta menunggu pada saat jatuh tempo dan diusahakan akan dihapuskan tagihan tersebut oleh petugas. Namun pada saat jatuh tempo tagihan dan saya mengecek jumlah tagihan saya ternyata IURAN TAHUNAN TIDAK DIHAPUSKAN .dan saya teteap diminta membayar tagihan iuran tahunan.<br />
Berdasarkan pengalaman tersebut saya sudah MENGAJUKAN &#8220;PENUTUPAN&#8221;  KARTU KREDIT BNI.  Hikmah dari cerita saya &#8230;JANGAN PERNAH PERCAYA ORANG-ORANG BNI. (walaupun sebenarnya perusahaan saya ada kerjasama dng BNI, Doakan saya semoga suatu saat ada kewenangan di saya untuk MEMUTUS semua kerjasama dengan BANK BNI ini-amin) (ironis Bank Pemerintah ternyata suka menipu rakyatnya).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: HARRY</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2493</link>
		<dc:creator>HARRY</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2011 09:21:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2493</guid>
		<description>aku tutup card bni thn 2000 via telp bni call centre . cc bni blg ok, lalu thn 2004 ada tagihan 3 juta ,, aku blg dah tutup th 2000 dan bYr  lunas 3 juta , aku nggak mau bayar ...
di thn 2008 di tagih lagi rp 12 juta... .. ya aku nggak mau bayar dari mana datangnya itu anggka , limitcard aja 3 juta,,, di terror , di telp .. sampai akupindah rumah ke cisauk..
tapi mauapply kredit motor di tolak,,, kata masuk black list BI
kasian bgt ya... nasib aku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku tutup card bni thn 2000 via telp bni call centre . cc bni blg ok, lalu thn 2004 ada tagihan 3 juta ,, aku blg dah tutup th 2000 dan bYr  lunas 3 juta , aku nggak mau bayar &#8230;<br />
di thn 2008 di tagih lagi rp 12 juta&#8230; .. ya aku nggak mau bayar dari mana datangnya itu anggka , limitcard aja 3 juta,,, di terror , di telp .. sampai akupindah rumah ke cisauk..<br />
tapi mauapply kredit motor di tolak,,, kata masuk black list BI<br />
kasian bgt ya&#8230; nasib aku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: safira</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2488</link>
		<dc:creator>safira</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 07:31:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2488</guid>
		<description>Saya sedang mengalami masalah dgn  kartu kredit BNI. Ceritanya sebelumnya saya tutup, tagihan saya sekitar 2 juta. 4-5 bulan kemudian saya dihubungi pihak BNI Sentra Bisnis Kartu  menawarkan agar menyicil tagihan saya. saya setuju, dan ternyata tagihan saya sudah menjadi 4,123 jt (potongan 123rb). karena saya memang berhutang, saya setuju saja. akhirnya saya ikut program cicilan sebesar 200rb perbulan selama 19 bulan (uang muka 200rb tdk termasuk cicilan) dari bulan Mei 2010 s/d November 2011. tanggal jatuh tempo tiap tgl 13. 
Jika sudah masuk tgl 6/7 tiap blnnya, penagih selalu menelepon, mengingatkan agar saya segera bayar. Karena saya bayar lewat atm bersama (saya tdk punya tabungan di BNI), saya selalu mengacu kalau saya tidak lagi di telpon, maka pembayaran saya sudah masuk. Karena kalau lewat atm bersama kan tdk ada data yg lengkap, hanya nomer kartu aja. Selama ini, saya juga membayar cicilan kartu kredit ANZ lewat ATM, dan baik-baik saja, karena ANZ masih mengirimkan billing, dan di situ tertulis berapa pembayaran saya. dan saya selalu menanyakan ke penagih, apakah pembyrn saya kemarin masuk. jawabnya selalu sudah diterima. jadi saya tenang-tenang saja.
Akhirnya bulan November ini, harusnya adl bulan terakhir saya bayar, ternyata, kata penagih, pembayaran saya kurang 600 rb termsk bln ini. Saya kaget sekali.  dari mana 400rb itu? padahal jelas-jelas sebelum saya mulai cicilan, saya dpt perjanjian bermaterai, berisi tabel angsuran reschedule (yg untungnya masih saya simpan). dan pembyrn terakhir bln 11 thn 2011. 
Saya telpun ke BNI Sentra Bisnis Kartu, katanya mungkin ada pembyran yg belum masuk. Pdhl, jelas-jelas di bukti ATM, tertulis no kartu kredit BNI. Malangnya, saya hanya punya 11 bukti pmbyrn, yg lainnya udah hilang, karena saya beranggapan kalau sudah tdk ada telpun paling nggak bulan ini, berarti pembyaran saya masuk.
Entah ini kecurangan pihak BNI, yang &quot;mencuri&quot; uang saya, atau ini kecurangan pihak lain, yg bermaksud membodohi orang yg kurang teliti. Karena waktu saya telpun ke BNI Sentra bisnis kartu, si penerima agak kaget mendengar saya masih menyimpan Tabel Angsuran Reschedule saya.
Saya berniat tidak membayar 400rb itu, tp saya takut, kalo saya tdk dpt surat pelunasan, maka tiba-tiba 400rb, itu jadi berlipat ganda, dan jelas akan &quot;menghantui&quot; saya suatu saat nanti.
Yg perlu saya ingat, apapun bukti pembayaran, kapanpun itu, jgn sampai hilang, kalo perlu di file, di perbanyak, di simpan di komputer, atau apa saja. Karena kita tetap aja pihak yang lemah, selama tdk ada bukti tertulis, kita tetep kalah.  
Saya juga tidak tahu, apakah BNI Sentra Bisnis Kartu itu resmi dari BNI atau hanya kelompok debt Collector yg mengatasnamakan BNI. Tapi yg jelas, alamatnya waktu saya ambil Surat Perjanjian, ada di Bank BNI lt 3.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sedang mengalami masalah dgn  kartu kredit BNI. Ceritanya sebelumnya saya tutup, tagihan saya sekitar 2 juta. 4-5 bulan kemudian saya dihubungi pihak BNI Sentra Bisnis Kartu  menawarkan agar menyicil tagihan saya. saya setuju, dan ternyata tagihan saya sudah menjadi 4,123 jt (potongan 123rb). karena saya memang berhutang, saya setuju saja. akhirnya saya ikut program cicilan sebesar 200rb perbulan selama 19 bulan (uang muka 200rb tdk termasuk cicilan) dari bulan Mei 2010 s/d November 2011. tanggal jatuh tempo tiap tgl 13.<br />
Jika sudah masuk tgl 6/7 tiap blnnya, penagih selalu menelepon, mengingatkan agar saya segera bayar. Karena saya bayar lewat atm bersama (saya tdk punya tabungan di BNI), saya selalu mengacu kalau saya tidak lagi di telpon, maka pembayaran saya sudah masuk. Karena kalau lewat atm bersama kan tdk ada data yg lengkap, hanya nomer kartu aja. Selama ini, saya juga membayar cicilan kartu kredit ANZ lewat ATM, dan baik-baik saja, karena ANZ masih mengirimkan billing, dan di situ tertulis berapa pembayaran saya. dan saya selalu menanyakan ke penagih, apakah pembyrn saya kemarin masuk. jawabnya selalu sudah diterima. jadi saya tenang-tenang saja.<br />
Akhirnya bulan November ini, harusnya adl bulan terakhir saya bayar, ternyata, kata penagih, pembayaran saya kurang 600 rb termsk bln ini. Saya kaget sekali.  dari mana 400rb itu? padahal jelas-jelas sebelum saya mulai cicilan, saya dpt perjanjian bermaterai, berisi tabel angsuran reschedule (yg untungnya masih saya simpan). dan pembyrn terakhir bln 11 thn 2011.<br />
Saya telpun ke BNI Sentra Bisnis Kartu, katanya mungkin ada pembyran yg belum masuk. Pdhl, jelas-jelas di bukti ATM, tertulis no kartu kredit BNI. Malangnya, saya hanya punya 11 bukti pmbyrn, yg lainnya udah hilang, karena saya beranggapan kalau sudah tdk ada telpun paling nggak bulan ini, berarti pembyaran saya masuk.<br />
Entah ini kecurangan pihak BNI, yang &#8220;mencuri&#8221; uang saya, atau ini kecurangan pihak lain, yg bermaksud membodohi orang yg kurang teliti. Karena waktu saya telpun ke BNI Sentra bisnis kartu, si penerima agak kaget mendengar saya masih menyimpan Tabel Angsuran Reschedule saya.<br />
Saya berniat tidak membayar 400rb itu, tp saya takut, kalo saya tdk dpt surat pelunasan, maka tiba-tiba 400rb, itu jadi berlipat ganda, dan jelas akan &#8220;menghantui&#8221; saya suatu saat nanti.<br />
Yg perlu saya ingat, apapun bukti pembayaran, kapanpun itu, jgn sampai hilang, kalo perlu di file, di perbanyak, di simpan di komputer, atau apa saja. Karena kita tetap aja pihak yang lemah, selama tdk ada bukti tertulis, kita tetep kalah.<br />
Saya juga tidak tahu, apakah BNI Sentra Bisnis Kartu itu resmi dari BNI atau hanya kelompok debt Collector yg mengatasnamakan BNI. Tapi yg jelas, alamatnya waktu saya ambil Surat Perjanjian, ada di Bank BNI lt 3.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Penonton bola</title>
		<link>http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2485</link>
		<dc:creator>Penonton bola</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 08:58:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/hati-hati-dengan-penutupan-kartu-kredit-bni/#comment-2485</guid>
		<description>Trus gimana dengan masalah -masalah diatas mba..? knp bisa terjadi..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Trus gimana dengan masalah -masalah diatas mba..? knp bisa terjadi..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

