Hati-Hati Melakukan Transaksi di ATM ODBC BANK NISP

by Konsumen on January 21, 2009 · 8 comments

Hal ini menimpa saya 20 Januari 2009 Jam 20.00 di ATM ODBC BANK NISP UNIVERSITAS WIDYATAMA. Saya adalah nasabah Bank BNI Cab.Telkom yang beralamat di Jl.Cikutra GG.Sekejati No.31 Bandung. Karena saat itu saya butuh uang tunai maka saya putuskan untuk menggunakan ATM ODBC BANK NISP yang juga merupakan ATM BERSAMA yang terdapat di Universitas Widyatama Bandung. Saya sudah sangat biasa menggunakan ATM ODBC BANK NISP karena lokasi ATM BNI cukup jauh dari tempat tinggal saya maka karena itu saya sering menggunakan ATM tersebut dan tidak pernah ada masalah.

Musibah akhirnya menimpa saya. Saat itu seperti biasa saya menuju ATM ODBC BANK NISP di Universitas Widyatama dan mencoba melakukan transaksi. Saya memasukkan kartu ATM dan memasukkan No.Pin. Setelah itu saya memasukkan jumlah Saldo yang akan saya ambil yaitu Rp.200.000. Saldo yang tersimpan saat itu adalah Rp. 231.314,00. Setelah lama menunggu di depan mesin ATM, muncul sebuah pesan dari Mesin ATM yang kira-kira pesannya seperti ini “……Tidak dapat terhubung dengan Switch Bank Bersangkutan…..” Pesan yang aneh menurut saya dan itu adalah pengalaman pertama memperoleh pesan aneh dari mesin ATM. Dengan polosnya saya meninggalkan ATM karena mengira ATM tidak berfungsi.

Kemudian saya putuskan untuk pergi ke ATM BNI Cab. Itenas Bandung dan menemukan saldo saya telah berkurang Rp.200.000 dan itu adalah jumlah yang saya ingin ambil tadi di ATM ODBC BANK NISP UNIVERSITAS WIDYATAMA karena masih tidak percaya akhirnya saya mengecek kembali di ATM BANK MANDIRI Cab. Supermarket Giant di Suci dan hasilnya sama. Saldo Rp.200.000 lenyap entah kemana. Saya pulang ke kostan dan kemudian Saya mengecek mutasi rekening di Internet Banking Bank BNI dan saya menemukan Transaksi yang tadi saya lakukan di ODBC BANK NISP Universitas Widyatama beserta biaya TRX ATM BERSAMA sebesar Rp.4.200 tercatat di mutasi rekening Bank BNI. Berarti transaksi saya tadi di ATM ODBC BANK NISP berhasil. Tetapi saya tidak memperoleh uang saya tersebut karena mengira tidak terjadi transaksi dan pesan aneh yang muncul dari ATM ODBC BANK NISP UNIVERSITAS WIDYATAMA yang mengatakan “….tidak dapat terhubung dengan Switch Bank Bersangkutan…” Berarti telah terjadi kejahatan di ATM ODBC BANK NISP berupa pesan aneh tadi dan bisa dipastikan orang lugu seperti saya akan mengira ATM tidak berfungsi.

Uang Rp.200.000 itu sangat besar dan berarti buat saya yang hidup dalam kesederhanaan dan uang itu kini hilang entah kemana. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa termasuk ATM ODBC BANK NISP Universitas Widyatama dan saya meyakini ini adalah cobaan dari yang di Atas. Saya hanya meminta pembaca dapat berhati-hati agar kejadian yang menimpa saya tidak terjadi lagi. Mudah-mudahan pembaca dapat mengambil hikmah dari kejadian ini. 


Andi Sesar Yahya
Jl.Cikutra GG.Sekejati V No.31 Bandung
Email: andi.sesar@widyatama.ac.id
Hp : 081394548801 

{ 8 comments… read them below or add one }

1 Konsumen.org January 21, 2009 at 12:46 pm

Pak Andi,

Saya agak ragu jika ini adalah sebuah niat penipuan atau kejahatan dari Bank pemilik ATM.

Menurut saya, sebaiknya hubungi Bank ODBC atau NISP nya pak.

Masalahnya, kalau uang ngga keluar tapi rekening bapak di charge, berarti ketika pihak bank memeriksa ATM mereka, mereka akan menemukan uang & transaksi tidak balance. Menurut pengalaman pribadi, beberapa kali kejadian, bank butut sekalipun ngembaliin uang nya koq pak…

Semoga berhasil.

Reply

2 Andi Sesar Yahya January 23, 2009 at 8:03 am

Terima Kasih BNI

Saya Andi Sesar Yahya adalah nasabah bank BNI Cab.Telkom Bandung
menyatakan ucapan terima kasih atas tanggapan sangat cepat terhadap
kejadian yang menimpa saya tanggal 20 Januari 2009 di ATM OCBC NISP
Universitas Widyatama Bandung tentang switch bank yang tidak terhubung.

Dengan Segala kerendahan hati saya memohon maaf kepada BNI dan ATM OCBC NISP jika
posting saya pada tanggal 22 Januari 2009 membuat pihak BNI dan NISP sedikit
gusar karena saya tidak melalui prosedur seharusnya. Dana saya tersebut telah kembali.
Mohon maaf sekali lagi kepada BNI. Semoga pelayanan BNI dapat lebih di tingkatkan
menuju bank profesional dengan zero accident.

Andi Sesar Yahya
Jl.Cikutra GG.Sekejati V No.31 Bandung
Email:andi.sesar@widyatama.ac.id
hp:081394548801

Reply

3 orlando July 10, 2009 at 5:42 pm

kemarin temenku minta kiriman duait dari ortu dikampung via BRI, sebesar 700rb
setelah ditransfer bokapnya, dia langsung menuju atm buat narik,,,

tapi betapa kagetnya dia sewaktu mo narik ,saldonya sudah berkurang
setelah dicek ke BRi, katanya temanku melakukan transaksi sms banking

padahal temanku gak pernah mendaftar sms banking di BRI, yang lebih parahnya malah pihak bank BRI mengatakan kesalahan ada pada pihak temanku

setelah dicek (print out transaksi) ternyata memang terjadi transaksi sms banking, namun yang mengejutkan ternyata transaksi bukan dilakukan no hp temanku, nomor yang dipakai milik XL (dihub. kagak bisa, katanya nomor salah)

sedangkan nomor kartu ATM sama persis dengan nomor yang ada dikartu ATM temanku,
samapai sekarang piha bri gak ada memberikan kelanjutan

saran saya hati-hati menggunakan ATM BRI..

Reply

4 Michael October 14, 2009 at 11:29 am

Saya pernah uang saya nyangkut di ATM OCBC NISP sebesar 1 juta, saat itu pula langsung saya hubungi call center. Setelah diverifikasi memang benar dinyatakan kalau mesin tersebut bermasalah dan proses pengembalian uang dijanjikan dalam waktu 1 minggu. Ternyata setelah cek rekening pada hari ketiga uang saya sudah kembali. Itu bodohnya saudara saja tidak melapor ke Bank bersangkutan dan hanya cerita di Blog ini, saya yakin Bank sebesar itu memliliki tracking system yang canggih, apalagi lintas ATM Bersama yang melibatkan beberapa anggota Bank jaringan.

Reply

5 valentino January 14, 2010 at 11:16 pm

Buat Andi,

Hal yang menimpa anda itu sudah merupakan masalah2 yang biasa terjadi di dunia perbankan,khususnya dalam transaksi di ATM. Benar kata Michael, selugu2nya anda dalam bertransaksi ATM, sebaiknya anda lgsg menghubungi Bank ybs, baik itu BNI maupun OCBC NISP, untuk melaporkan kejadian tersebut. Jadi jangan lgsg curhat di dunia maya seperti via blog ini tanpa anda melakukan usaha terlebih dahulu. Saya mengerti perasaan anda sebagai konsumen. Saya hanya menyarankan kepada anda agar hal tersebut tidak diulangi kembali. karena saya takut anda akan menjadi Prita Mulyasari jilid II..
Terima Kasih

Reply

6 Rostin Baruadi May 20, 2010 at 5:11 am

terimakasih, apa yang terjadi pada Anda menjadi pelajaran yang sangat besar buat kita semua. saya sudah membagi cerita Anda ke Dinding facebook sy. sekali lagi terima kasih. semoga Allah memberikan rejekinya kepada Anda dan keselamatan dan ampunan bagi Orang yang menipu tersebut.

Reply

7 endang rahmat February 18, 2011 at 3:51 pm

Saya juga mengalami hal yang sama, terakhir saya cek dengan mata kepala saya sendiri saldo saya di rekening Nisp Rp. 2.335.000, itu uang sisa beli laptop Acer ci3 di mangga dua. eeeeeeh tadi malem tanggal 20 Februari 2011 (malam jum’at) saldo saya tinggal 1.650.000 kemana uang saya 700.000 lagie…?
duh Nisp…Nisp……
sy harus prin out tabungan agar tau uang saya loncat kemana.

Reply

8 endang rahmat February 18, 2011 at 6:03 pm

saya pun lansung telp Costumer Service nya Nisp,….
ternyata,,,,,,uang saya sudah berpindah tempat sejak 29 januari 2011….kemana ya? lalu saya tanyakan saja…., dan ditanggal itu ada transfer k rek bca atas nama (rahasia donk) sebesar 675.000. saya inget-inget……….
saya inget-inget…………….
saya inget-inget………
saya inget-inget…………….
saya inget-inget………
saya inget-inget…………….
saya inget-inget………
saya inget-inget…………….
saya inget-inget………
saya inget-inget…………….
saya inget-inget………
kalau saya sudah inget nanti ta kasih tau ya………………
masalahnya kayanya saya deh yang sudah transfer, cuma malu kalau dbuka disini………hehhehheh
dari situlah saya belajar bahwa kita haruslah cek jabar cek dulu sebelum cuap jabar cuap.com
udah ah………………..

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: