Operator dan Pemilik Astro Saling Lempar Tanggung Jawab
Setelah prinsipal Astro All Asia Networks Plc (Malaysia) memutuskan kontrak dengan PT. Direct Vision (DV) dari Lippo Group sebagai distributor di Indonesia, dikabarkan hingga hari ini kedua pihak masih saling melempar tanggung jawab bagaimana memberikan kompensasi kepada ± 100.000 pelanggan Astro di Indonesia.
Kejadian pemutusan kontrak itu sendiri diakibatkan karena DV tidak mampu membayar hutang sebesar $245 juta kepada prinsipal.
Meski akhir kontrak sudah dekat (efektif 1 Oktober 2008), konsumen Astro sekarang masih ‘menunggu keputusan’ dimana pengacara kedua belah pihak masih silang pendapat mengenai siapa yang sebenarnya harus bertanggung jawab kepada konsumen.
Yah, sebagai konsumen biasanya juga cuma bisa melongo…
Screenshot berita dari Jakarta Post website disini.
Ada satu komentar sejauh ini...
Berkomentar pada December 10, 2008 09:32 pm