PELAYANAN AFTER SALES SERVICE SANYO SANGAT MENGECEWAKAN
Saya adalah pembeli produk Mesin Cuci SANYO type 2 tabung pada bulan Desember 2008 yang lalu di Electronic Solution, kami mendapat garansi 1 tahun dari SANYO dan kami menambah Rp. 100.000 untuk penambahan garansi 1 tahun setelahnya dari Electronic Solution. Kami membeli merk SANYO karena melihat merek tersebut sudah terkenal cukup lama dan produknya dapat diandalkan.
Namun demikian, sekitar bulan Maret 2009 yang lalu mesin kami mengalami kerusakan pada mesin pengeringnya. Karena masih dalam masa garansi kami mencoba untuk melaporkan pada Customer Service di Service Sales SANYO, ada 4 nomor di kartu garansinya.
Pertama-tama kami coba menghubungi SANYO pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2009 dan melaporkan hal tersebut. Untuk masuk ke line telepon mereka susahnya bukan main, karena tidak diangkat-angkat, kemudian setelah beberapa kali mencoba akhirnya diangkat dan mereka berjanji akan menindaklanjuti hal tersebut sekitar 2-3 hari akan ada teknisi yang datang ke rumah. Saya tunggu sampai hari Senin tidak ada teknisi yang datang, kemudian hari Jumat minggu depannya tanggal 3 April 2009 saya coba menghubungi lagi, sama sulitnya dengan yang pertama setelah lebih dari 10 kali menghubungi baru diangkat, padahal semua line tidak ada yang sibuk. Mereka mengatakan akan menghubungi teknisinya dulu karean sampai saat itu belum ada jadwal kunjungan ke rumah saya. Mereka akan menghubungi teknisinya terlebih dahulu dan akan menghubungi saya sekitar 10 menit ke depan.
Setelah 10 menit, mereka memang menghubungi kami, dan berjanji akan datang pada hari Selasa tanggal 7 April 2009, tapi seperti semula mereka tidak datang tanpa ada kabar yang jelas.
Hari Selasa itu saya coba menghubungi lagi ke SANYO Service ke salah satu nomor yang ada, tapi menurut operator, mohon menghubungi line yang lainnya ke 65307765 karena line itu yang untuk penjadwalan, saya hubungi line itu susahnya bukan main dan setelah 10 menit mencoba baru diangkat. Mereka menjawab karena jadwal servis ke tempat saya belum dijadwalkan dan mencoba akan menghubungi teknisinya dulu karena akan menanyakan jadwalnya dan akan menghubungi saya kembali dalam 10 menit ke depan, mereka memangmenelepon tapi bukan HP saya, tapi ke HP istri yang memang sudah tercatat juga di SANYO, mereka minta maaf dan jadwal kunjungan sudah ditetapkan pada tanggal 10 April 2009.
Setelah tanggal 10 berlalu, mereka ternyata tidak datang juga dan saya tunggu sampai hari Selasa tanggal 14 April. Karena tidak datang maka pada tanggal tersebut saya menghubungi mereka dan menanyakan kenapa mereka selalu bicara akan datang tapi kenyataannya tidak pernah datang, oleh karena itu saya minta mereka untuk lebih serius dan memperhatikan laporan saya. Mereka kemudian menanggapi ternyata jadwal kunjungan belum dijadwalkan dan berjanji akan menghubungi saya dalam 10 menit. Mereka ternyata tidak menghubungi saya.
Esoknya saya menghubungi kembali dan menanyakan kembali mengapa kunjungan tidak dilaksanakan. Mereka menjawab akan menanyakan kepada teknisinya, karena minggu lalu teknisinya semua lagi pada training. Mereka berjanji akan menhubungi saya kembali. Sekitar 15 menit mereka tidak menghubungi saya namun menghubungi ke nomor rumah. Yang mengangkat pembantu saya dan yang menghubungi teknisi SANYO. Teknisi tersebut mengatakan bahwa kunjungan belum dapat dilaksanakan karena belum ada perintah dari pusat, mungkin sekitar minggu besok akan datang.
Pertanyaannya, mengapa perusahaan besar sekelas SANYO seperti mempermainkan konsumennya? saya heran mengapa setelah telepon beberapa kali jadwal kunjungan tidak segera dibuat dan mengapa dari sebegitu banyak line telepon semuanya susah diangkat dan customer dibiarkan menelepon berulang-ulang sampai bosan?.
Saya kecewa sekali dengan pelayanan after sales service SANYO dan menghimbau kepada calon pembeli produk elektronik SANYO agar berhati-hati dengan pelayanan servis mereka yang sangat buruk.
Mohon agar menjadi perhatian.
Terima kasih
Ery Surandaru
edisa@diffy.com
-
olivia
-
moestafa
-
Chica
-
kurniady
-
wati
-
Leo Rahmat widodo
-
anang
-
sutikno
-
P.N Jonathan(Holland)
