Pelayanan Astro Lambat, Customer Service-nya Pembohong

Setelah menulis artikel ini, saya mengirim email ke Astro Care (Feb 2, 2008 7:52 PM) dan menyatakan kekesalan saya karena lambatnya pelayanan mereka. Dua jam kemudian mereka membalas (Feb 2, 2008 9:19 PM) email saya. Intinya adalah bahwa mereka ‘telah menjadwalkan pihak teknisi mereka untuk melakukan penelusuran atas permasalahan ini’.

Saya tidak membutuhkan basa-basi karena sudah kecewa. Saya juga tahu, lewat telepon ke Call Center mereka yang memberitahu bahwa dekoder saya tidak menyala (mereka sudah tahu permasalahannya, apa lagi yang harus ditelusuri??). Akhirnya saya balas (Feb 2, 2008 9:21 PM):

Terimakasih respon nya, bisa tahu kapan teknisi Astro dijadwalkan datang ke rumah saya?

Dan mereka membalas kembali (Feb 2, 2008 9:48 PM) yang intinya bahwa (permasalahan belum ketemu) dan mereka masih melakukan penelusuran.

Saya memutuskan untuk melupakan Astro, karena mereka telah merusak weekend saya yang sangat saya tunggukan. Forget it, ternyata saya bisa koq hidup tanpa Astro. Begitu saya pikir. Saya habiskan malam itu dengan menulis artikel, browsing dan menyicil pekerjaan web design.

Keesokan paginya (Minggu, 3 Februari), saya temukan dekoder Astro itu menyala kembali. Ya terserahlah, saya kan selalu memenuhi kewajiban saya sebagai konsumen dan membayar biaya bulanan (kalau ngga biasanya langsung diputus) ya saya tonton saja acara yang ditayangkan.

Hari Senin, 4 Februari, saya sudah lupa sama kejadian ini, dan saya kembali disibukkan rutinitas kantor.

Hari Selasa, 5 Februari, pagi sekitar jam 10 WITA, operator kantor saya menyambungkan telepon, ‘Pak, ada telepon dari (seorang teknisi) Astro, mau tanya (alamat saya) itu di daerah mana ya?’. Saya tidak mau menjawabnya, ‘bilang saja tidak ada’. Dalam hati saya berpikir, ini maunya apa sih?

Siang harinya, karena berencana after lunch meeting di luar kantor, saya mampir ke rumah untuk makan siang. Istri saya memberitahu bahwa sebelumnya ada teknisi Astro yang datang dan mengganti dekoder dengan dekoder baru. Dan, menurut teknisi tadi, Surat Tugas dari Astro Jakarta untuk datang ke rumah saya mengganti dekoder keluar tanggal 4, dan teknisi tadi datang tanggal 5 Februari.

Saya semakin heran, dan pertanyaan ini singgah di kepala saya:

Jika misalnya dekoder itu tidak menyala sendiri, jadi apa yang Astro pikirkan kami (terutama istri dan anak bayi saya) akan tonton selama tiga hari itu?

Ya sudah terserah, ujungnya mereka koq yang rugi sendiri kalau pelayanan mereka lamban seperti ini. Yang saya tahu sekarang, Astro ternyata tidak dapat diandalkan. Terserahlah.

Catatan:

Secara default, footer email dari Astro Care mengandung sebuah pernyataan yang bersifat melindungi publikasi dari email yang mereka kirimkan dan dikategorikan sebagai ‘confidential’. Dalam kasus ini, menurut saya rakyat (konsumen) umum perlu tahu dan pernyataan tersebut tidak bisa digunakan untuk menutupi kebohongan. Yang paling mengherankan adalah pernyataan dibawah ini:

‘Please note that any views or opinions presented in this message are solely those of the author and do not necessarily represent those of our company’.

Jadi, jika karyawan anda tidak sigap, siapa yang bertanggung jawab dong? Aneh.

Ditulis pada February 5, 2008 | 6 Komentar | Di dalam kategori : Hiburan

Ada 6 Komentar sejauh ini...

1. atin

iya astro gimana si ko cuaca buruk lagsung mati?da gitu siaran ya membosankan di ulang ulang terus hampir tiap hari film geisha contohya gila mangya kita ga bosan percuma donk itu ma da gw tontondi bioskop,yg lain donk cheneel ya

Berkomentar pada February 17, 2008 07:59 pm
2. atin

:neutral: :neutral:

Berkomentar pada February 17, 2008 08:00 pm
3. atin

hujan besar aja mati,ga ada kerja sma dgn rcti,antv.tpi,dll gimana si astro? da gitu chanel filmya diulang ulang terus terus.kehabisan ide atau ga punya duit lagi buat transfer film Ya?kaya gw nonton canel indonesia ya di ulang ulang terus,yang kretaiv donk percuma kan bayar mahal mahal ga dinikmatiN?mendingan gw nonton superstar di indosiar dan mama mia,capee de

Berkomentar pada February 17, 2008 08:04 pm
4. Syahery

sudah satu setgah bulan ini setiap jam 5 pagi smape jam 6 sore ( sekitar 12 Jam ) Astro saya tidak dapat sinyal sudah laporan ke customer services berkali2 tidak ada layanan No Recever 1= 0601972090 Recever 2 = 0175156343816 mohon di tindak lanjuti…kalau enggak….. tolong di putus aja…..

Berkomentar pada March 10, 2008 04:46 pm
5. David

kalo dari saya sendiri seh sebagai pemakai astro, Astro seringkali telat (akhir bulan tgl 25 keatas) dalam pengiriman buku panduan dan tagihan, kadang malah tidak datang sama sekali , ini jelas merugikan konsumen karena tidak tahu jadwal acara astro, padahal tagihan selalu terbayar lunas dengan tepat, tapi pelayanan astro sendiri payah, sudah telp berkali2 cuma dijanjikan melulu, tapi mana bukunya…???

Berkomentar pada August 19, 2008 01:20 pm

Iya. Malah, ASTRO semakin lama semakin parah.

Kasus terakhir mereka melepas English Premier League. Ketika ditanya dampak dan kemungkinan pelanggan pada pergi, mereka dengan enteng menjawab ‘optimis karena EPL bukan tontonan utama matoritas pelanggan ASTRO’.

Saya jadi bingung. Karena masalah yang utama buat saya dan mungkin konsumen ASTRO penggemar EPL bukan optimis bisnis mereka akan terus berlanjut. Tetapi mereka itu jelas-jelas menipu.

Mereka mengeluarkan statement bahwa mereka sudah punya hak siar EPL 3 tahun, maka dari itu kami semua berbondong-bondong berlangganan ASTRO. Baru setahun berjalan, tiba-tiba mereka lepas tangan.

Masalah optimis sih ya urusan internal mereka, namanya bisnis ya harus optimis. Tapi menurut saya ini bukan masalah internal mereka saja, karena ini masalah penipuan kepada pelanggan.

Ya sudah. Sudah sangat jelas bahwa konsumen penggemar EPL, termasuk saya, akan melakukan upaya untuk pindah dari ASTRO ke TV Cable baru yang akan menyiarkan EPL. SUDAH PASTI. Di denda urusan belakangan wong saya rasa orang Indonesia sudah terbiasa dengan budaya YANG SALAH SIAPAAAAA… YANG KENA DENDA SIAPAAAAA…

Semakin lama saya semakin heran, kenapa praktek bisnis dan organisasi penipu ulung seperti ASTRO masih terus ada di Indonesia. Malah sepertinya semakin dipelihara. Mau jadi apa negara ini sepertinya tidak ada yang perduli…

Berkomentar pada August 19, 2008 01:41 pm
(harus diisi)
(kami menghormati privasi anda) (harus diisi)
(boleh diisi/tidak)