Pemasangan Listrik dan Keamanan di Perumahan Bukit Dago Mengecewakan

Kami membeli sebuah rumah di perumahan Bukit Dago yang dikembangkan oleh PT. Dituka Raharja pada akhir tahun 2007. Setelah lunas membayar uang muka, kami pun langsung membayar biaya pemasangan sambungan listrik sebanyak Rp 1.000.000,00 pada tanggal 14 November 2007. Namun listrik belum dipasang juga hingga kami menempati rumah tersebut pada pertengahan bulan Mei 2008. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, kami disarankan untuk menarik dari sambungan dari tetangga di belakang rumah yang sudah dipasang listrik tapi belum ditempati, tentu saja dengan persetujuan pemilik rumah tersebut. Pada saat itu, pihak proyek yang diwakili oleh saudara Ichsan dan saudara Nawawi berjanji untuk segera merealisasikan penyambungan listrik di rumah kami. Akan tetapi hingga saat ini, Februari 2009, listrik belum juga sampai ke rumah kami.

Kami sudah berkali-kali menanyakan hal ini kepada pihak proyek, namun jawabnya selalu bulan depan, belum ada berita dari kantor pusat atau belum ada persetujuan dari PLN. Padahal, rumah-rumah baru yang dibangun kemudian, sambungan listriknya telah dipasang. Kami pun sudah berusaha bertanya kepada pihak pusat pengembang perumahan Bukit Dago, yaitu Grup Duta Putra yang berada di Menara DEA, Kuningan, namun selalu dioper kesana kemari hingga menghabiskan pulsa. Pada akhirnya kami selalu diberi informasi bahwa pengurusan listrik di perumahan Bukit Dago ini ditangani oleh Pak Riki. Namun dari 5 kali telefon kami ke kantor pusat, yang namanya Pak Riki ini selalu tidak bisa ditemui dengan berbagai alasan, sedang online, sedang keluar kantor, sedang meeting dan lain sebagainya. Hal ini membuat kami berfikir bahwa Pak Riki ini adalah tokoh fiktif untuk tameng menghadapi komplain konsumen.

Selain masalah listrik, kami mempunyai keluhan lain terhadap pihak pengembang perumahan bukit dago ini, yaitu masalah keamanan. Beberapa minggu yang lalu, kami membeli 10 batang bambu yang kami letakkan di depan rumah. Pada hari selasa awal bulan Februari 2009, tanpa sepengetahuan dan seizin kami, bambu-bambu tersebut diangkut oleh pihak proyek bukit dago. Kami yakin bahwa yang mengambil bambu tersebut adalah pihak proyek, karena ada dua orang saksi mata yang melihat kejadian tersebut, bahkan bisa mengenali dan menunjuk oknum yang melakukan hal itu. Pada sore hari itu juga, sepulang kerja, kami mencoba mengklarifikasi tersebut pada pihak keamanan dan manajemen proyek, akan tetapi mereka menyangkal hal tersebut. Mereka berjanji akan menyelidiki lebih lanjut dan kemudian menyampaikannya pada kami. Akan tetapi sampai lebih dari satu minggu dari kejadian, tidak ada berita apapun dari pihak proyek Bukit Dago.

Hal-hal diatas membuat kami sangat kecewa terhadap perumahan Bukit Dago. Sebagai warga, kami diabaikan dan tidak mendapat perlindungan seperti yang mereka janjikan (keamanan sistem cluster selama 24 jam). Olehkarena itu, bagi yang hendak membeli rumah di perumahan ini, kami sarankan untuk mempertimbangkan kembali, dan kalau bisa pilihlah pengembang lain yang lebih bisa dipercaya.

 

Niken Atmi

Jalan Ciledug Raya Kav 109

Telp: 0217394422

51 thoughts on “Pemasangan Listrik dan Keamanan di Perumahan Bukit Dago Mengecewakan

  1. < menanggapi keluhan saudari NIKEN, saya selaku penghuni di cluster Arcadia, bahwa untuk masalah listrik/PLN terjadi bukan diperumahan ini aja( dibukit dago baru kali ini aja, mungkin karena pengaruh krisis energi), tapi diperumahan2 lain malah lebih lama.

    N than masalah keamanan, sya rasa tergantung dari kitanya juga, yang penting jangan mengundang orang untuk berbuat jahat. terima kasih

  2. Terima kasih atas informasinya….
    Kebetulan saya lg mencari rumah di kawasan pamulang & sekitar…Termasuk di daerah bukit dago dan sempat jg bersama saudara menggunakan fasilitas kolam renangnya……..
    dan skr saya masih mengontrak di kawasan Permata Pamulang
    , setelah saya membaca ini….ada keraguan untuk bermukim disini….
    Thx

    Salam,
    Dany Setyawan, SE

  3. Kalau memang karena masalah krisis energi, kenapa rumah-rumah yang dibangun jauh setelah rumah saya, bahkan masih kosong dan belum ditempati , sudah dipasang sambungan listriknya ???
    Btw, pagi tadi listrik kami baru dipasang, mungkin memang pihak developer perlu diberi sedikit “towelan” (baca : bahwa kami akan mengadukan hal ini pada pihak YLKI dan menyebarkannya di media massa).
    Masalah mengundang orang berbuat jahat, ini bambu gituu lohhhh, cuma 10 batang, masa pantas untuk di ambil ???? oleh pihak proyek pula, yang telah menjual beratus-ratus rumah dengan harga 100jt ke atas ???

  4. Wah…sejauh ini saya belum mengetahui tentang masalah tersebut. Tapi mudah-mudahan aja jangan sampai terjadi seperti itu, soalnya saya dan aa udah sreg banget dengan perumahan bukit dago. Saat ini pun saya sudah booking fee, tinggal pengurusan yang lainnya. Klo memang itu benar adanya, tolong kepada pihak pengembang ditingkatkan lagi kenerja kerja yang baik agar citra perusahaan tetap terjaga, toh omset penjualan akan bertambah dan perusahaan pun akan untung. Thanks! Salam Ratna

  5. terima kasih atas semua infonya. namun pasti dalam satu sisir pisang ada satu yang busuk (rusak). tapi kalau saya yg jadi korban, pasti saya akan bersifat sama dengan saudari niken atmi. saya mohon kepada pihak pengembang jadikan prinsip “pembeli adalah raja”. berhubung saya akan mengambil rumah di daerah tersebut, jangan sampai masalah ini tejadi lagi. oknum yang melakukan harap ditindak tegas, demi masa depan yang lebih baik. jangan hanya uang 1 juta, pihak pengembang merugi milyaran, karena ketakutan customer untuk mengambil rumah di daerah saudara.

    salam untuk semua tetangga baru di bukit dago

    kwang, momon & family

  6. benar ga seeh semua kejadian yg terjadi itu ….????? kasihan banget sih nasib keluarga ibu niken atmi. dari 2007 menempati, namun baru 2009 dipasang listriknya. dalam prosedur kalau kita salah sedikit. pasti kena pinalti, namun dalam hal ini pihak pengembang yg salah. DAPAT PENGGANTIAN KERUGIANKAH KELUARGA SAUDARI NIKEN ATMI… ????. bukanya ngompor-ngompirin. namun selalu bertepuk sebelah tangan. abstain bukanlah kata yg tepat untuk masalah ini. pihak pengembang jalan aja dapat sangsi yg berat, apalagi pihak pengembang perumahan.

    teliti dan cermat dalam memilih untuk masa depan.
    maaf apabila ada kata yg tak berkenan

    imam s

  7. wah aku baru beli nih di bukit dago itu tapi yg type kecillllll banget,,mudah mudan gak sampe 2 tahun ya pasang listriknya..rumah nya sudah jadi tapi finishingnya belum..saya melihat sih memang banyak orang orang berkeliaran di sana , tukang tukang yg buat renovasi dan juga sempat ada laporan bahwa terjadi kehilangan..yah maklum kalo perumahan “baru” dan masih sepi memang begitu, saya juga membeli secara patungan bersama saudara saya di Grand Serpong , dan itu juga sempat terjadi kehilangan Mesin Pompa Air kalo tidak salah, padahal satpam nya lumayan banyak..mudah mudahan saja bukit dago bisa langsung berkembang pesat dengan memperbaiki Managementnya.

  8. Saya turut prihatin kasus yang menimpa ibu niken..Semoga ini menjadi pembelajaran buat pihak developer bukit dago untuk memperhatikan kosumen nya lebih baik lagi..Mengingat Konsumen adalah RAJA..Kebetulan saya jg mengambil perumahan disini bbrp bln lalu, saya harapkan tidak ada KEKECEWAAN dan PENYESALAN yang menimpa saya..
    Mudah2an pihak Bukit Dago bisa memperbaiki management nya lbh baik lg

  9. Mau tanya untuk type 22/60 yang sedang dibangun ada biaya peningkatan mutu sekitar Rp. 23.000.000.
    boleh tanya perinciannya untuk peningkatan mutunya..

  10. Saya Mengambil rumah di Blok F, sudah akad kredit bulan Juli 2009, sampai saat ini belum terpasang listrikya. Kapan mulai pemasangan listriknya/ karena mau saya tempati

  11. Saya pertengahan November 2009 juga akad kredit utk blok F di Bukit Dago, dan mengalami hal yang tidak berdeda, listrik yg dijanjikan terpasang belum juga direalisasikan. Untuk rekan2 yang senasib, khususnya di Bukit Dago, kami informasikan bahwa warga blok F saat ini sedang menggalang kekuatan untuk mengupayakan tersambungnya listrik kebutuhan rumah tangga kita.

    Kalau dilihat sepintas memang sudah ada pemasangan tiang listrik di komplek Bukit Dago (blok F), dan saat ini sudah ada beberapa warga yang menempati dengan sambungan listrik yang naik turun dayanya, dengan konsekwensi beberapa warga mengeluhkan kerusakan barang2 elektronik mereka. Hal ini dilakukan karena “kepepet” utk memenuhi kebutuhan vital mereka, yaitu AIR. Namun jika di lihat di sisi lain, AIR begitu melimpah di kolam renang utk fasilitas rekreasi (note: itupun harus bayar kepada pengembang), padahal warga yang membayar biaya peningkatan mutu, salah satunya untuk pengadaan kolam renang, sedang mengalami krisis AIR.
    Menurut hemat saya hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, warga yang sudah memenuhi kewajibannya sebagai pembeli rumah, sekarang waktunya pengembang perumahan Bukit Dago untuk memenuhi Kewajibannya.
    Jika kita mengurus utk pertanggungjawaban kepada pihak developer/ pengembang Bukit Dago dilakukan secara sendiri2 sudah pasti hanya di-“ping-pong”, ada baiknya kalo ini dilakukan secara sinergis dengan warga lainnya.

  12. menambahkan untuk mbak Bu Niken, saya juga tingal di perumahan bukit dago Blok F kejadian juga serupa menimpa blok f kami oleh bukit dago diminta untuk angkat kredit bulan juli 2009 pada saat itu listrik belum terpasang dan dijanjikan oleh bukit dago bulan nopember 2009 namun sampai saat ini belum 17 feb 2010 listrik belum terpasang sampai saat ini,
    mohon bantuannya kepada siapa saja yang bisa membantu terkoneksinya listrik ke rumah-rumah blok F.
    atas perhatian dan bantuanya nanti saya ucapkan Terima kasih

    warga

  13. Kepada Pihak yg terkait di bukit dago dlm hal pemasangan Instalasi Listrik di Blok F.. Tlong secepatnya di selesaikan..kami warga perumahan Bukit dago Khusunya blok F. sudah cukup bersabar..Kami minta kepastian dan realisasi Pemasangan Instalasi Listrik secepatnya..kami tunggu sampai akhir bulan Pebruari sesuai dengan janji Pihak Manajemen bukit Dago.. kalau tidak terealisasi s.d akhir bulan pebruari ini kami akan mengambil sikap tegas dan langkah2 untuk mendapatkan hak kami sepenuhnya…kami harap pihak bukit dago mengerti dan bisa mengatasi masalah ini dengan baik dan cepat..demi kebaikan Perm. Bukit dago juga.. terimakasih

  14. saya baru saja membooking salah satu rumah juga di blok F. apa yang harus saya persiapkan agar tidak ikut terjebak dalam permainan mereka?? apa saya buat perjanjian tertulis dahulu kepada mereka sebelum saya membayar semua cicilan Dp dll>>?? mohon masukannya? terima kasih

  15. Dear All,

    Permasalahan mengenai pemasangan listrik ditipe 22/60 bukit dago saya pikir sudah mesti kita tanggapi serius. Tiap saya telpon u/meminta konfirmasi kapan pemasangannya kepada pihak develover, selalu di ping-pong kesana kemari. Nama2 seperti Pak Hery, Pak Setiawan dan yang terakhir Pak Riki sering dijadikan bahan untuk jawaban mereka. malahan nama yg terakhir saya kira “nama fiktif” karena setelah sekian puluh kali saya menelpon, sampai dengan detik ini belum pernah tersambung ke orang bersangkutan. saya sudah capek dan bosan mendengar jawaban2 mereka, terutama jawaban dari staf marketing mereka seperti Nawawi, Ikhsan, Albert terkadang malah bikin saya naik pitam karena dengan sepele mereka jawab “do'akan saja bu!, mudah2an minggu depan sudah terealisasi”. Saya akan menindaklanjuti permasalahan ini ke pihak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. mungkin untuk tahap sekarang baru pengaduan secara perorangan, tapi saya berniat juga untuk melakukan pengaduan secara berkelompok. dengan cara ini mudah2an respon dari mereka akan lebih cepat ditanggapi.
    Untuk rekan2 yang mengalami kejadaian serupa, alangkah baiknya kita berkumpul dan melakukan pengaduan bersama2 ke pihak terkait.
    sebagai sarana untuk komunikasi awal kita, silakan bpk/ibu/sdr mengirimkan nama dan no telpon yg bisa di hubungi ke alamat email di bawah ini. mudah2an ini salah satu cara untuk konsolidasi kita dan bersama2 kita lakukan gugatan ke pihak terkait.

    salam.
    Warga Blok F

  16. Wah gitu yah…wah jelas mundur deh saya kalo emang kejadian begitu, ngga jadi deh ambil rumah disitu..listrik jelas kebutuhan primer untuk sekarang, lha terus keamanan? ya gimana bisa aman listrik aja mati, dan gimana bisa aman, banyak rumah yang masih kosong karena belum ditempati…kenapa belum ditempati…ya balik lagi karena LISTRIK belum ada….

  17. wah, thanks atas sharingnya, kebetulan saya dan istri baru aja dari bukit dago, trus kami cocok dng rumah dan lokasinya, iseng2 cari info di internet, dapet berita kaya gini, yaaa ampun deh kita jdnya sepakat mundur, coz ngeri bngt kalo pemasangan listriknya selama itu. bisa2 malah pengeluaran jadi double krn kami skr masih ngontrak. kalo sudah serah terima kan cicilan tetep harus dibayar, sementara rumahnya ngak bisa kita tempati. thanks

  18. Oalaah… makanya saya perhatikan kok banyak hunian yang dijual kembali, padahal bukit dago termasuk perumahan yang baru. Saya baca dari beberapa sumber lain juga mengalami masalah keamanan yang tidak dijaga betul oleh pihak pengelola. Wah, sepertinya saya jadi urung beli rumah di sana. Daripada makan hati dan mengalami banyak kerugian materi dan moril yang tidak terbayangkan nantinya, lebih baik mundur saja. Trimakasih banyak buat informasinya bu..

  19. Buat semuanya yang komen,
    sharing dari saya “yang sabar dan berbesar hati ya” soalnya kita berada diwilayah yang dimana urusan listrik dan keamanannya terkait dengan banyak pihak dan sulit sekali kita untuk mengadu. (Gondok yang ada..)
    Pemasangan listrik pasti sangat lama dan berbiaya besar karena ulah kontraktor rekanan PLN (Pamulang / Depok) yang menetapkan ongkos kerja tinggi, juga oknum dari kontraktor itu sendiri, dengan berbagai alasan supaya kita bayar dan bayar lagi.
    Mengenai keamanan saran saya cobalah sedikit akrab dengan beberapa petugas atau satpam yang biasa berjaga disekitar hunian anda, karena mereka biasanya adalah warga sekitar yang notabenenya orang biasa (maaf…preman kampung yang diberi seragam, CMIIW) yang juga kenal dengan oknum yang suka ambil barang orang sesukanya tanpa izin / atau bahkan mereka sendiri.
    Coba kenali lebih dekat orang2 macam ini untuk memperkecil resiko yang lebih parah menimpa hunian kita.
    Semoga semakin nyaman tinggal diwilayah selatan Jakarta.

  20. Haduwww,,, rencana hari ini mau syrvey ke bukit dago, gA jadi dweh syerem kalo nunggu listrik ampe 2 tahun…. Thanks info nya for all,,,

  21. Thanks All buat infonya….Saya jadi berpikir ulang untuk ambil spot disana…
    Buat pengembang jangan seenaknya mempermainkan konsumen.! kalian sendiri yang akan rugi….laporkan saja ke YLKI semoga persoalannya lekas kelar!

  22. Wah…benar Thu…
    saya sudah lama tinggal d sana..

    tp kayaknya hal2 di atas dari dulu sampai sekarang blum ada perbaikan ….

    malah ada punglinya untuk penyambungan listrik sementara …alasannya biaya ini itu..terakhir bilang mau gak..klo gak mau ya tunggu aja PLN sampai di sambung…..Hmmmmm..klo gak di depan anak istri udah saya GEJROT thu orang…

    Klo keamanan sekarang warga swadaya sendiri, murni kepedulian warga sendiri yg merasa muak dengan keamanan Bukit Dago….

    semoga bermanfaat n dapat menjadikan bukit dago lebih baik…

  23. wah…..saya lagi cari2 nich dibukit dago….sebenarnya saya dah tinggal di perumahan dekat bukit dago…cuma cari suasana baru yg lebih sehat aja..ternyata banyak keluhan dan komplain yg gak ditanggapi begini ma developer…..ihhhhh…ceyem…gimana mo dpt lingkungan yg sehat klo begini..yg ada emosi lagi…ogah ah……….

  24. dear all,

    gimana kabarnya keadaan bukit dago sekarang?
    minggu kemarin saya survey kesana dan suka banget sama rumah dan lingkungannya.
    apakah listrik dan keamanan sudah tersolusi saat ini di sana?
    karena posting keluhan terakhir kan april 2010.
    pls advise…

    Rgds
    Dian

  25. dear pak Imam,,
    Permasalahan mbak niken saat ini sdg saya alami, bahkan saat ini sedang di pingpong oleh pihak marketing & kontraktor utk pemasangan listrik.
    Awalnya pihak marketing menawarkan solusi utk korespondensi dg bpk. Ricky PIC di Pusat, tp setelah membaca room ini sy urungkan utk membuang waktu & tenaga berkoresponden dg pihak pusat pengembang. Jd mungkin solusi sementara saya akan pertemukan pihak marketing dg kontraktor pemasangan listrik (bp. Nasir) spy tdk ber-pingpong ria lg.
    Seharusnya selain masalah koneksi dengan PLN,,lampu penerangan jalan hrs menjadi perhatian jg. Krn ganjil rasanya kalo kita beli lingkungan perumaahan tanpa fasilitas tsb.

  26. sama nih perkaranya, saya baru KPR rumah di blok D, kayaknya saya juga di pimpong aja masalah listrik, ke pak Nasir lah, atau ke siapa lah. Gedek juga melihat Pihak Developer yang angkat tangan soal listrik, katanya udah bayar ke PLN-nya jadi tergantung kontraktor rekanan PLN-nya. kalau kondisi begini, yang ada pasti banyaknya biaya tambahan untuk pemasangan. kalaupun kita punya saudara orang PLN (jadinya ngga usah bayar2 lagi) , lalu bagaimana dengan tetangga sebelah kita yg baru dibangun? mereka belum tentu mau bayar2 biaya2 siluman dari pihak PLN kan? yang ada kita tinggal sendirian di blok tersebut, dan memicu rasa tidak aman

  27. perum bukit dago nyaman sih,tapi sayang keamanannya kurang sya sendiri sdh tempati rumah sejak 2008 sampai keamanan swadaya kita pihak keamanan terkesan lepas tangan kalau ada masalah,terlebih sudah sering kali pencurian alhamd sekarang kita pake jasa keamanan swadaya

  28. Waduuuh …. saya jd ikut prihatin dengan keluhan bukit dago. saya jd mikir lagi buat ngambil rumah di bukit dago. Semoga permasalahan ini bisa cepat selesai. kita yg sdh tertarik jd ragu2. Semua slogannya jadi tidak berlaku dong ???.

  29. Sebagai pembeli qt juga seharusnya bisa lebih bersabar dan memahami bahwa memang hal tersebut merupakan proses kalo qt beli rumah yang sifatnya inden. Bukan kesalahan developer juga, karena berhubungan dengan pihak lain yaitu PLN. Kalo mau langsung ada listriknya ya silahkan beli rumah yang ready stock ato rumah second. Kalo mau dapet fasilitas dan pelayanan yang lebih profesional ya beli aja rumah yang pengembangnya jg profesional (yang harganya juga pasti mahal). Ibaratnya pengen murah tapi dapet fasilitas dan pelayanan yang setara dengan yg mahal. Agak egois aja sepertinya. Seharusnya jauh sebelumnya sudah antisipasi. Jangan langsung mimpi pengen nempatin dengan kondisi nyaman.

  30. Aduh rencananya tgl 2/6/11 nanti saya akan booking fee, dan akan mengajukan KPR sebelum terlambat bisa tolong kasih informasi ke saya keadaan yang sebenarnya tentang BUKIT DAGO, Please………..

  31. Saya udah ambil du blok E kira2 lisrtiknya lama ga soalnya rumahnya udah 1 bulan yang lalu serah terima tapi ya itu kwalitas bangunanya kok memprihatinkan banyak yang bocor sama rembes2…

  32. akhirnya listrik di rumah saya dipasang yang di blok-d, tapi emang kudu neken trus ke marketingnya, akhirnya atas saran pak albert saya disuruh kontak pak setiawan di kantor pusat duta putra, dan ngga sampai seminggu listrik pun akhirnya dipasang oleh pak nasir. kemarin saya kasih 2 opsi, 1. cantol langsung ke tiang tanpa meteran, 2. atau kemarikan duit pengurusan pln biar saya yg urus, kalo ngga mau juga , saya akan tulis di kompas suara pembaca. beberapa hari kemudian listrik akhirnya dipasang

  33. Kepada pihak developer Prumahan Bukit Dago. Agar Diperhatikan Keluhan dari para konsumen diatas. Termasuk saya mengeluhkan tentang belum dipasangnya pagar rumah dan LISTRIK PLN juga sudah 6 Bulan belum. Jalan Coran Depan Juga belum Tuntas. Gimana Nih?? Sudah menanyakan berkali2 ke marketing (Namawi,Albert) jawabnya nanti2 aja terakhir katanya sebelum lebaran, ke bagian teknik (Dito) sama aja.
    Jadi Apa Harus dengan cara pak ADE baru ditanggapi, Repot banget kayanya!!

    Asep Gumilar
    E14. No.1

  34. Saya Juga Belum tuh udah 6 Bulan Lebih, Jalan Coran depan belum tuntas,Pagar belum dipasang dan diCat, PLN Belum Terpasang. Gimana neh bos2 Developer Bukit Dago?? Klo Pelayanan bagus kan Majemen Bukit Dago Juga Yang untung.
    Saya Pinta di segerakan keluhan2 konsumen. sebelumnya saya sudah berkali2 ke bagian Marketing dan Teknik hasilnya Nihil…. terakhir katanya habis lebaran diselesaikan ternyata BELUM. jadinya Kapan??

    Asep Gumilar
    E14 No.1

  35. yang pasti terlalu sering terjadi kasus pencurian
    kasus terakhir pencurian di Blok D7 sabtu tgl 24 sept atau minggu 25 sept dini hari
    yang notabene blok D mempunyai keamanan swadaya, jadi tanda tanya buat petugas satpam nya.
    sewaktu awal tinggal di sana, jika ada kasus, laporan ke satpam utama. jawaban satpam itu bukan wilayah kami, kami hanya menjaga aset developer, tapi pas lebaran minta THR ke warga …. masih kurang dari developer ?!!!!!!
    tadinya senang lihat hijau di jalan raya depan ruko2 bukit dago, sekarang ruko2 di tambah … yang hijau2 jadi berkurang banyak … huffff panasssss
    katanya jalan di depan rumah akan di hotmix … mana realisasinya ????!!!!! dari tahun 2007 sampai sekarang blok D belum semua tuh …. ????!!!! janji janji doank …. nanti keburu musim hujan gak jadi lagi … jawabanya kan selalu itu … tunggu tidak musim hujan …. mangkenye cepetin tuh ngerjain nye …

    warge bkt dago

  36. Alhamdulillah ternyata Allah masih memberikan perlindungan kepada saya, ternyata apa yang terlihat dimata belum tentu baik didalam ISI nya. Hampir saja saya ikut terjebak dengan permasalahan yang ada….Ngak jadi ngambil..Ah……

  37. Aduh rumit juga ya masalah Perumahan Bukit Dago,,,,,,,,,,memang dari awal dp rumah aja sudah ketahuan,,,,,,,sampai 2 bln berlalu rumah belum kunjung dibangun,,,,,kalo ga diuber2 pihak depelover diam2 aja…..sekarang rumah sdh mulai dibangun,,tapi ya gitu deh masih mendat-mendet,,,aduh mudah2an pihak depelover segera berbenah diri.

    Salam kenal buat seluruh penghuni Perumahan Bukit Dago

  38. Saya baru saja ingin membeli rumah di bukit dago, type 45 tanah 112,5, dengan harga 240jt di blok BDU. nama type nya Peninsula, ada jg yg type 36 dgn nama Tuscany.
    Yang ingin saya tanyakan, apakah sekarang per bulan Desember 2011 untuk listrik di bukit dago sudah terpasang semua?
    Trus bagaimana dengan masalah keamanannya, apakah aman, atau pernah ada kejadian kemalingan lagi sampai sejauh ini?
    Mohon Kabar dari warga sekitar..
    Trimakasih banyak..

  39. Wah..Nasibnya sama korban pembohongan PLN. Nasib kita sama. Mereka tidak bekerja secara Profesional. Jargon “Pelayanan 24 jam” sangat jauh dari kenyataan.mereka janji bakalan dateng kerumah…eh…di pagi ampe malem gak nongol, saya coba datangi Kantor PLN yang di daerah SIMAPANG DAGO…mereka jawab, ” Petugas Kami lagi Dijalan, Alamat tidak ketemu dan bla…bla…bla lainnya….” Apakah mereka bodoh y…padahal dari semenjak saya melapor, Mereka meminta nomor tlp yang bisa dihubungi….sangat LUCU…Mohon maaf apabila ada dari pihak PLN yang marah, Ini hanya sekedar Keluhan dan Kekecewaan dari kami sebagai Pelanggan. MOHON DIPERHATIKAN …..Makasih

  40. sy turut menyesal mengambil di bukit dago, meskipun harganya murah, ehhmmm..peyanannya bikin kesel..akhirnya sy putuskan berhenti memesan, ketimbang lebih makan ati…

  41. Perumahan ini sangat tidak recomended…maaf…sy telah banyak dirugikan dengan layanannya yang lamban dan not profesional..hmmm…

  42. Dear All,
    Wah terima kasih semuanya, Anda telah membuka mata hati kami yang minggu ini akan melakukan Booking Fee di Bukit dago, dengan adanya comment2 seperti ini, kami menyatakn CANCELED

  43. apakah sampai saat ini masih berlangsung hal yang telah disampaikan bapak / ibu sekalian?? apakah masih ada kendala di perumahan ini??
    mohon info nya.. terima kasih

  44. kalo sampai saat ini ga tau masi berlangsung ga, karena ga pernah tau dalamnya gimana, tapi saya yang ruko bukit dago, memang merasakan ga ada tanggung jawabnya dalam semua hal sepertinya PT. Dituka Raharja ini sangat2 ga ada aftersalesnya..cm depannya doang manis2…ujung2nya pasti dicuekin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>