SURAT TERBUKA UNTUK BFI FINANCE

Saya adalah nasabah BFI Finance Cabang solo yang setia dan tidak pernah melakukan pelanggaran kesepakatan yang berarti selama menjadi nasabah. Namun saat ini saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan BFI Finance karena telah menerapkan aturan yang jauh dari prinsip-prinsip keadilan dan peraturan yang tidak lazim seperti pada lembaga keuangan yang lain.

Kronologisnya adalah sebagai berikut :

Pada tanggal 17 November 2008 saya melakukan perjanjian pembiayaan konsumen dengan:
Nama Endra Gunawan Wibisono, SE
Nomor kontrak : 7408027113
Nilai pembiayaan sebesar : Rp. 23.380.000,00
Jangka waktu 12 bulan
Angsuran per bulan 2.253.000,00.
Tanggal Mulai angsuran 17 November 2008

Namun pada bln mei saya ingin melunasi pinjaman /pelunasan dipercepat dan saya meminta perincian berapa total pinjaman yang harus saya bayar. Alangkah kagetnya saya ketika saya diharuskan membayar seluruh pinjaman dan bunganya selama 12 bulan penuh padahal selama 5 bulan saya belum menikmati pinjaman tersebut. walaupun saya diberi pengembalian senilai Rp 130.000,00 tapi nilai itu sangat keciiiil dibandingkan kewajiban yg seharusnya tidak saya bayar. Dari kejadian diatas saya mengambil kesimpulan :

1. BFI telah bersikap tidak adil terhadap nasabah dan menerap praktek bisnis yang tidak fair.
2. BFI tidak menerapkan prinsip prinsip pembiayaan yg wajar khususnya kepada nasabah yang melakukan pelunasan dipercepat. Di mayoritas lembaga pembiayaan setiap nasabah yang ingin melakukan pelunasan dipercepat selalu dihitung berdasar bunga berjalan ditambah pinalti.

Dari kesimpulan diatas kami mengharapkan kepada instansi keuangan terkait untuk memberikan teguran atas praktik praktik bisnis yang tidak fair.

Selain itu kami mengarapkan kepada masyarakat luas untuk berhati hati memilih lembaga pembiayaan. Jangan tergoda bibir manis dan suara merdu marketing dan costumer servis karena biasanya dibalik ucapan manis tersebut tersimpan praktik praktik bisnis yang unfair.

Selamat tinggal BFI… Saya sangat kecewa padamu..

Regards,
Endra gunawan
pacbaki.pdip@gmail.com

160 thoughts on “SURAT TERBUKA UNTUK BFI FINANCE

  1. Dimana Orang BFI ?
    … Saya juga menjadi salah satu korban dari tidak proffesionalnya surveyor BFI… khususnya cabang Solo.

  2. Salam Sejahtera…
    Sebelumnya saya mohon maaf atas ketidaknyamanan Saudara Endra G. dan saudara Nanang…
    Saya selaku marketing PT.BFI finance akan coba menjelaskan mengapa kasus seperti ini sering terjadi pada waktu konsumen pelunasan…
    Saudara Endra G. tahukah anda mengapa pada waktu pelunasan anda membayar lebih dari yang anda perkirakan? karena di Lembaga Pembiayaan manapun berlaku prinsip dasar bahwa Bunga Flat yang dibebankan pada konsumen adalah Konversi dari Bunga Efektif…jadi pada kasus anda ini kalo anda membayar angsuran,proporsi yg ada adalah bunga+pokok NAMUN tidak berarti Proporsi BUNGA+POKOK ini Tetap setiap bulannya…ini yang harus anda pahami…Bunga+Pokok ini proporsinya adalah bulan 1 proporsi angsuran adalah anda lebih banyak membayar Bunga kemudian baru pokok s/d angsuran terakhir..jadi apabila anda membayar angsuran s/d bulan 7 pastilah Pokok anda masih cukup banyak….Kemudian coba anda lihat di perjanjian yg anda tandatangani apabila anda membayar pelunasan sebelum seselesainya tenor (6xangsuran terakhir) disitu tertera bahwa anda harus membayar sesuai angsuranxsisa tenor Full…saya paham sekali kalo anda kecewa tetapi sekali lagi coba anda tanyakan pada kerabat/orang terdekat anda yang bekerja di lembaga pembiayaan Prinsip dasar lembaga pembiayaan semua sama…Sekali lagi saya mohon maaf apabila kami selaku karywan BFI berbuat kesalahan,selaku marketing yg pertamakali memproses aplikasi anda komentar kami ini dilihat dari prospektif bahwa Kami MARKETING hanyalah Karyawan,yg rela berpanas-panas demi memproses aplikasi anda,tanpa MEMUNGUT BIAYA APAPUN dari anda…
    dan hal ini akan terus kami jaga….

    • salam kenal semuanya
      to the point aja pak , mengapa waktu pertama kita menanyakan angsuran tidak lgsg dijelaskan terlebih dahulu secara rinci dan lengkap , tetapi kejadian ini kan sering timbul di khalayak ramai .
      itu adalah pr buat perusahaan leasing , dimana2 pemikiran khalayak umum tidak ada sistem begitu , jika ada kan dijelasin dari awal lebih bagus ,
      tq

    • Selamat malam.

      Saya salah satu nasabah Bima Finance.

      Sebelum saya mengungkapkan kekecewaan terhadap pihak bima finace,
      Mohon di koreksi masalah saya ini

      Bulan maret saya mengajukan kredit motor yamaha xeon (second) dari showroom melalui bima finance.sudah sebulan tanpa ada kejelasan akad kredit dari pihak bima.akhir april tiba2 ada telfon dari pihak bima finance bahwa saya sudah jatuh tempo.padahal saya belum ada konfirmasi tentang kapan dan berapa angsuran yg harus saya bayar.
      Akhirnya depkolector tiba di rumah menagih cicilan sekaligus denda.padahal saya blm dapat info apapun dari pihak bima.

      Selanjutnya saya bayar bulan berikutnya melalui pihak showroom (nitip setor) karena pihak showroom menawarkan kemudahan pembayaran.

      Bulan ini ada masalah lagi.dari penjelasan awal sang survey cicilan di 16 bulan sudah tidak ada.adanya yg 18 bulan.ok saya deal di 18 bulan dengan cicilan Rp.555.000/ perbulan.tapi di pembayaran di bulan 4 tempo cicilan  berubah jadi 24 bulan.saya jadi bingung sebenernya bagaimana system di bima finance.

      Saya mohon kebijakan pihak bima finance.kalau memang di system bima finance 24 bulan.tolong motor di tarik saja dan kembalikan uang saya yang sudah masuk.

      Klu memang tidak bisa terpaksa saya akan menempuh jalur hukum.karena saya merasa di rugikan sebagai konsumen.

      Terima kasih.

      Hendro susilo

      Bekas

    • salam kenal
      Bpk marketing BFI

      sedikit saran kepada bapak , untuk kasus begini mengapa dari awal anggota bapak yang profesi sebagai marketing tidak menjelaskan ? disebabkan surat kontrak yang tertera begitu banyak pasal2 dsbgnya , untuk point penting kan bisa dijelaskan .

      dan untuk : MARKETING hanyalah Karyawan,yg rela berpanas-panas demi memproses aplikasi anda,tanpa MEMUNGUT BIAYA APAPUN dari anda… kurasa dalam hal ini fair2 saja karna ini adalah resiko dari pekerjaan bapak .

      maaf jika ada yg salah
      sedikit saran untuk kedepan supaya BFI lebih maju

    • istri Teman saya salah satu debitur di bfi…belum angsuran pertama istri teman saya ini meninggal…di perjanjian yg diberikan ke teman saya ini udah jelas diterngkan bahwa bila debitur meninggal dunia segala biaya yg dibeban pada debitur ditbebaskan…tapi nyatanya pihak bfi tetap menagih…dan teman saya tdk dapat klim asuransi jiwa…gimana ini bfi..kami sudah urus tapi pihak bfi bilang hrus debitur sudah mengangsur 3 kali terus meninggal..baru berlaku klim asuransix…sedangkan di surat perjanjian tidak ada seperti itu…mohon penjelasanx boss

      Reply ↓

  3. Apa yang dikatakan saudara marketing BFI di atas sangat benar. Makanya saya cabut dari BFI setelah selesai ikatan dinas, walaupun sebagai lulusan MT saya sudah mendapat remunerasi yang memuaskan. saya saat ini berkarier di luar bisnis finance / banking. suatu saat jika Allah mengizikan saya ingin buat perusahaan pembiayaan yang berlaku fair dan transpran kepada debiturnya dan tentu saja berlandaskan ekonomi syariah bukan ekonom kapitalis.

  4. Bapak coba baja lagi Perjanjian-nya pak, memang begitu. Kebijakan tiap finance biasanya beda2 c pak…
    Kalo merasa benar, bawa aja ke pengadilan. *Kalo berani

  5. salam kenal

    saya adalah salah satu konsumen para finance
    saya melakukan kredit motor melalui para finance bengkulu.
    kronologisnya :

    saya hari kamis 27 agustus 2010 melakukan pelunasan kredit motor,
    waktu saya menerima BPKB motor, saya cek nomor mesin yang tertera di BPKB dan STNK.
    tapi ada kesalahan perbedaan no mesin BPKB dan STNK.
    setelah saya tanya kenapa seperti ini, dari pihak para finance tidak bertanggung jawab untuk kesalahan no mesin di BPKB dan STNK motor, padahal secara teknis dan nalar logika pihak para finance yang mengetahuinya, malah saya yang harus menyelesaikan kesalahan no mesin BPKB dan STNK motor.
    Apakah seperti itu kerja para finance yang sudah merakyat dio indonesia???

    salam dan terimakasih

    Evandy Silalahi

  6. Saya tinggal di solo juga
    memang nasabah selalu menjadi “korban”
    pada waktu calon nasabah butuh duit mendesak kadang mau tidak mau dan “terpaksa” mengambil pinjaman yg menjerat leher.
    saya pernah punya pengalaman tidak mengenakan dengan BPR besar di wilayah Pajang solo.
    waktu itu ada teman yg pinjam nama saya untuk mengambil pinjaman di BPR tsb, nilainya 3.5jt. angsuran 250rbx18.
    teman saya tidak bisa mengangsur, dan kondisi saya juga sedang pailit.
    1 bln pertama tdk dibayar, masuk bulan berikutnya.
    kolektor datang dengan serombongan (mengaku) sbg polisi mencari saya. waktu itu yg ada di rumah istri saya, saya sdg ada di jogja.
    polisi tersebut mengancam istri saya untuk membawa saya dan atau istri saya ditangkap dan ditahan.
    saat ditanya istri saya, berapa angsuran yg perlu dibayar?
    dengan gagah berani mereka menjawab ; tidak butuh angsuran, kami butuh motor agunan atau suamimu!!!!!
    bahkan mereka mengancam akan mengeluarkan istri saya dari tempat kerja (yg tidak ada sangkut pautnya dg BPR tersebut).
    waktu itu istri saya sujud2 sambil nangis.
    waktu saya pulang, saya cari kolektornya yang kebetulan teman akrab dan tetangga kampung.
    saya tantang untuk mempertemukan saya dengan sang polisi tersebut, wktu itu saya sudah siapkan regu paminal provost polresta surakarta.
    tapi dia jawabnya ga jelas.
    waktu itu lsg saya byr 1bulan
    bulan berikutnya saya lunasi kekurangannnya.

    kami menyadari betul sebagai nasabah punya kewajiban, namun kami juga punya hak. itu yg harus diperhatikan.
    intinya hati2 memilih finance.
    saya masih punya rencana untuk menegur manajemen BPR Pajang itu.
    karena sakit hati saya perlakuan mereka terhadap istri saya.

  7. tapi untuk kasus BFI yg diatas
    memang BFI sdh benar kayaknya
    soalnya sistem bunga flat mmg seperti itu
    walau baru 1bulan berjalan tetap bayar bunga 12 bulan jika mau dilunasi, beda dengan sistem bunga menurun.
    dari sharing saya dg marketing BFI, mereka enak,
    bunga juga “cuma” 2% untuk pinjaman 18’an jt
    tp untuk pelayaan yg lain saya ga tau deh
    blm pnh pinjam BFI

    salam

  8. Saya juga mangalami hal serupa dgn pak Endra diatas pada BFI Balikpapan. setelah saya cek di hampir semua perush.Finance di Balikpapan,berbagai macam koperasi hingga Perbankan tidak satupun yang menerapkan sistem seperti BFI yang jelas2 merugikan konsumen karena seakan-akan menutup kemungkinan unt.konsumen melunasi pinjaman lebih awal dengan membebani konsumen total cicilan sampai selesai tanpa potongan bunga yang tidak dijalani.adapun sistem bunga Flat yang jadi alasan marketing BFI hanyalah akal2an dan dalih yg tdk masuk akal, karena untuk pinjaman dengan masa yg hanya 1 thn, besarnya bunga yg dikenakan pada bulan pertama tidak mungkin lebih besar dari cicilan hutang pokok.. hal itupun tidak dapat lagi dijadikan alasan karena intinya BFI tidak memberikan potongan bunga yang seharusnya tidak dikenakan karena masa pinjaman tidak dijalani dan tetap menagih total tagihan sampai akhir pelunasan.
    Mungkin hal ini dapat diadukan di YLKI atau badan2 perlindungan konsumen serupa.
    saran saya agar anda lebih berhati-hati dalam berurusan dengan perush. Finance. Sebelum anda menanda-tangani apa2,Mintalah rincian yg transparan tentang besarnya bunga dan biaya2 yg dibebankan selain yang anda pinjam,nago bila perlu. tanyakan dan baca dgn teliti aturan.syarat2 dan pasal2 perjanjiannya dan tanyakan sampai jelas benar bila ada yang terasa ganjil dan dapat merugikan anda dikemudian hari. dan jangan lupa minta salinan kontrak dan polis asuransinya. Hindari Finance seperti BFI yg telah terbukti menerapkan sistem yang tidak adil dan merugikan konsumen.

  9. semua lembaga pembiayaan ataupun lembaga keuangan di indonesia mayoritas mengacu kepada sistem yang kapitalis, dikarenakan mereka juga mendapatkan modal usaha dari lembaga keuangan yang kapitalis juga….jadi wajar saja kalau aturan yang mereka terapkan seperti itu. maka baiknya kepada consument yang ingin melakukan pembiyayaan harap berhati2 dan dipikir dulu masak2, karena kalau kurang perhitungan malah akan merugikan pihak customer,,,ibaratnya kita hanya akan menjadi sapi perahan mereka. maka ada baiknya sistem keuangan syariah bisa di terapkan di indonesia agar dapat lebih memberi keadilan kepada kedua belah pihak.

  10. tidak hanya BFI aja, BTPN aja yg punya misi dan visi mensejahterakan rakyat malah bikin orang tercekik.
    gw hutang 30jt unt modal usaha, stelah byr angsuran 13x 1.460.000 gw mo lunasin, hasilnya lo tau gak berapa yg dia minta?
    30.080.000 gila gak?
    pinjaman pokok 26jutaan
    penalti 2 x 14.60.000
    + bunga berjalan, adm bank….
    dan parahnya lg tidak ada ampunan untuk pengajuan keringanan….
    gmana mo sejahtera indonesia???!!!
    tolong bapak2 ibu2 dewan untuk menyampaikan aspirasi kita ini kpd menteri untuk memberikan kebijakan yg tdk hanya profit oriented, tp jg untk kesejahteraan rakyat

    • amazing dunia oh dunia banyak sekali orang membutuhkan bukannya mempermudah malah mencekik,tapi mau bagaimana lagi cuma di badan keuangan itu kita terbantu, minta tolong saudara juga mereka tidak peduli meskipun mampu. semoga semua yang sedang dalam kesulitan teratasi kesulitannya, amin.

  11. Saya adalah salah satu nasabah BFI Sorong,Papua,saya hanya ingin menanyakan,apakah ada solusi,agar cicilan pembayaran mobil saya bisa diperkecil,mungkin DP nya saya tambah,sehingga cicilan kecil,atau bagaimana?Krn informasi yang saya terima dari pihak Dealer Mobil tsb,bahwa cicilannya bs kecil jika DP di tambah..Tolong info nya segera

  12. sy mengalami hal yg sama dgn BCA Finance, cicilan mobil 4 tahun, akhir tahun ke tiga hendak dilunasi (sisa 12x 4jt = 48 jt), jumlah yg harus dibayar ternyata kurang lebih sama besarnya apabila kita cicil. (pokok+bunga). ternyata dasar perhitungan bunga apabila pelunasan dipercepat, maka hitungan bunga berubah menjadi efektif.(shg bunga besar di depan), bukan perhitungan flat spt yg dipromosikan. (seharusnya dijelaskan rinci oleh pihak mkt di awal). pihak customer service n mkt hanya bilang bahwa itu sudah sistem, dan mrk tidak bisa berikan rincian secara detail (aneh kan????)
    Saran, sblm memutuskan memakai lembaga finance, kita harus teliti dan banding2 dengan yang perusahaan lain or pembiayaan lewat bank, krn banyak yg lebih bagus, contoh di bca finance, sy dikenakan provisi 1 % (awal kredit) dan penalty 5% (untuk pelunasan dipercepat), sedangkan di bank terkemuka sama sekali bebas provisi dan bebas biaya penalty untuk pelunasan dipercepat. regards,

  13. di PT.permata finance jg sm hl’x, yg krg sy ngrti knp nasaba gk di prblehkn lg untk mlnjtkn ansurn krdit’x. bilah nasaba perna menunggak ansurn’x dan aneh’x nasaba dipaksa untk pelunasan dngn total 12x ansrn + denda harian, smntr ansrn bru smpe ansrn ke 4, kemudian kndaraan nasaba di sita dngn tdk jls srt penyitaan dan diancam kndaraan nasaba trsbt akan dilelang bla tdk melakukan pelunasan di ansran ke5, padahal nasaba msh snggup mlanjtkn ansrn yng tlh dspkti awal, dngn trlb dahulu mlunasi ansrn yg tertunggak…! ini artinya nasaba korbang PEMERASAN oleh pendanaan, sy krnya phk yg brtnggng jwb menyikapi pendanaan2 yg berprilaku sprti ini…?

    • itu oknum pak, seharusnya bapak jgn kasihkan kendaraan Bapak, karena pihak leasing tidak dapat melakukan eksekusi/penyitaan jika tidak ada putusan pengadilan. perjanjian kredit itu diatur UU no 42 Th 1999 Tentang Jaminan Fiducia. apabila mereka memaksa berarti mereka menginginkan kendaraan Bapak untuk dimanpaatkan secara pribadi, baik di over kreditkan lagi kelain orang, atau dia lunasi sisa hutangnya anggaplah dia membeli motor Bapak dengan harga dibawah standar. didaerah saya sudah ada pak kolector yang masuk bui gara2 menyita secara paksa kendaraan kreditan.

  14. Dimana mana leasing begitu…si BFI mah nga salah, Finance lain juga begitu…
    jadi sebaiknya jika mau sesuatu nabung dulu…..namanya perusahaan pasti mau untung…klo loe pada belanja di mall ..nga tau aja modalnya berapa..bisa bisa untungnya 60%…
    jadi yang namanya ingin sesuatu sebaiknya pelajari dulu agar kedua belah pihak sama sama ngerti ..klo nga ngerti seakan akan dibodohi padahal mungkin kita yang masih kurang paham…..

    so gunakan leasing dengan tepat….

  15. terima kasih semuanya atas pencerahannya, bisa untuk referensi saya….. semoga masyarakat kita sadar akan ketidakadilan seperti ini, menurut saya yang pernah pinjam di BRI dengan bunga flat (seperti disampaiakan marketing BFI) pada saat pelunasan saya percepat, hanya saldo pokok dan pinalti 1X, tidak seluruh bunga sampai angsuran selesai. inilah penjajahan diatas kemerdekaan, masyarakat yang dijajah bangsa sendiri….

  16. yang namanya pinjaman di bank semuanya hampir sama memberlakukan bunga lebih besar daripada pokok itu tujuannya biar si penghutang tidak cepat2 melunasi hutangnya seperti halnya kpr rumah saya dengan bank mandiri setelah 5 th dari pinjaman 10 th ternyata pokok yg harus saya lunasi belum ada setengahnya dari pokok hutang. itulah kenyataan yg harus kita hadapi, kalo tidak ngutang gak kebeli.

  17. pengalaman bpk endra sama yg saya alami ketika saya akan melunasi hutang saya yg tinggal setahun lagi, hitungan sederhana saya adalah pkok pinjaman dbagi jumlah bulan dikali sisa bulan + 5% pinalti dari sisa pokok eh gak taunya yg saya bayar sama saja jumlah sisa bulan dikali cicilan makanya praktek bank/finance itu gak ubahnya dengan riba tapi pinjam di syariahpun kadangkala jauh lebih besar cicilannya, ujung-ujungnya ke konvensional lagi. kita konsumen tidak ada pilihan selain menimbang, memikirkan, memutuskan dan pasrah.

  18. Saya belum begitu paham di dunia finance… Dan yang jadi masalah disini pun saya belum dapat menangkap 100% inti masalah nyah…
    Kadang em0si at0 eg0 qt yg membuat tidak ada kesepahaman…
    *Inti nyah khan cm satu,,, pada awal perjanjian khan sudah ada penjelasan berapa pinjaman,,, berapa angsuran,,, berapa jangka waktu nyah…
    disitu anda harus bs menentukan sikap…
    Kal0 pengen kena bunga nyah dikit y ambil yg jangka waktu nyah singkat,,, tapi sanggup tidak dengan angsuran per bulan nyah yg lumayan besar n0minal nyah…??? Nah kal0 pengen yang angsuran ringan y harus siap dengan bunga yang lumayan d0nk,,, karna jangka waktu nyah yg lama… gak perlu saling menyalahkan dan merasa benar sendiri… Menurut saya seh lebih baek y jangan sampai qt punya utang… Syukur2 qt mau saling memberi kepada yang pantas dan membutuhkan…

  19. Saya mau tanya, kira2 setelah telat berapa angsuran sehingga kendaraan tersebut bisa ditarik?..begini saya sudah bayar 3 angsuran dengan baik tetapi pada saat angsuran ke 4 saya agak terlambat karena sesuatu hal sehingga saya merencanakan untuk membayar sekaligus angsuran 4 dan 5 pada bulan ke 5 beserta denda hariannya.Tetapi pihak Finance tetap akan menarik mobil saya karena belum membayar angsuran ke 4…bagaimana sih yang seharusnya??

    • Selamat pagi,

      Aturan yang berlaku di semua lembaga keuangan…….bukan dari berapa kalinya…..tapi dari berapa hari sejak keterlambatan……

      jadi mau baru 1x atau 10x, itu sama saja, aturannya terlambat 1 hari akan diperingati, kemudian sampai 1-2 hari lagi ( aturan di beberapa lembaga mungkin berbeda2 )…….akan dikirim surat peringatan………sampai surat peringatan ke 3…..maka akan dikirim surat perintah penyerahan unit……untuk waktunya berbeda – beda tergantung kebijakan lembaga keuangan…….

      yang terbaik adalah jika adalah masalah dalam pembayaran, jangan menunggu sampai jatuh tempo, langsung hubungi finance/bank tsb…

      contoh saya ada kredit di Bank Mega, waktu itu saya merasa cash flow saya bulan itu agak terganggu……maka saya lgsg call MKT Bank Mega sebelum jatuh tempo utk memberitahu dan mereka juga menyambut baik…..saya dikasi diskon jadinya…..pokoknya klo semua ada itikat baik rasanya lancar2 aja……

    • yang sering saya alami terlambat 1 bulan dapat peringatan, terlambat diatas 2 bulan ada nwacana penyitaan. tp tergantung kita, kalau kita lembek ya… diinjak.
      sama orangleasing.

  20. Emang itu sudah jadi resiko orang ngutang..kalau credit macet,unit lenyap,nasabah kabur siapa yg mau tanggung jawab?finance juga punya tanggung jawab pd karyawanya..teliti sebelum d terima.jangan asal nyaplok kalau pas lg terima.nti ngangsurnya ogah2han..

  21. salam…saudara sy telah mengambil motor beat n telah menggangsur selama 11 bln,belakangan ini trlambat mengangsur hmpir 3 bln.kemudian saudara sy dtg ke kantor, utk minta jangka tempo beberapa hari lagi br mau byr, tp malah motor ditahan n diberi notis 7 hr hrus diselesaikan.tetapi yg menjadi prtanyaan sy,selang 4 hari kami dtg byar utk 3 bln angs yg trtunggak tp tdk diprbolekan ,pihak fif minta utk dibyr penuh selama 24 bln, setelah berunding akhirnya pihak fif minta kami byr 5 bln+denda+biaya penarikan sbesar 750rb, Tetapi alangkah anehnya trnyata esoknya km jg tdk diprblehkan membuat byran n anehnya jg pihak fif ada yg mengatakan bhwa kami sudah tdk ada kaitan dg pihak fif,n ada pihak fif yg mengatakan kalo ada yg dikenal maka urusan akan lbih mudah,
    singkat cerita
    Setelah km dtg bebepa kali lg fif mengatakan akhirnya fif meminta km utk brsabar krna smua msh dlm proses n bersabar krna menunggu konfirmasi dr pusat,tetapi tdk bisa membri kpastian kapan km bleh bayar,
    Yg menjd prsoalan sy utk apa notis 7hari n knapa kami tdk diprblehkan membayar??n apakah tnpa pembayaran bisa mengeluarkan motor yg ditarik? n apakah kalo tdk ada yg dikenal di fif maka urusan mmg sulit??
    trimksh

  22. hehehe.. yang terbaik memang Leasing basisnya Syariah. Untung sama2 dan Rugi jg sama2 ditanggung debitur & kreditur. Tp unt proses persyaratannya mmg susah karena benar2 dianalisa terhadap bisa tidaknya konsumen mencicil kewajiban setiap bulannya berdasarkan penghasilannya. Ironinya terkadang kita/konsumen sendiri yang membuat Leasing berbasis Kapitalis ini tumbuh subur di NKRI ini,krn konsumen selalu ingin cepat memiliki sesuatu yang sebenarnya menurut survey keuangan ia tidak bisa memenuhi kewajiban bulanannya..Tp kita cincai cincailah dgn Marketing Leasing unt mark up penghasilan… Jadi intinya konsumen juga NAKAL,kalo kita semua mau JUJUR pasti Leasing basis Syariahlah yang akan Tumbuh.. :)
    Bukan Promo tp coba Ke Bank Takaful/ BSM aja.. Equitas mereka sepengetahuan saya mmg mrk pakai unt perputaran usaha yang Halal bagi semua umat.

  23. hari ini saya kecewa dgn BFI pasuruan karena saya sbg nasabah yg telah lunas tgl 4-8-11 itupun blom jatuh tempo an saya gk pernah telat bayar,trus saya d tawari lgi sma cs dilla krn melayani dgn baik saya setuju dgn plafon 4,7jt krn d anggap sbg nasabah yg baik.entah knp setelah di survey cma dpt 3jt an akhirnya pun di tolak kreditnya.atas dasar apa d turunkan plafonya an d tolak akhirnya.nama surveyornya mansur mungkin aq krg tau aturan apa BFI dgn oknumnya tp sudahlah saya juga gk butuh BFI pasuruan.saya jga menyesal knp mengarahkan teman2 utk jd nasabah BFI entah brp tmn yg udh jd nasabah aq kuatir mrk menyesal dgn perlakuan BFI pasuruan.trims

  24. wew……
    mo nanya….
    apa memang BFI terapkan cara yang keras/force
    memang saya terlambat memabyar 1 minggu dari tanggal jatuh tempo…

    apa musti pake ancam2 segala, sedangkan saya selalu melunasi semua tanggungjawab saya…

    apa nggak ada sistem penyelesaian secara persuasif doloooo,
    trus, teguran lisan, teguran tulisan , baru lah pake cara keras, klo perlu BFI minta bantuan dalmas/polisi untuk membantu kolektor….

    payah banget nih BFI…
    kapok….kapok….tobat deh ….

    ngak lagi2….

    makaya, wa mo bilang ke temen2, supaya jangan sampai minjam di BFI…..

    saya bilang begitu , karena, saya juga megang simpan pinjam di lingkungan saya, dan saya sering bertemu dengan peminjam yang keras kepala/kolot…tapi saya terapkan seperti apa yang saya bilang di atas…

    saya pinjam BFI karna, waktu ada yang mo pinjam uang dan mendesak sekali (orang yang sangat pantas di bantu), bertepatan waktu itu , uang kas kepake semua…, pas juga teman sayan kerja di BFI, dan dia ngasi solusi supaya pinjam di BFI jaminan motor.
    eh, gak nyangka….BFI tuh kasar…dan gak profesional….terlebih lagi…BFI tuh gak punya hati da perasaan….

    saya sarankan ke semua yang bisa baca posting ini, gak usah di BFI…jangan menyesal nanti…..

    (nanti juga saya aka sebarkan ini di salah satu forum/komunitas online besar di indonesia)
    trims, untuk admin.

  25. Memang rata2 org yg komplain baru d belakang hari, jarang org komplain d awal perjanjian kontrak n org yg komplain rata2 menunggak tp nda smua ya!! Waktu ttd kontrak maunya cpt d proses ato d setujui, sdangkan pas menunggk lalu d tagih baru kliatan belangnya hehe Dasar Org Ngutang!!

    • namanya ismail tapi mulut kayak gak disekolahin. ngasi solusi kagak, malah mencela. kalo punya duit dan gak kepepet juga gak bakalan pada sudi ngutang lah. pake otak kalo komentar.

  26. sebagai referensi….. silahkan anda-anda coba pembiayaan di pegadaian, untuk pelunasan cepat tidak harus anda membayar bunga+pokok (bunga flat) tapi bunganya akan di hitung secara efektif…. dan itu sudah terbukti, saya pernah melakukan pelunasan cepat dipegadaian dan perhitungan bunganya secara efektif….

    pembiayaan lain, mungkin prosesnya cepat tapi bunganya tinggi dan bunga dihitung flat…. kalau di pegadaian bunganya ringan cuma 1% per bulan… silahkan anda coba……

    thx…..

    • setuju bro, klw yang butuh dana talang jangan lah gadai2 ke finance/bank perkreditan (referensi) di pegadaian saja, terbukti muali dari administrasi sampai bunga itu gak bikin beban alias murah abissssssssssssssssss……
      poin pentingnya lagi PT. pegadaian berpedoman pada syariah islam juga, aman deh pokoknya… *jadi ingat nebus di pegadaian gw kwkwkwkkw

  27. Ya, betul, jgn pernah ke BFI cabang manapun….!

    sebenarnya lbh baik sih ke BPR tp klo ga lolos BI cek ya ke koperasi simpan pinjam aja, tp yg bonafid jgn yg ecek-ecek..

    Biasa kospin yg terdaftar di kabupaten dan sering dpt penghargaan pelayanannya
    baik kok. asal kita juga selalu komunikasi dng mereka..

    klo ada masalah di BPR jangan ragu lapor aja ke BI, mereka pasti kena sangsi dan denda..

    yg jelas jgn pernah lagi ke BFI atau yg sejenis, klo bicara kepepet perlu uang mendadak kan sbnrnya ga juga kan. yg mendadak itu klo mati atau kecelakaan.

    klo urusan lain, hrsnya msh ada waktu, jd jgn terburu-buru.

    semua bisa di analisa dan dilogika kan.

  28. berbisnis sm BFI bukanx untung,.,.malah buntung,.,malahan rugi di transportasi and pulsa,.,.BFI balikpapan ga ada urusan,.,.,.

  29. lebih baik di artha prima,.,.jelas dpt Q,.,.di BFI balikpapan,.,.jangankan Q,.,.pulsa and bensin az ga bisa di belikan kita wkkwkwkw,.,.,bisax cuman menjanji,.,ktx 2%,.,ga taux hampa,.,.

  30. pertanyaan saya simpel…:
    > apakah jaminan dari para nasabah disimpan dengan aman atau di gunakan untuk HAL-HAL yang Lain (JAWAB DENGAN JUJUR). kalo disimpan kenapa saat ingin pelunasan harus 7 hari sebelumnya konfirmasi terlebih dahulu..???

    Pendapat Saya :
    >BFI Mengerikan, baik besar bunganya bunganya (3%), sistem perjanjiannya. dan sistem peringatan pembayar angsurannya (khahahah masak jatuh tempo tgl 14, tapi dari tanggal 9 dan seterusnya di sms terus tuk jangan lupa membayar angsuran ampe lebih dari 2 kali perhari. saking mangkelnya tgl 11 langsung tak bayar.) trus dah bayar angsuran di kantor pos pagi2.. eh siangnya dapet sms belum bayar angsuran.. dan mau dateng ke rumah.. Emosi langsung tak telpon orangnya .. jawabanya lagi di lapangan jd ga tau.. HAH.. payah>…ga profesional..

    Salut saya :
    > satu hari cair.. (walau dengan resiko leher tercekik nantinya tapi ga papalah untuk urusan yg satu ini tak acungi jempol 1 aja.buat BFI.. he..)

    Masukan Saya untuk BFI :
    >untuk lebih memperhatikan para nasabahnya ..
    >memperbaiki sistem yang masih kurang pas buat masyarakat indonesi agar BFI bisa lebih baik lagi.

    Masukan buat para calon nasabah :
    sempatkan waktu sedikit tuk bertanya atau mempelajari apa itu bank syariah.

    yang terakhir :
    he.. ko mbak mbaknya yang jadi cs di Bank BFI jogja cakep cakep ya..??? jadi senang aku klo di tanya tanyain ma mba mba nya.. he…

  31. Dear All yang pernah mengajukan leasing/pembiayaan…

    Sepertinya terjadi kesalahpahaman disini.
    1. Dari sisi perusahaan : perusahaan ( dalam hal ini di wakili oleh oknum marketing) kurang menjelaskan secara detail dan terperinci atas segala konsekuensi atas pembiayaan yang di sepakati
    2. Dari sisi konsumen : konsumen kurang menanyakan apa hak dan kewajibannya atas pembiayaan yang di sepakati.

    Pada dasarnya, pembiayaan ini terjadi atas kepentingan 2 belah pihak. Jika salah satu pihak tidak sepakat, maka tidak akan terjadi kesepakatan dan aplikasi tidak akan di proses.
    Sebagai konsumen, ada kalanya pada saat melakukan pengajuan pembiayaan kita sedang berfokus pada bagaimana mendapatkan dana secara cepat dan maksimal, padahal di lain hal, kita harus bisa mengerti apa saja yang akan dikenakan kepada kita atas pembiayaan tersebut. Misal, ada pembiayaan yang mengharuskan kita membuka rekening di bank rekanannya sehingga untuk pencairan dana dan pembayaran angsuran melalui bank tersebut, ada pembiayaan yang menggunakan pihak rekanan sehingga ada dana cair yang di potong dari nilai pencairan anda sehingga apa yang tertulis di kontrak tidak sesuai dengan apa yang anda terima, ada pula oknum pembiayaan yang meminta dana pelicin agar aplikasi kita di proses, ada pula dari biaya pencairan yang kita terima masih dikenakan biaya administratif kembali, dls. Kita juga harus mengetahui, jika kita akan melakukan pelunasan atau pembayaran di percepat, apa yang kita dapatkan. Misal, apakah kita akan memperoleh diskon pelunasan, apakah BPKB/akta kepemilikan dapat segera pada hari yang sama dapat kita terima, dls.
    Kita sebagai konsumen juga harus dapat mengetahui apa yang boleh dan dasar fairness dalam pengajuan pembiayaan. misal: Unit adalah milik kita sendiri. Jika aset/agunan/barang jaminan adalah milik kita sendiri, maka kita dapat mengajukan untuk dilakukan pembiayaan. Mengenai dana tersebut mau nanti digunakan oleh diri sendiri atau pihak lain, maka diperlukan tanggung jawab dan kedewasaan dari kita untuk menggunakan dana tersebut secara bijak dengan segala konsekuensi yang ada
    Merupakan tindakan yang benar dari perusahaan pembiayaan jika diharuskan melakukan peringatan, penagihan maupun penarikan unit jika di awal kontrak kita sudah sepakati untuk melakukan pembayaran angsuran setiap tanggal berapa dan pada saat tanggal tersebut kita tidak melakukan pembayaran. Jika memang terjadi problem/kendala dalam melakukan pembayaran angsuran, bisa diinfokan terlebih dahulu kepada perusahaan, dengan adanya itikad baik dari kita semoga perusahaan dapat memaklumi hal tersebut.
    Hal yang paling mudah dalam melakukan perhitungan besarannya nilai yang harus kita bayar, mungkin bisa gunakan rasio hutang. Cara perhitungannya sbb:
    (nilai angsuran perbulan x jangka waktu pembayaran angsuran) dibagi nilai dana yang diterima.
    Misal, Mr. Kredit mengajukan pembiayaan di perusahaan pembiayaan AAA. Dia mengajukan pembiayaan dengan jaminan motor, dana yang akan di terima sebesar 10 jt. Angsuran setiap tanggal 5 per bulan, selama 12 kali, dengan nilai angsuran sebesar 1jt per bulan.
    Maka rasionya : (1 X 12):10 = 1,2
    Dari pengajuan pembiayaan tersebut, Mr. Kredit juga membandingkan dengan perusahaan pembiayaan lainnya. Maka, idealnya dia akan memilih mengajukan pembiayaan ke perusahaan dengan Rasio terkecil dengan waktu pencairan tercepat dan mekanisme pembiayaan terfleksibel.

    Perhitungan di atas dapat juga di terapkan di perhitungan syariah. Jika si pembiayaan syariah ada akad bagi hasilnya bagaimana. Perhitungannya silahkan di sesuaikan saja, berapa yang harus dibayar perbulan dikalikan jangka waktu pembiayaan dibagi dengan dengan dana cair bersih yang diterima

    Jika keberatan dengan bunga atau administrasi yang di bebankan oleh perusahaan pembiayaan atau bank, ada baiknya kita harus mulai berhitung dan menabung dana untuk mencapai keinginan tersebut. Tapi perlu diingat, setiap tahun terdapat inflasi, sehingga sebenarnya nilai uang angsuran kita sebenarnya menurun setiap tahunnya, sedangkan manfaat pembiayaan tersebut, jika kita menggunakannya dengan bijak, nilainya akan lebih meningkat. Nilai adalah keuntungan apa yang kita peroleh, harga adalah besarannya rupiah yang harus kita bayar.

    Semoga bisa membantu

  32. Bagi konsumen yg punya masalah dgn finance ,kami dari LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN siap memperjuangkan hak anda ,kontak kami hp 0856 421 44444 ….Saatnya konsumen diperlakukan sebagai raja yang sebenarnya bukan obyek biadab pelaku usaha
    salam konsumen !!!!

    • mohon bantuanya pak …istri Teman saya salah satu debitur di bfi…belum angsuran pertama istri teman saya ini meninggal…di perjanjian yg diberikan ke teman saya ini udah jelas diterngkan bahwa bila debitur meninggal dunia segala biaya yg dibeban pada debitur ditbebaskan…tapi nyatanya pihak bfi tetap menagih…dan teman saya tdk dapat klim asuransi jiwa…gimana ini bfi..kami sudah urus tapi pihak bfi bilang hrus debitur sudah mengangsur 3 kali terus meninggal..baru berlaku klim asuransix…sedangkan di surat perjanjian tidak ada seperti itu…mohon penjelasanx boss

      Reply ↓

  33. makanya kalau mau pembiayaan si konsumen jangan tanda tangan dulu sebelum diisi blangko perjanjian kreditnya…….. terus baca dulu juga pasalnya. yang gak enak lambaaat pencairannya.

  34. BFI memang kurang ajar,
    saya pernah telat bayar cuma lima hari dari jatuh tempo,bayangin berapa senda yg harus saya bayar,50% dari ansuran motor…
    bener2 gila bfi
    satu kata aja deh buat BFI
    fuck…!!!!

  35. Saya juga mengalami kejadian serupa dengan BFI.. saya pikir harusnya ada yang bertindak mengenai rules yang dibuat oleh BFI.
    Sewaktu penandatanganan perjanjian saya ada tanya mengenai bagaimana dengan proses pelunasannya?
    Marketing sangat manis menjawab, oh di kami tidak ada penalty. Hal ini memang benar tapi dia menyembunyikan klausal bahwa harus dibayar semua beserta bunga- bunganya.
    Dari fakta bahwa nasabah tidak diberitahu saja itu sudah menyalahi aturan. Ayo bertindak dong perlindungan konsumen.
    Kami sebagai konsumen selalu jadi korban pembodohan aturan- aturan perbankan. Lucunya lagi telat bayar, denda tetap di bayar, tapi unit harus ditarik dan kalo unit mau diambil bayar semuanya / pelunasan. karena nasabah dinilai wanprestasi. BFI Batam. Keterlambatan 1 bulan 7 hari.

    • sama pak saya juga begitu,,telat 1 bulan 7 hari..mau bayar 2 bulan malah disuruh lunasin semua,,bingung,,ada solusinya ga ya pak..

  36. Intinya, kalo mau sewa pakai (bukan hutang) sebelum tanda tangan kontrak ya dibaca dulu bagaimana dan seperti apa mekanisme nya. Telat bayar ya di denda lah, ada denda harian ada juga tambah lagi denda bulanan (reposision), cermat dulu sebelum mengambil keputusan. Konsumen ya sudah hak nya ngedumel dan ngoceh2, pihak leasing ya uncang2 kaki lah. Kalo di cari siapa yang salah ya tetep aja konsumen yang salah, semua kan tertulis jelas di kontrak. Bunga di leasing itu bunga flat. Kalo tenor setahun ya udah Biarin aja sekolah BPKB nya setahun, kecuali tenor 3tahun di tahun 1 berjalan mau dilunasi baru ada potongan bunga tenor ke 2 dan ke 3 yang hilang. gitu aja kok repot. Makanya jangan jaminan BPKB kalo kagak mau ribet okeehhhh

  37. Saran gw…buat para konsumen yg kecewa..makanya dri awal kalo butuh bantuan big rentenir mikir2 dlulah atau tanya dengan detail hak dan kewajiban lo biar gak nangis di kemudian hari gara2 kesepakatan yg gak kamu pahami..kalo lo udah ttd kesepakatan..percuma protes..toh mereka tetp ngetawain lo saat lo nangis..ingat bro ttd materai 6000…n buat para finance gw ngerti setiap usaha cari profit..tp jangan cri profit skalian cri jalan ke neraka..karna menikmati keuntungN diatas sumpah, kecewA serta air mata konsumen.,.ntar di akhirat big rentenir gak bisa buka finance baru…wkwkwkwk

  38. kepada para nasabah yang dirugikan Financial manapun jangan takut mengekpos pada media ,melaporkan pada masyarakat, hati hati dengan pasal jebakan..banyak nasabah yang dirugikan ..laporkan pada masyarakat saja dan YLKI

  39. hati hati terhadap finansial dengan dalih membantu justru malah menyengsarakan ,jangan bosan menulis di tweiter ,facebook atau situs situs lainya..sudah jutaan warga negara Indsonesia terjerumus janji janji menguntungkan nasabah malah sebaliknya dirugikan ..terutama pasal pasal yang diaukan umunya menjerat nasabah.yang mengalami hal ini jangan ragu melapor kepada yang terkait .lebih esfisien kepada media ..

  40. saya merasa telah menjadi korban yang terjebak oleh perusahaan BFI dan sangat berharap pemerintah baru mendatang dapat memperhatikan nasib rakyat kecil yang teraniaya oleh perusahaan leasing misalnya BFI yg bukan membantu rakyat kecil ,malahan menerapkan system yg sudah jatuh MENIMPAKAN TANGGA pada kami pula… contoh kasus yg sedang saya alami sekarang ,sangat memprihatinkan dan seolah2 prsh leasing yg konon dimiliki WNA ini sama sekali tidak menghormati dan peduli terhadap makna yg terkandung pada sila ke 5 Pancasila yg kita banggakan….betapa mengerikan perusahaan ini dalam mempraktekkan bisnis DRAKULA HISAP DARAH… misalnya dalam perjanjian butir ke 5 yg diterapkan BFI ” PENGAKHIRAN LEBIH AWAL” tertulis dalam hal konsumen hendak melakukan pengakhiran lebih awal ,maka konsumen harus memberitahukan kehendaknya itu kepada BFI ,setidak-tidaknya 7 (tujuh ) hari sebelumnya dan membayar lunas seluruh kewajiban ditambah biaya pelunasan yang BESARNYA AKAN DITETAPKAN OLEH BFI…. sebelumnya saya tidak melihat hal ini akan menjadi masalah besar yg memberatkan saya…namun setelah melihat keputusan yang diterapkan oleh BFI melalui staffnya tentang jumlah uang yang harus saya bayar untuk pelunasan lebih awal ,,,saya sangat terkejut dan meminta mereka menuliskan angka2nya dgn hitam di atas putih sebagaimana standart perusahaan yg sudah profesional dalam profesinya…guna untuk kuperlihatkan pada jajaran pemerintah yg membidangi hukum perbankan…apakah sudah bijaksana atau suka pijaksana perusahaan yg terkesan sangat arogan ini terutama jikalau bayar lebih awal ,maka tdk pernah ada reward ,,namun jikalau terlambat sehari saja ,,,denda 5 per mil perhari diberlakukan dan malah ancaman menyita jaminan pun sudah pernah dipraktekkan padahal keterlambatan tdk melewati satu bulan…oleh karena itulah maka saya memutuskan utk susah2 dahulu dan berharap ringan2 kemudian dgn mengajukan pelunasan lebih awal….namun jawaban yg saya terima yg diputuskan pihak BFI memperlihatkan nasib saya bakal susah susah dahulu …MATI MATI KEMUDIAN… saya meminjam dana sebesar Rp 169.400.000 (pembiayaan murni) dgn adm Rp 2.319.000 dan ansuransi Rp 15.325.000,- jadi total pembiayaan Rp 187.044.000,- di bulan Mei tahun lalu untuk membiayai pekerjaan proyek yg pembayarannya macet…dengan angsuran 35X dan bunga per tahun 0,92% dan hingga hari ini sudah berjalan 13 bulan berarti angsuran saya sudah berjumlah Rp 92.404.000,- dan saya berencana melunasi sisa 22 bulan dengan menjual mobil yg saya jaminkan tsb pada salah seorang teman saya ( di mana harga kendaraan tsb menurut survei BFI Rp 250 jt dan akan kujual pada teman saya seharga Rp 190jt untuk meringankan beban bunga yg terasa sangat berat tsb ) ,,,,saya pun bertanya pada BFI …berapa jumlah uang yg harus saya lunasi ,krn di butir ke 5 perjanjian tdk dicantumkan angka atau acuan % ,padahal dibutir lainnya misalnya denda keterlambatan ada dan tercantum dgn jelas 5 per mil… oke …jawab salah satu staffnya Rp 150.000.000,- yg harus dibayar …dgn rincian 22 kali angsuran x Rp 7.108.000,- =Rp 156.376.000,- discount Rp 1.376.000,-…. haa ???? apa ngak salah bu ? tanya saya…. ” lho…ini sudah ketentuan perusahaan kami.” jawabnya dan malahan salah satu marketingnya yg bernama Heri dgn nada tdk sedap mengatakan pada saya ” konsumen saya 500 lebih sudah…tak seorangpun yg komplain …hanya bapak saja yg keberatan ” maka saya hanya mengingatkan mereka …tolong deh anda2 yg profesional…berikan saya rumusan perhitungan bunga bank menurut ketentuan BI apakah bunga flat…anuitas atau lainnya… supaya saya dapat memahami kenapa dan darimana angka tersebut muncul karena saya yg hanya tamat SMA ini cukup bodoh dan hanya mengerti matematika sederhana yg saya kuasai dari sekolah dulu… saya pinjam uang 3 tahun Rp 169.400.000,- dan sudah saya cicil Rp 92.404.000,- berarti hutang saya masih Rp 76.996.000,- di luar adm dan ansuransi….nah sekarang saya ingin lunasi sisa waktu 1 tahun 10 bulan ini alias 22 bulan dgn harapan saya tdk perlu membayar bunganya yg hampir 1% perbulan tsb…namun kelihatannya bayar tunai atau bayar 22 bulan koq hampir sama saja… namun tanpa merasa sudah memakai timbangan yg berat sebelah mereka pun menjawab… yah…ntar kami tanyakan pusat lagi… inikah perusahaan leasing yg bertujuan membantu rakyat kecil yg telah beroperasi dgn kedok membantu namun prakteknya membatu dan membanting rakyat kecil seperti kami…harapan saya pak Jokowi yg sangat peduli pada rakyat kecil ini…sudi menanggapi masalah yg sudah banyak korban di negara kita ini… salam dari Wi Siong

  41. Parah.. Masak pinjam uang di BFI diblokir 1x. Anggsuran. Baru ada kesulitan uang suruh buka blokiran 1x anggsuran ngak bisa.. Wedyann..

  42. Pingback: syarat pelunasan kredit motor fif | Cek Harga Apa

  43. payah bca finance…sisa pinjaman sisa 6 bulan justru lebih murah kalo dicicil hingga selesai, dibanding pelunasan dipercepat,,bahkan kena pinalti,,logikanya dimana,,,anak sd aja tau kalo bayr lebuh cepat mestinya dikurangi,,,moga ini menjadi pelajaran bagi yg ingin utk lebih selektif memilih pembiayaan,..bohonggggg besar

  44. BFI mmg kampret,jgnkan loe pada yg nunggak,gw aja yg lancar bayar angsuran pas sisa 2 bulan lg ditagih mulu lewat telepon sampe 5x sehari padahal tanggal jatuh temponya aja msh 5 hari lg..dan tiap bulan gak pnah telat,eh pas sisa 2 bln lg malah ditagih tagih mulu kyk orang nunggak..

  45. Buat para pengguna jasa finance harusnya ngerti dulu aturannya, baca klausula perjanjian dg cermat, tanya resiko2 terburuk yg mungkin dihadapi dan solusi dari masalah yg umum terjadi. Jangan krn pengen prosedur cepet kalian jd kurang teliti. Setiap lembaga keuangan baik bank maupun bukan bank yg berbadan hukum pasti sudah tau dg UU. Kalau mau nuntut tp nggak ngerti hukum siap2 aja kalah.

  46. Saya tambahkan lagi
    Sy salah satu konsumen BFI yang merasa di rugikan dan di curangi oleh BFI untuk pelunasan awal .
    BFI yang jelas2 merugikan konsumen karena seakan-akan menutup kemungkinan unt.konsumen melunasi pinjaman lebih awal dengan TANPA POTONGAN BUNGA YANG TIDAK DIJALANI .adapun sistem bunga Flat yang jadi alasan marketing BFI hanyalah akal2an dan dalih yg tdk masuk akal.
    kami konsumen sadar akan konsekuensi dari meminjam akan ada bunga, tp bukan memepersulit dan mencekik leher konsumen.

    Semoga menjadi berkah untuk BFI dan semua karyawan”nya yg mendukung praktek akal”an BFI .

  47. Pingback: cara pelunasan kredit motor wom finance | Info Tutorial Terlengkap

  48. Pegadaian bunga gede bgt sih…
    Kecewaa, tau gtu mending gua jual aja nih emaas.
    Telkom Speedy juga, telat byr seminggu , lgsg rumah didatengin sm collector terus2an… 100ribuan tagihannya…. Ckckckck
    HUTANG ITU MENYESATKAN.
    MENDING GAK PUNYA DARIPADA UTANG.
    URUSAN SAMA UTANG.

  49. To pak frans, ttg BRI, sekarang tidak lagi pak. Udah sama aja BRI dgn BFI. BRI sdh jadi Bank Rentenir Indonesia. Saya pinjam 100 juta selama 8 tahun. Cicilan flat 1999900. Setelah 5 tahun ingin dipercepat pelunasannya, bunga yg harus dilunasi berubah2 terus. Kalau dilunasi desember thn ke5 minggu ke3 sisa bunga 22 bulan. Lalu saya tanya :
    T: itu 22 bulan itungannya dari mana mbak rumusnya,
    J : oh itu dari pusat mbak..
    T : lho kan mbaknya ga telp pusat. Pakai aplikasi. Berarti pake rumus dong..
    J : iya mbak, jangankan minggu depan atau bulan depan, besok aja bisa berubah belum tentu 22 bulan bunga yg harus dibayar, emang berubah terus.
    T : mbak.. mana ada rumus aplikasi tiap hari ganti, nenek2 juga tahu rumus ngitung luas bujur sangkar = sisixsisi , yg ganti kan angkanya. Bukannya diganti rumusnya jadi panjangxlebar, nenek2 juga tau kalo itu rumus persegi panjang. masalahnya itu nenek pernah sekolah jadi tahuuu.. *EMOSI*
    Kalo saya nanya ke teller saya maklum, soalnya dia udah teler ngitungin duit nasabah yg nonstop antri. Lah kalau anda khan levelnya diatasnya teller. Admin gitu loh. Dulu trainingnya gimana? SOP jawab ke customer emang gitu ya ?diajarin sama BRI, “ga tauuu itu sih dari pusat”, itu mah tugasnya operator yg cuma bisa make atau entry data aja. berarti anda bukan admin dong.. katanya tadi admin dikasih tahu dibawah sama tellernya, yg jauh lebih ngerti adminnya.. ini sih cuma bisa make aplikasi doang tapi ga ngerti kenapa hasilnya bisa begitu. Yg ngerti programmernya doang. Kalo programmernya salah ga ada yg tau tuh… hanya Tuhan yg tahu.
    sambil ngeloyor pergi
    intinya kalo kita dikasih info sejelas2nya, mungkin kita nggak akan se emosi itu. Palingan usul supaya info itu bisa dipublish.
    tapi salut buat BFI, surat kritikan dimuat.

  50. Saya minjem 3’250.000
    Sudah bayar 1 bulan…senilai 406.000 tiap bulannya…
    mau langsung lunasin..
    gila jadi 3.750.000..
    pinaltynya gede banget woy…
    gila kapok gue …
    bener2 kapok…

  51. Kakak saya juga punya pengalaman pahit di kredit plus cabang Depok. Ini menjadi pelajaran buat saya utk tidak minjam atau kredit apapun di bank2 berbasis kapitalis.

    Saya tidak menyesal tidak mengambil pekerjaan di salah satu badan finance walaupun sya terpilih, karna gaji yg di dapatkan itu riba.

  52. Bwt ratna : memng benar d tabung dlu, apa anda bs bertahan dgn keadaan ekonomi yang kian hari kian menentu, y ini adalah layanan, yang mana di awal promosi kan dngan motto ingin membantu, bukan Membantingkan….??
    Pokoknya yang namanya perjanjian adalah perjanjian, namun harus d lihat apakah hal itu bertentangan dengan UUPK atau tidak, ataupun UU lain. Jika brtentangan y namanya pembodohan,
    Z juga mantan BFI, jd sy tahu persis apa yang terjadi d BFI,
    Dan yang perlu di pertanyaan dsni
    Apakah seorang yang berprofesi di bidng Hukum, Jaksa, pengacara ataupun Hakim bahkan wartawan tdk diperkenankan untuk diproses berkasnya…..??? Jika pun ada data inputnya dimanupulasi……???
    Cb anda bktikan…..
    Dan yang pling mengesankan adalah pembelajaran Fidusia kepada karyawan tdk prna ada….. sehingga mereka tdk perna sadar jika mereka di jadikan sandaraan….

  53. kalau tdk mau bayar bunga, pinjam sama saudara atau kumpulan sosial, kalau namanya finance, sdh jelas berbunga, dimana logika kalian, kalau tak mau hutang jgn minjam di bank atau di finance. memangnya ada yg gratis, bro… kencing saja skrg bayar brow…….

  54. Trus trg sya merasa di rugikan olh bfi.terutama utk bfi tegal sya mersa dirugikan karna sya menitipkan pajak/ mutasi mobil sya sdh 4 bln ko blm jd.klo sya tanya ke kantor bfi alasannya minggu depan sdg kn sy tanya sm biro jasanya jg alasane minta solusi sm bfi ini yg bnr gmn apa perlu sya lporkn sma LPK( layanan perlindungan konsumen) atau gmn trus trg sya merasa dirugikan sya tau sya jg sering ngurus mutasi.

  55. Memang kita harus hati2 kalau pinjam ke BFI Finance Salatiga. Saya sudah bayar 12x dengan tenor 24 bulan. ternyata saat akan saya lunasi, saya harus bayar sebanyak uang yang dulu pernah saya pinjam. pinjam 7 juta, cicilannya 526 rb x 24 bulan.
    Saat saya telah belum sampai numpuk 2x tagihan (telat 28 hari) surat penarikan kendaraan sudah dikeluarkan. saya harus kembalikan unit motor. BFI FINANCE SALATIGA bener2 arogan!!!

    Buat teman2, mari kita perkuat sektor Koperasi. jangan lagi ajukan pinjaman ke LEASING apalagi leasing yang asalnya bukan dari Indonesia yang bener2 mencekik!!!!

  56. saya melakukan pelunasan di BCA finance
    sisa hutang 32 juta an kena finalty 4,7 juta
    saya ga tau dari mana perhitungannya
    tau2 sudah ada print outnya
    BCA adalah bank yg terselubung dan banyak koruptornya

  57. Dapat Saya sampaikan bahwa Keberadaan Lembaga Keuangan Non Bank seperti SMS, Mandala, FIF, ADIRA, ACC dan Perusahaan Finance, yang disebut LEASING lainnya yang tumbuh sangat menjamur disetiap Kabupaten/Kota dan masuk kesetiap Kecamatan dan PeDesaan, juga dapat diawasi secara ketat dengan tidak pada Pelaporan yang mereka sampaikan Pemerintah atau OJK, akan tetapi lebih kepada system/tata cara mereka melayani dan melindunggi Konsumennya.

    Saya Berpendapat :
    “Pemerintah Indonesia sudah bertahun-tahun melakukan berbagai upaya untuk dapat mendongkrak Pendapatan Ekonomi Masyarakat (UMKM) Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat dalam 10 tahun terakhir ini memang meningkat, namun Pertumbuhan Ekonomi ini terhambat laju pergembangannya dikarenakan UMKM / Masyarakat yang mulai tumbuh perekonomiannya langsung terjebak oleh kebutuhan Lux (sebenarnya Sekunder untuk masa kini) Mereka terjerat dengan sebutan Saya Lintah Darat Resmi yaitu Perusahaan2 Penyedia Kredit/Leasing”

    Pernyataan saya ini dapat di chek pada praktek mereka dilapangan, dengan terang-terangan mereka menekan Masyarakat kecil dengan :

    1. Penempatan Bungga yang Tinggi.
    2. Menyembunyikan system Perhitungan Pembayaran.
    3. Menggelapkan Kontrak.
    4. Memberi Informasi yg Mengancam posisi Nasabah.
    5. Tidak memberi solusi kepada Nasabah.
    6. Mendorong agar dapat Menyita Harta Nasabah setelah Hutang terbayar diluar Bungga.
    7. Mengancam Nasabah dengan Orang-orang Suruhan/DeptCollector, malah menggunakan alat Negara.
    8. Dll… dlll
    9.
    Pertanyaannya apakah hal seperti diatas tidak termasuk dalam Pengawasan dan aturan Pemberian Izin selayaknya PerBANKan…?

    Saya telah mengalaminya bertahun-tahun dengan ACC-Group , maka saya mohon juga untuk dapat diawasi dan saya salah satu sumber Informasi.

    Pemerintah hari ini, atau siapapun yang terkait kelembagaan, Badan Kementerian dll. Yang berwenang di NEGARA ini harus meninjau Izin Operasional Lembaga Pembiayaan, jika dalam Prakteknya justeru menjadi Lintah Darat, dan tidak Rasional, walau mereka berdalih Peraturan Perusahaan yang sudah disetujui dgn tak sengaja oleh Konsumen, Maka Lembaga atau Perusahaan Fainance tersebut Harus Di Tutup/ diCabut izin Operasionalnya, Walau milik Orang terkaya dan Konglomerat, Karena Kasihan Rakyat, Kasihan Pemerintah yang selalu di Cap Gagal meningkatkan Ekonomi Masyarakatnya…, padahal Laju pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Indonesia terjepit disini…

    Terima kasih
    ABDUL MUNIR

  58. KEPADA SIAPA KONSUMEN INDONESIA BERLINDUNG…? JIKA SURAT SAYA DIBAWAH INI TIDAK PERNAH DITANGGAPI…!

    Meulaboh, 20 Maret 2015.

    Kepada Yth :
     PT. SWADHARMA BHAKTI SEDAYA FINANCE.
    Jl. R. S. Fatmawati No. 9 Jakarta Selatan.
     PT. ASTRA SEDAYA FINANCE.
    Jalan T.B. Simatupang No.90, Tanjung Barat –Jagakarsa, Telp. 021-788 59000.
    JAKARTA – INDONESIA Kode Pos : 12530.
     c/q. PT. ASTRA CREDIT COMPANIES. (ACC)
    Jl. H. Adam Malik, No. 28, Glugur By Pass.
    Di –
    MEDAN – Kode Pos : 20114.

    Dengan Hormat,

    Saya yang bertanda-tangan di bawah ini :
    Nama : ABDUL MUNIR
    No. NIK : 1105012012670004.
    Atas Status : Pemilik Kenderaan Merk Daihatsu TERIOS TX Tahun 2007,
    Nomor Polisi BL 684 EV. Nomor BPKB : E 5499368 B .
    Alamat : Jl. Bakti Pemuda, No.13, Gampong Drien Rampak-
    Kec. Johan Pahlawan, Kab. Aceh Barat . Meulaboh (23617).
    No. Hp : 0813 600 299 92.
    Nasabah Lease : PT. Astra Credit Companies (ACC-Group).
    No. Langganan terakhir : 500003047269.-
    No. Perjanjian terakhir : 02.509.1991484.-

    Dengan ini Mengajukan Permohonan Re-Kontrak untuk Perpanjangan masa jatuh tempo terhadap Pinjaman saya dengan Kontrak No. 02.509.1991484.- Mungkin tertanggal. 02 September 2013, di Kantor ACC Cabang H. Adam Malik – Medan, adapun permohonan ini saya ajukan demi terciptanya saling pengertian, saling memahami dan demi menjaga Nama baik, serta kerja-sama yang sudah terjalin baik selama beberapa tahun ini.
    Dapat saya sampaikan kronologies kondisi saya sebagai Konsumen saat ini adalah :
     Saya sudah menjadi Nasabah/Konsumen ACC semenjak Maret 2010, [ Kontrak I, Nomor Perjanjian : 02500509001453562.- ] dengan besaran AF-Payment Rp. 95.000.000.-* untuk Setoran Bulanan + ACP sebesar Rp.3.622.700.-* Jangka waktu jatuh tempo 4 tahun.
     Kemudian pada tanggal 17 Januari 2011, [ Kontrak II, Nomor Perjanjian : 01500509001824286.- ], Saya melakukan Rescheduling sebesar Rp.50.000.000.- Maka setoran bulanan saya berubah menjadi kisaran Rp.1.772.000.-* + ACP.
     Pada Bulan Maret 2012, [Kontrak III], dengan sisa hutang Rp.39.000.000.-* saya mengajukan Pinjaman baru sebesar Rp.15.000.000.- yang mengakibatkan jumlah setoran bulanan saya meningkat menjadi kisaran Rp.2.462.000.-* telah saya setor 26 bulan, dengan Sisa pinjaman Rp.36.250.000.- *
     Selanjutnya pada Agustus 2013 saya ditawari tambahan Pinjaman, Saya respon dengan Permintaan Pinjaman yang saya ajukan Rp. 50.000.000.- guna untuk menambah Modal Usaha Pabrik CPO Manual dengan mitra saya di Aceh Utara, dan hanya dapat di Cairkan sebesar Rp. 48.336.500.- dengan besaran cicilan Rp. 4.130.000.- dengan masa jatuh tempo 3 tahun,
    Sampai dengan Oktober 2014. Saya melakukan setoran dengan tidak lancar, sehingga untuk Bulan Desember, Januari dan Februari 2015 saya Menunggak karena tidak memiliki Uang, baru dapat terkumpul uang pada awal Bulan Maret 2015, Saya coba hubunggi Kantor ACC Medan untuk melakukan setoran, namun mereka suruh setorkan ke Orang lapangan yang ada di Kantor ACC Banda Aceh, Namun ketika akan saya setorkan ke Kas Kantor Banda Aceh, Kantor ACC Banda Aceh Menolak menerima setoran Saya sebelum Saya membayar Biaya Penarikan sebesar Rp. 8.000.000.- atau Nego dengan petugas penarikan.
    Tentu Beban Biaya Penarikan ini, sangat memberatkan bagi saya karena Saya dalam Kondisi Gagal Usaha, Penolakan Setoran ini telah membuat Kondisi saya semakin terjepit, Hari berjalan dan Tunggakan Bulanan bertambah sudah sampai saat ini Maret dan mungkin sekali akan ke Bulan April, dari 3 bulan menjadi 4 dan akan ke 5 bulan dan seterusnya, kondisi yang menjebak menyulitkan terhadap niat baik saya, Apakah daya bagi seorang Lesse yang sedang terpit keuangan, kehilangan harta dan kerugian beruntun ditambah ancaman – ancaman pihak Dept Collector.
    Maka dengan Sangat–sangat Saya memohon kepada Jajaran Pimpinan Pemegang Kekuasaan Management PT Astra Credit Companies (ACC) pemegang Hak Eksekutor yang lebih Paham tentang Tata Kelola Lembaga Pemegang Izin ( SKB Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor.Kep.122/MK/IV/2/1974, dan Nomor.32/M/SK/2/1974, 30/Kpb/I/1974 tertanggal 7 Februari 1974, tentang Perizinan Usaha Leasing ) bagi Perusahaan Sewa Guna Usaha bidang Pembiayaan, sering di sebut Leasing untuk dapat menjembatani Masaalah Saya ini tanpa harus berujung pada Hukum yang saling menyalahkan dan berakibat pada Nama baik masing-masing Pihak antara Lesse dan Lessor, dan dapat disampaikan kepada Perusahaan-perusahaan Cabang dan Anak Perusahaan hingga Staff terendah di Lapangan untuk dapat Saling meng hargai dan Menghormati sesama kita saling membutuhkan dan semua gerakan Manajemen telah diatur dalam Undang-Undang Negara dan dalam Standar Operasional Prosedur Perusahaan. (Permenkeu R.I Nomor : 84/PMK.012/2006).
    Dengan demikian akan memudahkan kita memperhatikan Hak dan Kewajiban serta Kearifan Lokal, Adat dan Budaya serta Tata Krama Bisnis, ( UU 39 tahun 1999 ) terbukanya Pintu Dialog untuk mencapai Musyawarah dan Mufakat yang akan melahirkan Kerukunan antar Pengusaha Besar dengan Rakyat Kecil menghilangkan stigma Lintah Darat yang menindas Ekonomi UMKM Indonesia, ini juga perlu kita perhatikan demi tercapainya Cita-cita awal membangun Usaha ( pasal 6 AD-nya APPI ) untuk turut ber-andil mendukung Pemerintah dalam Pembangunan Ekonomi Nasional.
    Saya hanya Memohon kepada Manajemen ACC agar bersedia melakukan re-Kontrak dengan memperbaharui kembali Sisa Pinjaman saya menjadi Kontrak Baru dengan masa jatuh tempo yang sesuai sehingga Cicilan Bulanan dapat terjangkau kembali (“surseance van betaling“) dengan Kondisi Ekonomi saya saat ini, tanpa harus merugikan Pihak Perusahaan dan merugikan saya sebagai Konsumen, Kelunakan Manajemen dalam Tata Kelola Usaha Leasing tidak harus membuat saya menderita Moril dan Moral, Kebijakan dalam Pelayanan untuk melindunggi Konsumen ( UU 8 tahun 1999 ) akan dapat menjaga hubungan dan etika atas Hak dan Kewajiban dan Hukum.

    Dapat Saya sampaikan pula bahwa :
     Semenjak saya menjadi Konsumen PT.ACC, Saya tidak pernah dibekali atau dikirimkan {Grosse Akta} salinan Kontrak. {pasal 18 ayat (1) UUPK}

     Semenjak saya menjadi Konsumen PT.ACC, Saya tidak pernah dibekali atau dikirimkan Bukti Asuransi (Polis).

     Tidak pernah ditunjukkan system perhitungan atas Nilai Pokok Hutang dan Sisa Hutang dan Kartu Hutang, (Pasal 1328 KUHPerdata)

     Setiap Pergantian Kontrak ketika saya melakukan setoran, selalu berganti Perusahaan tanpa sepengetahuan Saya. (Pasal 1320 KUHPerdata)

     Setiap Pergantian Kontrak ketika saya mau Klaim Asuransi, selalu berganti Perusahaan tanpa se-pengetahuan Saya.

     Setiap Saya Ingin melakukan Pelunasan dan Pencabutan BPKB, selalu saya mendengarkan Jawaban Nilai Sisa Hutang saya yang masih sangat besar, sementara saya merasa sudah menyetor melebihi Nilai Hutang Pokok saya, ini mengakibatkan saya tidak pernah bisa melepaskan diri dari Jeratan Hutang ini, dan terus diserang oleh Intimidasi Dept Collector. (UU Pasal 1 angka 1 UU No 42/1999).

     Kondisi Kenderaan yang mau disita dalam keadaan tidak Sehat, body keropos maupun perangkat/jaringan Mesinnya. Harga Jualnya sangat Rendah, tidak akan cukup untuk menutupi Sisa Hutang dan Bungga Pinjaman saya pada ACC.

     Kondisi ini sangat Miris bagi saya, jika saya lanjutkan Membayar Cicilan, berarti Saya menambah kumpulan kerugian bagi saya sendiri, karena nilai Harga mobil jauh dibawah Sisa nilai Hutang Saya, nilai yang sudah-sudah saya setor ke ACC melebihi Harga Mobil Baru, Namun Saya memilih melanjutkan demi menjaga Marwah Saya sebagai Konsumen yang baik / Konsensus dan karena saya tidak mau menerima sikap Lessor yang semena-mena tanpa Solusi dan Kompromi. {Pasal 1338 ayat (1) KUHPerdata}.

     Saya Hendak Membayar Lunas Sisa Hutang Saya Pada ACC dengan Perhitungan yang benar berdasarkan Kartu Utang layaknya sebuah Lembaga Keuangan yang tidak memberatka Nasabahnya serta terjangkau dan Logis.

    Saya rasa Kondisi para-pihak antara Lesse dan Lessor dapat saling memahami satu sama lain, Permohonan ini sangat Logis dan Lumrah sebagai seorang Konsumen sebuah Perusahaan Pembiayaan, mengingat keterbatasan saya saat ini, Saya pernah dan sering mendapatkan pujian dari pihak ACC sendiri, bahwa Saya salah seorang Nasabah (Lesse) yang baik, Namun hari ini haruskah Saya ditabalkan sebagai seorang penjahat karena kondisi saya ini, sementara saya pernah menyumbang secara rutin Harta saya ke ACC dan mengikatkan Harta Saya ke ACC, Saya yakin Manajemen ACC ditingkat Pemegang Kebijakan tidak memandang saya sedemikian buruknya.

    Demikian Surat Permohonan ini saya sampaikan, dengan harapan mendapatkan Pengertian, Kebijakan, Solusi dan Bantuan, Perhatian, atas segala kerja-sama yang telah terjalin baik selama saya menjadi Nasabah, maka turut saya haturkan banyak Terima Kasih.-

    Hormat Saya,
    Nasabah Pemohon;

    =. ABDUL MUNIR .=

    *) kisaran /angka tidak pasti,
    saya tidak memiliki data valid
    karena tidak dibekali ACC

    Tembusan turut disampaikan kepada yth :
     YLKI : Fax. 021 – 7981038 Email. konsumen@rad.net.id
    Alamat. Jl. Pancoran Barat VII No. 1 Duren Tiga Pancoran Jakarta Selatan DKI Jakarta 12780.

     Otoritas Jasa Keuangan,
    Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur
    No.2-4 Jakarta 10710, telepon 021-3858001, faksimili 021-3847437.

  59. Saya punya contoh pengalaman buruk dgn pihak finance/leasing, sewaktu kredit kendaraan jenis mobil melalui MTA. DP sudah saya lunasi, lalu mobil saya terima…gak ada masalah. Namun sayangnya nasib berkata lain…batu 3 bulan saya cicil itu mobil, eh saya dipecat di perusahaan tempat saya bekerja. Tentunya ini berakibat ke soal pembayaran sisa kredit yg terpaksa nunggak hingga 3 bulan…tapi pada saat.itu saya mencoba mencari solusi spt mencoba menawarkan overkredit ke saudara dekat…akan tetapi tdk ada yang bisa membantu… Selama kondisi tersebut pula saya sembari mencari pekerjaan lavi, namun apa daya pada saat di perjalanan saya di stop oleh org tdk dikenal yang ternyata adalah debt collector…yang memaksa ingin merampas kendaraan dgn sikap bak preman (atau emang preman…soalnya tampangnya emang begitu)…namun saya tolak dan meminta surat tugasnya… sempat cekcok mulut di jalan waktu itu….dan saya mengancam akan lapor polisi…barulah kemudian si debt collector melunak…dgn memberi kesempatan utk menyelesaikan urusan di kantor MTA terdekat… Bisa ditebak sebenarnya…ujung2nya mobil saya ditahan dan diminta utk pengurusannya dgn sejumlah biaya yg gila2an… Akhirnya sayapun pasrah dan dengan lemas pulang tanpa kendaraan saya lagi….
    Contoh diatas adalah pengalaman pahit saya berurusan dgn pihak leasing/finance…meski tak rela tapi dengan terpaksa saya terima. Hanya pelajarannya adalah…mestibpikirkan dgn matang sebelum mengajukan kredit kendaraan atau apapun itu…jika perlu hitung dgn cermat. Jangan hanya terbujuk.rayuan sales pada saat awal saja… Sebab walau bagaimanapun…penerapan kredit apapun oleh bank, leasing/finance adalah riba! Dan jika kita terjerat didalamnya maka akan hanya menyengsarakan kita sendiri! Saya tdk melihat keberpihakan pemerintah utk soal ini…kenyataannya malah yg ada pemerintah pro dgn perusahaan2 leaaung/finance ini…sebab itu jg menguntungkan pemerintah…tp merugikan rakyat! Lha…saya kredit jg bayar DP koq! Mobil lenyap…..Meski cicilannya macet…tp uang DP dan cicilan tersebut jg lenyap entah kemana….itulah nasib….pelajaran jg buat saya sendiri…dan semoga ini jg jd pelajaran buat semua orang. Pikirkanlah dulu dengan matang!
    Terimakasih.

  60. jangan pinjam di bfi cabang lamongan.. saya sudah melakukan pelunasan pinjaman beserta denda dan proses pengambilan jaminan bpkb msh 1 minggu stlh pelunasan dan dalam masa setelah pelunasan sepeda motor saya mau di tarik…. finance sebesar bfi masih punya kantor cabang dgn pegawai bodoh dan goblok…

  61. sebenarnya semua sudut pandang benar… kebetulan saya bekerja di leasing salah satu yang disebut diatas, intinya apabila sudah sepakat ya harus dijalani…tp bila tidak sepakat ya jangan dijalankan/ditandatangani. karena memberi pinjaman dengan persetujuan cepat (1-7 hari) resikonya besar makanya suku bunganya jauh lebih besar dari bank, bila ingin murah ya harus sabar… ajukan di bank dengan segala konsekuensinya lama, data harus lengkap, lolos BI checking dsb..extrim nya bank keliling hanya dengan modal ktp kita sudah bisa dapat dana ga perlu survey dan nunggu beberapa hari…saat itu juga cair…tapai siapkah kita mambayar bunga 20%/bulan??? jangan salahkan yang memberi pinjaman…kalau tidak setuju ya tidak usah diambil pinajamannya…selesai masalah… cermat dalam bertindak pelajari semua yang ditandatangani…jangan ragu untuk membatalkan bila tidak setuju pasal-pasal yang tercantum, karena bila sudah tandatangan artinya setuju.. dan kalaupun diajukan ke meja hukum pasti kalah karena konsumen sudah setuju (lain cerita bila ada manipulasi data yang ditandatangani/tandatangan dipalsukan). contoh masalah plunasan di percepat, apabila di pasal ada tercantum jumlah % discount atau nominal discount yang akan diberikan oleh finance/bank ketika anda melunasi pinjaman dan itu tidak sesuai dengan yang anda dapatkan jangan segan-segan untuk melaporkan ke kepolisian -bisa dibantu YLKI,namun bila tidak ada pasal yang dimaksud maka sebenarnya discount yang diberikan adalah kebijakan bank/finance tsb. jadi hak prerogatif. karena sejatinya finance tidak mengharapkan anda melakukan pelunasan di percepat, karena berpengaruh pada rencana keuangan bank/finance tsb atau masalah kredit macet, setau saya tidak ada di leasing manapun yang mencantumkan pasal “konsumen boleh menunggak ……hari” karena bank/finance tidak mengharapkan anda menunggak karena mempengaruhi juga cashflow perusahaan, maka dari itulah muncul “denda”sebagai konsekuensi untuk menakut-nakuti agar bayar tepat waktu… dan saat ini OJK cukup concrn untuk masalah bank/finance jadi bijaklah sebelum kredit. mudah-mudahan bisa menjadi pencerahan

  62. Saya nasabah bfi di lamongan. Saya mw tanya sebenarnya bunga pinjaman di bfi itu standart berapa persen. Saya kok dikenakan 4% padahal saya hanya pinjam 5jt

  63. Semua lembaga keuangan sama saja. disini Yang dirugikan selalu nasabah.mereka cuman memikirkan keuntungannya sendiri.mereka lebih kejam dari rentenir.

  64. saya konsumen lama kok masih di persulit ya ! saya sudah 3 x ngambil ,kenapa kok ke4 nya menjengkelkan se x ,saya sangat keceva dengan timsurvenya atas nama pak sem cabang tangerang dan sm bagian kantorcabanya ,di bagian pelayanannya , saya sudah dari kemaren jam 11 siang saya sama istri datang ,biar bisa cair cepat , nah bagian pelayanannya bilang besok pak cair ,oky besok …..! ternyata apa survey datangnya aja jam 2 sore ,udah gitu bukannya langsung pencairan hari ini malah besok lg , pak tolong pak pelayanannya di bfi tangerang di belulin jangan lelet , kanti pak bila petlu bagian pelayanannya dan yg survey ,masa proses sampai 3 hari yg benar aja bilangnya proses 3 jam cair nyatanya 3 hari cairnya , saya kecewa pak dan saya batalin aja deh , petsaratannya lebih mudah di adira dan krisna motor beneran 1 jam cair tuh saya lihat teman saya ngak neko neko ! makasih pak menejemen bfi , saran sy NB : setatus kalau jelas jangan di persulit pak , dan jika konsumen lama yg telah banyak mengajak konsumen juga jangan dipersulit pak , jadi sy sebagai kon sumen lama sangat sangat kecewa x dengan janji pencairan yg tidak tepat

  65. sy harap pak presiden jokowi menanggapi apa keluhan seorang pengurus pdip kota tangerang ,dan rakyat kecil lainnya ,membaca artikel sy di sini , keluhan masyarakat terhadap faines yg di bilang menolong rakyat kecil yaitu BFI ,janji manis yg ditawarka ,tapi pahit dirasakan

  66. BFI Jebakan, Penagih minta di bayar ke dia, saya bayar ke Kantor pos malah marah-marah, kalo lunas saya berhenti total menggunakan BFI, mau rampas motor saya baru telat 1 bulan….

  67. sebelum tanda tangan hrs di baca semua isi perjanjian y jgn asal tanda tangan aja biar g jadi plongo lo pada, lo mo ngmbil mtr kek mbl kek pa dana tunai inti sama ngebantu lo lo pada yg pada g punya uang, inti y klo pd setuju besarnya angsuran suka g suka ada g ada uang y pembayaran y rutin tiap bulan inget bayar y rutin tiap bulan bukan masalah byr klo byr mah 2 bln byr 1 jg g pa2, ngarti g trs di perjanjian y klo g byr y unit ditarik lah.trs klo lo mo bunga ringan jgn ke leasing mending ke emak lo aja. Lain kali klo g punya duit jgn kredit beli aja KONTAN.

  68. Selamat malam ! saya Hadi dari Garut jawa barat mau bertanya ttg system atau peraturan perbankan finance pembiayaan kredit kendaraan.
    saya selaku nasabah dari BFI finance .setahun yang lalu saya kredit mobil suzuki swift 2008 dengan harga 120 juta,saya dp ke showroom 30 juta.jadi saya kekurangan uang 90 juta untuk melunasi ke pihak showroom.
    saya sudah masuk cicilan 11 kali ke pihak bfi dengan cicilan / bulan
    RP 2.965.000.
    dalam perjanjian saya kredit tersebut selama 48 bulan.

    Jumlah uang saya yang masuk ke bfi 11 x Rp 2.965.000 = Rp 32.615.000
    pokok hutang saya ke bfi Rp 90.000.000 ditambah biaya asuransi,fidusia,provisi dan admin menjadi Rp 98.789.500.dari surat perjanjian apabila konsumen melunasi hutang lehib awal ada denda 8 % dari nilai pokok pembiayaan.
    tadi sore saya menanyakan ke pihak BFI,berapa biaya yang harus saya bayar apabila saya melunasi semua hutang ke BFI.dan pihak BFI pun memberikan saya rincian biaya yang harus dibayar untuk melunasi semua hutang yaitu sebesar Rp 90.000.000.yang menjadi pertanyaan saya.cicilan yang masuk selama ini kemana ko pokok hutang saya tidak berkurang,malah dalam rincian pokok hutang saya menjadi Rp 139.355.000,-.mohon bapak/ibu berkenan untuk membantu saya selaku nasabah yang bisa dikatakan buta hukum dalam hal ini bisa ada penjelasan aturan perbankan yang sesuai dengan UU yang berlaku.
    mohon maaf apabila kata kata saya yang kurang berkenan.
    untuk perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih

  69. Mohon pencerahannya. Beberapa bulan yang lalu saya melakukan transaksi pembelian kendaraan. Yg kndaraan tsb masih memiliki angsuran di bfi finanace. Yg saya setor tiap bulannya, saya berencana melakukan balik nama pada kontrak bfi atas nama saya sendiri karena sekarang saya masih menggunakan nama pemilik sebelumnya untk setor kpada bfi finance. Yang memiliki dua kontrak di bfi. Yg mau sy tanyakan adlh apabila kontrak salah satu kendaraan ini bermasalah apakah kedua-duanya dianggap kredit macet? Karena kredit yang satu saya lihat agak kurang lancar. Sedangkan saya selalu membayar tagihan kendaraan yg sdh saya beli tepat pada waktunya. Mohon penjelasannya pak bfi…

  70. Ane beli mobil suzuki wagon R GS matic pada juni 2015 di PT. HandijayaBuanaTrada di Jl. Gunung sahari.
    Di showroom, ane bertemu dengan salesnya yg bernama Jeffry Hartono
    Ane beli secara kredit leasing Suzuki Finance pembayaran 35 x 2.500.000.
    DP 62.145.000
    Cashback 8500.000
    Harga total kredit 3 thn = 149.645.000
    Asuransi Abda all risk selama 3 thn.
    Bonusnya talang air, karpet dasar, knalpot, sensor parking dan kaca film.
    Ane sudah tawar2 tapi sudah tidak bisa.
    Malahan ane dicurigai orang Indomobil yang mau membandingkan harga, salesnya kesal dan agak marah ke ane.
    Ane sudah minta ke salesnya leasing yang paling murah, tapi salesnya menyuruh pakai suzuki finance. Saat ane ketemu orang suzuki finance, ane cuma diberikan perincian DP dan cicilan per bulannya.

    Seminggu yg lalu tagihan dan suzuki finance datang ke rumah. Yang ane bingung, bagaimana mendapatkan nilai Total Hutang Pokok. Ane sudah coba menjumlahkan hutang pokok dengan yang lainnya, tapi tidak bisa mendapatkan nilai yang tertera di perincian tsb.

    Kemudian, ane pernah berpikiran melunasi seluruh cicilan kreditnya. Ane sebelumnya telepon ke suzuki finance, kalau senin ane mau datang. Ane minta jumlah total yg harus dibayarkan. Finance mengatakan ane harus bayar 72.500.200. Kemudian 30 juta ane transfer via bank dan 42.500.200 ane bawa secara cash.
    Hari senin ane persiapkan uang cashnya dan datang ke suzuki finance. Tetapi pada saat ane datang ke suzuki finance, jumlah Total Hutang Pokok ane berubah menjadi 81 juta. Sehingga uang ane kurang 9 juta lebih. Mereka menjelaskan sebab bisa ada kenaikan 9 juta, itupun sudah didiskon 8 juta lebih, seharusnya 17 juta. Sehingga ane tidak bisa pelunasan awal, karena uangnya kurang 9 jt lebih. Dan uang sebesar 30 juta yg ane transfer sudah dimasukkan ke dalam cicilan kredit untuk 13 bulan, jadi selama 12 bulan kemudian ane tidak perlu nyicil kredit lagi. Jadi cicilan kredit ane tinggal 23 kali lagi. Kalau ane hitung, kalau pelunasan dini harga total mobil tsb lebih murah 6 juta daripada kredit selama 3 thn. Tapi biaya total utk pelunasan dini tiap hari berbeda-beda dan semakin mahal.
    Ane cek kalau kredit di BCA Finance ternyata bunga kredit mobil cuma 4,8 persen, sedangkan di suzuki finance 9,08 persen.
    Suzuki finance lebih mahal lebih dari 6 juta daripada BCA Finance.

    Ane komplain ke salesnya, kalau saat awal pembelian ane minta leasing yg paling murah, tapi salesnya beralasan kalau pakai BCA Finance, dealer tidak mau karena tidak ada keuntungannya. Ane komplain ke salesnya soal hadiah Samsung galaxi, tapi salesnya beralasan tidak ada promo tsb utk wagon R. Bahkan hadiah cabutan yang ane dapat dari pembelian mobil sebesar 500.000, salesnya bilang seharusnya bukan untuk pembelian Wagon R. Ane juga komplain ternyata ada dealer lain yg bisa kasih cash back sampai 11 juta. Bahkan sales di dealer tsb mengancam ane kalau ane menyebarkan hal ini ke orang lain, dia akan menuntut secara hukum dan dia tidak segan untuk berbuat kasar.
    Hati2 dengan sales Jeffry Hartono, jangan sampai anda terjebak.

  71. Saya mau tanya.angsuran saya jatuh tempoh setiap tgl 29 dan sdh berjalan 20 bulan.dari 24 bulan.dan ada tunggakan bulan dibulan juli dan agustus yg baru berjalan 20 hari.dikarenakan kita kupa atau lalai.namun sdh ada tidakan tegas surat penarikan.dan saya mau trf hari ini namun tidak bisa di lakukan pembayaran melalui trf lagi.harus ke kantor kolektor dan harus membayar biaya buka sistem.sedangakan surat pemberitahuan atau pringatan juga belum perna saya dapatkan.dan setelah di chek ke kantor bfi.ada surat pemberitahuan kalau kirim ke alamat lama.sedangakn sayaoindah alamat baru sdh setahun .memang saya tidak melaporkan ke bfi.karena saya juga gak tau kalau harus melapor.demikian mohon dibanyu gimana solusinya

  72. saya bener bener kecewa sama fif bapak mertua saya yang tidak mengerti itung itungan ternyata dibodo bodoi, dia memperoleh dana pinjaman 4.000.000 dengan cicilan 300.000 per bulan selama 24 bulan sudah cicil selama 9 x angsuran total 2.700.000 mau saya luanasi karena bapak sakit tidak bisa bayar ternyata setelah saya mintai printoutnya total hutang pokok 5.101.505,- dengan perhitungan bunga efektif padahal tertulis flat jika saya lunasi saya harus membayar 4.015.254,- dengan nego discount 15.000.- saja jadi harus saya bayar 4.000.000 padahal yang diterima duitnya cuman 4.000.000 alasan hutang pokok tersebut ada adm 600 rb, asuransi dlll….. padahal pada prinoutnya tidak tertera nilai asuransi…… bener-bener pemerasan…..

  73. Mas mas
    Mbak mbak
    Yg namanya hutang di bank gak ada untungnya….
    Gak ada sejahterahnya…
    Intinya rugi.
    Terkadang hutang saudara sendiri saja kita juga di kasih bunga.
    Apalagi di Bank.

  74. Pingback: Surat Perjanjian Nasabah Koperasi | Contoh Surat

  75. Saya Nasabah BFI juga, pernah mengalami keterlambatan 32 hari diangsuran ke 9, pada saat itu kolektor datang saya sambut dengan baik, niat saya baik dan tidak pernah lari dari tanggung jawab, maka tetap saya hadapi, saya menanyakan dan meminta saran kepada kolektor tadi tentang mekanisme penyelesaian terbaik dari BFI jika terjadi situasi seperti saya secara baik2. kolektor tadi memberikan saran agar saya membawa unit mobil saya kekantor untuk dititipkan sementara sebagai jaminan dan menemui pimpinan cabangnya untuk membuat surat pernyataan kesanggupan membayar tunggakan. jika saya sanggup membayar tagihan tertunggak saya sebelum batas waktu yang di sepakati di surat pernyataan kesanggupan tersebut, maka saya dapat mengambil kembali mobil saya dan melanjutkan angsuran saya seperti biasa. itu penjelasan dari sang kolektor. begitu saya serahkan mobil ke kantor BFI. saya di biarkan disebuah runagan cukup lama, hingga saya berinisiatif menanyakan folow up mengenai penyelesaian saya tadi. lalu salah satu dari mereka datang dan langsung menyodorkan saya pelunasan. betapa kagetnya saya. sejak saat itu saya baru menyadari bahwa saya telah dijebak dan dibohongi oleh kolektor tadi dan BFI. mobil saya ditahan dan hanya bisa pelunasan. emosi saya sempat meluap di kantor BFI tersebut karena nilai pelunasan yang mereka sodorkan adalah sisa angsuran bukan sisa nilai pokok terhutang. namun lama-lama saya menyadari tidak menghasilkan bergaining apa2. lalu saya pulang dan mencari2 informasi tentang penyelesaian masalah saya ini. hingga saya mencari informasi ke beberapa relasi advokat, lsm, polisi, provost dan teman-teman sesama leasing saya sebelum2nya. semua leasing apalagi leasing besar, mereka sudah mempunyai mekanisme penanganan resiko hinggo resiko terburuk, termasuk mereka juga menjalin kerjasama dengan oknum2 yang sudah siap mendampingi kepentingan mereka, maka sejak saat itu saya menyimpulkan tidak ada celah bagi saya untuk menyelesaikan masalah saya ini. hingga saya cari2 info di internet, saya baru menyadari bahwa ada lembaga negara yang berwenang menfasilitasi terjadinya sengketa perbankan, dan itu OJK. sederhananya OJK adalah polisi bagi PUJK(pelaku usaha jasa keuangan) seperti leasing. Saya melaporkan ke mereka. browsing di http://www.ojk.go.id cari alamat terdekat dengan lokasi anda. laporkan ke mereka secara tertulis dengan membuat surat pengaduan tertuju BFI, tembusan ke mereka, lampirkan bukti2 yang anda punya. maksimal 1 minggu mereka akan proses, dalam kasus saya, saya ditangani sangat cepat 2 hari. asalkan anda jujur, melaporkan apa adanya, dimana tiitk anda benar, dimana titik kesalahan anda, ungkapkan semua tanpa ada yang di kurangi dan ditambahkan ke mereka. saya mampu membuktikan pelanggaran ke mereka karena penipuan, eksekusi/penyitaan yang seharusnya kewenangan dari pengadilan, perjanjian bukan fidusia, dan nilai pelunasan yang keluar dari perjanjian sewa guna usaha. bukti-bukti saya lengkap. kantor tersebut mendapat teguran dari OJK. sanksinya tegas mulai dari sanksi administratif, pembekuan ijin, hingga pencabutan ijin usaha alias ditutup. dan akhirnya dari pihak mereka bersedia menemui saya untuk menyampaikan permintaan maaf, dan menegosiasikan pelunasan sesuai yang adil. TRIMA KASIH OJK! OJK TE OO PEEE!!!

  76. Saya paling kecewa dengan BFI ambon, pengurusan 1 mingguan belum jadi- jadi, setelah di telfon bilang dananya sudah ada dan di cek padahal dananya belum ada juga.. Dasar tukang bohong katanya dana cepat padahal cepat dana.. !!!!

  77. Salam sejahtera saya menambahkann aja sebenarnya untuk penarikan obyek itu tdak ada telat 3x atau 1x terlamabat semua ada jalurnya emang konsumen pernah tanda tangan klo seumpaama telat 3 bulan barang ditarik ga pernah kan, apa klo lagi tdk ada fidusia yg penting konsumen tdk menghilangkan obyek barang jangan mau kita di bohongi terus…

  78. Selamat malam marketing BFI

    Saya nasabah BFI Di Tegal
    Cerita Singkatnya 29 september 2013 Saya meminjam Uang 5 jt dengan Gadai BPKB dengan 24 bulan Masa angsuran
    Pada angsuran 21 s/d 24 macet dan sampai motor disita pada tanggal 27 September dan kolektor memberikan kertas beban biaya sebesar 2. 400.000 sekian saya meminta waktu 1 Minggu untuk melunasi Ternyata tanggal 29 ada kertas tagihan lagi melalui pos dengan rincian beban biaya ditambah ongkos pengambilan barang ( motor ) sebesar 1.500.000 jadi total yang harus saya bayar sebesar 3.900.000an

    Yang ingin saya tanyakan Apakah biaya pengambilan barang yang kelasnya Motor bisa mencapai 1.500.000
    Mohon penjelasan dan pencerahannya marketing BFI ditunggu diemail saya junavario@gmail.com

  79. Pingback: Surat Perjanjian Cicilan Hutang | Contoh Surat

  80. Pingback: Surat Perjanjian Leasing Mobil | Contoh Surat

  81. Apa yg terjadi pada Wi siong, sama persis yg saya alami saat ini, benar2 tdk ada keadilan di leasing ini, kesulitan Anda semua tdk akan terselesaikan dgn pinjam dana di tempat leasing seperti ini, tapi justru semakin membunuh Anda, buat saya pertama dan terakhir kalinya, cukup satu kali kehilangan mobil tanpa pengembalian sepeser pun.

  82. Kasus yg dialami para konsumen tersbt diatas sebenarnya jg tdk hanya di BIF aja…ttpi finance lainnya jg sm dgn BIF,trs ada yg mengajak ke pengadilan dr pihak finance,yg saya herankan seenaknya aja mereka berucap….BIMA finance klaten pun jg begitu,seakan akan lepas tgg jwb dan tdk profesional…untuk BIMA finance jgn mempermainkan konsumen!ingat itu!anda berhadapan dgn hukum jg.

  83. telemarketing BFI sangat menggangu sekali selalu telp dengan menawarkan promosi2, sudah lapor ke BFI pusat di 1500018 tapi masih di telp juga di bulan2 berikutnya, sudah email ke customercare@bfi.co.id selalu responnya akan ditindak lanjuti ke bagian marketing, tapi tidak pernah ada realisasi nya. barusan saja saya di telp lagi oleh telemarketing BFI bernama ririn dengan no hp 082817029805 lalu saya juga sudah telp ke BFI pusat di 1500018 sudah di tindal lanjuti lagi! dari laporan tersebut saya dapat no laporan di 2013084820009066solut0003 dengan operator ibu yuni. Mudah2an bisa benar2 ditindaklajuti kali ini

  84. Pingback: Surat Perjanjian Cicilan Motor | Contoh Surat

  85. Sy sangat setuju pada Nasabah yang ingin meminjam melalui BFI finance agar berhati_,hati lebih cari pembiayaan lain daripada BFI BFI rumit kalau sdh menunggak habislah kamu dikejar kesana kesini,Kalau sy BFI sdh sy kuburkan

  86. Pingback: Surat Perjanjian Take Over Kredit Mobil | Contoh Surat

  87. Mnurut saya semua leasing sama, karena memang tujuan leasing mencari untung sebanyak2 nya
    Tp karena nasabah yg bener2 bth uang tidk berpikir sejauh mana resiko nya
    Krn selalu jadi pihak yang lemah,
    Jadi klo ada apa2 jgn bnyk mengeluh,

  88. slm bfi.. sy tnggal di bandarjaya lampung tengah. sy mau kredit mbl secon.. mohon brp perkiraan angsuran/bln. avanza th2008. hrg mbl 110jt. sy punya total dp 35jt. asuransi allriist. untuk jangka waktu 35bln

  89. Pingback: Surat Perjanjian Nasabah Koperasi | Contoh Surat

  90. kalo anda2 merasa dirugikan pakai pengacara dan laporkan ke OJK biar dibekukan ijin mereka. gitu aja kog repot . ntr pengacara akan mempelajari hukum perbankan dan aturan perundang-undangan yg sudah merugikan nasabah. biar tau rasa tuh marketing kalo perusahaan finance tutup mereka akan kehilangan pekerjaan

  91. Ane nasabah bfi, sejauh ini bfi ok, pelayanan cepat klo pun ada yg kurang baik ane si mikirnya oknum, atau miss kom antara marketing dan nasabah, setau ane bfi sdah tbk, harusnya secara sistem jauh lebih baik dr yg lain…

  92. Pelayan BFI emang mengecewakan, mengurus STNK aja berhari-hari,jika bayar suruh cepat-cepat, saya ngurus Perpanjangan STNK tgl 22 Februari 2016.karena tgl 24 Feb 2016 jatuh tempo,alangkah kagetnya saya sampai terlambat, tapi alasannya yg tidak masuk akal,Cabang BFI bilang BPKB belum dateng, sedangkan jarak antara cabang dengan pusat tdk lebih 10 km,aku email customer care bfi nya, customernya hanya bilang butuh waktu dan menyarankan saya call 1500018, saya call 1500018 apa jawabannya,butuh waktu dan bersabar,karena dalam proses, sedangkan di Cabang saya minjam alasannya BPKB blm dateng dari pusat, call 1500018 bilang sudah proses, seperti apa pelayananmu bfi,jangan2 BPKB saya di jaminkan kepihak ketiga lagi,sedangkan urus STNK jika ada BPKB tdk sampai 1 hari,sampai saat ini pas nulis ini ( 5 hari) blm selesai, di tanya ke Cabang alasan sama BPKB belum dateng dari pusat,BFI Cabang Darmo Permai Selatan ( surabaya 2) kamu kemanakan BPKB ku,urus Stnk itu,jangan hanya bayar kamu suruh cepat2,tapi ngurusnya gk mau,

  93. semua yang sifat pinjam meminjam baik lembaga koperasi dan perbankan itu semua pakai bunga,yang menjadi hal yang harus diingat apakah bunga itu dihalalkan buat agama islam,sedangkan dari Alhadist dan Al-Quran itu diharamkan,dan saya sangat menyayakan kenapa masih ada ijin bisnis semacam itu,dan mereka tak takut akan halalnya atau rezeki mereka dapat,sampai istri dan anak cucu menikmati dari uang bunga(Riba),cari lah uang yang benar-benar membawa barakah buat anak dan istri/Suami,cobalah anda berjanji untuk tidak menjadi orang yang selalu memakan uang bunga(riba),masih ada jalan dan rezeki yang lebih baik dari itu…smoga artikel ini bisa menjadi hal yang terbaik buat kita semua

  94. Saya merasa kenapa kok yang berkedok koperasi ,finance atau apapun itu semua adalah retenir hanya berkedok perusahaan,sedangkan udh jelas hukum dari islam itu uang riba itu diharamkam,gimana anak istri dan cucunya memakan uang riba(haram),cobalah seluruh dunia atau indonesia untuk mengangkat bendera “Kami Warga Indonesia Anti Renternir(Uang Riba)”insya allah kita selama itu bisa terbebas baik pinjam maupun yang meminjamkan,apapun alasannya yang namanya Riba itu tetap diharamkan diluar jawapun ada yang memasang spanduk renternir(bank kelililng dll) dilarang masuk kekampung kami.trimakasih

  95. Dimana Orang BFI ?
    Saya juga menjadi salah satu korban dari tidak proffesionalnya surveyor BFI… khususnya cabang bintaro

  96. Saya sangat kecewa dengam pihak bfi tanjungpinang kepulauan riau. Proses akad kredit sdah 2 bulan tfk di proses2 dengan alasan antri, bfi luar biasa setiap hari ntah brpa ribu konsumen sampe harus antri tidak di servey2, sedangkan proses awal mau pinjam 1 hari langsng d survey

  97. Bnr skli pak sya bru alami kmrin plunasan lngsung 5 bln cm dpt potongn 100rb sya sudah bela2n cri uang denda oknum ny sya tlp sya sms gak ada kbr tp unit sudah di tahan.

  98. BFI memang bgtu,manis di bibir memutar kata…..rayuanx manis jika mereka cari konsumen……bikin blangsak#KAPOKURUSANDGBFI

  99. Selamat Malam…

    Saya juga pernah mengalami kekecewaan oleh Pelayanan BFI Finance Cabang Dewi Sartika, Jakarta Timur oleh Kolektor yang bernama Chairul yang berkarakter Arogan..

    Pada tanggal 4 Juni 2016 saya datang ke kantor BFI Finance Cabang Dewi Sartika Jakarta Timur bermaksud untuk membayar angsuran ke 24 dengan total angsuran 36 bulan..

    Walaupun telat membayar namun saya bermaksud baik untuk membayar angsuran tersebut.. dan pada saat itu saya bertemu dengan Kolektor bernama Chairul.. alangkah Kagetnya saya diminta membayar sekaligus 13 bulan dengan jumlah Rp 45.846.000,- dan jatuh tempopun di tanggal 05 Mei 2017..

    Saya ditekan dan di intimidasi oleh Kolektor Chairul dan diminta untuk meninggalkan mobil yang saya gunakan untuk jaminannya jika tidak dibayar lunas sekaligus sejumlah Rp 45.846.000,- atau langsung dilunaskan 13 bulan sekaligus..

    Apakah dibenarkan dengan SOP seperti itu?
    Apakah dibenarkan dengan cara mengintimidasi tersebut dengan custumernya?
    Apakah dibenarkan mengancam customernya?
    Apakah dibenarkan dengan menyuruh customernya untuk membayar angsuran 13 bulan sekaligus?

    Saya menyesal telah mengenal BFI Finance…

  100. Sy jg kapok minjem di BFI, telat bayar 2 minggu kendaraan sy sudah mau ditarik, sebenarnya peraturan penarikan di BFI itu kyk gimana sih??
    Apa harus menagih dgn cara kasar padahal baru telat 2 minggu..
    Semoga nanti saya dan keluarga tidak perlu lg berurusan dgn leasing terutama BFI..

  101. Gimana klu saya jaminkan bpkb motor saya trus tiba2 motor saya hilang apa ada asuransi dari BFI nggk..
    Tolong konfirmasinya

  102. pada prinsipnya pembiayaan adalah lintah darat yg siap menghisap darah para nasabah dan mereka bahagia memakan riba hahahahahahah

  103. paling enak pakai KOPERASI .. begitu dilunasi, otomatis bunga flat berhenti… paling banyak penalty 1x bunga…

  104. Kok banyak yang dirugikan ya hehe.. saya pinjam di bri syariah cabang malang. Begini ceritanya saya punya hutang 20jt dibri syariah udh saya cicil 4 bln dan rencana saya lunasi dibulan ke 4, setelah dihitungkan pelunasan saya harus bayar 25jt sekian… la uang sy yg selama4bln sy cicilkan itu dikemanain? Mosok Hutang 20 jt jadi 25jt aku kira cicilan 4bln itu mengurangi malah nambah hutang, ini praktek syariah opo iki… embel2 e ae syariah.

  105. Sya harap yg baca comment diatas, dapat mengambil pelajarannya. . . selalu berpikir sebelum melangkah dan l. . . wassalam

  106. Saya nasabah pt bima multifinance wonosari di Pacitan ,
    saya sangat kecewa dengan sikap dan perlakuan tidak adil oleh petugas kepada saya sebagai nasabah, pada tanggal 24 Agustus 2015 saya punya pinjaman ( Enam Juta Rupiah ) Rp. 6.000.000 dengan perjanjian contract jangka waktu 18 bulan seharusnya lunas 24 Pebruari 2017 , dg. nomor Contract : 30100000254015,dengan angsuran Rp 550.000/bulan pada bulan juli 2016 yang seharusnya saya bayar tanggal 24 juli 2016 , karena keluarga yang di wonogiri kecelakaan meninggal dunia dan sebagian sakit parah sehingga saya berkabung ke wonogiri dan baru pulang minggu malam , tanpa konfirmasi dan tanpa sepengetahuan saya petugas dari bima pada hari minngu tanggal, 30 Juli 2016 mengambil sepeda saya dengan paksa dan tanpa surat perintah maupun pengantar dari PT Bima .( Hal ini petugas melanggar Peraturan Perbankan Nomor 15/I/PBI/2013 tentang LPIP ) , bahwa penangan dan penyelesaian untuk memiliki kebijakan dan prosedur tertulis.
    anehnya lagi pada hari selasa tanggal 2 agustus 2016 saya ke kantor bima pacitan akan membayar kewajiban saya termasuk biaya keterlambatan selama 4 hari dan akan membayar angsuran bln agustus juga berapapun dendanya akan saya bayar , tidak di perbolehkan saya memaksa akan membayar tetapi tidak boleh katanya kalo memaksa membayar tidak akan di beri kwitansi .
    kesimpulan :
    _ Saya mengajukan keberatan dan tindakan tegas atas sikap dan perlakuan
    petugas terhadap nasabah ( petugas tidak mematuhi prosedur yang benar / hal
    tersebut tidak sesuai dengan UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan
    konsumen );
    – petugas/orang yang memaksa mengambil barang milik orang lain tanpa
    sepengetahuan yang punya adalah melanggar hukum pidana ;
    – dengan tanpa ada konfirmasi dan kansultasi dengan nasabah petugas telah
    memutuskan secara sepihak untuk mengadakan proses lelang barang yang di
    ambil paksa tanpa sepengetahuan pemiliknya baru semalam tanpa memberi
    waktu kepada nasabah ;
    – segala keputusan yang mereka ambil hanya sepihak ( dalam hal ini petugas
    melanggar Undang – undang Nomor 10 tahun1998 tentang perbankan dan
    undang -undang nomor 8 tahun 1998 tentang perlindungan konsumen;
    Mohon Pimpinan menindak tegas petugas yang menyalahi komitmen perbankan dan merugikan nasabah

  107. Kejadian serupa juga saya alami, pelunasan di percepat sebelum tempo kontrak yg lalukan harus terbebani dengan Sisa Bunga yg seharusnya di lain Leasing itu tidak di hitung, namun di BFI tetap di hitung tanpa pengurangan sedikitpun.
    Praktik Bisnis tidak Adil telah dilakukan pihak BFI FINANCE, Say Goodbye dan selamat menikmati UANG HARAM !!!

  108. SELAMAT MALAM

    nama saya khairil
    saya ambil pinjaman dengan agunan di BFI finance cabang Lampung
    no kontrak : 4121502127
    mobil : Grand Livina 1.8 AT 2008
    PENCAIRAN Rp. 75Jt
    angsuran Rp. 3.263.000 x 36 bulan
    sudah masuk angsuran ke 7 angsuran selama 36bulan

    di perjalanan karena usaha lagi melemah saya nunggak sampai dengan 3 bulan
    singkat cerita :

    1. pada tanggal 28 juli 2016
    saya ke kantor BFI cabang lampung untuk jelaskan kondisi keuangan saya karena saya diberi saran untuk titip mobil ke BFI tp saya bilang mobil mao saya titip BOS saya dulu pak karena saya ada tunggakan nota usaha dagang kayu gelondongan KARET saya senilai 17jt an, kalo ga gitu saya tidak dikasih bagangan lagi malah saya saya kehilangan penghasilan, kalau saya dagang 1 bulan juga saya bisa lunasin pak.
    ada bertemu dengan pak iwan bagian Head colection dan pak Sarimonang A Situmorang sebagai Branch Manager
    pertemuan pada saat itu tidak ada hasil pak dan saya juga belom bisa bayar pada saat itu. (bisa di cek di CCTV kantor tgl 28 juli 2016 jam 14.00 WIB saya datang ke kantor)
    tp saya sudah nanya berapa pelunasan saya pada waktu itu senilai Rp. 68.300.000.

    2. pada awal bulan karena saya tidak mao mobil saya ketarik saya ajukan pinjaman ke bank dengan agunan rumah saya pak, dan tanggal 20 Agustus 2016 cair pak Rp. 200 jtan untuk nebus mobil dan modal putaran usaha.

    3. pada tanggal 22 Agustus 2016 saya ambil mobil yang saya titip sama BOS saya dan saya bayar sisa nota tagihan saya Rp.17 jutaan

    4. Pada tanggal 23 Agustus 2016 ada depkolektor ke rumah saya 3 orang mao narik mobil saya besikeras untuk mao melunasi
    – pada saat itu juga saya ke kantor BFI cabang Lampung ternyata saya tanya pelunasan dengan pak iwan bangian Colection pelunasan Rp. 85 juta dan saya tidak setuju dengan angka pelunasan itu saya ajukan permohonan pengurangan biaya pelunasan senilai Rp. 65jt (berkas terlampir)

    5. Tadi Pagi saya telpon pak iwan katanya sudah di ajukan ke bagian recavery kredit macet saya telp ternyata yang di ACC sama Pusat Pelunasan Rp. 90jt saya tanya kok jadi lebih tinggi dari yang kemaren , kemaren aja rp. 85jt??

    6. Dan sampai saya buat surat perjanjian dengan External di kantor BFI cabang Lampung jika 1 minggu setelah pengajuan pelunasan tidak diselesaikan maka saya harus serahkan mobil ke EXTERNAL dan surat perjanjian itu saya buat di kantor BFI cabang Lampung. kalau saya mao serahkan unit kenapa harus ke external kenapa bukan ke BFI padahal kita semua berada di BFI cabang lampung dan ada pak iwan bagian Head colection menyaksikan saya buat perjanjian itu ke external (bisa di cek di CCTV kantor tgl 23 Agustus 2016 jam 13.00 WIB saya datang ke kantor)

    Sekedar info :
    rumah saya berjarak sekitar 200m saja dari kantor BFI cabang Lampung pak…
    rumah jelas
    dan ga mungkin saya macem2 dengan mobil agunan rumah saya deket dari kantor BFI pak!!!
    dan mobil kondisinya jg masih sangat terawat dan jarang dibakai. karena kalo saya kerja naik truk karena masuk areal dan kebun-kebun

    Yang saya selalkan dari BFI finance cabang lampung :

    1. -Kenapa BM segampang itu mengeluarkan SURAT TUGAS ke Exsternal?
    -kenapa BM tidak perintahkan 1 orang ke rumah saya untuk komfirmasi masalah tunggakan saya baru ambil tindakan? rumah saya dan kantor BFI hanya 200m pak jaraknya sangat deket! dan saya ga akan macem2 pak karena rumah saya deket banget!
    -saya sudah berusaha untuk selesaikan kewajiban saya sampai dengan saya agunkan rumah saya pak biar selesai semua urusan saya pak,
    -kalo konsumen susah di hubungi atau tidak kooperatif wajar pak Sarimonang A Situmorang sebagai Branch Manager buat SK ke external pak, tetapi saya bahkan kekantor dan bertemu langsung dengan beliau
    -karena ada pihak external jadi beban saya pelunasan jadi besar kayak gini pak

    2. mohon di cek ada tidak pengajuan pelunasan a.n Khairil
    no kontrak : 4121502127
    mobil : Grand Livina 1.8 AT 2008
    kemarin atau tadi pagi tgl 23 – 24 Agustus di pusat ( infonya pengajuan pelunasan dikirim ke pusat )

    3. – pak saya ini memang usaha lagi sulit pak, tp saya berusahan untuk selesaikan kewajiban saya dengan AGUNKAN rumah pak dengan tenor yang lebih panjang
    tetapi BFI cabang Lampung malah buat kondisi saya malah terpuruk pak..!
    – saya sudah cairkan KPR pak berapa saya di rugikan karena tindakan BFI cabang Lampung ini pak…??
    – apa karena mobil saya masih bagus dan pokok hutang kecil ada pihak2 yang mencaba ambil keuntungan pak….?
    – dan saya pasti berusahan untuk perjuangkan kasus saya ini pak sampai BFI kasih solusi yang tidak memberatkan saya pak!!!

    5. SAYA HANYA INGIN MELUNASI MOBIL ITU AJA DI BFI LAMPUNG TANPA BANYAK DIRUGIKAN PAK biar masalah cepet selesai…!!

    ttd
    khairil
    khairiloyee@gmail.com

  109. Saya juga konsumen bfi yg sangat kecewa dengan pelayanan bfi.saya kredit bfi tenor 4 thn udah masuk bulan 33 .usaha saya mengalami penurunan omset terlambat 2 bulan.saya coba berunding ma ptugas bfi untuk penataan ulang jangka angsuran lbh panjang dan sesuai dgn omset sya. Tapi apa bfi gk mau tau cuma blang kalo telat mobil di tarik..lebih gk arogan lagi kolektor headnya kalo telfn memaki mengancam.kecewa sya dengan bfi

  110. Ketika saya mau melunasi pembiayaan di BFI saya mengajukan pinjaman ke mandiri,karena hitung hitungannya lebih murah. Tp saya kaget karena ada konfirmasi dari BI bahwa punya hutang dengan BRI. Dengan agunan sesuai yg ada di BFI yaitu bkpb mobil . Berarti secara tidak langsung kita pinjam uang di BRI tanpa sepengetahuan kita lewat BFI…
    Sudah kapok saya…

  111. Baru2 ini ada konsumen sy (sewaktu sy bekerja di dealer mitsubishi) yg mengeluhkan pelayanan di BFI, ceritax sprti ini nasabah sy mempunyai beberapa kontrak kredit di BFI, ada 6 kontrak berbeda setau sy (truck 3 unit, avanza 2 unit, colt t pick up 1 unit). Memang sih konsumen sy itu melakukan kesalahan besar karna telah melakukan take over salah satu unit truckx di bawah tangan tanpa sepengetahuan BFI dan hal itu yg sangat sy sayangkan, 3 bulan berjalan unit truck tsb tanpa kabar dan akhirx ada surat tarik dari BFI karna ternyata angsuran truckx tidak pernah dibayar, menyadari akan kesalahan yg telah diperbuat oleh konsumen sy maka konsumen sy mempunyai inisiatif utk mencari dan mengembalikan truck tsb kepada BFI (segala biaya pencarian truck ditanggung oleh konsumen sy). Nah pada saat melakukan pelunasan colt t pick up dan 1 unit avanzax disinilah timbul masalah, pada saat hari H yg telah dijanjikan oleh BFI utk mengambil kedua BPKBx (terhitung 7 hari kerja setelah tgl pelunasan) konsumen sy di bilangin sama salah satu staff BFI bahwasax kedua BPKB (colt t pick up dan avanza) ditahan dulu sampai waktu yg tidak bisa ditentukan sampai unit truck yg ditarik terjual dulu, karna BFI masih rugi. Pertanyaan yg diajukan konsumen sy kepada staff BFI : 1. Kenapa anda tidak memberitahu sy pada saat sy baru akan melakukan pelunasan, tentux kalau anda di depan hari menyampaikan hal sprti ini sy tidak akan mau melakukan pelunasan. 2. Apa kaitanx antara truck sy yg ditarik sama kedua mobil sy ini (colt t pick up dan avanza) kan semua beda kontrak, dan sy masih mempunyai 3 kontrak mobil lagi di BFI sini dan semuax itu masih sy bayar angsuran setiap bulanx. 3. Sy punya banyak rumah di kota ini dan sy mempunyai usaha yg sdah sy bangun bertahun2 di kota ini apakah anda staff BFI masih kurang percaya sama sy, oke sy mempunyai satu kesalahan di masa lampau apakah anda tidak mau memaafkn ??? . Staff BFI hanta menjawab singkat : ” maaf pak sy hanya karyawan sy tidak tau menahu tentang hal ini “.Mohon pencerahan para master atau orng2 yg bergelut di bidang finance utk memecahkn permasalahan konsumen sy yg satu ini dan sy ucapkan banyak terimakasih atas masukan dan saranx. NB : yg bikin sy tertawa geli konsumen sy disuruh carikan pembeli truckx yg sdah ditarik itu. (apakah BFI kekurangan karyawan ???)

  112. Deb kolektor,descall,renternir,jenis pekerjaan yg sah sah saja,mereka lah yg lbh tau haram halal nya uang yg didapat dari pekerjaan mereka….klw suatu saat terjadi musibah thdp anak istri mereka yah tinggal berkaca diri saja….jadi Ndak usah bersedih dan meratapi nya..

  113. kemarin sy baru bayar mtor untuk cicilan ke 22.sebesar 660rb,tpi lantaran kasirx salah input cma 610rbu,uang sya msuk ulang ke pembayaran ke 21 bulan lalu,setelah sya komplain.kasirx bilang maf salah input,pas di masukan ulang 50rbux,baru terubah ke 22,tpi jumlah bayar di angsuran ke 22 hxa 50rbu,sementara uang saya yg 610rbux masuk d angsuran ke 21,.apakah tdk ada permainan dari pegawai bafx?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>