SURAT TERBUKA UNTUK BFI FINANCE
Saya adalah nasabah BFI Finance Cabang solo yang setia dan tidak pernah melakukan pelanggaran kesepakatan yang berarti selama menjadi nasabah. Namun saat ini saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan BFI Finance karena telah menerapkan aturan yang jauh dari prinsip-prinsip keadilan dan peraturan yang tidak lazim seperti pada lembaga keuangan yang lain.
Kronologisnya adalah sebagai berikut :
Pada tanggal 17 November 2008 saya melakukan perjanjian pembiayaan konsumen dengan:
Nama Endra Gunawan Wibisono, SE
Nomor kontrak : 7408027113
Nilai pembiayaan sebesar : Rp. 23.380.000,00
Jangka waktu 12 bulan
Angsuran per bulan 2.253.000,00.
Tanggal Mulai angsuran 17 November 2008
Namun pada bln mei saya ingin melunasi pinjaman /pelunasan dipercepat dan saya meminta perincian berapa total pinjaman yang harus saya bayar. Alangkah kagetnya saya ketika saya diharuskan membayar seluruh pinjaman dan bunganya selama 12 bulan penuh padahal selama 5 bulan saya belum menikmati pinjaman tersebut. walaupun saya diberi pengembalian senilai Rp 130.000,00 tapi nilai itu sangat keciiiil dibandingkan kewajiban yg seharusnya tidak saya bayar. Dari kejadian diatas saya mengambil kesimpulan :
1. BFI telah bersikap tidak adil terhadap nasabah dan menerap praktek bisnis yang tidak fair.
2. BFI tidak menerapkan prinsip prinsip pembiayaan yg wajar khususnya kepada nasabah yang melakukan pelunasan dipercepat. Di mayoritas lembaga pembiayaan setiap nasabah yang ingin melakukan pelunasan dipercepat selalu dihitung berdasar bunga berjalan ditambah pinalti.
Dari kesimpulan diatas kami mengharapkan kepada instansi keuangan terkait untuk memberikan teguran atas praktik praktik bisnis yang tidak fair.
Selain itu kami mengarapkan kepada masyarakat luas untuk berhati hati memilih lembaga pembiayaan. Jangan tergoda bibir manis dan suara merdu marketing dan costumer servis karena biasanya dibalik ucapan manis tersebut tersimpan praktik praktik bisnis yang unfair.
Selamat tinggal BFI… Saya sangat kecewa padamu..
Regards,
Endra gunawan
pacbaki.pdip@gmail.com

Ada 4 Komentar sejauh ini...
Dimana Orang BFI ?
Berkomentar pada August 20, 2009 05:46 pm… Saya juga menjadi salah satu korban dari tidak proffesionalnya surveyor BFI… khususnya cabang Solo.
Salam Sejahtera…
Berkomentar pada August 28, 2009 01:41 pmSebelumnya saya mohon maaf atas ketidaknyamanan Saudara Endra G. dan saudara Nanang…
Saya selaku marketing PT.BFI finance akan coba menjelaskan mengapa kasus seperti ini sering terjadi pada waktu konsumen pelunasan…
Saudara Endra G. tahukah anda mengapa pada waktu pelunasan anda membayar lebih dari yang anda perkirakan? karena di Lembaga Pembiayaan manapun berlaku prinsip dasar bahwa Bunga Flat yang dibebankan pada konsumen adalah Konversi dari Bunga Efektif…jadi pada kasus anda ini kalo anda membayar angsuran,proporsi yg ada adalah bunga+pokok NAMUN tidak berarti Proporsi BUNGA+POKOK ini Tetap setiap bulannya…ini yang harus anda pahami…Bunga+Pokok ini proporsinya adalah bulan 1 proporsi angsuran adalah anda lebih banyak membayar Bunga kemudian baru pokok s/d angsuran terakhir..jadi apabila anda membayar angsuran s/d bulan 7 pastilah Pokok anda masih cukup banyak….Kemudian coba anda lihat di perjanjian yg anda tandatangani apabila anda membayar pelunasan sebelum seselesainya tenor (6xangsuran terakhir) disitu tertera bahwa anda harus membayar sesuai angsuranxsisa tenor Full…saya paham sekali kalo anda kecewa tetapi sekali lagi coba anda tanyakan pada kerabat/orang terdekat anda yang bekerja di lembaga pembiayaan Prinsip dasar lembaga pembiayaan semua sama…Sekali lagi saya mohon maaf apabila kami selaku karywan BFI berbuat kesalahan,selaku marketing yg pertamakali memproses aplikasi anda komentar kami ini dilihat dari prospektif bahwa Kami MARKETING hanyalah Karyawan,yg rela berpanas-panas demi memproses aplikasi anda,tanpa MEMUNGUT BIAYA APAPUN dari anda…
dan hal ini akan terus kami jaga….
Terima kasih informasinya mas Endra…. emang BFI itu emang sweet lips but Iron Fist… Temen2 gw banyak yg kapok kok….
Berkomentar pada September 11, 2009 12:18 pmApa yang dikatakan saudara marketing BFI di atas sangat benar. Makanya saya cabut dari BFI setelah selesai ikatan dinas, walaupun sebagai lulusan MT saya sudah mendapat remunerasi yang memuaskan. saya saat ini berkarier di luar bisnis finance / banking. suatu saat jika Allah mengizikan saya ingin buat perusahaan pembiayaan yang berlaku fair dan transpran kepada debiturnya dan tentu saja berlandaskan ekonomi syariah bukan ekonom kapitalis.
Berkomentar pada October 12, 2009 11:53 pm