<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: SURAT TERBUKA UNTUK BFI FINANCE</title>
	<atom:link href="http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/</link>
	<description>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 07:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Dani</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2598</link>
		<dc:creator>Dani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 04:00:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2598</guid>
		<description>Dear All yang pernah mengajukan leasing/pembiayaan...

Sepertinya terjadi kesalahpahaman disini. 
1. Dari sisi perusahaan : perusahaan ( dalam hal ini di wakili oleh oknum marketing) kurang menjelaskan secara detail dan terperinci atas segala konsekuensi atas pembiayaan yang di sepakati
2. Dari sisi konsumen : konsumen kurang menanyakan apa hak dan kewajibannya atas pembiayaan yang di sepakati. 

Pada dasarnya, pembiayaan ini terjadi atas kepentingan 2 belah pihak. Jika salah satu pihak tidak sepakat, maka tidak akan terjadi kesepakatan dan aplikasi tidak akan di proses. 
Sebagai konsumen, ada kalanya pada saat melakukan pengajuan pembiayaan kita sedang berfokus pada bagaimana mendapatkan dana secara cepat dan maksimal, padahal di lain hal, kita harus bisa mengerti apa saja yang akan dikenakan kepada kita atas pembiayaan tersebut. Misal, ada pembiayaan yang mengharuskan kita membuka rekening di bank rekanannya sehingga untuk pencairan dana dan pembayaran angsuran melalui bank tersebut, ada pembiayaan yang menggunakan pihak rekanan sehingga ada dana cair yang di potong dari nilai pencairan anda sehingga apa yang tertulis di kontrak tidak sesuai dengan apa yang anda terima, ada pula oknum pembiayaan yang meminta dana pelicin agar aplikasi kita di proses, ada pula dari biaya pencairan yang kita terima masih dikenakan biaya administratif kembali, dls. Kita juga harus mengetahui, jika kita akan melakukan pelunasan atau pembayaran di percepat, apa yang kita dapatkan. Misal, apakah kita akan memperoleh diskon pelunasan, apakah BPKB/akta kepemilikan dapat segera pada hari yang sama dapat kita terima, dls. 
Kita sebagai konsumen juga harus dapat mengetahui apa yang boleh dan dasar fairness dalam pengajuan pembiayaan. misal: Unit adalah milik kita sendiri. Jika aset/agunan/barang jaminan adalah milik kita sendiri, maka kita dapat mengajukan untuk dilakukan pembiayaan. Mengenai dana tersebut mau nanti digunakan oleh diri sendiri atau pihak lain, maka diperlukan tanggung jawab dan kedewasaan dari kita untuk menggunakan dana tersebut secara bijak dengan segala konsekuensi yang ada
Merupakan tindakan yang benar dari perusahaan pembiayaan jika diharuskan melakukan peringatan, penagihan maupun penarikan unit jika di awal kontrak kita sudah sepakati untuk melakukan pembayaran angsuran setiap tanggal berapa dan pada saat tanggal tersebut kita tidak melakukan pembayaran. Jika memang terjadi problem/kendala dalam melakukan pembayaran angsuran, bisa diinfokan terlebih dahulu kepada perusahaan, dengan adanya itikad baik dari kita semoga perusahaan dapat memaklumi hal tersebut.
Hal yang paling mudah dalam melakukan perhitungan besarannya nilai yang harus kita bayar, mungkin bisa gunakan rasio hutang. Cara perhitungannya sbb:
(nilai angsuran perbulan x jangka waktu pembayaran angsuran) dibagi nilai dana yang diterima.
Misal, Mr. Kredit mengajukan pembiayaan di perusahaan pembiayaan AAA. Dia mengajukan pembiayaan dengan jaminan motor, dana yang akan di terima sebesar 10 jt. Angsuran setiap tanggal 5 per bulan, selama 12 kali, dengan nilai angsuran sebesar 1jt per bulan. 
Maka rasionya : (1 X 12):10 = 1,2
Dari pengajuan pembiayaan tersebut, Mr. Kredit juga membandingkan dengan perusahaan pembiayaan lainnya. Maka, idealnya dia akan memilih mengajukan pembiayaan ke perusahaan dengan Rasio terkecil dengan waktu pencairan tercepat dan mekanisme pembiayaan terfleksibel.

Perhitungan di atas dapat juga di terapkan di perhitungan syariah. Jika si pembiayaan syariah ada akad bagi hasilnya bagaimana. Perhitungannya silahkan di sesuaikan saja, berapa yang harus dibayar perbulan dikalikan jangka waktu pembiayaan dibagi dengan dengan dana cair bersih yang diterima

Jika keberatan dengan bunga atau administrasi yang di bebankan oleh perusahaan pembiayaan atau bank, ada baiknya kita harus mulai berhitung dan menabung dana untuk mencapai keinginan tersebut. Tapi perlu diingat, setiap tahun terdapat inflasi, sehingga sebenarnya nilai uang angsuran kita sebenarnya menurun setiap tahunnya, sedangkan manfaat pembiayaan tersebut, jika kita menggunakannya dengan bijak, nilainya akan lebih meningkat. Nilai adalah keuntungan apa yang kita peroleh, harga adalah besarannya rupiah yang harus kita bayar.

Semoga bisa membantu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear All yang pernah mengajukan leasing/pembiayaan&#8230;</p>
<p>Sepertinya terjadi kesalahpahaman disini.<br />
1. Dari sisi perusahaan : perusahaan ( dalam hal ini di wakili oleh oknum marketing) kurang menjelaskan secara detail dan terperinci atas segala konsekuensi atas pembiayaan yang di sepakati<br />
2. Dari sisi konsumen : konsumen kurang menanyakan apa hak dan kewajibannya atas pembiayaan yang di sepakati. </p>
<p>Pada dasarnya, pembiayaan ini terjadi atas kepentingan 2 belah pihak. Jika salah satu pihak tidak sepakat, maka tidak akan terjadi kesepakatan dan aplikasi tidak akan di proses.<br />
Sebagai konsumen, ada kalanya pada saat melakukan pengajuan pembiayaan kita sedang berfokus pada bagaimana mendapatkan dana secara cepat dan maksimal, padahal di lain hal, kita harus bisa mengerti apa saja yang akan dikenakan kepada kita atas pembiayaan tersebut. Misal, ada pembiayaan yang mengharuskan kita membuka rekening di bank rekanannya sehingga untuk pencairan dana dan pembayaran angsuran melalui bank tersebut, ada pembiayaan yang menggunakan pihak rekanan sehingga ada dana cair yang di potong dari nilai pencairan anda sehingga apa yang tertulis di kontrak tidak sesuai dengan apa yang anda terima, ada pula oknum pembiayaan yang meminta dana pelicin agar aplikasi kita di proses, ada pula dari biaya pencairan yang kita terima masih dikenakan biaya administratif kembali, dls. Kita juga harus mengetahui, jika kita akan melakukan pelunasan atau pembayaran di percepat, apa yang kita dapatkan. Misal, apakah kita akan memperoleh diskon pelunasan, apakah BPKB/akta kepemilikan dapat segera pada hari yang sama dapat kita terima, dls.<br />
Kita sebagai konsumen juga harus dapat mengetahui apa yang boleh dan dasar fairness dalam pengajuan pembiayaan. misal: Unit adalah milik kita sendiri. Jika aset/agunan/barang jaminan adalah milik kita sendiri, maka kita dapat mengajukan untuk dilakukan pembiayaan. Mengenai dana tersebut mau nanti digunakan oleh diri sendiri atau pihak lain, maka diperlukan tanggung jawab dan kedewasaan dari kita untuk menggunakan dana tersebut secara bijak dengan segala konsekuensi yang ada<br />
Merupakan tindakan yang benar dari perusahaan pembiayaan jika diharuskan melakukan peringatan, penagihan maupun penarikan unit jika di awal kontrak kita sudah sepakati untuk melakukan pembayaran angsuran setiap tanggal berapa dan pada saat tanggal tersebut kita tidak melakukan pembayaran. Jika memang terjadi problem/kendala dalam melakukan pembayaran angsuran, bisa diinfokan terlebih dahulu kepada perusahaan, dengan adanya itikad baik dari kita semoga perusahaan dapat memaklumi hal tersebut.<br />
Hal yang paling mudah dalam melakukan perhitungan besarannya nilai yang harus kita bayar, mungkin bisa gunakan rasio hutang. Cara perhitungannya sbb:<br />
(nilai angsuran perbulan x jangka waktu pembayaran angsuran) dibagi nilai dana yang diterima.<br />
Misal, Mr. Kredit mengajukan pembiayaan di perusahaan pembiayaan AAA. Dia mengajukan pembiayaan dengan jaminan motor, dana yang akan di terima sebesar 10 jt. Angsuran setiap tanggal 5 per bulan, selama 12 kali, dengan nilai angsuran sebesar 1jt per bulan.<br />
Maka rasionya : (1 X 12):10 = 1,2<br />
Dari pengajuan pembiayaan tersebut, Mr. Kredit juga membandingkan dengan perusahaan pembiayaan lainnya. Maka, idealnya dia akan memilih mengajukan pembiayaan ke perusahaan dengan Rasio terkecil dengan waktu pencairan tercepat dan mekanisme pembiayaan terfleksibel.</p>
<p>Perhitungan di atas dapat juga di terapkan di perhitungan syariah. Jika si pembiayaan syariah ada akad bagi hasilnya bagaimana. Perhitungannya silahkan di sesuaikan saja, berapa yang harus dibayar perbulan dikalikan jangka waktu pembiayaan dibagi dengan dengan dana cair bersih yang diterima</p>
<p>Jika keberatan dengan bunga atau administrasi yang di bebankan oleh perusahaan pembiayaan atau bank, ada baiknya kita harus mulai berhitung dan menabung dana untuk mencapai keinginan tersebut. Tapi perlu diingat, setiap tahun terdapat inflasi, sehingga sebenarnya nilai uang angsuran kita sebenarnya menurun setiap tahunnya, sedangkan manfaat pembiayaan tersebut, jika kita menggunakannya dengan bijak, nilainya akan lebih meningkat. Nilai adalah keuntungan apa yang kita peroleh, harga adalah besarannya rupiah yang harus kita bayar.</p>
<p>Semoga bisa membantu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: markus wahyu widodo</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2574</link>
		<dc:creator>markus wahyu widodo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 13:15:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2574</guid>
		<description>pertanyaan saya simpel...:
&gt; apakah jaminan dari para nasabah disimpan dengan aman atau di gunakan untuk HAL-HAL yang Lain (JAWAB DENGAN JUJUR). kalo disimpan kenapa saat ingin pelunasan harus 7 hari sebelumnya konfirmasi terlebih dahulu..???

Pendapat Saya : 
&gt;BFI Mengerikan, baik besar bunganya bunganya (3%), sistem perjanjiannya. dan sistem peringatan pembayar angsurannya (khahahah  masak jatuh tempo tgl 14, tapi dari tanggal 9 dan seterusnya di sms terus tuk jangan lupa membayar angsuran ampe lebih dari 2 kali perhari. saking mangkelnya tgl 11 langsung tak bayar.) trus dah bayar angsuran di kantor pos pagi2.. eh siangnya dapet sms belum bayar angsuran.. dan mau dateng ke rumah.. Emosi langsung tak telpon orangnya .. jawabanya lagi di lapangan jd ga tau.. HAH.. payah&gt;...ga profesional..

Salut saya :
&gt; satu hari cair.. (walau dengan resiko leher tercekik nantinya tapi ga papalah untuk urusan yg satu ini tak acungi jempol 1 aja.buat BFI.. he..)

Masukan Saya untuk BFI :
&gt;untuk lebih memperhatikan para nasabahnya ..
&gt;memperbaiki sistem yang masih kurang pas buat masyarakat indonesi agar BFI bisa lebih baik lagi.

Masukan buat para calon nasabah : 
sempatkan waktu sedikit tuk bertanya atau mempelajari apa itu bank syariah. 

yang terakhir :
he.. ko mbak mbaknya yang jadi cs di Bank BFI jogja cakep cakep ya..??? jadi senang aku klo di tanya tanyain ma mba mba nya.. he...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pertanyaan saya simpel&#8230;:<br />
&gt; apakah jaminan dari para nasabah disimpan dengan aman atau di gunakan untuk HAL-HAL yang Lain (JAWAB DENGAN JUJUR). kalo disimpan kenapa saat ingin pelunasan harus 7 hari sebelumnya konfirmasi terlebih dahulu..???</p>
<p>Pendapat Saya :<br />
&gt;BFI Mengerikan, baik besar bunganya bunganya (3%), sistem perjanjiannya. dan sistem peringatan pembayar angsurannya (khahahah  masak jatuh tempo tgl 14, tapi dari tanggal 9 dan seterusnya di sms terus tuk jangan lupa membayar angsuran ampe lebih dari 2 kali perhari. saking mangkelnya tgl 11 langsung tak bayar.) trus dah bayar angsuran di kantor pos pagi2.. eh siangnya dapet sms belum bayar angsuran.. dan mau dateng ke rumah.. Emosi langsung tak telpon orangnya .. jawabanya lagi di lapangan jd ga tau.. HAH.. payah&gt;&#8230;ga profesional..</p>
<p>Salut saya :<br />
&gt; satu hari cair.. (walau dengan resiko leher tercekik nantinya tapi ga papalah untuk urusan yg satu ini tak acungi jempol 1 aja.buat BFI.. he..)</p>
<p>Masukan Saya untuk BFI :<br />
&gt;untuk lebih memperhatikan para nasabahnya ..<br />
&gt;memperbaiki sistem yang masih kurang pas buat masyarakat indonesi agar BFI bisa lebih baik lagi.</p>
<p>Masukan buat para calon nasabah :<br />
sempatkan waktu sedikit tuk bertanya atau mempelajari apa itu bank syariah. </p>
<p>yang terakhir :<br />
he.. ko mbak mbaknya yang jadi cs di Bank BFI jogja cakep cakep ya..??? jadi senang aku klo di tanya tanyain ma mba mba nya.. he&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haryanto</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2539</link>
		<dc:creator>haryanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 07:45:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2539</guid>
		<description>lebih baik di artha prima,.,.jelas dpt Q,.,.di BFI balikpapan,.,.jangankan Q,.,.pulsa and bensin az ga bisa di belikan kita wkkwkwkw,.,.,bisax cuman  menjanji,.,ktx 2%,.,ga taux hampa,.,.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lebih baik di artha prima,.,.jelas dpt Q,.,.di BFI balikpapan,.,.jangankan Q,.,.pulsa and bensin az ga bisa di belikan kita wkkwkwkw,.,.,bisax cuman  menjanji,.,ktx 2%,.,ga taux hampa,.,.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haryanto</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2538</link>
		<dc:creator>haryanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 07:02:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2538</guid>
		<description>berbisnis sm BFI bukanx untung,.,.malah buntung,.,malahan rugi di transportasi and pulsa,.,.BFI balikpapan ga ada urusan,.,.,.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berbisnis sm BFI bukanx untung,.,.malah buntung,.,malahan rugi di transportasi and pulsa,.,.BFI balikpapan ga ada urusan,.,.,.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nanang hermawan</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2530</link>
		<dc:creator>nanang hermawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 01:37:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2530</guid>
		<description>tlng boz saya kirimi contoh surat take over mobil..thankz</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tlng boz saya kirimi contoh surat take over mobil..thankz</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: theX</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2529</link>
		<dc:creator>theX</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 18:20:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2529</guid>
		<description>Ya, betul, jgn pernah ke BFI cabang manapun....!

sebenarnya lbh baik sih ke BPR tp klo ga lolos BI cek ya ke koperasi simpan pinjam aja, tp yg bonafid jgn yg ecek-ecek..

Biasa kospin yg terdaftar di kabupaten dan sering dpt penghargaan pelayanannya
baik kok. asal kita juga selalu komunikasi dng mereka..

klo ada masalah di BPR jangan ragu lapor aja ke BI, mereka pasti kena sangsi dan denda..

yg jelas jgn pernah lagi ke BFI atau yg sejenis, klo bicara kepepet perlu uang mendadak kan sbnrnya ga juga kan. yg mendadak itu klo mati atau kecelakaan.

klo urusan lain, hrsnya msh ada waktu, jd jgn terburu-buru.

semua bisa di analisa dan dilogika kan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, betul, jgn pernah ke BFI cabang manapun&#8230;.!</p>
<p>sebenarnya lbh baik sih ke BPR tp klo ga lolos BI cek ya ke koperasi simpan pinjam aja, tp yg bonafid jgn yg ecek-ecek..</p>
<p>Biasa kospin yg terdaftar di kabupaten dan sering dpt penghargaan pelayanannya<br />
baik kok. asal kita juga selalu komunikasi dng mereka..</p>
<p>klo ada masalah di BPR jangan ragu lapor aja ke BI, mereka pasti kena sangsi dan denda..</p>
<p>yg jelas jgn pernah lagi ke BFI atau yg sejenis, klo bicara kepepet perlu uang mendadak kan sbnrnya ga juga kan. yg mendadak itu klo mati atau kecelakaan.</p>
<p>klo urusan lain, hrsnya msh ada waktu, jd jgn terburu-buru.</p>
<p>semua bisa di analisa dan dilogika kan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kikan</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2469</link>
		<dc:creator>kikan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 11:15:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2469</guid>
		<description>tdk ada perusahaan yang sempurna,,orang aja nobodys perfect kok...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tdk ada perusahaan yang sempurna,,orang aja nobodys perfect kok&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: W3175Y</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2412</link>
		<dc:creator>W3175Y</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 13:47:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2412</guid>
		<description>sebagai referensi..... silahkan anda-anda coba pembiayaan di pegadaian, untuk pelunasan cepat tidak harus anda membayar bunga+pokok (bunga flat) tapi bunganya akan di hitung secara efektif.... dan itu sudah terbukti, saya pernah melakukan pelunasan cepat dipegadaian dan perhitungan bunganya secara efektif....

pembiayaan lain, mungkin prosesnya cepat tapi bunganya tinggi dan bunga dihitung flat.... kalau di pegadaian bunganya ringan cuma 1% per bulan... silahkan anda coba......

thx.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebagai referensi&#8230;.. silahkan anda-anda coba pembiayaan di pegadaian, untuk pelunasan cepat tidak harus anda membayar bunga+pokok (bunga flat) tapi bunganya akan di hitung secara efektif&#8230;. dan itu sudah terbukti, saya pernah melakukan pelunasan cepat dipegadaian dan perhitungan bunganya secara efektif&#8230;.</p>
<p>pembiayaan lain, mungkin prosesnya cepat tapi bunganya tinggi dan bunga dihitung flat&#8230;. kalau di pegadaian bunganya ringan cuma 1% per bulan&#8230; silahkan anda coba&#8230;&#8230;</p>
<p>thx&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ismail said</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2285</link>
		<dc:creator>ismail said</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2011 16:32:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2285</guid>
		<description>Memang rata2 org yg komplain baru d belakang hari, jarang org komplain d awal perjanjian kontrak n org yg komplain rata2 menunggak tp nda smua ya!! Waktu ttd kontrak maunya cpt d proses ato d setujui, sdangkan pas menunggk lalu d tagih baru kliatan belangnya hehe Dasar Org Ngutang!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang rata2 org yg komplain baru d belakang hari, jarang org komplain d awal perjanjian kontrak n org yg komplain rata2 menunggak tp nda smua ya!! Waktu ttd kontrak maunya cpt d proses ato d setujui, sdangkan pas menunggk lalu d tagih baru kliatan belangnya hehe Dasar Org Ngutang!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kecewaBFIpakmenteritolongdireviewkebaliBFI</title>
		<link>http://www.konsumen.org/surat-terbuka-untuk-bfi-finance/#comment-2280</link>
		<dc:creator>kecewaBFIpakmenteritolongdireviewkebaliBFI</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 04:18:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/?p=223#comment-2280</guid>
		<description>wew......
mo nanya....
apa memang BFI terapkan cara yang keras/force
memang saya terlambat memabyar 1 minggu dari tanggal jatuh tempo...

apa musti pake ancam2 segala, sedangkan saya selalu melunasi semua tanggungjawab saya...

apa nggak ada sistem penyelesaian secara persuasif doloooo, 
trus, teguran lisan, teguran tulisan , baru lah pake cara keras, klo perlu BFI minta bantuan dalmas/polisi untuk membantu kolektor....

payah banget nih BFI...
kapok....kapok....tobat deh ....

ngak lagi2....

makaya, wa mo bilang ke temen2, supaya jangan sampai minjam di BFI.....

saya bilang begitu , karena, saya juga megang simpan pinjam di lingkungan saya, dan saya sering bertemu dengan peminjam yang keras kepala/kolot...tapi saya terapkan seperti apa yang saya bilang di atas...

saya pinjam BFI karna, waktu ada yang mo pinjam uang dan mendesak sekali (orang yang sangat pantas di bantu), bertepatan waktu itu , uang kas kepake semua..., pas juga teman sayan kerja di BFI, dan dia ngasi solusi supaya pinjam di BFI jaminan motor.
eh, gak nyangka....BFI tuh kasar...dan gak profesional....terlebih lagi...BFI tuh gak punya hati da perasaan....

saya sarankan ke semua yang bisa baca posting ini, gak usah di BFI...jangan menyesal nanti.....

(nanti juga saya aka sebarkan ini di salah satu forum/komunitas online besar di indonesia)
trims, untuk admin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wew&#8230;&#8230;<br />
mo nanya&#8230;.<br />
apa memang BFI terapkan cara yang keras/force<br />
memang saya terlambat memabyar 1 minggu dari tanggal jatuh tempo&#8230;</p>
<p>apa musti pake ancam2 segala, sedangkan saya selalu melunasi semua tanggungjawab saya&#8230;</p>
<p>apa nggak ada sistem penyelesaian secara persuasif doloooo,<br />
trus, teguran lisan, teguran tulisan , baru lah pake cara keras, klo perlu BFI minta bantuan dalmas/polisi untuk membantu kolektor&#8230;.</p>
<p>payah banget nih BFI&#8230;<br />
kapok&#8230;.kapok&#8230;.tobat deh &#8230;.</p>
<p>ngak lagi2&#8230;.</p>
<p>makaya, wa mo bilang ke temen2, supaya jangan sampai minjam di BFI&#8230;..</p>
<p>saya bilang begitu , karena, saya juga megang simpan pinjam di lingkungan saya, dan saya sering bertemu dengan peminjam yang keras kepala/kolot&#8230;tapi saya terapkan seperti apa yang saya bilang di atas&#8230;</p>
<p>saya pinjam BFI karna, waktu ada yang mo pinjam uang dan mendesak sekali (orang yang sangat pantas di bantu), bertepatan waktu itu , uang kas kepake semua&#8230;, pas juga teman sayan kerja di BFI, dan dia ngasi solusi supaya pinjam di BFI jaminan motor.<br />
eh, gak nyangka&#8230;.BFI tuh kasar&#8230;dan gak profesional&#8230;.terlebih lagi&#8230;BFI tuh gak punya hati da perasaan&#8230;.</p>
<p>saya sarankan ke semua yang bisa baca posting ini, gak usah di BFI&#8230;jangan menyesal nanti&#8230;..</p>
<p>(nanti juga saya aka sebarkan ini di salah satu forum/komunitas online besar di indonesia)<br />
trims, untuk admin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

