PENERBITAN CHIP ESIA BARU MILIK SAYA

Saya adalah Pelanggan Esia sejak tahun 2008 dengan nomor (0341) 9851234, pertamakali saya membeli nomor tersebut dari salah seorang marketing Esia Sdr. Aswin Vismawan (skrg sudah resign) dengan harga Rp. 25.000,-. Pada tanggal 12 Mei 2010, saya sementara meng offkan esia saya (status masih masa aktif) karena ada ancaman terror ke nomor saya tersebut di atas. Chip kartu tersebut masih ada pada saya.

Pada tanggal 31 mei 2010, saya mencoba menghubungi nomor tersebut diatas dan ternyata aktif dan dijawab oleh seorang laki2. Karena merasa ada kejanggalan, dimana chip saya off maka saya mendatangai GERAI ESIA Malang dan dilayani oleh CS Laki2 (saya lupa namanya). Saya curiga bahwa kartu saya telah diterbitkan chip baru oleh karyawan esia.

Saat saya datang, CS ( Laki-laki) dia mencoba membantu dengan menelusuri hal-hal sbg berikut :

  1. Saya coba aktifkan chip saya, tetapi tidak bisa digunakan (kejanggalan 1).
  2. CS ( Laki-laki ) berusaha menghubungi nomor saya, tetapi tidak aktif, padahal posisi chip saya adalah aktif (saya mencoba mengaktifkan chip saya) (kejanggalan 2).
  3. CS ( Laki-Laki ) mengatakan pada saya bahwa sisa pulsa saya adalah Rp. 8.000,-, padahal pada saat saya meng offkan posisi pulsa saya adalah Rp. 0,- dan terkhir pengisian pulsa adalah transfer pulsa sebesar Rp. 5.000,- jadi tidak mungkin sisa pulsa Rp. 8.000,- (kejanggalan 3).
  4. Nomor tersebut telah digunakan untuk menghubungi nomor hp orangtua saya dan teman-teman saya (miscall)

Saya mendesak kepada CS tersebut supaya bisa menjelaskan alasan yang logis dan kenapa secara system itu bisa terjadi, waktu saya menanyakan bahwa kemungkinan adanya chip baru, CS tersebut menyatakan tidak ada dan kemudian meminta bantuan kepada CS Kuriana dan jawaban dari CS Kuriana adalah :

“Nomor ibu telah tidak aktif selama 2 bulan, sehingga diterbitkan chip baru.”

Sungguh, saya sangat kecewa dengan jawaban CS Kuriana yang sangat mengada-ada. (Saya meng-offkan nomor saya pada tanggal 12 mei 2010) baru 2 minggu dan status kartu esia saya masih masa aktif, CS tersebut seolah2 membuat jawaban palsu supaya perbuatannya menggandakan chip tersebut bisa dibenarkan.

Tiba- tiba, ada telepon dari sdr. Reza (karyawan Esia bagian marketing) melalui HP. Sdr. Kuriana yang menyatakan bahwa Reza ingin bicara dengan saya mengenai Chip yang baru. Ada penyalahgunaan penggantian chip baru oleh pihak Esia Malang.

Kemudian saya bertemu dengan Dispatcher Gerai Malang (Sdr. Yufani Prihapsari). Jawaban dari Sdr. Yufani sangat mengecewakan dan sebagai head CS tidak konsisten, antara lain :

  1. Bahwa seorang AR Marketing di Esia bisa melakukan perubahan registrasi terhadap suatu kartu dan melakukan penggantian dengan menggunakan KTP Reza. Saat itu sdr. Yufani mengakui bahwa yang melakukan penggantian adalah sdr. Reza. Tetapi ketika saya menanyakan buku procedure yang menyatakan hal tersebut, sdr.Yufani tidak bisa menunjukkan dan mengatakan bahwa aturan tersebut secara eksplisit.
  2. Pada akhirnya saya mengetahui, bahwa registrasi terakhir masih atas nama sdr. Aswin Vismawan.
  3. Sdr. Yufani terkesan sangat melindungi perbuatan teman2nya baik CS Kuriani maupun Sdr. Reza
  4. Masalah kartu tersebut, saya bisa membuktikan bahwa sayalah pemilik akhir dari kartu tersebut yaitu saya masih memegang kartu chip lama saya (yang sekarang ditahan oleh sdr. Yufani) dan nama Aswin Vismawan pada register karena saat itu saya membeli nomor tersebut dari Sdr. Aswin (saat itu masih karyawan Esia).
  5. Nomor- Nomor yang sering saya hubungi adalah : 0341 9861234, 0341 5433***, 0341 6454***, 0341 9488***, 0341 7316***, 0341 9344***, 0341 9980***, 0341 8165***, 0341 7558***, 03415454***, 03419191***, 081615622***, 085933111***, 08123380***.
  6. Setelah saya pulang dari gerai esia, Sdr. Yufani menelpon saya dan memberitahukan bahwa penggantian kartu ada KTP a/n Aswin, yang pada awalnya disebutkan bahwa Sdr. Rezalah yang telah melakukan penggantian dan meregistrasi ulang (sesuai di layar monitor yang ditunjukkan ke saya) Saya melihat ada banyak kejanggalan dari seluruh petugas Esia Cabang Malang.
  7. Ada jawaban- jawaban yang berbeda yang diberikan oleh sdr. Yufani, dari semula penggantian dilakukan menggunakan KTP Sdr. Reza dan meregister ulang a.n. Sdr. Reza (setelah tau bahwa nama pada register adalah Sdr. Aswin), saya diberikan jawaban ke-2 bahwa registrasi benar-benar sesuai procedure ada KTP sdr. Aswin.
  8. Setahu saya, pada saat penggantian chip baru di operator manapun selalu menyebutkan nomor2 yang pernah dihubungi. Jika seandainya procedure tersebut dilakukan, saya yakin Sdr. Reza tidak dapat menyebutkannya (dan tidak akan ada chip baru) yang disalahgunakan untuk menelpon keluarga dan teman-teman saya.
  9. Saya sebagai konsumen Esia yang sudah berlanggananan selama 2 tahun lebih merasa sangat dirugikan oleh perbuatan para karyawan Esia cabang Malang.

Mohon perhatian Bapak pejabat bersangkut di Esia atas tindakan dan perbuatan petugas Esia yang sudah menyalahgunakan wewenangnya.

Hormat Saya,
Lusiani FH

Jl. Bunga Widara
Malang, Jawa Timur


Hati-hati Berlangganan Esia

Pada tanggal 27 Juni 2008, anak saya melakukan isi ulang ESIA. Beberapa detik kemudian anak saya menerima sms berisi iklan Gebyar TTS atau Kuis Berhadiah (layanan konten) dari nomor 912208 yang langsung memotong pulsa kami sebesar Rp 2.200/sms. Saya sempat menghubungi operator ESIA dan diminta kirim sms ke : Reg Win lalu kirim ke 222. Setelah itu, saya menerima sms dari no 222 yang mengatakan bahwa no hp anak saya sdh tidak ikut Kuis tersebut lagi, dan ternyata pulsa anak saya dipotong lagi sebesar Rp 2.200 setelah menerima sms tersebut. Meskipun sudah dinyatakan tidak berlangganan kuis tersebut, tetapi kenyataannya kami masih menerima sms iklan layanan kuis tersebut dari no 22202 dan langsung memotong pulsa kami. Continue reading