Tolong Kembalikan Layanan Internet XL Saya

Tanggal 18 Februari kemaren hari terakhir masa aktif XL internet saya.

Malam hari sekitar jam 23 saya suruh saudara mengisikan via ATM. Ternyata saudara saya salah pencet opsi Explore dan bukan Bebas, keluar prinout dari ATM. Keesokan paginya kartu saya diblokir alasannya pulsa tidak masuk.

Akhirnya saya bawa ke galeri XL buat klarifikasi dan di sana pulsa saya dimasukan 100 rb tapi tetap aja layanan internetnya diblokir sampai sekarang. Saya sudah mengadu berkali-kali via email tapi sampai sekarang layanan internetnya masih belum bisa digunakan.

Susilo Ahmadi
susilo2005@telkom.net


Tagihan XL Bermasalah… hingga 20 Juta!!

Sekitar bulan November 2008 lalu, saya mengunjungi XL Center di Mal Kelapa Gading untuk menanyakan perihal pembukaan akses roaming international karena kantor tempat saya bekerja akan mengirim saya untuk melakukan training di Jepang selama kurang lebih 3 bulan. Pada saat itu saya dijelaskan bahwa karena saya adalah pelanggan pasca bayar Xplor, roaming international saya otomatis sudah dibuka sejak awal, dan mereka mengingatkan bahwa biaya data akan melonjak kalau memang digunakan.

Saat itu saya secara spesifik meminta salah satu customer rep. disana agar dapat mematikan akses data dan layanan voicemail dan layanan lainnya yang saya miliki untuk memastikan tidak ada biaya2 tak terduga yang akan muncul nantinya. Dan customer rep. tsb juga sudah mengkonfirmasi saya bahwa fasilitas2 tersebut sudah ditutup. Kemudian staf tsb juga mengkonfirmasikan batas penggunaan limit Xplor saya adalah 1 juta dan menanyakan apakah saya ingin menambahnya (dimana saat itu saya menjawab ‘tidak ingin ditambah’ karena memang dirasa sudah lebih dari cukup).

Sekitar bulan Desember 2009, saat saya masih berada di Jepang, istri saya memberitahukan saya via email bahwa tagihan Xplor saya sudah datang, dan jumlah tagihan yang harus dibayar adalah sebesar 7jutaan! (suatu angka yang bagi saya sangat fantastis besarnya). Dan karena tagihan Xplor saya bayar dengan Autodebet BCA, maka secara otomatis jumlah itu sudah didebit ke rekening BCA saya.

Di bulan berikutnya (Januari 2009), kembali istri saya memberitakan bahwa jumlah total tagihan Xplor saya sudah sebesar 14 jutaan!! Terus terang hampir pingsan saya waktu itu begitu mendengarnya. Saya memberitahukan istri untuk segera mengkontak XL center untuk mencek masalah ini sesegera mungkin. Setelah beberapa hari, istri kembali memberitahukan saya bahwa harus ada orang yang bersangkutan untuk melihat data2nya karena tidak bisa diwakilkan. Saat itu saya memang mengatakan ke istri saya bahwa nanti segera setelah saya pulang, kita akan cek dan selesaikan masalahnya.

Pada bulan Februari 2009, saya balik ke Jakarta, dan segera melihat bill2 Xplor yang terkumpul. Didalam bill tersebut banyak sekali terlihat voice call yang dilakukan di Jepang (beberapa bahkan selama satu jam atau lebih!) yang mengakibatkan tagihan saya membengkak… Dan yang lebih anehnya lagi, seluruh nomor2 voice call yang tertera disana pada bagian Nomor tujuan/ pengirimnya adalah 00000000000 (Jadi saya tidak tahu siapa dan nomor berapa yang memang menghubungi saya tersebut).

Semula saya berpikir mungkin istri saya yang memang melakukan panggilan masuk, tapi ternyata rasanya tidak mungkin karena pada bill tersebut akan tercantum nomor istri saya apabila melakukan panggilan (tertera di bill). Ini terbukti dengan munculnya nomor istri saya apabila sedang melakukan panggilan tersebut di billnya.

Beberapa hari kemudian, saya pergi ke XL Center Kelapa Gading untuk menanyakan masalah ini. Diluar dugaan saya, ternyata tagihan berjalan saya kembali sudah membengkak menjadi 20 jutaan!!! Saya benar2 tidak tahu harus berkata apa2 selain meminta pernjelasan XL saat itu.

Staff XL saat itu menjelaskan bahwa hal ini kemungkinan disebabkan oleh seseorang yang mencoba menelpon saya, namun karena pada saat itu mungkin saya tidak bisa angkat/ tidak dijawab, dan orang tersebut lupa mematikan teleponnya, maka airtime yang harus saya bayarkan akan terus berjalan. Namun rasanya saya kurang bisa menerima alasan ini…mengapa saya yang harus dikorbankan kalau memang orang lain yang salah mematikan sambungan telponnya??. Dan kalau memang saya memiliki maksimum limit 1 juta, lalu bagaimana mungkin saya bisa memiliki tagihan sebesar itu? Apa gunanya limit kalau begitu kalau selama ini saya selalu ‘terpaksa’ untuk menambah limit saya menjadi lebih banyak setiap kali limit pemakaian saya tercapai sebelum tanggal jatuh tempo???

Karena tidak dapat memberikan penjelasan yang memuaskan, staff XL tersebut meminta waktu ke saya untuk menyelidiki masalah ini terlebih dahulu, dan akan menghubungi saya begitu memiliki jawabannya. Saat itu saya mengiyakan dengan harapan dapat menyelesaikan permasalahan secepatnya.

Saya juga lihat bahwa sepertinya bunga untuk tunggakan pembayaran saya terus berjalan… Apakah memang demikian XL memberlakukan konsumennya yang memang sedang berniat baik memperbaiki masalahnya? Bayangkan berapa bunga yang harus dibayarkan dengan tagihan saya yang 20 jutaan itu… Membayar bunganya saja bisa2 sangat sulit buat saya…

Bagaimana ini XL? Mohon penjelasannya… Saya rasa ini bukanlah kali pertama masalah ini terjadi, karena bahkan staff BCA yang saya hubungi pun langsung mendukung saya untuk menghentikan Autodebet XL saya di BCA karena memang sudah banyak problem yang terjadi sebelumnya.

Mudah2an surat/ artikel saya ini dibaca oleh XL, dan semoga cara penanganannya bisa segera diberikan.

Wayan Krisnayuda
iwky_77@hotmail.com