Laporan Kunjungan Konsumen.org

Konsumen.org saya mulai bulan Januari tahun lalu dan postingan ini adalah postingan pertama. Iseng, subjektif dan pribadi adalah awal sikap saya memulai blog ini. 

Perubahan terjadi pada bulan April 2008, ketika itu seorang Konsumen mengirimkan surat keluhan kepada Indosat M2. Waktu itu belum ada formulir kirim surat, tapi surat tersebut dikirim lewat Contact Form. Dari situ saya berpikir, kenapa tidak, saya terima saja surat-surat dari Konsumen, toh ngga ada ruginya kalaupun blog ini jadi milik bersama dan saya ngga bisa (terlalu) subjektif.

Walhasil, sejak itu saya tambahkan sedikit program set up agar Konsumen.org bisa menerima surat dan cerita dari siapa saja. Karena sudah berurusan dengan masyarakat umum, maka sejak itu pula saya membuat Kondisi dan Persyaratan, dimana formulir pengiriman cerita konsumen pun disesuaikan dengan Kondisi dan Persyaratan tersebut.

Sampai kini, sudah ada 55 surat konsumen yang masuk, dan ada 175 komentar konsumen di Konsumen.org.

Pengunjung pertama blog ini adalah pada tanggal 24 Januari sebanyak 7 orang, dan sejak bulan Agustus 2008, pengunjung meningkat semakin banyak. Hingga kini, sudah ada lebih dari 7.000 orang pengunjung ke Konsumen.org sejak awal didirikan. Detil pengunjung Konsumen.org sejak awal hingga artikel ini ditulis bisa dilihat di bawah. Not bad untuk projek yang diawali iseng. 

Terimakasih sudah datang ke Konsumen.org, mengirim surat dan mengirim komentar. Mudah-mudahan tahun ini Konsumen.org bisa memberikan nilai yang lebih lagi bagi komunitas konsumen Indonesia.

Analytics Konsumen Dot Org 20080101-20090121 Dashboard Report)

Update Laporan Kunjungan hingga 25 Agustus 2009:

Analytics Konsumen Dot Org

Dear Anonimous…

Konsumen.org, sesuai dengan misinya adalah menjadi media untuk konsumen. Tetapi ijinkan kami memperjelas mengapa harus ada prosedur dalam memasukkan berita konsumen di konsumen.org.

Latar belakangnya sederhana dan mudah di mengerti. Konsumen.org tidak percaya bahwa internet adalah karnaval dan sirkus besar tempat orang bisa membicarakan pihak lain tanpa mengungkap identitasnya. Sementara itu pernyataan-pernyataan di website ini dapat mempengaruhi hidup orang banyak. Sadar akan kenyataan tersebut kami berusaha untuk melakukan prosedur verifikasi (yang sangat sederhana) sebelum memuat cerita.

Dari Term Of Service kami:

Konsumen.org tidak bertanggung jawab atas kebenaran cerita Konsumen yang dikirim kepada konsumen.org, tetapi telah mengumpulkan data selayaknya untuk mem-verifikasi data-data dari Konsumen sebelum menampilkannya di website www.konsumen.org.

Pernyataan tersebut mewakili keadaan-keadaan sebagai berikut:

  1. Konsumen.org tidak bisa dan tidak mampu memverifikasi kebenaran cerita, tetapi berkewajiban untuk memverifikasi informasi yang memberi cerita.
  2. Dalam hal ini, konsumen.org tidak meminta Konsumen untuk menjadi member dan sejenisnya, tetapi cukup dengan memverifikasi email dan mengisi formulir selanjutnya.
  3. Dari TOS, kami juga sudah menyebutkan bahwa kami menghormati privasi Konsumen dengan tidak memberikan informasi pribadi/pekerjaan jika konsumen tidak mau mengungkapkannya.
  4. Jika konsumen memberikan cerita tanpa mau memberikan informasi sama sekali dan tidak mau mengikuti prosedur verifikasi, maka kami menganggap anda tidak bertanggung jawab dengan cerita anda. Maka dari itu, Konsumen.org tidak dapat memuat berita anda.

Jika keberatan dengan persyaratan tersebut, maka kami anjurkan untuk mencari website Konsumen sejenis yang persyaratannya lebih ringan daripada Konsumen.org.

Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Sukses selalu dan salam sejahtera.

Robin Malau, SS., MM
Konsumen.org

Konsumen di Wikipedia

Ah senangnya menemukan definisi di Wikipedia, salah satu dictionary yang paling sering saya gunakan untuk melakukan riset.

Berikut definisinya:

Konsumen adalah seseorang atau sekelompok orang yang membeli suatu produk untuk dipakai sendiri dan tidak untuk dijual kembali. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali (jawa: kulakan), maka dia disebut pengecer atau distributor. pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu sebagai produsen yang memiliki prinsip holistic marketing sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen.

Ya itu saya… Apakah itu termasuk anda juga?

Halaman asli disini.