Taktik First Media Menjebak Pelanggan

First Media

Jakarta, 30 Desember 2008

Pada minggu pertama bulan November 2008 datang seorang Marketing First Media ke rumah saya dengan promo-promo yang ditawarkan. Dia mengatakan bahwa rumah saya termasuk salah satu suspect konsumen yang prioritas untuk ditawarkan dikarenakan infrastrukturnya sudah tersedia di lingkungan rumah saya.

Adapun yang ditawarkan adalah FastNet 384 dengan online koneksi 24 jam dan limit tanpa batas untuk akses serta download dengan harga berlangganan tetap per bulan sebesar Rp. 99.000,- plus pajak yang menjadi beban saya akan tetapi tidak termasuk modem karena saya harus membayar modem tersebut sebesar Rp. 450.000,- yang akan menjadi hak saya nantinya jika sudah tidak berlangganan. Produk lainnya HomeCable 33 dengan harga berlangganan yang sama dan saya sudah dapat menyaksikan TV dunia dirumah. Untuk kedua produk tersebut selama masa promosi ini tidak dikenakan biaya instalasi.

Akhirnya saya tertarik dan menghubungi marketing tersebut untuk mendaftar berlangganan produk yang mereka tawarkan. Dan pada tanggal 20 November 2008 datanglah teknisi First Media ke rumah saya untuk pasang/instalasi produk yang saya pilih. Setelah itu saya menikmati produk itu sampai saya tunggu-tunggu Billing Statement yang tidak datang-datang karena sudah hampir satu bulan saya menikmati fasilitasnya.

Tepat tanggal 19 Desember 2008 Billing Statement yang ditunggu-tunggu datang juga, akan tetapi begitu saya lihat tagihannya membengkak tidak seperti yang dijanjikan. Di Billing Statement itu ada biaya Partial Month Charge sebesar Rp. 82.500,- yang dibebankan untuk masing-masing produk yang saya ambil ditambah 10 % pajak sehingga menjadi total sebesar Rp. 181.500,- .Dan saya juga dibebankan Rp. 99.000,- untuk masing-masing produk tersebut plus pajak sebagai biaya Advance Charge disebutnya sehingga total Rp. 217.800,- dan Rp. 495.000 sudah termasuk pajaknya diperuntukkan untuk biaya Partial Month Charge Cable Modem Sales. Untuk kedua biaya terakhir yang saya sebutkan ini tidak mejadi permasalahan karena itulah sebenarnya kewajiban saya sebagaimana yang diperjanjikan oleh marketing First Media.

Untuk lebih jelasnya akhirnya saya bertanya ke Contact Center First Media mengenai hal ini. Dan jawaban dari pihak First Media adalah biaya tersebut (Rp.181.500,-) adalah biaya berlangganan Fast Net 384 dan Home Cable 33 dari tanggal 20 November 2008 sampai dengan 15 Desember 2008 dan untuk biaya sebesar Rp. 217.500 (Advance Charge) adalah biaya berlangganan dari bulan 16 Desember 2008 sampai dengan 15 Januari 2009. Untuk semakin jelasnya saya menanyakan “akankah dibebani biaya Partial Month Charge di Billing Statement bulan selanjutnya?” dan jawabannya adalah tidak lagi.

Dengan masih ada rasa cemas dan keraguan akhirnya pada tanggal 20 Desember 2008 saya bayar tagihan First Media sebesar total Rp. 894.300 melalui fasilitas SST Bank CIMB Niaga Cabang Kalimalang, sekedar diketahui bahwa tanggal jatuh tempo tagihan pada Billing Statement adalah tanggal 31 Desember 2008 tapi karena pihak Contact Center menginformasikan untuk segera membayar karena harga akan naik setelah tanggal itu.

Pada tanggal 24 Desember 2008 kecemasan saya terjawab, pihak First Media memberikan Surat Pemberitahuan kalau akan menaikkan harga berlangganan FastNet 384 dari Rp. 99.000,- menjadi Rp. 135.000,- per bulan, efektif pada tanggal 01 Januari 2009 tidak termasuk PPN. Padahal promo melalui iklan TV dan di website First Media sendiri sampai dengan saya tulis surat ini masih dengan harga berlangganan Rp. 99.000,-

Yang menjadi keberatan dan perhatian saya dalam Surat Pemberitahuan First Media itu adalah kalimat “ Selama satu tahun terakhir, First Media telah memberikan Anda dan keluarga akses broadband internet dengan harga terjangkau.” Pertanyaan yang menggelitik dan geram yang ingin saya ungkapkan “apakah perusahaan media besar seperti First Media tidak mempunyai Data Base Konsumen ? sehingga tidak tahu kapan seorang konsumen terdaftar menjadi pelanggan. Hal ini saya sampaikan juga ke Contact Center First Media dan mereka menjawab kalau keputusan kenaikan harga berlangganan itu merupakan kebijakan pihak manajemen dan complain saya akan diteruskan ke pihak manajemen.

Akhirnya saya tulis surat ini dengan maksud untuk dapat penjelasan yang sejelas-jelasnya dari pihak Manajemen First Media dan juga sebagai informasi dan pembelajaran bagi masyarakat pengguna internet berlangganan serta pihak First Media sendiri selaku perusahaan jasa komunikasi agar perasaan gundah dan merasa terjebak bisa terobati.
Demikian dan terima kasih.

Muchtar
No Pelanggan 676282

Jl. Malaka III/1 No.48 Malaka Sari Duren Sawit, Jakarta Timur

021-8609912

63 thoughts on “Taktik First Media Menjebak Pelanggan

  1. Wah .. kalau melihat kasus ini saya merasa takut juga untuk menggunakan jasa first media. Sebelumnya saya berniat untuk menggunakan jasa layanan internet dari first media ini karena di lingkungan perumahan saya di bilangan jakarta timur telah ada infrastruktur jaringan TV kabel perusahaan ini.

    utnuk first media … mohon harga produk layanan yang diberikan kepada masyarakat agar dapat dijelaskan sejelas jelasnya serta kemungkinan perubahan harga pada masa mendatang, supaya para konsumen tidak merasa terjebak dan tertipu.

  2. Wah… itu sih jelas-jelas penipuan iklan dong.
    Kalo melihat kasus yg menimpa Pak Muchtar, saya melihat memang pihak First Media yang ada terkesan menipu dan menjebak konsumen. Apalagi kalo ngeliat web sitenya kayak di Eropa gitu, padahal dia jualannya di Indonesia. Bahasa Inggris lagi coy …..
    Bagaimana pihak First Media… apa bisa di jelaskan?

  3. Maaf, kalau saya punya pendapat lain…
    saya pengguna first media sejak maret 2008…, tp saya hanya mengambil internetnya saja (tanpa tv cable)
    terus terang saya sangat puas dengan pelayanannya…
    first media memang sudah setahun ada di indonesia.
    dari bulan maret semenjak saya join hingga desember 2008 saya bayar 99 ribu + ppn 10%.
    tidak lebih dari itu, dan hasil layanannya pun memuaskan, cepat dan murah, apalagi kalau hanya untuk rumahan.
    Kenaikan Rp 135 ribu pd bulan januari 2009, saya pikir cukup wajar, karena kurs rupiah yang terus tergerus oleh dollar. Baru2 ini saya mengetahui bahwa first media hutang dalam bentuk dollar yg cukup banyak, sehingga mau tidak mau dia harus menaikkan tarifnya. dan apabila dibandingkan dengan produk lain yang volume base ( 1 atau 2 GB per bulan) first media masih paling murah. Karena unlimited volumenya. untuk masalah partial month charge itu wajar saja karena anda join buakn di hari perhitungan awal pembayaran.
    Saya bukan orang first media, hanya saya ingin meluruskan bahwa memang begini keadaannya. terus terang saya sangat terbantu dengan adanya first media di tempat saya, karena saya bisa online kapan saja dan mendownload file sebesar apa saja dgn biaya yg relatif murah

  4. Terima kasih atas tanggapan Bung Jay, saya tidak mempermasalahkan kenaikan tarif sehubungan pengaruh dollar atau pun hal lainnya. Akan tetapi hal yang berhubungan dengan promo marketing & Statement First Media lah yang jadi complain saya, diantaranya :
    1. Tidak menginformasikan akan ada kenaikan tarif dan promo/iklan s/d
    31 Desember 2009 masih dengan harga lama. (ini menurut saya
    menjebak)
    2. Tidak menginformasikan akan dibebani Partial Month Charge
    sehubungan dengan keikutsertaan yang tidak pada awal pembayaran.
    3. Biaya sebesar Rp. 99.000 adalah per month (sesuai brosur),
    pengertian saya kalau per month pembebanannya dari tanggal saya
    pasang s/d dengan tanggal yang sama bulan berikutnya.
    4. Saya sudah dibebani Advance Charges s/d periode awal pembayaran
    yaitu tanggal 15 Januari 2009 padahal saya belum menggunakannya
    fasilitasnya.
    5. Kalimat “ Selama satu tahun terakhir, First Media telah memberikan
    Anda dan keluarga akses broadband internet dengan harga
    terjangkau.” inilah yang menurut saya redaksinya kurang enak dan
    tidak profesional.

    Dan menyangkut hutang First Media, saya rasa tidak korelasinya dengan complain ini.

    Demikan, sekali lagi bukan masalah kenaikan tarif atau murahnya produk First Media. Akan tetapi promo yang informatif dan jelas apalagi komentar Ibu Ayu websitenya dengan bahasa Inggris yang mana konsumen tidak semua tahu maksudnya.

    Terima kasih

  5. Hal-hal yang dialami oleh Bp. Muchtar dapat diduga termasuk pelanggaran hak konsumen yang lebih jelasnya dapat dilihat di dalam UU Perlindungan Konsumen. Apabila memang dugaan tersebut kuat, maka dapat dilaporkan ke kepolisian setempat.

    Namun cerita di atas tidak aneh lagi, beberapa teman saya yang berlanggaran TV Cable via First Media mengeluhkan berbagai hal yang menyebabkan mereka menghentikan langganan tersebut. Salah satunya adalah saat saluran dari first media tidak bagus dan komplain, pelayanan yang diberikan amat lama.

    Terima kasih

  6. Sudah 2 bulan lebih,gw mengalami penurunan kecepatan dari fast net.
    dari 45an kb/s ,turun jadi 1-10 kb/s.

    Padahal komputer cm dipakai buat download aja.ga buka apa2.
    janji iklan 384 kilo bit jika dikonversi ke kilo byte/s maka 384 dibagi 8,
    dimana gw seharusnya mendapatkan 48 kb/s

    Telepon berkali2 ke 5596000 ,ga ditanggapin dan dicuekin.
    Sama sekali tidak ada usaha perbaikan, sampe sekarang fastnet gw masih tetep kyk gambar diatas.

    Ga tau deh mo ngomong apa lagi…

    Wilson Chan
    Paviliun permata indah blok K no 20

  7. Pak Muchtar ,
    Itu masih tidak seberapa , kalau saya pengguna TV berlangganan Astro,
    ditawarin discount bayar 6 bulan dimuka oleh sales Astro , baru bayar sebulan Astro tutup . Janji refundnya belum juga terlaksana , kayaknya hanya ngulur2 waktu supaya orang bosan nagih . Harus sabar hidup di negara yang kurang hak perlindungan konsumennya.

    Ape.

  8. biasanya itu pertamanya aja, biasalah kalo trik orang dagang emang kaya gitu, sapa si yang gak mau untung, tapi dari Pihak First Media juga harus mengklarifikasikan & harus bertanggung jawab, jangan ambil untung doang tapi fasilitas tetep aja ancur….. gak ada tindak lanjut

  9. sy sdh berlangganan firstmedia setahun..awalnya lancar,tp akhir2 ini jaringan tersendat alias lemot..mot,dan sy tdk prnh lg menerima tagihan..kira2 4blanan..sy pkai yg 768,rp
    325rb perblan.mohon bilingnya dtnggu..

  10. Pelanggan selalu dirugikan dan merasa ditipu, ternyata penyedia layanan di negara kita tercinta ini belum ada perubahan dan selalu melakukan pembodohan publik. Pengen untung besar alisa serakah dengan tidak menyediakan sumber daya manusia yang cukup untuk menangani setiap bidang kerja ( ya mungkin 1 orang nangani 1000 kerjaan).

  11. saya mw bertanya nih dengan kasus anda seperti ini memangnya waktu pertamakali anda pemasangan tidak diberi tahu apa anda tidak melihat dalam perjanjian..!!!!!!!!!!

    aq juga jadi ragu untuk memasang fasnet nya…!!!

  12. gimana yaa kalau first media setiap satu thaun sekali naik 50rb atau 10% aduhhhhh gimana yaaa,,,,!!

    pasti bagi customer yang lama ikutan naik tarif juga dong,,!!!11

  13. first media ma parah alamat rumah saya aja dari awal berlangganan sudah salah,saya konfirmasi custamer care udah bosen smpai detik ini msh salah,lucunya pembayaran lewat creditcard,tdk didebet debet,saya malah ditagih alasan belum bayar2 saya sudah jelaskan kepada custamer care .sampai saat ini hingga tv cable saya diblok,lucu and parah

  14. Kalau gw yg berlangganan Oke Vision malah lebih parah lagi.Kata pemasang & Customer Service Oke Vision 24 Jam.Tapi pukul 22.00 ada tulisan di TV “Sinyal Buruk”.Thanks!

  15. Saya juga pelanggan Firt Media,

    Pembayaran yang partial moth adalah penggunaan mulai pasang hingga tanggal 15 Desember dan tagihan bulan berikutnya ditagih pada slip yang sama, karena prinsip First Media “Bayar dulu baru pakai”.

    Kalau dihitung-hitung memang tagihan pada slip pertama jadi bengkak tapi dipilah-pulah untuk lebih jelas detailnya.

    Kalau yang saya complain penawaran sales Firtsmedia yang mengatakan bahwa jika saya langganan HomeCable 66 maka akan dibuka semua channel selama 3 bulan pertama, namun setelah dipasang ada beberapa channel yang tidak dibuka dengan penjelasan dari sales tersebut adalah FirstMedia merupakan tv cable edukasi jadi yang channel itu ngga dibuka, tapi kalau mau dibuka bisa dengan biaya tambahan (Edukasi or Promosi ???)

    Tanya ke call centre dijawab “Memang demikian bahwa channel tersebut tidak dibuka, jika mau silahkan bayar biaya tambahan” hmmm…. ngga nyambung nih promosinya sama kenyataan…. kecewa intinya untuk pelayanan dan kenyataannya.

    Internet….cukup baik, langganan 512 Kbps ketika download dapat sampai 74 Kbps (74×3=222….. 512/ 222 =3) artinya bandwith 74 dikali 3 hasilnya membagi 512 dengan hasil 3, artinya bandwitdh 512 saya dishre untuk 3 orang pengguna. Jeleknya bandwitdh yang saya dapat cuma 45 Kbs (silahkan gunakan rumus diatas dan silahkan gunakan rumus tersebut untuk kbps anda)

  16. sebenarnya siy uda tertarik maw langganan first media..
    tapi setelah mengetahui adanya keluhan dari pelanggan first media, saya jadi ragu…

  17. itu web’nya first media ngomong apa sih???? maaf saya penganut paham “mudahkanlah segala urusan” terimakasih.

  18. gw juga penganut first media.. hehe..
    soal “mudahkanlah segala urusan”, websitenya mudah kok. gw ngerti apa maksudnya. klo ga ngerti, tanya yg bisa bahasa inggris. Emang klo liat websitenya, sasaran First Media adalah org yg bisa bahasa inggris. mungkin diliat dari sisi TV Cable yg banyakan bhs inggris. Mana ada yg pake bhs indo. Teks/dubing bhs indo ada pas lagi acara tertentu. Tapi sisanya, gak ada.

    Soal kenaikan harga, karena gw udah pake kurang lebih 1 tahun dari Desember lalu. So, gw ngrasa kenaikan itu wajar. Mungkin saudara Muchtar merasa ditipu. Sepertinya sales First Media menggunakan sistem point or dsb. Jadi, kalau sales tidak dapet pelanggan, sales itu tidak dapet bonus/point. Jadi, sales yang sepi pelanggan terpaksa melakukan hal2 yg mirip penipuan.

    Gw sendiri dulu waktu pertama kali mau daftar emang cape mau mati (bukan stenga mati lagi), bilang mau dateng pasang tgl sekian, ngaretttt mulu. Udah gitu yg CS bilang musti pake TV Cable kenyataan gak harus. Gw juga kena tipu. Tapi berhubung nyokap gw kadang nonton.. ya, it’s okay. lagian gbr TV Cable nya bersih. ya udah lah. ade gw juga kadang nonton Disney. so, it’s okay.

    Ya, cuma kurangnya kadang TV Cable itu suka kaya gmn sih, kaya tersendat, kaya DVD baret gitu. Trus normal lagi sih. Cuma itu aneh aja ga tau knapa. Smoga cepat diperbaiki ya, FIRSTMEDIA! Internet juga kayanya lelet. Apa lagi kalo koneksi ke website luar Indo. lelet… pingnya juga lelet…. Semoga aja cepet ada maintenance y dan menutup kekurangan2 ini, supaya kita para pelanggan bisa menyebarkan berita baik bukan berita buruk seperti artikel di atas…. Emang First Media mau dikritik terus????? Jadi, to first media, sering2 maintenance y…

    Gud luk to first media. maintenance jgn lupa!! jgn mo untungnya aj.. :)

  19. Pak Muctar
    saya ditipu lebih parah lagi, dikatakan daerah (kayu putih) saya bisa dipasang jaringan internet ternyata setelah teknisinya datang hasil tidak seperti yang dijanjikan, teknisi bilang daerah saya tidak bisa pasang jaringan hanya tv kabel saja, parahnya lagi kabel sudah dipasang tapi tidak ada koneksinya (modempun tidak ada) lalu pihak FM terus mengirim tagihan pemasangan kabel, saya jadi bingung ini jadinya saya disuruh beli kabel dengan FM bukan untuk langganan internet.!!! atau FM itu error bin gelo

  20. Saya juga pengguna layanan FirstMedia. Untuk kenaikan harga FastNet 384 menjadi Rp. 135.000 per bulan (tidak termasuk pajak) memang wajar. Tapi kalau saya jadi Pak Muchtar tetap saja saya akan merasa tertipu gara-gara kenaikan mendadak tersebut. :)

    Selama berlangganan FirstMedia, saya pun mengalami banyak kendala. Layanan FastNet kadang turun kualitasnya. Layanan HomeCable kadang mengalami gangguan seperti gambar hilang atau EPG (Electronic Program Guide) tidak berfungsi.

    Walaupun begitu sampai saat ini saya masih bisa tolerir karena menurut saya layanan dari FirstMedia termasuk murah di kelasnya. Mudah-mudahan saja di depan nanti layanan pelanggan mereka akan lebih baik lagi. Sayang toh kehilangan banyak pelanggan gara-gara ulah sendiri.

  21. Mending yg merasa ditipu berhenti aja langganan
    tidak usah berdebat hal-hal yg kecil dan spele.
    mikiri aja “NEGARA” smua masalah kuncinya satu yaitu negara.

    jika anda tdk suka mending pindah aja deh ke negara lain,,,

    • komentar anda tdk dewasa bung,
      kalo pengambil keputusan dinegeri ini seperti anda. entah bagaimana nasibnya negeri ini.
      Di sini kalo saya perhatikan bukan berdebat, tapi share, Harap anda mengerti,

  22. Selama ini Hanya konsumen yg merasa dirugikan, jadi bukan sistem negara yg gak beres ,tapi SDM nya yg gak BECUS…..

  23. ngg.. aku ngga ngerti, kayanya yg diceritain biasa2 aja, kecuali soal iklan.. belum tentu nipu juga sih, who knows iklannya udah dibayar tayang sebelum jeng jenggg keputusan naik harga..
    klo partial charge sih wajar aja, toh dihitung saat pertama kali instalasi dan bisa terkoneksi, dan dihitung harian (harga bulanan dibagi 30, dikali jmlh hari s/d tgl cut off atau jatuh tempo). I don’t see any problem here..
    soal suratnya, ya maklumi saja lah, itu pasti kan cetak massal, dan ditujukan ke seluruh pelanggan.. kata2nya saja lah yang kurang pas, kebetulan yang baru berlangganan juga jadi kesannya dodol..

    yaa begitulah,, website juga belum tentu mereka punya webmaster, bisa aja cuma diupdate sama karyawan yg punya urusan kerjaan utama sendiri.. iklannya aja yg udah basi masih nongol..

    kecepatan juga turun sih belakangan ini..
    sempat sebelum naik harga, seakan2 limited terselubung, tiba2 putus dan selalu tersambung lagi setelah tengah malam. untungnya belakangan udah ga kaya gitu.. mungkin dengan cara ngecilin bandwidth makanya lambat? haha.. who knows..

  24. Sekarang sudah banyak perusahaan provider, saya juga tertipu ngak bisa masuk domain sendiri katanya terbloking oleh system, penyelesaiannya saling menyalahkan dengan pihak lain hosting dsb. Sudah terbukti management dari marketing, technical sampai billing masih bermasalah di jaman globalisasi ini. WOW. PINDAH PROVIDER ……..

  25. Saya Pelanggan Baru untuk First Media sejak 2 bulan lalu yaitu Paket Home Cable 33 dan FastNet 384KBps, anehnya untuk download dan browsing ke situs lainnya cukup oke dan kencang namun khusus browsing ke Facebook sangat-sangat lamban sekali seperti menggunakan koneksi dial up 56kbps saja, apakah admin dari fastnet membuat filter url khusus untuk situs-situs tertentu dan apa motivasinya apakah ada untungnya? kalau untuk membatasi speed yach silahkan khan bisa melalui Bandwitch Management saja toch tetap tidak bisa lebih dari 384KBps khan, mohon agar pelayanan first media lebih baik dan cepat dalam menanggapi keluhan dari konsumennya tidak seperti promosinya yang notabene sangat meyakinkan untuk menjaring para pelanggan sebanyak-banyaknya..Trimakasih.

  26. punya gw 384kbps,,,untuk browsing lelet,,,emang dodododododododododollllllllllll fisrt media, gw kecewaaaaaaaaaaaaaaaaa,,Dasar penipuuuuu,,,,!!!!!!!

  27. arrrrrrrgh !!!
    udah 2 hari ini filternya firstmedia aktif.
    ribuan website ngga bisa diakses… termasuk facebook.
    nggak percaya?
    cobain akses lewat proxy, contohnya zend2.com… langsung masuk.

  28. punya gw juga lemot bgt. masa akhir2 ini kalo mau download inernetnya cuma 0.5kb/second. trus anehnya lagi udah 2 bulan ini billingnya blum dtg. takutnya tiba2 ada tagihannya membengkak lg.

  29. Mohon maaf sebelumnya para pelanggan yg merasa kecewa.
    Aku juga dulu merasakan hal itu. bahkan teror tlp dan sms berdatangan
    mengatakan masalah pembayaran,nominal yg di bayar blom akurat seperti yg
    dikatakan. Dalam hal ini memang membuat kita merasa terjebak dan di rugikan.
    Tips; Yang saya tau kalau hal ini adalah kurangnya kinerja dan kerja sama
    serta komunikasi di dalam first media sendiri.(perhatikan ini first media).
    NB; Tapi sekarang saya sudah nyaman bersama First Media, berawal dari kesalahan itu membuat First Media menjadi profesional sekarang. Bahkan fasilitas paketpun gila2anpun telah aku dapati. Thanks to First Media and Staff.
    Merry Christmas & Happy New Year. Good Luck Forever.

  30. saya pelanggan First Media,,,saya mau tanya…
    Saya penggguna Paket Family,,yg dlu 512 Kbps dengan harga 195.000,,lalu berubah menjadi 1 Mbps dengan harga 215.000,,,dengan perubahan tersebut,,saya bisa memakluminya….
    Saat pemakaian,,Saya perbah menunggak pembayaran selama 3 bulan (Agus-Okt),,,trs jaringan di putus selama 2 bulan (Nov-Des)…Pemberitahuan Pembayaran tagihan melalui SMS sebesar 1.075.000… Apakah 2 bulan pemutusan,,menjadi tanggungan saya juga???sedangkan di Surat-surat atau Berkas yg mereka kasih,,tidak ada yg menjelaskan hal yang saya alami tersebut…
    Selama 1 tahun berlangganan..hanya 1 kali saya menerima Billing Tagihan dari First Media…selebihnya,,hanya melalui pemberitahuan lewat Telp / SMS…

  31. Kalo mau jujur sebenarnya First Media untuk sekarang – sekarang ini sudah lumayan, ketimbang dulu. Tapi masalah CSnya itu masih perlu ditingkatkan krn masih suka bilang ini itu trus masalah schedulling tekniki kalau ada masalah suka molor dan tidak tepat waktu janji tgl segini eh enggak datang dll alasannya.

    Satu hal penting memang saya akui kecepatan sudah ditingkatkan namun dengan kecepatan yang lama menurut saya sudah cukup sehingga tidak perlu di naikkan. Masalahnya jika kecepatan naik pihak manajemen First Media punya alasan untuk menaikkan tarif. Saya merasa nyaman dengan tarif 99 rb namun naik jadi 135 rb (masih ok lah krn kecepatan naik) eh sekarang jadi 195rb.

    Pelan – pelan, tapi pasti konsumen di giring ke harga yang makin lama makin merogoh kantong alis mahal, memang “TERLALU” kata bang Oma.

  32. itulah kelakuan ISP di INDONESIA,…lebih enak pake ISP lain deh…banyak kok…kalo ada ISP or apalah semacam firstmedia,speedy,indovision,smart, dll iklan di tv itu karena keuangan mereka sedang hancur perlahan tapi pasti…karena stok bandwith dan harga bandwith yg meraka punya sudah menipis…dan di paks terus untuk mencari customer…think smart guys…money is not easy

  33. ….
    3. Pembayaran melalui ATM dan
    Internet/Mobile/SMS Banking
    akan dikenakan biaya Administrasi sebesar
    Rp 5.000 untuk setiap transaksi
    pembayaran mulai tgl 1 Agt 2011.

    Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi….??

    Aneh…
    setahuku, setiap toko yang menerima pembayaran kartu kredit harus membayar sekitar 3% kepada MasterCard,Visa dll…
    FirstMedia memang bukan semacam toko, toh tidak mungkin mendapat servis gratis…

    Aneh…
    Pembayaran melalui atm beda rekening sesama bank tidak dibebani biaya administrasi oleh bank…
    Kok, malah FirstMedia (penerima uang) malah merasa berhak membebani biaya administrasi rp5000,-?
    memang tidak terlampau banyak, hanya menurut wakil direktur FirstMedia ada 360,000 koneksi… jika 1 koneksi = 1 pelanggan… maka ada potensi Rp1800 juta extra pemasukan per bulan untuk ‘tugas hanya menerima pembayaran’ yang sama sekali tidak berhubungan dengan memberi servis pelanggan!

    (jika semua pelanggan membayar dengan atm yang merupakan salah satu majoritas sistim pembayaran di Indonesia… bukan credit card seperti di negara lain)

    diulang….
    Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi….??
    Yang membayar melalui ATM malah dibebani biaya administrasi??
    Apa tidak terbalik????

  34. Sy juga pelanggan FirstMedia sejak 1.5th yg lalu, awalnya tertarik krn tertarik dg promo2nya dan merasa cukup murah dg 185rb paket d’lite family sdh tmasuk fastnetnya, lalu Dec 2010 pihak FM memberitahukan bahwa dikarenakan speed internet ditingkatkan yg tdnya 512 menjadi 784 kbps tagihan bulanan pun menjadi 225rb (naik 40rb) sy lgs komplain minta tetap dg speed sebelmnya, namun menurut CSnya tidak bs krn mmg standard yg dikeluarkan skrg adalah 784… arrrrrrghhh.. jd mau tdk mau iuran bulanan pun bertambah itupun belum tmasuk PPN.

    dan hari ini, 16 Sep 2011 sy terima billing FM dan sgt shock krn ternyata paket d’lite family menjadi 250.000 tanpa adanya pberitahuan terlebih dahulu melalui surat/email ataupun telepon, lgs sy call dan complain ke CS tapi lagi2 CSnya tdk memberikan jawaban yg memuaskan, menurut dia kenaikan itu karena paket family yg terbaru dan adanya channel2 baru lainnya yg dpt dinikmati dan internet menjadi 1mbps…. heh ?

    yg membuat sy geram dan merasa tertipu, kesannya First Media mau meningkatkan mutu dan layanan dg menambah channel2 ataupun speed internet tapi justru membebankan ke konsumen dg kenaikan harganya… arrrrgghhhh, sy khawatir dlm 3-6 bln kedepan pun akan ada kenaikan2 lainnya lg… rasanya cukuplah sudah pake FirstMedia ffiiiuuuuh ! bulan depan PUTUSSSSS….

    • setuu dengan pendapat bos greeny saya smenjak berlangnganan first media belum pernah merasakan manfaatnya , yg pertama tv global,nnc dan rcti tidak termasuk dlm chanelnya, tetapi giliran acara yg ditunggu2 banyak orgng yaitu siaran langsung piala Dunia eee……..sama juga kita hrs pindah dengan antena biasa begitu sy kompalin berkali2 jawabannya selalu tidak memuaskan capek deeehhhh…..tvone kan masuk daftar tv berlangganan First Media kenapa giliran acara bola Dunia tidak menyiarkan kenaaaaapaaaaaaaaa apa mendingan putuuuuuuuuusssssssssssssssssssssssssss

  35. bung Greeny, jangan lega dulu, untuk putus msh perlu perjuangan lagi :-) permintaan putus harus diajukan minimal 14 hari sebelum tangggal billing bulan depan. Tagihan billing bulan depan saya akan cetak 15 Oktober, tadi tgl 3 okt saya mau putus untuk tgl 15 oktober nanti, dibilang TIDAK BISA , baru bisa dilakukan untuk bulan november depan, artinya msh harus bayar iuran sebulan lagi… apes…..

  36. Sama pak, saya juga ngalami. Kenaikan harga diberitahu tanggal 30, dan secara tiba2. -+ 30% kagetlah.

    HomeCable banyak channel ditutup trus harga naik, ampun dah.

    Cape dah, gpp bayar 1 bulan tp bulan depan g cabut semua.

    Thanks bu sharenya

  37. kasus saya sm sprti kk greeny d atas….persis bngt…tp setau saya speed tetep 784kbps…klo mau jd 1mbps nambah 50rb ato 100 rb saya lupa….ud telp CSnya berkali kali malah jd ga nyambung…ujung2nya d suruh restart PC..kacau pkknya….pdhal wktu awal2 speed inet cuma 512 kbps malah kualitas lebih bagus dan yahud…namun sejak d upgrade secara lgsung tnpa pemberitahuan, kualitas malah cupu…biasany main game online bagus ga ad msalah..eh skrg sering putus2…

  38. Apa yang kawan2 alami terhadap First Media (Fast Net) juga terjadi pada saya.
    Pada awalnya saya tertarik dengan tawaran First Media dengan tarif Rp 99.000,-
    Beberapa kali First Media menaikkan speed dengan alasan meningkatkan mutu pelayanan agar dapat menangakses Multi Media yang sebenarnya tidak saya butuhkan.
    Hingga saat ini First Media menaikkan tarif beberapa kali, mulai 99 rb, 135 rb, 165 rb, 185 rb tanpa minta persetujuan dari saya baik oral maupun tertulis.
    Hal ini benar2 membuat saya geram dan memutuskan untuk berhenti berlangganan First Media karena saya harus membayar sejumlah tagihan sebesar Satu juta seratus empat puluh ribu rupiah.
    Pernah saya tanyakan kepada operator First Media by phone mengenai kenaikan tarif tersebut dan saya meminta agar kecepatan internet saya diturunkan sesuai perjanjian awal dengan tarif Rp 99 rb, Akan tetapi operator First Media menyatakan bahwa untuk kecepatan internet dengan tarif Rp 99 rb sudah tidak tersedia lagi, sedangkan saya tau bahwa First Media masih menawarkan paket tersebut.
    Saya betul2 kecewa dengan First Media!
    Apaboleh buat, awalnya tertarik dengan First Media dan berusaha mempromosikan First Media pada kawan2 saya, akan tetapi sekarang sudah tidak simpati lagi karena First Media sudah menjebak pelanggannya dengan mengambil keputusan sepihak.
    Bye First Media!

  39. Sama seperti Greeny, saya juga merasakan yang sama……malahan sy dinaikan tanpa konfirmasi tiba2 sy terima email sdh dinaikan tagihannya menjadi 235.000 sblm pajak……kl sinyalnya bagus sih ngak apa2 naik ……tp kl sama aja lemotttttttt sama aja boong dinaikan……….FM payah….ngibul aja bisanya……..

  40. kalau saya mah mendingan pakai firstmedia, dari pada speedy….setelah bulan ke- 4 pembayaran untuk 1 mb 600 ribuan. kalau firstmedia cuma 350 ribu udah 3 mb. jauh khan harganya coy….

  41. haha… firstmedia memang ga pernah sempurna….
    saya pun mengalami hal yang tidak baik pelayanan CS nya..
    saya memakai internet hanya pribadi/sendiri. saat saya mau keluar kota sekita 6 bulan..saya Call CS nya minta di putus sementara..but..! apa kata CS nya malah disuruh migrasi ke 512 selama tidak dipakai? lalu saya harus tetap bayar.. saya dah cape ngomong mpe berbusa..tetep aja itu CS maksa suruh make 512..
    berselang waktu akhirnya saya ga sampe 6 bulan.. cuma 2bulan.. gubRak….!! liat email tagihannya 3bulan..gimana ga pusing… make enggak..malah bayar…

  42. Sy mau share pengalaman dengan FirstMedia.

    Sy sudah berlangganan FirstMedia sejak FM mulai menawarkan paket internet 384 kbps dengan biaya Rp. 99.000 / bulan. Tapi karena ‘kebijakan perusahaan’ yg mengharuskan berlangganan TV kabel, maka sy dengan terpaksa mengambil pake TV kabel juga.

    Selang beberapa tahun, awal bulan Oktober 2011, FM menaikkan kecepatan internet dan otomatis menaikkan tagihan bulanan. Sy kecewa dan mengadukan hal tersebut kepada CS mereka; tapi karena mereka bukan ‘policy maker’ maka sy dan banyak customer menjadi korban ‘kebijakan sepihak’ FM.

    Sy tuliskan surat pembaca di kompas.com dan supervisor-nya menelepon untuk membicarakan kekecewaan yg sy alami dan menawarkan solusi 6 bulan gratis seluruh saluran TV kabel dengan biaya berlangganan tetap.

    Sampai saat ini sy masih menikmati ‘siaran gratis’ dari FM, tapi masih ada rasa dongkol karena ternyata promo internet ‘murah-meriah’ sekarang sudah berganti ‘kami naikkan harga & pelayanan sesuai keinginan kami’

    Sy akui, fasilitas internet + TV kabel yg memang memuaskan dari FM dibandingkan pesaingnya, tetapi cara-cara ‘perampokan’ seperti ini sesungguhnya tidak dapat dibenarkan.

  43. Mungkin saya juga mau share. Saya pengguna Firstmedia (FM) sejak beberapa tahun untuk internet dan tv cable nya. Sejak pindah rumah baru akhirnya saya baru memutus layanan pelanggan. Untuk Internet FM saya cukup puas dengan layanannya dan jarang ada masalah, sayangnya setiap ada kenaikan tarif selalu tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Alhasil tagihan di akhir bulan tiba2 membengkak. Semoga dengan adanya kritik dan masukan buat FM dapat menjadi introspeksi kedepan dalam memberikan layanan yg lebih baik lagi.

  44. mending pake Modem prabayar broooo, internet eceran tak kecewa masalah promo ataupun biaya… hanya dikit pelan, gapapa … yg penting gak terlalu bikin kaku ati bro …. Ayo berhentilah berlangganan First Media dan beralihlah ke Prabayar Modemnya cuma 150 – 300 ribu uda dapet apalagi kalo seken ,…. hahahaha

  45. terimakasih banyak mas atas info nya… rencananya saya ingin pasang fasnet dirumah, tapi karena banyak keluhan atas first media, maka saya putuskan “TIDAK JADI PASANG FASTNET”..
    ternyata smua operator / provider di indonesia belum pantas di gunakan… smoga pihak management mikir dengan pemberitaan seperti ini…
    sekali lagi terimakasih atas info nya

  46. koq kayaknya jadi ngeri juga yaaa mayoritas pengguna berkata seperti itu…
    Sorry to say to FM.. think twice deh bwt ambil package d FM…

  47. heboh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    sudah bnyak dibcarakan orang!!!!!!!!!!!!!!!
    nex media tv berlangganan barau ga pake parabola cukuppakai antena sja sudah bsa nonton tv berlangganan dan mudah dipasang dmn sja yang penting ada antena sja,
    cukup dngan 85rb/bln dpt 27 chanel2 pilihan lho seperti cartoon network,fox crime,fox,discovery chanel,star word,msh bnyak lg
    hub sales 081310437650

  48. WELEH…WELEHHHH….ternyata BENERRRRR POla MARKETING NYA first media…memakai pola “MENJEBAK”….konsumen nya…jadi setelah billing datang baru konsumen “Sadar” dan merasa TERTIPU…dengan jumlah yang harus dibayar dengan penawaran yang sudah disepakati….TIDAK SESUAI…!!! karena itu juga seperti yang saya alami di bulan Maret 2012 ini…pOLA NYA SAMA mENAWARKAN pROGRAM ….DENGAN MENGATAKAN “dengan program promo ini bapak hanya membayar sekali ini saja di bulan ini sebesar Rp.330.000,-…selanjutnya di bulan berikut normal kembali menjadi seperti bulan-bulan sebelum nya….”sebesar Rp.283.000,-…” ternyata ketika tagihan datang jumlah nya Rp.330.000,- + Rp.283.000,- menjadi Rp 611.000,-… jadi merketing First Media seperti nya sudah terlatih untuk “MENYAMARKAN…” Jumlah tagihan sebenar nya….yang penting “TERJERAT’ DULU…jadi HATI2 dengan segala penawaran program yang di tawarkan pihak First media…ketika mereka menawarkan KEJAR DENGAN PERTANYAAN ‘BERAPA YANG HARUS KAMI BAYAR TIAP BULAN NYA’ PASTIKAN ITU….!!!
    untuk yang lain nya selain masalah diatas…cukup baik dan memuaskan…sayang sekali memang…perusahaan sebesar First Media HARUS TIDAK FPROFESIONAL DI UNIT MARKETING NYA…SEPERTI ‘SESEORANG YANG SUDAH KEREN MEMAKAI JAS TUXEDO TETAPI RAMBUT NYA ACAK-ACAKAN TIDAK DISISIR…”

  49. mungkin memang kurang penting kalau ttg masalah saya, keluarga say berlangganan tv cable first media, saya sendiri aslinya lebih memanfaatkan internet, kecepatannya memang memuaskan…

    namun, saya dan adik saya juga sering menonton tv, walau tidak se-sering anggota keluarga saya yang lain… kami mem favorite beberapa chanel yang kami sukai, saya kurang tahu sejak kapan (karena saya jarang sekali menonton tv) namu ketika saya mencoba membuka chanel-chanel kesukaan saya, terdapat pesan yang menyuruh untuk mengkontak custumer service. saya coba menanyakannya pada bunda saya apa belum bayar atau bagaimana? kok chanel-chanel yang lain (yang kurang kami perhatikan terutama..) masih banyak yang ada… kata bunda saya, untuk menonoton kembali chanel-chanel itu harus bayar biaya tambahan, “PER channel” seperti HBO, Animax, dan beberapa chanel yang telah kami favoritkan..
    apa memang ada chanel-chanel yang d khusukan (yang kebetulan semuanya keluarga kami favoritkan?) atau ini semacam jebakan?

  50. knpa w baru tau klo FM kya gini…. dah ahh cukup 3 bulan aja,,, besok langsung minta PUTUS HUBUNGAN dgn FM Gak Jebo Ini… mumpung belum, kya yg diatas…. gila gilaan tagihan datang’a…..

  51. gan, ada yg tau paketnya firstmed yg 110rb/ th? itu bayarnya gimana? liat cerita di atas jadi ragu mau nerusin berlangganan -_____-

  52. Agan2 yth. Di bekasi,perumahan harapan baru 1 dsk,FM lg gencar promo utk langganan FM 6bln cm 50rb + ppn. Mhn saran gan,banyak yg ikutan,cm mestinya jg gw harus hati2 nih,jgn2,ini trik baru. Indikasinya,gw ud dua kali ttd lembar merah yg disodorin teknisi,tp install jg blm. Janji dtg pagi,ga dateng2,malah jam setengah 9 MALEM. Bikin janjian sm teknisi 2 hari lg install. Gw minta nomer hp langsung teknisinya,org2 itu ky lempar2an nomer ini itu,akhirnya mereka kasih satu nama+hpnya. Awalnya mereka selalu saranin ĸªL̲̅σ ª∂a̲̅ ap2,telp CS aj.Tp,gw ragu nih. Blm byr apa2 sih,tp gw ragu

  53. ada yang ngalamin penurunan kecepatan first media ga sih? dulu waktu baru masang sampe dengan awal 2012 masih lumayan cepet tapi beberapa bulan belakangan (ga tau pastinya) kok jadi leleeeeet bener..

    padahal gw juga ga setiap hari internetan, jadi kesel aja pas pengen internetan malah lelet..

    do share

  54. memang iklang kadang kadang begitu, masih terselubung.
    ttp fist media kayaknya baru jakarta doang. itu aja yang pakai kabel, untuk modem gak tauh, itu aja belum rata. ttp saya udah hampir 1 tahun pakai yang 300 ribuan lancar aja dan ngebut bisa 1.5 mbps download mak 150 kbps, bwat youtube sangat lancar

  55. demi kebaikan dan kesehatan anda, jangan mendaftar first media. saya sudah langganan 5 tahun first media dan koneksinya tidak masuk akal karena selalu putus selama bbrp menit setiap 5-10 menit (terkadang tidak berjalan sama sekali selama 2-3 jam). saya telah menghubungi ke kantor pusat dengan keluhan dan ingin dikirimkan teknisi, namun tiada respon selama 2 tahun dengan alasan saya tidak ada saat ditelpon, dan parahnya bahwa dikatakan pelanggan tidak ingin didatangkan teknisi. first media tidak akan melayani langganan lama dan hanya menanggapi pelanggan baru. saya sekarang sudah mengganti layanan internet saya namun setiap 2-3 minggu saya selalu ditelpon apakah ingin menggunakan first media.

  56. nih gan, paling gila nya lagi, ane buka yahoo mail. tiba-tiba ada dari linknet first media ngirim email ke ayah ane nih,
    Terima kasih atas kepercayaan Anda dalam menggunakan Layanan First Media.

    Tagihan First Media Anda untuk nomor pelanggan 90952301 dengan tanggal tagihan 15-FEB-2014 adalah sebesar Rp 642,981 dan jatuh tempo tanggal 28-FEB-2014.

    Untuk rincian tagihan, terlampir adalah E-Statement Tagihan First Media Anda.

    Pastikan Anda menggunakan aplikasi Adobe Acrobat Reader versi 6.0 ke atas.
    kenapa yang tadinya sebulan cuma ga sampe 100 ribu, kok setelah 1 bulan jadi 600 ribu ? ayah ane sempat marah juga ke ane

  57. Saya juga mempunyai pengalaman yg sama dengan saudara, First media saya rasa hanya menjebak costumer baru, begitu sudah berlangganan first media seperti menang sendiri. Bulan lalu saya telat bayar & jaringan dari pusat di putus, setelah saya bayar ternyata tidak di sambung2, setelah 1 bulan ada tagihan datang lagi. Geblek banget ga tuh..

  58. gw pengguna first media dari 2 tahun lalu.
    klw menurut gw saat pasang first media jangan hanya minta no call center nya tapi minta no hp salesh nya dan teknisi nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>