<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Taktik First Media Menjebak Pelanggan</title>
	<atom:link href="http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/</link>
	<description>Suara dan Media untuk Konsumen Demi Kemajuan Bisnis Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2011 07:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Wink</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2591</link>
		<dc:creator>Wink</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 03:06:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2591</guid>
		<description>Mungkin saya juga mau share. Saya pengguna Firstmedia (FM) sejak beberapa tahun untuk internet dan tv cable nya. Sejak pindah rumah baru akhirnya saya baru memutus layanan pelanggan. Untuk Internet FM saya cukup puas dengan layanannya dan jarang ada masalah, sayangnya setiap ada kenaikan tarif selalu tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Alhasil tagihan di akhir bulan tiba2 membengkak. Semoga dengan adanya kritik dan masukan buat FM dapat menjadi introspeksi kedepan dalam memberikan layanan yg lebih baik lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin saya juga mau share. Saya pengguna Firstmedia (FM) sejak beberapa tahun untuk internet dan tv cable nya. Sejak pindah rumah baru akhirnya saya baru memutus layanan pelanggan. Untuk Internet FM saya cukup puas dengan layanannya dan jarang ada masalah, sayangnya setiap ada kenaikan tarif selalu tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Alhasil tagihan di akhir bulan tiba2 membengkak. Semoga dengan adanya kritik dan masukan buat FM dapat menjadi introspeksi kedepan dalam memberikan layanan yg lebih baik lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: springtik</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2584</link>
		<dc:creator>springtik</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 02:30:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2584</guid>
		<description>Sy mau share pengalaman dengan FirstMedia. 

Sy sudah berlangganan FirstMedia sejak FM mulai menawarkan paket internet  384 kbps dengan biaya Rp. 99.000 / bulan. Tapi karena &#039;kebijakan perusahaan&#039; yg mengharuskan berlangganan TV kabel, maka sy dengan terpaksa mengambil pake TV kabel juga.

Selang beberapa tahun, awal bulan Oktober 2011, FM menaikkan kecepatan internet dan otomatis menaikkan tagihan bulanan. Sy kecewa dan mengadukan hal tersebut kepada CS mereka; tapi karena mereka bukan &#039;policy maker&#039; maka sy dan banyak customer menjadi korban &#039;kebijakan sepihak&#039; FM.

Sy tuliskan surat pembaca di kompas.com dan  supervisor-nya menelepon untuk membicarakan kekecewaan yg sy alami dan menawarkan solusi  6 bulan gratis seluruh saluran TV kabel dengan biaya berlangganan tetap.

Sampai saat ini sy masih menikmati &#039;siaran gratis&#039; dari FM, tapi masih ada rasa dongkol karena ternyata promo internet &#039;murah-meriah&#039; sekarang sudah berganti &#039;kami naikkan harga &amp; pelayanan sesuai keinginan kami&#039;

Sy akui, fasilitas internet + TV kabel yg memang memuaskan dari FM dibandingkan pesaingnya, tetapi cara-cara &#039;perampokan&#039; seperti ini sesungguhnya tidak dapat dibenarkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sy mau share pengalaman dengan FirstMedia. </p>
<p>Sy sudah berlangganan FirstMedia sejak FM mulai menawarkan paket internet  384 kbps dengan biaya Rp. 99.000 / bulan. Tapi karena &#8216;kebijakan perusahaan&#8217; yg mengharuskan berlangganan TV kabel, maka sy dengan terpaksa mengambil pake TV kabel juga.</p>
<p>Selang beberapa tahun, awal bulan Oktober 2011, FM menaikkan kecepatan internet dan otomatis menaikkan tagihan bulanan. Sy kecewa dan mengadukan hal tersebut kepada CS mereka; tapi karena mereka bukan &#8216;policy maker&#8217; maka sy dan banyak customer menjadi korban &#8216;kebijakan sepihak&#8217; FM.</p>
<p>Sy tuliskan surat pembaca di kompas.com dan  supervisor-nya menelepon untuk membicarakan kekecewaan yg sy alami dan menawarkan solusi  6 bulan gratis seluruh saluran TV kabel dengan biaya berlangganan tetap.</p>
<p>Sampai saat ini sy masih menikmati &#8216;siaran gratis&#8217; dari FM, tapi masih ada rasa dongkol karena ternyata promo internet &#8216;murah-meriah&#8217; sekarang sudah berganti &#8216;kami naikkan harga &amp; pelayanan sesuai keinginan kami&#8217;</p>
<p>Sy akui, fasilitas internet + TV kabel yg memang memuaskan dari FM dibandingkan pesaingnya, tetapi cara-cara &#8216;perampokan&#8217; seperti ini sesungguhnya tidak dapat dibenarkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: awp</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2523</link>
		<dc:creator>awp</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 19:35:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2523</guid>
		<description>haha... firstmedia memang ga pernah sempurna....
saya pun mengalami hal yang tidak baik pelayanan CS nya..
saya memakai internet hanya pribadi/sendiri. saat saya mau keluar kota sekita 6 bulan..saya Call CS nya minta di putus sementara..but..! apa kata CS nya malah disuruh migrasi ke 512 selama tidak dipakai? lalu saya harus tetap bayar.. saya dah cape ngomong mpe berbusa..tetep aja itu CS maksa suruh make 512..
berselang waktu akhirnya saya ga sampe 6 bulan..  cuma 2bulan.. gubRak....!! liat email tagihannya 3bulan..gimana ga pusing... make enggak..malah bayar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>haha&#8230; firstmedia memang ga pernah sempurna&#8230;.<br />
saya pun mengalami hal yang tidak baik pelayanan CS nya..<br />
saya memakai internet hanya pribadi/sendiri. saat saya mau keluar kota sekita 6 bulan..saya Call CS nya minta di putus sementara..but..! apa kata CS nya malah disuruh migrasi ke 512 selama tidak dipakai? lalu saya harus tetap bayar.. saya dah cape ngomong mpe berbusa..tetep aja itu CS maksa suruh make 512..<br />
berselang waktu akhirnya saya ga sampe 6 bulan..  cuma 2bulan.. gubRak&#8230;.!! liat email tagihannya 3bulan..gimana ga pusing&#8230; make enggak..malah bayar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mmn</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2514</link>
		<dc:creator>mmn</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2011 11:28:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2514</guid>
		<description>kalau saya mah mendingan pakai firstmedia, dari pada speedy....setelah bulan ke- 4 pembayaran untuk 1 mb 600 ribuan. kalau firstmedia cuma 350 ribu udah 3 mb. jauh khan harganya coy....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau saya mah mendingan pakai firstmedia, dari pada speedy&#8230;.setelah bulan ke- 4 pembayaran untuk 1 mb 600 ribuan. kalau firstmedia cuma 350 ribu udah 3 mb. jauh khan harganya coy&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Scorpio</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2483</link>
		<dc:creator>Scorpio</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2011 06:08:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2483</guid>
		<description>Sama seperti Greeny, saya juga merasakan yang sama......malahan sy dinaikan tanpa konfirmasi tiba2 sy terima email sdh dinaikan tagihannya menjadi 235.000 sblm pajak......kl sinyalnya bagus sih ngak apa2 naik ......tp kl sama aja lemotttttttt sama aja boong dinaikan..........FM payah....ngibul aja bisanya........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sama seperti Greeny, saya juga merasakan yang sama&#8230;&#8230;malahan sy dinaikan tanpa konfirmasi tiba2 sy terima email sdh dinaikan tagihannya menjadi 235.000 sblm pajak&#8230;&#8230;kl sinyalnya bagus sih ngak apa2 naik &#8230;&#8230;tp kl sama aja lemotttttttt sama aja boong dinaikan&#8230;&#8230;&#8230;.FM payah&#8230;.ngibul aja bisanya&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Chacham</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2456</link>
		<dc:creator>Chacham</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 15:49:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2456</guid>
		<description>Apa yang kawan2 alami terhadap First Media (Fast Net) juga terjadi pada saya.
Pada awalnya saya tertarik dengan tawaran First Media dengan tarif Rp 99.000,-
Beberapa kali First Media menaikkan speed dengan alasan meningkatkan mutu pelayanan agar dapat menangakses Multi Media yang sebenarnya tidak saya butuhkan.
Hingga saat ini First Media menaikkan tarif beberapa kali, mulai 99 rb, 135 rb, 165 rb, 185 rb tanpa minta persetujuan dari saya baik oral maupun tertulis.
Hal ini benar2 membuat saya geram dan memutuskan untuk berhenti berlangganan First Media karena saya harus membayar sejumlah tagihan sebesar Satu juta seratus empat puluh ribu rupiah.
Pernah saya tanyakan kepada operator First Media by phone mengenai kenaikan tarif tersebut dan saya meminta agar kecepatan internet saya diturunkan sesuai perjanjian awal dengan tarif Rp 99 rb, Akan tetapi operator First Media menyatakan bahwa untuk kecepatan internet dengan tarif Rp 99 rb sudah tidak tersedia lagi, sedangkan saya tau bahwa First Media masih menawarkan paket tersebut.
Saya betul2 kecewa dengan First Media!
Apaboleh buat, awalnya tertarik dengan First Media dan berusaha mempromosikan First Media pada kawan2 saya, akan tetapi sekarang sudah tidak simpati lagi karena First Media sudah menjebak pelanggannya dengan mengambil keputusan sepihak.
Bye First Media!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang kawan2 alami terhadap First Media (Fast Net) juga terjadi pada saya.<br />
Pada awalnya saya tertarik dengan tawaran First Media dengan tarif Rp 99.000,-<br />
Beberapa kali First Media menaikkan speed dengan alasan meningkatkan mutu pelayanan agar dapat menangakses Multi Media yang sebenarnya tidak saya butuhkan.<br />
Hingga saat ini First Media menaikkan tarif beberapa kali, mulai 99 rb, 135 rb, 165 rb, 185 rb tanpa minta persetujuan dari saya baik oral maupun tertulis.<br />
Hal ini benar2 membuat saya geram dan memutuskan untuk berhenti berlangganan First Media karena saya harus membayar sejumlah tagihan sebesar Satu juta seratus empat puluh ribu rupiah.<br />
Pernah saya tanyakan kepada operator First Media by phone mengenai kenaikan tarif tersebut dan saya meminta agar kecepatan internet saya diturunkan sesuai perjanjian awal dengan tarif Rp 99 rb, Akan tetapi operator First Media menyatakan bahwa untuk kecepatan internet dengan tarif Rp 99 rb sudah tidak tersedia lagi, sedangkan saya tau bahwa First Media masih menawarkan paket tersebut.<br />
Saya betul2 kecewa dengan First Media!<br />
Apaboleh buat, awalnya tertarik dengan First Media dan berusaha mempromosikan First Media pada kawan2 saya, akan tetapi sekarang sudah tidak simpati lagi karena First Media sudah menjebak pelanggannya dengan mengambil keputusan sepihak.<br />
Bye First Media!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: daniel</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2394</link>
		<dc:creator>daniel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 07:51:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2394</guid>
		<description>kasus saya sm sprti kk greeny d atas....persis bngt...tp setau saya speed tetep 784kbps...klo mau jd 1mbps nambah 50rb ato 100 rb saya lupa....ud telp CSnya berkali kali malah jd ga nyambung...ujung2nya d suruh restart PC..kacau pkknya....pdhal wktu awal2 speed inet cuma 512 kbps malah kualitas lebih bagus dan yahud...namun sejak d upgrade secara lgsung tnpa pemberitahuan, kualitas malah cupu...biasany main game online bagus ga ad msalah..eh skrg sering putus2...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kasus saya sm sprti kk greeny d atas&#8230;.persis bngt&#8230;tp setau saya speed tetep 784kbps&#8230;klo mau jd 1mbps nambah 50rb ato 100 rb saya lupa&#8230;.ud telp CSnya berkali kali malah jd ga nyambung&#8230;ujung2nya d suruh restart PC..kacau pkknya&#8230;.pdhal wktu awal2 speed inet cuma 512 kbps malah kualitas lebih bagus dan yahud&#8230;namun sejak d upgrade secara lgsung tnpa pemberitahuan, kualitas malah cupu&#8230;biasany main game online bagus ga ad msalah..eh skrg sering putus2&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: greeny</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2254</link>
		<dc:creator>greeny</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 05:18:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2254</guid>
		<description>Sy juga pelanggan FirstMedia sejak 1.5th yg lalu, awalnya tertarik krn tertarik dg promo2nya dan merasa cukup murah dg 185rb paket d&#039;lite family sdh tmasuk fastnetnya, lalu Dec 2010 pihak FM memberitahukan bahwa dikarenakan speed internet ditingkatkan yg tdnya 512 menjadi 784 kbps tagihan bulanan pun menjadi 225rb (naik 40rb) sy lgs komplain minta tetap dg speed sebelmnya, namun menurut CSnya tidak bs krn mmg standard yg dikeluarkan skrg adalah 784... arrrrrrghhh.. jd mau tdk mau iuran bulanan pun bertambah itupun belum tmasuk PPN.

dan hari ini, 16 Sep 2011 sy terima billing FM dan sgt shock krn ternyata paket d&#039;lite family menjadi 250.000 tanpa adanya pberitahuan terlebih dahulu melalui surat/email ataupun telepon, lgs sy call dan complain ke CS tapi lagi2 CSnya tdk memberikan jawaban yg memuaskan, menurut dia kenaikan itu karena paket family yg terbaru dan adanya channel2 baru lainnya yg dpt dinikmati dan internet menjadi 1mbps.... heh ? 

yg membuat sy geram dan merasa tertipu, kesannya First Media mau meningkatkan mutu dan layanan dg menambah channel2 ataupun speed internet tapi justru membebankan ke konsumen dg kenaikan harganya... arrrrgghhhh, sy khawatir dlm 3-6 bln kedepan pun akan ada kenaikan2 lainnya lg... rasanya cukuplah sudah pake FirstMedia ffiiiuuuuh ! bulan depan PUTUSSSSS....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sy juga pelanggan FirstMedia sejak 1.5th yg lalu, awalnya tertarik krn tertarik dg promo2nya dan merasa cukup murah dg 185rb paket d&#8217;lite family sdh tmasuk fastnetnya, lalu Dec 2010 pihak FM memberitahukan bahwa dikarenakan speed internet ditingkatkan yg tdnya 512 menjadi 784 kbps tagihan bulanan pun menjadi 225rb (naik 40rb) sy lgs komplain minta tetap dg speed sebelmnya, namun menurut CSnya tidak bs krn mmg standard yg dikeluarkan skrg adalah 784&#8230; arrrrrrghhh.. jd mau tdk mau iuran bulanan pun bertambah itupun belum tmasuk PPN.</p>
<p>dan hari ini, 16 Sep 2011 sy terima billing FM dan sgt shock krn ternyata paket d&#8217;lite family menjadi 250.000 tanpa adanya pberitahuan terlebih dahulu melalui surat/email ataupun telepon, lgs sy call dan complain ke CS tapi lagi2 CSnya tdk memberikan jawaban yg memuaskan, menurut dia kenaikan itu karena paket family yg terbaru dan adanya channel2 baru lainnya yg dpt dinikmati dan internet menjadi 1mbps&#8230;. heh ? </p>
<p>yg membuat sy geram dan merasa tertipu, kesannya First Media mau meningkatkan mutu dan layanan dg menambah channel2 ataupun speed internet tapi justru membebankan ke konsumen dg kenaikan harganya&#8230; arrrrgghhhh, sy khawatir dlm 3-6 bln kedepan pun akan ada kenaikan2 lainnya lg&#8230; rasanya cukuplah sudah pake FirstMedia ffiiiuuuuh ! bulan depan PUTUSSSSS&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: UlahFirstMedia</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2205</link>
		<dc:creator>UlahFirstMedia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 06:04:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-2205</guid>
		<description>....
3. Pembayaran melalui ATM dan  
Internet/Mobile/SMS Banking  
akan dikenakan biaya Administrasi sebesar 
Rp 5.000 untuk setiap transaksi  
pembayaran mulai tgl 1 Agt 2011.  
...

Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi....??

Aneh...
setahuku, setiap toko yang menerima pembayaran kartu kredit harus membayar sekitar 3% kepada MasterCard,Visa dll...
FirstMedia memang bukan semacam toko, toh tidak mungkin mendapat servis gratis...

Aneh...
Pembayaran melalui atm beda rekening sesama bank tidak dibebani biaya administrasi oleh bank...
Kok, malah FirstMedia (penerima uang) malah merasa berhak membebani biaya administrasi rp5000,-?
memang tidak terlampau banyak, hanya menurut wakil direktur FirstMedia ada 360,000 koneksi... jika  1 koneksi = 1 pelanggan... maka ada potensi Rp1800 juta extra pemasukan per bulan untuk &#039;tugas hanya menerima pembayaran&#039; yang sama sekali tidak berhubungan dengan memberi servis pelanggan!

(jika semua pelanggan membayar dengan atm yang merupakan salah satu majoritas sistim pembayaran di Indonesia... bukan credit card seperti di negara lain)


diulang....
Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi....??
Yang membayar melalui ATM malah dibebani biaya administrasi?? 
Apa tidak terbalik????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8230;.<br />
3. Pembayaran melalui ATM dan<br />
Internet/Mobile/SMS Banking<br />
akan dikenakan biaya Administrasi sebesar<br />
Rp 5.000 untuk setiap transaksi<br />
pembayaran mulai tgl 1 Agt 2011.<br />
&#8230;</p>
<p>Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi&#8230;.??</p>
<p>Aneh&#8230;<br />
setahuku, setiap toko yang menerima pembayaran kartu kredit harus membayar sekitar 3% kepada MasterCard,Visa dll&#8230;<br />
FirstMedia memang bukan semacam toko, toh tidak mungkin mendapat servis gratis&#8230;</p>
<p>Aneh&#8230;<br />
Pembayaran melalui atm beda rekening sesama bank tidak dibebani biaya administrasi oleh bank&#8230;<br />
Kok, malah FirstMedia (penerima uang) malah merasa berhak membebani biaya administrasi rp5000,-?<br />
memang tidak terlampau banyak, hanya menurut wakil direktur FirstMedia ada 360,000 koneksi&#8230; jika  1 koneksi = 1 pelanggan&#8230; maka ada potensi Rp1800 juta extra pemasukan per bulan untuk &#8216;tugas hanya menerima pembayaran&#8217; yang sama sekali tidak berhubungan dengan memberi servis pelanggan!</p>
<p>(jika semua pelanggan membayar dengan atm yang merupakan salah satu majoritas sistim pembayaran di Indonesia&#8230; bukan credit card seperti di negara lain)</p>
<p>diulang&#8230;.<br />
Jika via credit card malah tidak dibebani biaya administrasi&#8230;.??<br />
Yang membayar melalui ATM malah dibebani biaya administrasi??<br />
Apa tidak terbalik????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ifdall</title>
		<link>http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-1875</link>
		<dc:creator>ifdall</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2011 22:48:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.konsumen.org/taktik-first-media-menjebak-pelanggan/#comment-1875</guid>
		<description>itulah kelakuan ISP di INDONESIA,...lebih enak pake ISP lain deh...banyak kok...kalo ada ISP or apalah semacam firstmedia,speedy,indovision,smart, dll iklan di tv itu karena keuangan mereka sedang hancur perlahan tapi pasti...karena stok bandwith dan harga bandwith yg meraka punya sudah menipis...dan di paks terus untuk mencari customer...think smart guys...money is not easy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itulah kelakuan ISP di INDONESIA,&#8230;lebih enak pake ISP lain deh&#8230;banyak kok&#8230;kalo ada ISP or apalah semacam firstmedia,speedy,indovision,smart, dll iklan di tv itu karena keuangan mereka sedang hancur perlahan tapi pasti&#8230;karena stok bandwith dan harga bandwith yg meraka punya sudah menipis&#8230;dan di paks terus untuk mencari customer&#8230;think smart guys&#8230;money is not easy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

