TOS

Persyaratan dan Kondisi untuk mengirimkan Cerita Konsumen:

  1. Pengirim cerita selanjutnya disebut sebagai Konsumen.
  2. Konsumen.org tidak bertanggung jawab atas kebenaran cerita Konsumen yang dikirim kepada konsumen.org, tetapi telah mengumpulkan data selayaknya untuk mem-verifikasi data-data dari Konsumen sebelum menampilkannya di website www.konsumen.org.
  3. Konsumen.org akan berusaha menghubungi perusahaan terkait lewat email sehubungan dengan keluhan Konsumen, tetapi tidak dapat menjamin bahwa cerita yang dikirimkan Konsumen akan di respon oleh perusahaan tersebut.
  4. Konsumen.org akan tetap menyimpan cerita tersebut di website www.konsumen.org sebagai archive, agar perusahaan terkait dan konsumen lainnya dapat melihat dan membacanya.
  5. Standar kelayakan cerita Konsumen yang ditampilkan di website www.konsumen.org akan kami seleksi sesuai dengan data yang dikirimkan Konsumen.
  6. Cerita yang Konsumen kirimkan menjadi milik konsumen.org dan konsumen.org berhak untuk menampilkan maupun tidak menampilkan cerita tersebut di website www.konsumen.org.
  7. Konsumen berhak mengirimkan cerita yang sama kepada website sejenis konsumen.org lainnya.

Kebijakan Privasi

  1. Konsumen.org tidak akan memberikan Data Pribadi, Data Pekerjaan dan alamat Email jika tidak diminta oleh Konsumen.
  2. Seperti website-website lainnya, Konsumen.org menggunakan log file untuk menyimpan cookies dari web browser pengunjung website www.konsumen.org yang termasuk diantaranya alamat Internet Protocol (IP), tipe browser yang anda gunakan, Internet Service Provider (ISP), tanggal dan jam, halaman masuk dan keluar, jumlah klik yang terjadi untuk menganalisa trend, mempelajari pergerakan pengunjung di website ini dan mengumpulkan informasi demografis.
  3. Alamat IP dan informasi-informasi tersebut tidak berkaitan dengan informasi apapun yang dapat mengidentifikasi personal anda.
  4. Jika anda tidak ingin menggunakan cookies, maka anda dapat melakukannya lewat opsi pada browser anda. Informasi lebih detil masalah tersebut dapat anda temui di website browser itu sendiri.

Kebijakan Komentar

  1. Konsumen diundang untuk memberi komentar dengan mengisi formulir komentar yang berada di setiap halaman artikel.
  2. Komentar yang diharapkan adalah komentar yang berkaitan dengan artikel, memberi debat dan pemikiran-pemikiran yang menambah nilai dari artikel yang ada.
  3. Konsumen.org memoderasi komentar dan berhak sepenuhnya menolak komentar yang masuk.
  4. Komentar yang akan ditolak dan atau diganti adalah komentar yang bersifat rasisme, menghina orang lain, menghina pemerintah yang sah, mendiskreditkan agama yang sah di Indonesia, berkaitan dengan kegiatan kriminalitas, politik praktis yang melawan pemerintah dan kata-kata kasar yang tidak selayaknya ditampilan di website yang memiliki budaya.
  5. Singkatnya, konsumen.org mengajak pengunjung untuk memberi komentar yang memberi arti pada percakapan Konsumen di website www.konsumen.org.

Terimakasih sudah membaca kebijakan-kebijakan kami.

9 thoughts on “TOS

  1. Pingback: Dear Anonimous… | Konsumen Dot Org

  2. Pingback: Laporan Kunjungan Konsumen.org | Konsumen Dot Org

  3. Pingback: Konsumen « Jual Beli Produk dan Jasa

  4. kepada yth.
    Dirut PT.Telkom Indonesia
    di
    tempat

    Dengan hormat
    saya pelanggan setia internet (speedy) di kota jambi sudah 4 tahun saya berlangganan. pada bulan mei 2015 saya nunggak sengaja saya ngak mau bayar, karena ggn terus, pada saat pet. tagih telkom datang ke rumah saya untuk nagih.. saya konfirmasi kepada pet tk tagih bahwa speedy ggn terus sudah melapor berulang kali tapi belum ada tindak lanjuti,,, waktu bgt saya bayar cash pet. tagih action betulin speedy, alhamdulillah speedy saya aktif kembali, saya sangat berterima kasih kepada tk tagih tsb. kami mhn angkat beliau jadi karyawan tetap telkom, bahwa beliau melayani pelanggan sangat ramah. tks

  5. Hari ini motor saya diambil paksa dengan intimidasi, dan tanpa kelonggaran waktu buat kesiapan saya membayar seluruh tunggakan atau pelunasan, adapun bagian kepala bagian kredit macet bernama YUSUF yang berdinas di kantor FIF cabang Karawang, dia dengan dalih telah memberi kelonggaran pada saya waktu sampai 5 bulan dia berkata saya “TIDAK ADA KENIATAN”untuk melakukan pembayaran angsuran.
    Dengan cara dia yang seperti:
    preman yang mendatangi saya dirumah beramai-ramai dengan gaya yang ingin menagdili dan menggebugi saya,
    meneriaki saya dikantor hari ini tanggal 27 mei 2015 dan memojokkan saya untuk menanda tangani surat penyitaan unit akan tetapi saya tidak mau menanda tanganinya, adapun demikian unit tetap di sita paksa dengan NB:saya tidak bersedia tanda tangan.
    merendahkan saya seperti saya berusaha mangkir dari tanggung jawab saya sebagai konsumen
    Adapun alasan sy blm bayar:
    -sy dalam proses cerai karena ditinggal pergi suami kira-kira 2th secara otomatis saya bekerja sendiri,dan tidak selayaknya saya diintimidasi oleh Yusuf kepala bagian kredit macet FIF
    -belum lama mengalami kecelakaan lalu lintas yg berpengaruh pada penghasilan dan pekerjaan saya
    -banyak terlilit hutang karena banyak permasalahan keluarga pra dan pasca suami pergi
    =selama beberapa bulan yang lalu waktu kredit baru nunggak 2-3 bulan ada bagian penagihan datang dengan niat baik ingin membantu meringankan beban saya dengan pengajuan keringanan pelunasan dipercepat.Dan itu membuat saya bertahan dan mengahrapkan prosesnya cepat tetapi sampai hari ini motor ditarik pun proses belum selesai.
    -setiap bulan gaji saya pasca kecelakaan hanya kisaran 700-1jt saja,
    fungsi motor tersebut:
    -untuk kuliah saya guna memperbaiki kondisi keluarga saya.
    -berdagang keliling
    -mencari bahan untuk berjualan orang tua dan saya.
    Adapun keinginan saya dengan kondisi seperti ini adalah:
    1.menindak tegas Yusuf yang telah mempermalukan dan tidak memberi kesempatan saya.
    Dia telah beralasan memberi kesempatan saya 6 bulan dan saya belum membayar juga (saya mempunyai alasan-alasan diatas)
    Pada tanggal 27 mei 2015 tanpa kasian dia ambil unit dengan memberi tenggang waktu sampai tanggal 31 mei 2015 untuk membayar tunggakan atau pelunasan dipercepat.
    2.Apakah dibenarkan memperlakukan konsumen seperti dengan kondisi saya dengan sedemikian rupa
    3.Saya ingin keadilan buat saya, meski saya tau telah menandatangani kontrak kredit dan terikat dengan aturan. Apakah tidak ada keringan atau toleransi untuk saya. Dengan diperlakukan seperti saya itu maling/pencuri padahal saya sudah datang ke kantor tanggal 27 mei 2015 dengan harapan diperlakukan dengan baik, juga memperoleh keringanan mengingat kondisi-kondisi saya tersebut
    akan tetapi saya sudah dilecehkan sejak di customers servis setelah saya mengatakan ingin bertemu bagian kredit macet, hingga bertemu dengan Yusuf tersebut.

  6. Yth,
    Pimpinan Pengelola konsumen.org
    Saya sungguh bingung mendapati fasilitas apartemen yang saya idam idamkan
    sangat tidak sesuai dengan harga yang saya bayar. Jika mengacu harga saat
    ini permeter yang ditawarkan seperti yang saya miliki sudah diatas 40 juta
    permeter, tetapi jika melihat apa yang didapat oleh konsumen sungguh tidak
    pantas dan fair. Berkali kali saya mengeluhkan dan komplain hanya di tanggapi
    dan di ladenin sekedarnya sampai cape dan pasrah, dan terakhir mengenai
    cara pengundian mendapatkan parkir lot dan fasilats parkir saya sungguh
    frustasi setelah semua komplain dan keluhannya tidak diladenin, baik
    saat tatap muka maupun setelah di email.

    Saya sangat berharap melalui media konsumen.org dapat menyalurkan unek
    unek dan keluhan saya termasuk banyak konsumen yang sudah mengalami
    pengalaman pahit tsb. Dan sekaligus sebagai informasi bagi calon pelanggan
    lain yang belum terlanjur memutuskan untuk membeli dapat mempertimbang
    kan dengan matang saksama sebelum menyesal. Atas semua perhatian dan
    bantuan dari pengelola konsumen.org dalam memfasilitasi keluhan dan
    pengalaman pahit saya, saya ucapkan terima kasih yang mendalam.
    (Saya lampirkan pengalaman dan keluhan saya ke management dari Pondok/
    Puri indah group dalam bentuk surat email)
    Jakarta, 12 September 2015
    Salam, Hendra Purnawan
    ———————————————————————————————
    Yth. Pimpinan,
    Pt. Metropolitan Kentjana tbk.

    Melalui surat terbuka saya ingin mengungkapkan dan sekaligus memberikan
    masukan untuk perusahaan ‘yang pernah saya hormati’ Pondok Indah dan Puri
    Indah Group, Pt. Metropolitan Kentjana tbk. Bahwa, keinginan mendalam saya
    bersama keluarga untuk tinggal diapartemen Windsor sejak 2012 setelah
    penempatan order hilang hampir tidak berbekas setelah final proses serah
    terima pada tgl. 7 September. Sebetulnya kekecewaan-kekecewaan yang
    sudah saya alami sudah pernah saya email, mulai dari serah terima yang
    meleset 1 tahun dari janji, janji free cost conecting 2 unit menjadi St. Andrew
    tapi dicharge 40 juta, bocor dicoran atas, finishing yang sembarang, tinggi
    ceilling 3 m ternyata hanya 2,7 m dan pembuangan saniter yang kurang lancar.
    Untuk sebagian masalah tsb. saya putuskan setelah berembuk dengan istri,
    RENOVASI; plafon, dinding lantai, kusen/pintu sekaligus interior diset dan diisi.
    Harapan tentunya untuk kenyamanan saat pindah dan tinggal di Apartmen tsb.
    setelah tgl. 7 kemarin saya sekarang jadi bimbang apakah renovasi saya
    teruskan (saat ini sangat berantakan karena baru selesai dibongkar semua dan
    tanpa pintu) atau STOPPP!!!???

    Penentuan Parkir
    3 hari sebelumnya saya dapat surat undangan tertanggal 24 Agustus 2015 dari BM Windsor yang mengundang saya (saya pikir ‘semua pembeli’) agar bisa hadir tgl. 7 September 2015, Jam 10.00 wib. – jam 16.00 wib. untuk mengikuti
    undian mendapatkan lokasi parking lot. Ternyata saat masuk suasana sepi
    hanya ada sepasang anak muda yang sedang proses serah terima parking lot dan berkeluh kesah kesulitan naik turun dan memarkir mobilnya dilantai
    parkir atas. Selang 15 menit kemudian giliran saya dan disusul sepasang
    suami/istri yang ikut masuk dalam acara undian dan ramai dengan komplain
    masalah parkiran dan kwalitas apartemen yang diterimanya baru-baru ini.
    Singkat kata setelah undian saya mendapat 1 di P2 disusul berikutnya di P4
    (suami dan istri yang bersamaan penarikan mendapatkan lantai yang juga
    berbeda dan komplain berat minta satu lantai) demikian juga dengan saya yang
    sangat tidak puas kenapa tidak dilakukan pengundian lantai baru dilanjutkan
    dengan nomor lotnya?? Saat kami mengetahui bahwa ternyata pengundian
    sudah dilakukan sejak tanggal 31 September atau 7 hari yang lalu tanpa ada
    penjelasan. Normalnya dalam pengundian semua peserta undian harus
    mendapatkan hak kemungkinan yang sama, jikapun berbeda tanggal dan
    dipecah dalam beberapa tanggal, agar terjaga hak kemungkinan mendapat
    undian sama seharus tanggal-tanggal yang berbeda tersebut harus diundi.
    Karena pertimbangan fairness yang tidak terpenuhi maka saya mengusulkan
    untuk diulang lagi dan dilakukan secara transparant sedangkan hasil undian
    saya tinggalkan, demikian juga suami/istri yang berbarengan dengan saya juga
    tidak mengakui fainess dari sistim undian tsb. (Saya punya rekaman
    memanasnya pembicaraan sistim tidak fair nya pengundian yang dilakukan
    dengan sistim penentuan sepihak, dan penjelasan staf BM Windsor bahwa
    undian sudah dilakukan sejak tanggal 31.)

    Keanehan pengundian yang tidak selantai
    Seharusnya dilakukan pengundian masing2 lantai dan nomor lot, karena tidak
    semua pemilik mendapat 2 atau lebih, ada juga yang dapatnya 1, tidak
    seharusnya saling berbeda lantai. Kecuali tempat atau lot lot parkir yang bagus
    sudah dikooptasi atau sudah diberikan terlebih dahulu ke yang lain sehingga
    management Pt. Metropolitan Kentjana tbk. sampai2 memaksakan sistim
    pengundian yang begitu jelek, tertutup dan memaksakan unit2 parkit jelek
    kepada yang lain. Apapun alasan dan pertimbangannya tidak seharusnya Pt.
    Metropolitan Kentjana tbk. mengorbankan reputasi yang demikian cemerlang
    dengan perbuatan yang jika dinilai bener2 hanya perbuatan sia2 yang sangat
    melukai hati dan fairness pelanggan yang sudah menaruh kepercayaan yang
    sedemikian baik dan tinggi ke Pt. Metropolitan Kentjana tbk. Sebagai bukti,
    bahwa saya membeli Windsor tanpa fasilitas apa2 dibandingkan dengan proyek
    sejenis dilokasi sejenis yang full dengan segala fasilitas tanpa perlu banyak
    pertimbangan karena saya berpikir saya akan mendapatkan treatment dan
    kwalitas Pondok Indah/Puri Indah Group!! Tidak percaya parkir Windsor adalah
    hasil kreasi Group Pondok Indah!! Saya tidak nyambung dengan komplain
    sepasang anak muda yang mempermasalahkan susah naik turun dan parkir
    mobil, saya juga belum pernah naik keparkir lantai atas, sering kali saat berkunjung saya parkir dibawah dan fine2 saja. Saya pernah mau coba
    meninjau keatas beberapa bulan sebelumnya hanya saat itu dilarang oleh security dengan pertimbangan belum finish pekerjaan. TAPI didorong rasa ingin
    tahu saya naik keatas sampai lantai4 sesaat setelah meninggalkan kantor BM.
    ASTAGA !! Kata itu yang keluar pertama kali saat mobil saya nyangkut dimulut
    ram lantai 2 ke 2A dan nyangkut lagi dari 2A ke lantai 3 dan untung ban mobil
    tidak sobek, saat sampai ke lantai 4 supaya tidak nyangkut saya mesti ‘turning’
    beberapa kali baru selamat. Saat Parkir disalah satu lot kembali kata ASTAGA!!
    Yang lebih cocok untuk menggambarkan situasi parkir yang sangat tidak
    manusiawi! Jika masing mobil memerkir dengan benar dan pas ditengah maka
    orang pun akan sulit naik turun tanpa pintunya menyenggol mobil sebelah!
    Pembicaraan saya dengan satpam yang mengarahkan mobil saya supaya tidak
    nyangkut ternyata semua penghuni Windsor yang mencoba parkir komplain
    semua, saat saya tegaskan, “Semua?” Dijawab, “Semua!” Yang dilanjutkan
    management katanya sedang berpikir untuk lebih di perluas. Saat turun kembali
    mobil saya nyangkut dan kali ini lebih parah karena footstep mobil saya jadi
    bengkok keatas terkena mulut ram yg ‘menganga minta korban.’ Saran dari
    security yang cukup memiriskan saya adalah lebih baik menggunakan mobil
    kecil seperti Jazz, Yaris atau Avanza. Celaka!!???
    (Saya sudah foto setiap nyangkut termasuk dimensi ram dan dimensi parkir lot saat ada mobil)

    Meremehkan Hak Konsumen
    Ada hal yang aneh sewaktu saya parkir dilantai 4 menuju kelobby lift untuk ke
    unit saya yang terletak dilantai 27 ternyata yang ada hanya beberapa unit
    apartemen yang seharusnya disediakan lobby lift, menuju unit saya 1271 dan
    1272 saya harus turun dari lobby segmen lain dahulu baru ke lt G baru
    menyeberang ke lobby tower saya. Jangan2 saya berpikir space yang
    disediakan untuk lobby lift dijadikan unit apartemen untuk menambah
    keuntungan Windsor dengan mengorbankan space parkir sehingga setiap lot
    parkir dan ram parkir begitu ‘pas dan ekonomisnya’ jika itu benar, Pt.
    Metropolitan Kentjana tbk. sungguh sangat meremehkan hak konsumen dan
    menghempaskan kepercayaan konsumen kepada Pondok Indah Group.

    Resiko tinggal di apartemen Windsor
    Saat ini tinggal di Indonesia kususnya Jakarta kota tidak mungkin bisa
    dijalankan dengan tanpa memiliki kendaraan bermotor, Mobil! Saat pertama
    membeli di Windsor yang saya pertanyakan adalah berapa parkir yang di
    dedikasikan kusus buat saya. Demikian juga pembeli lain saya percaya akan
    menanyakan hal yang sama. Setelah melihat dan mengalami sendiri naik turun,
    dan memarkirkan mobil, antara percaya dan tidak, baru kali ini saya mengalami
    kesulitan memarkirkan mobil di gedung gedung parkir dijakarta, dan benar2
    SULID! Bukan hanya ram untuk naik turun, bukan pula karena lebar dan
    panjang kotak parkir yang sangat ekonomis, tetapi jarak lebar jalan diantara
    parkiran mobil kiri dan kanan, juga pendeknya antara ram untuk naik dan turun
    serta lebar ram dan ujung pembatas ram yang begitu menyulitkan untuk mela
    kukan manuver betul2 membutuhkan konsentrasi dan skill yang tinggi! Saya
    hanya membayangkan jika harus pulang agak larut malam dengan kondisi ngantuk, atau sedikit mabuk, atau karena terlambat bangun dan terburu buru,
    resiko lecet baik mobil sendiri maupun mobil yang terparkir dikiri dan kanan
    kususnya didekat ram naik dan turun akan menjadi korban yang tak ada
    hentinya. Sungguh kedamaian dan keamanan yang kita harapkan tidak akan
    tercapai dengan tinggal di apartemen Windsor. Lalu berapa COST yang akan
    ditanggung untuk mereka yang karena situasi tsb. menjadi korban!?
    Tolonglah management PondokIndah/Puri Group atau Pt. Metropolitan Kentjana tbk. membantu kami selaku pembeli apartemnt Windsor jangan ditinggalkan
    untuk mencari solusi untuk situasi yang begitu sulit. Saya berharap Reputasi Pt.
    Metropolitan Kentjana tbk./Pondok/Puri Indah Group yang tercipta demikian
    lama karena value, culture, sistim yang telah membangun organisasi dan
    management yang begitu solid tidak di hancurkan karena kepentingan jangka
    pendek, dan saya berharap Reputasi baik ini jangan hilang dari Pt. Metropolitan
    Kentjana tbk. walaupun pendiri/founder nya BAPAK CIPUTRA sudah tidak
    disana. Terima kasih.

    Wasalam, Hendra Purnawan (unit 1271 & 1272).

  7. hari ini saya kecewa dgn mcd,,, saya memesan iced cjelly floatt sesampai drumah malah iced cjelly… knp tidak memprhatikan dlu ya pesanan org…

  8. Kita mau nannya ke pihak Telkom kenapa pembayaran Speedy ada pula tagihan ad on, dan tagihan sewa modem…emangnya modem disewakan..kalau iya disewakan bagus lah kita beli lagi. Sementara modem harga 300 rb paling tinggi.. dan penyewaan 50.000 /perbulan dan tagihan ad on itu apa tu tolong kasih tahu pihak telkom…

  9. Saya membeli produk regulator gas pada bulan Februari 2016 ( berdasarkan kuitansi sah ) PT.Multi Top Indonesia Kopana Dumai. Namun dalam bulan September dan awal Oktober 2016 sales yang memasarkan sangat sulit dihubungi karena yang bersangkutan berada di Batam. Kami mencoba menghubungi beliau ( nama Fauzan ) atau perwakilan yang ada di Dumai agar datang kerumah guna untuk melihat kondisi regulator. Pada saat saya memasangnya terjadi kendala yaitu ” kondisi regulator terpasang ,namun gas tidak keluar ke kompor”.Kami sangat bermohon agar sales regulator Dumai jadilah pelopor yang baik agar konsumenmu tidak kecewa.Terimakasih

Comments are closed.