Tower Telkom Flexi Site Trifika buatan PT Balicom Tidak Aman

Kepada Yth.
Direktur PT. BALI TELEKOMUNIKASI
di
ROYAL PALACE BUILDING, Jl. Prof. Dr. Soepomo, No. 178A-B27, Tebet, Jakarta Selatan 12810.
Phone. 62-21-8305401. Fax. 62-21-8305405
JAKARTA
dan
Manajemen Telkom Flexi PT. Telkom Palembang

Dengan hormat,

Sudah berkali-kali saya menginformasikan tentang kondisi Tower yang dimaksud, baik lisan maupun tertulis. sejak dibangun pada Bulan April 2007 sampai dengan saat ini, Tetapi belum ada realisasinya.

Saya yakin Bapak selaku Direktur PT. BALIKOM adalah orang yang cerdas dan hebat, sehebat apapun Bapak saya yakin Bapak pasti masih punya hati nurani dan mau memperhatiakan keluhan kami dan masyarakat diseputaran Tower.

Saya yakin Bapak dan orang telkom termasuk orang yang mengerjakan Tower pasti sudah tahu bahwa Tower Flexi Site Trifika Indralaya Sumsel ”TIDAK AMAN” terutama bagi Rumah dan keluarga saya.
Hal ini kembali saya sampaikan karena ;

  1. Pemasangan Gronding (anti petir) tidak sebagai mana mestinya.
  2. Sebelum Tower diperiksa oleh orang Telkom hingga di operasikan, Dua helai Kabel Grond tengah warna Kuning yang berada ditangga sengaja dipotong oleh orang tower.
  3. Berdasarkan pemeriksaan orang Telkom bahwa kondisi Tower ”Miring dan Melintir.
  4. Setelah Tower dioperasikan Atap Silter terlepas oleh angin dan mengenai atap rumah saya hingga pecah, lalu saya telpon pak Dasril Flexi dan pak Ajus.
  5. dan terakhir seluruh Kabel Grond dari puncak tower sampai ke bawah habis DICURI oleh manusia biadab, kata Pak RT selaku penjaganya hal tersebut sudah dilaporkan, dan sayapun kirimkan SMS ke Pak AJUS (Ketut Agus Patriawan, SI)

Saya yakin Bapak pernah ke lokasi dan tahu pasti tempat tinggal saya termasuk Kantin kecil yang dikelolah oleh keluarga saya. Sekarang terpaksa tutup pak, … apalagi kalau cuaca mendung mau hujan, anak cucu dan keluarga saya terpaksa diungsikan.

Jadi Surat Pernyataan No. 022/DO-Balikom/SP/II/2007 yang menyatakan bahwa Tower Flexi Aman, dst, yang di tanda tangani oleh Bpk Didi S. Suwarno selaku Direktur PT Balicom , sangat kontra dengan kenyataan, karena Towor Flexi TIDAK AMAN dan meresahkan.

Kami tahu bahwa Balicom perusahaan bonafit, jangankan sekedar membayar ganti rugi, membelipun Balicom mampu. Jangan menunggu terjadi korban pak !!!.

Oleh sebab itu dengan hati nurani yang masih Bapak miliki, tolong perhatikan keselamatan dan kenyaman kehidupan kami !!!…

Atas perhatian Bapak, saya dan masyarakat seputaran Tower mengucapkan terimakasih.

Inderalaya, Juli 2008
Pelapor,

USMAN HAMBALI
Hp.0812-7345543

Tembusan agar ditindaklanjuti :

  1. Direktur PT. Telkom
  2. Direktur Telkom Flexi
  3. Bupati Ogan Ilir
  4. Kapolres Ogan Ilir
  5. PT. PLN Unit Inderalaya.
Ditulis pada July 21, 2008 | 5 Komentar | Di dalam kategori : Telekomunikasi

Ada 5 Komentar sejauh ini...

Saya mencoba menghubungi Telkom Flexy, tetapi tebak: tidak ada contact pages di websitenya. Padahal perusahaan publik tetapi tidak ada contact pages-nya, heran. Memang ngga boleh menghubungi kali ya, karena perusahaannya terlalu besar.

Sudah begitu, PT. Bali Telekomunikasi tidak bisa dicari informasinya di Internet.

Bisa gila lama-lama urusan sama perusahaan-perusahaan ini…

Berkomentar pada July 21, 2008 11:39 pm

ada kontaknya PT Bali Telekom, tapi nomornya ganti2

Berkomentar pada July 21, 2008 11:48 pm

Wah… yang namanya perusahaan besar koq bisa begitu ya?

Berkomentar pada July 21, 2008 11:53 pm
4. dila

PT BALIKOM & PT Telkom adalah Perusahaan sangat besar, kita semua tau. Tapi nyali pejabatnya KERDIL
coba bayangkan, … beratus mungkin beribu Tower mampu mereka bangun, tapi untuk memberikan DANA konpensasi serta mengefakuasi keluarga pak Usman aja kok repot.
H e e i … OOM WAYAN, NYOMAN, KETUT, siapapun kamu.
KAMUKAN Pengusaha, Penguasa BALIKOM …
kalo kamu masih bernama manusia, CEPAT berikan DANA konpensasi kepada keluarga pak Usman dan efakuasi ke tempat yg aman. Atau bilaperlu Beli aja rumahnya OOM … kan beres.

Kalo yg namanya DIDI S. Soewarno (DIDI Sulistiyo) itu cuma BONEKANYA BALIKOM pak. saya kenal betul, itu orang Islam yg MUNAFEK manut wae apa kata OOM NYOMAN.

Berkomentar pada July 25, 2008 09:40 pm
5. Usman Hambali

PETUGAS BALIKOM TELAH MENINJAU KE LOKASI TOWER site TRIFIKA. … Sejak dibangunya bln April 2007, Baru PERTAMA KALI orang Balikom Telpon saya yaitu ( DENI Balikom ), tepatnya hari Selasa 29 Juli 2008 dan langsung kelokasi melihat kondisi Tower dan sekitar, selanjutnya melaporkan temuannya ke pejabat terkait di Balikom. Tapi sayang, … masih kurang akurat yaitu ;
1. Penulisan email saya keliru. Yg saharusnya usmanhambali@ymail.com
2. kronologis yang disampaikan masih kurang karena ;
- Saya Usman Hambali adalah ” pendukung utama ” berdirinya Tower.
yg sebelumnya tentu ada kesepakatan dan janji-janji, walaupun lisan
jadi apa yg saya sampaikan berkali-kali ke Balikom selama ini Bukan
PREDIKSI saya, namun saya MENAGIH JANJI tapi tdkada Realisasinya.
- selain itu Limbah pembangunan Tower, 40 meter lebih Parit menjadi
BUNTU oleh Lumpur dan Air Semen Coran Tower yang mengeras. dll.
3. Kalau Birokrasi di PT Balikom agak rumit, saya memohon kiranya
PT Balikom secepatnya MENGEFAKUASI keluarga saya ke tempat AMAN
atau PT Balikom MEMBELI rumah saya, sehingga dapat pinda sendiri.

Berkomentar pada August 4, 2008 01:26 pm
(harus diisi)
(kami menghormati privasi anda) (harus diisi)
(boleh diisi/tidak)