Pada tanggal 9 Oktober 2008 saya membeli sebuah show case (lemari es dengan pintu dari kaca tembus pandang biasanya digunakan utk jualan minuman) bermerek Polytron di daerah Glodok.
Sesudah barang tsb tiba di rumah saya maka barang tsb kemudian saya letakkan di teras rumah mengingat rumah tidak besar dan didalam rumah sudah penuh barang.
Keesokan harinya (tgl 10 okt) saya mencoba show case tersebut dan saya dapati show case tsb compressornya bekerja terus menerus tanpa mau berhenti tidak spt halnya pada lemari es biasa yang bisa otomatis berhenti. Kemudian pada sore hari sekitar jam 3 sore saya hubungi servis center terdekat yaitu Polytron cabang Tangerang. Dan dijanjikan besok baru bisa datang.
Keesokan harinya (tgl 11 okt) sekitar jam 12-an siang datang teknisi dari Polytron yaitu sdr Agus dan sdr Pandi. Mereka langsung melakukan pengecekan dan katanya penyebabnya adalah penempatan kabel sensor suhu? (saya bertanya dalam hati kabel tsb sudah ditempatkan sebagaimana mestinya karena sudah ada dudukannya!). Tapi saya gak begitu mengerti saat itu dan membiarkan mereka melakukan solusinya. Untuk memindahkan kabel sensor tersebut mereka harus melepaskan plat tempat kipas angin di langit-langit bagian atas yang terdiri beberapa mur dan juga melepaskan kipas angin dari plat tsb yang diikat oleh 4 mur. Kemudian kabel sensor tsb di pindahkan asal-asalan sekenanya saja ke bagian tengah dari posisi aslinya yang udah paten ada dudukannya di samping kiri. Dan yang jadi masalah adalah ketika memasang kembali plat tempat kipas angin dan kipas anginnya!
Teknisi yang bernama Pandi ini sangat teledor dan asal kerja!
Mur mur tsb di masukkan tidak dalam posisi lurus tapi miring sehingga kerusak lubang mur dan mengakibatkan bbrp mur tsb tidak bisa masuk penuh (hanya bisa masuk setengah karena tidak bisa masuk lagi walau di paksa). Ini mengibatkan kipas angin bergoyang kalau beroperasi.
Akhirnya saya tak mau lagi dengan show case tsb karena buat saya ini menjadi barang cacat dan saya menukarkan ke toko tempat saya membeli. Untung toko ini sgt baik bersedia menukarnya dengan yang baru.
HATI2LAH DENGAN TEKNISI YANG BERNAMA PANDI DAN AGUS! mereka bekerja asal2an dan merusak!
Johan Sastra
{ 7 comments… read them below or add one }
HAHAHA. Ini sih jelas perbuatan oknum yang kurang profesional. Polytron juga sebaiknya kalau mau pilih teknisi juga yang berkualitas dikit donk. Tapi mungkin aja si Pandi ama Pak Agus ini lagi mengalami hal yang buruk sudah seharian gitu. Jadi kerja asal-asalan. Who knows.
Kasihan ya pak pandi sama pak agus, gara2 kurang pengalaman dan kurang hati2 , sekarang dan seterusnya akan gk bisa lagi/berkurang ngasih nafkah keluarga dia. Karna nama mereka sudah jelek disekitar tempt tinggl dia ato tempt krja dia.
@Davis
Anda jangan gegabah berprasangka baik dulu sama Pandi dan Agus.
Saya menyaksikan sendiri mereka kerja asal2an aja asal cepat asal kelar tanpa ada niat baik dalam hati untuk menyelesaikan dengan sebaik2nya sesuai dengan tg.jwbnya. Saya bisa membedakan antara mereka yang belum pengalaman dengan mereka yang sudah pengalaman tapi punya niat busuk untuk merusak!. Bagi saya mereka termasuk kategori ke 2 itu. Apa Anda akan mendukung mereka kalau barang Anda di kerjakan menjadi tambah hancur!
Emang benar tuh manusia gak berguna kayak montir2 itu sebaiknya jangan di pakai tenaganya! kasihan nanti banyak korban!. Mereka ini hatinya sempit dan penuh kebencian. Mana pantas mereka ini menjadi montir!
wah..wah…. kasian. . . psti dh d PHK tuh..
maaf sebelumnya,,mungkin untuk penempatan sensor suhunya bukan asal2an tapi memang mungkin sudah ada instruksi dari kantornya supaya yang tipe seperti bapak beli harus dimodifikasi karena menyesuaikan kondisi ditempat bapak(who knows)soalnya saya juga pernah mengalaminya(tapi bukan merk polytron).terus soal mengaembalikan baut pada tempatnya yang kurang pas bisa juga karena bapak menanyai mereka ini dan itu sehingga konsenterasinya terpecah atau apalah???kerja kan butuh konsenterasi ya nggak? apalagi sudah jam 12 perut lapar,haus,itu mungkin saja lho????coba bapak berfikir jika bapak yang menjadi mereka?????hargailah mereka.mereka juga manusia punya rasa punya hati”SERIEUS MODE ON”:D PEACE LOVE
Saya membeli Showcase Polytron SCP 180 di toko Sumber Agung jalan ABC Bandung tanggal 3 Juli 2008. Ternyata kualitasnya ngga bagus, bunga esnya sangat tebal, walau temperatur di stel ke level normal. Akhirnya EVABULATORnya rusak. Complain ke service center Sukarno Hatta Bandung. Dicek oleh teknisinya, diharuskan bayar Rp. 225,000 karena kesalahan pemakai, katanya.Tapi sudah nunggu sebulan kok sparepart nya ga ada? Ditelpon terus ke service center, katanya harus nunggu dari pabrik Kudus. Jaman sekarang kirim sparepart dari Kudus ke Bandung sebulan belum nyampai … -^-^-